cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Hubungan Pengetahuan dan Budaya dengan Terapi Uap Panas (Peusale) pada Ibu Nifas di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021 Putri Kurniawati; Saudah Saudah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.43 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6288

Abstract

Latar Belakang : Data yang di peroleh dari Pukesmas Lhoknga Tahun 2018 AKI 453 jiwa dan AKB 4 jiwa, tahun 2019 AKI 8 jiwa dan AKB 2 jiwa pada tahun 2020 AKI 11 jiwa dan AKB 2 jiwa total 480. Perawatan masa Nifas merupakan suatu upaya yang dilakukan bidan, ibu nifas dan keluarga dengan tujuan agar kebutuhan nutrisi pada ibu nifas tercukupi, personal hygine terjaga Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui Hubungan Pengetahuan dan pengaruh Budaya dengan Terapi Uap Panas (peusale) pada Ibu Nifas di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Metode Penelitian: penelitian ini mengunakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada tanggal 14-19 September 2021 di lakukan di kercamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu Nifas Yang berjumlah 31 orang. Pengambilan sampel mengunakan Total sampling. Analisa data mengunakan analisa Univariat dan Bivariat dengan metode Chi-square test menunjukkan p-value sebesar 0,000 < 0,05 Hasil Penelitian: Hasil uji statistik dengan Chi-square test menunjukkan p-value sebesar 0,000 < 0,05 berarti ada pengaruh Pengetahuan dengan Budaya Terapi uap panas peusale. Berdasarkan tabel Chi-square test menunjukkan p-value sebesar 0,001 < 0,05 maka ada pengaruh antara budaya dengan terapi uap panas pada ibu Nifas di Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar.
Hubungan Pijat Punggung Menggunakan Teknik Effluarage dengan Nyeri Saudah Saudah; Desria Mauliati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.765 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6289

Abstract

Nyeri persalinan dapat menimbulkan stres yang menyebabkan hipoksia janin, inersia uteri dan partus lama. Data yang diperoleh dari BPM Zuraida jumlah ibu bersalin periode Maret sampai Mei 2021 sebanyak 55 orang, dilakukan pijat punggung dengan teknik effluarage sebanyak 43 (78,2%) orang. Data yang diperoleh dari BPM Jauniwati jumlah ibu bersalin periode Maret sampai Mei 2021 sebanyak 61 orang dan dilakukan pijat punggung dengan teknik effluarage sebanyak 39 (63,9%) orang. Hasil survey awal yang peneliti lakukan dengan melakukan wawancara terhadap 5 orang ibu bersalin yang berada di BPM Zuraidah, diketahui bahwa 3 (60%) orang ibu mengalami tingkat nyeri berat dan 2 (40%) orang mengalami tingkat nyeri sedang. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pijat punggung menggunakan teknik effluarage dengan nyeri persalinan pada kala I di BPM Zuraidah dan BPM Jauniwati Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar tahun 2021. Metode penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional dengan tehnik pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan jumlah sampel 20 orang di BPM Jauniwati dan BPM Zuraidah. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 25 Agustus sampai 22 September 2021 dengan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi square. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dari 10 responden yang dilakukan pijat effleurage terdapat 5 responden (50%) yang mengalami nyeri persalinan tingkat ringan, sedangkan dari 10 responden yang tidak dilakukan pijat effleurage terdapat 6 responden (60%) yang mengalami persalinan tingkat berat dengan P value = 0,021. Simpulan penelitian adalah Ada hubungan antara pijat punggung dengan teknik effleurage terhadap nyeri persalinan.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja terhadap Perokok di SMP Negeri 1 Desa Paya Tieng Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021 Saudah Saudah; Putri Kurniawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.734 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6291

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang sering dijumpai dalam masyarakat. Menurut laporan status global WHO (World Health Organization) 2016, rokok telah membunuh sekitar 6 juta orang setiap tahunnya. Metode Penelitian : Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Perokok di SMPN 1 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar.Hasil Penelitian : responden yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 47 responden (55,2%) dan sikap positif sebanyak 47 responden (55,2%), Kriteria Perokok berjumlah 38 responden (44,7%) dan Tidak Perokok berjumlah 47 responden (55,2%).Kesimpulan : Mayoritas responden berpengetahuan cukup sebanyak 42 responden, dan sikap positif sebanyak 47 responden.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Siswa/I Kelas X dan XI dalam Menerapkan Protokol Kesehatan pada Masa New Normal di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021 Saudah Saudah; Dewina Susanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.173 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6293

Abstract

Diawal 2020 dunia di gemparkan dengan merebaknya virus baru yaitu Coronavirus Disease-19 (covid-19). Menurut data WHO angka kejadian covid-19 pada 13 Juni 2021, terdapat 220 negara yang terkonfirmasi terjangkit covid-19 dengan total kasus covid-19 di dunia menembus 175.306.598 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 3.792.777 orang, sementara total pasien sembuh sebanyak 160.359.997 orang. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan siswa/i kelas X dan XI dalam menerapkan protokol kesehatan pada masa new normal di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan metode Survey analitik dengan pendekatan Cros sectional yang dilakukan pada tanggal 22-23 September 2021 di SMA Negeri 1 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/i kelas X dan XI yang terdiri dari 13 kelas yang berjumlah 379 siswa. Pengambilan sampel menggunakan tehnik Probability sampling secara Simple random sampling yang terdiri dari 79 orang responden, instrument dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibuat dalam bentuk ceklist dan pilihan ganda. Analisa data menggunakan analisa Univariat dan Bivariat dengan metode Chi-aquare test. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan pengetahuan dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value 0,000< 0,05). Adanya hubungan sikap dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value 0,000< 0,05). Terdapatnya hubungan motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan (p-value = 0,000< 0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan pengetahuan, sikap dan motivasi dengan kepatuhan protokol kesehatan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Tentang Flour Albus pada Remaja Putri di SMA Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh Desria Mauliati; Saudah Saudah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.28 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6294

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh jumlah penduduk 265.111 jiwa pada tahun 2018, dan mengalami peningkatan ditahun 2017 sebanyak 21 orang yang terinfeksi HIV di Kota Banda Aceh yang terdiri dari kalangan remaja hingga dewasa dan 47 kasus remaja mengalami infeksi pada daerah genetalia. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor–faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Tentang Flour Albus pada remaja putri di SMA Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh Tahun 2020. Metode Penelitian: Penelitian survey bersifat analitik dengan desain Cross Sectional, Penelitian ini dilakukan pada tanggal 16 s/d 18 September 2020 di SMA Dayah Terpadu Inshafuddin Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah menggunakan data primer dengan jumlah sampel 48 orang. Instrument penelitian berupa Kuesioner. Hasil penelitian: Ada hubungan Sumber Informasi dengan pengetahuan tentang keputihan dengan hasil uji statistik P=0,001. Ada hubungan Umur dengan pengetahuan tentang keputihan, dengan hasil uji statistik P= 0,006. Ada hubungan Lingkungan dengan pengetahuan tentang keputihan, dengan hasil uji statistik P=0,007.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Kesadaran Mahasiswi Akbid Saleha terhadap Penggunaan Masker Dimasa Pandemi Covid-19 di Akbid Saleha Banda Aceh Desria Mauliati; Rika Dewi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.58 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6295

Abstract

Pengunaan masker adalah salah satu protocol kesehatan yang harus dilakukan oleh semua orang dengan disiplin. Hasil pemantauan Kepatuhan Protokol Kesehatan memakai masker pada mahasiswi di Akademi Kebidanan Saleha Banda Aceh Tahun 2021 sekitar 75% dari keseluruhan mahasiswi tingkat 1,2 dan 3. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, lingkungan dan perilaku pada mahasiswi akbid Saleha Banda Aceh. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Cros Sectional yang dilakukan pada tanggal 26-27 Agustus 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswi Akbid Saleha yang berjumlah 92 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan metode chi-square. Hasil Penelitian: Hasil uji statistic dengan Chi-Square diperoleh nilai p Value = 0,000 < 0,05, ada pengaruh pengetahuan mahasiswi Akbid Saleha dengan kurangnya kesadaran penggunaan masker. Sedangkan hasil uji statistik dengan Chi-Square di peroleh nilai p Value = 0,000 < 0,05, ada pengaruh lingkungan dengan kurangnya kesadaran penggunaan masker pada mahasiswi Akbid Saleha. Dan hasil uji statistic dengan Chi Square di peroleh nilai p Value = 0,000 < 0,05, ada pengaruh perilaku dengan kurangnya kesadaran penggunaan masker pada mahasiswi Akbid Saleha.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Wanita Umur 45-55 Tahun terhadap Kesiapan Menghadapi Masa Menopause di Desa Seutui Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Desria Mauliati; Putri Kurniawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.515 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6296

Abstract

Menopause adalah perdarahan fisiologik yang terkahir seumur hidup wanita, yang menunjukan berkahirnya kemampuan bereproduksi dan berhenti haid atau menstruasi.wanita dapat dikatakan sudah mencapai menopause jika sudah tidak mendapatkan menstruasi selama 12 bulan secara berurutan atau tidak dan disertai dengan tanda gejala. Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami yang biasanya terjadi pada wanita memasuki usia 45 hingga 55 tahun. Jumlah wanita menopause di Indonesia tahun 2014 sebanyak 15,5 juta orang bahkan pada tahun 2025 di perkirakan akan ada 60 juta wanita mengalami menopause. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Aceh Pada tahun 2019 terdapat wanita Menopause umur 45-49 tahun berjumlah 158.917 jiwa, umur 50-54 tahun berjumlah 130.186 jiwa dan 55-59 tahun berjumlah 107.265 jiwa. Adapun jumlah penduduk di Desa Seutui terdapat 3.915 jiwa jumlah laki-laki 1.966 jiwa dan jumlah perempuan 1.949 jiwa.berdasarkan jumlah wanita yang belum mengalami menopause pada usia 45-55 tahun yaitu berjumlah 112 jiwa.
Peran Posyandu selama Pandemi Covid-19 untuk Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Geuceu Komplek Kota Banda Aceh Tahun 2021 Dewina Susanti; Saudah Saudah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.093 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6297

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Untuk mengetahui peran Posyandu selama pandemi covid-19 untuk peningkatan kesehatan ibu dan anak di Desa Geuceu Komplek. Penelitian ini merupakan penelitian kualitiatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 kader posyandu, 2 ibu hamil, 2 ibu balita Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dibantu dengan instrumen pendukung berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik cuplikan yang dilakukan adalah Snowball sampling. Hasil penelitian Bahwa Peran posyandu terhadap KB, Gizi dan Imunisasi sudah bagus tetapi KIA di Desa Geuceu Komplek belum Optimal karena pada pemeriksaan kehamilan belum bisa dilakukan pemeriksaan fisik langsung, karena mengingat sekarang lagi dalam kondisi pandemi covid-19.Peran posyandu terhadap KB, Gizi dan Imunisasi sudah bagus tetapi KIA di Desa Geuceu Komplek belum Konduksif.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia dengan Resiko Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah di Puskesmas Banda Raya Tahun 2021 Dewina Susanti; Putri Kurniawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.415 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6298

Abstract

penyebab kematian neonatal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan BBLR seperti ibu hamil dengan anemia, usia kehamilan, status gizi dan juga pengetahuan ibu hamil. Menambah pengetahuan ibu hamil merupakan upaya strategis untuk mengurangi angka kematian bayi. T\ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan resiko kejadian BBLR di Puskesmas Banda Raya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Banda Raya pada tanggal 29 Mei s/d 12 Juni 2021. Populasi sebanyak 105 orang. Sampel diambil secara Simple Random Sampling sebanyak 51 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan rekam medik. Analisis data dilakukan melalui univariat dan bivariat dengan menggunakan statistik chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu hamil yang beresiko melahirkan bayi dengan berat lahir rendah dengan pengetahuan sedang sebanyak 11 responden (44%) dan yang tidak beresiko sebanyak 14 responden (56%) sedangkan responden yang pengetahuannya tinggi terdapat 2 responden (7,7%) yang beresiko melahirkan bayi dengan BBLR dan yang tidak beresiko sebanyak 24 responden (92,3%). Hasil uji statistik chi-square (p<0,05) menunjukkan p-value sebesar 0,003. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang anemia dengan resiko kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR).
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Imunisasi Lanjutan pada Usia 18 Bulan di Aceh Besar Dewina Susanti; Desria Mauliati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.841 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6299

Abstract

Imunisasi lanjutan adalah imunisasi ulangan untuk mempertahan kan tingkat kekebalan atau untuk memperpanjang masa perlindungan.Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Cakupan Imunisasi Lanjutan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian imunisasi. Metode Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada 10 April 2021 sampai 10 Juni 2021, kuesioner diberikan pada 96 responden di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro Aceh Besar. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus lameshow. Hasil penelitian Cakupan imunisasi lanjutan pada usia 18 bulan adalah 26%. Faktor– faktor yang mempengaruhi seperti takut akan efek samping imunisasi adalah 41%, anak sering sakit 45% dan beranggapan imunisasi haram 63,5%. Sementara yang menjawab tidak setuju akan takut akan efek samping imunisasi adalah 59%, anak sering sakit 55% dan beranggapan imunisasi haram 36,5%. Hubungan antara imunisasi lanjutan dengan takut akan efek samping imunisasi dan menyetujui imunisasi haram berdasarkan penelitian menunjukkan hasil yang tidak bermakna yaitu P = 1,00, artinya tidak ada hubungan antara imunisasi lanjutan dengan takut akan efek samping imunisasi dan menyetujui imunisasi haram. Sementara Hubungan antara imunisasi lanjutan dengan anak sering sakit hasilnya P = 0,28, artinya tidak ada hubungan antara imunisasi lanjutan dengan anak sering sakit.Kesimpulan:Tidak ada hubungan yang bermakna antara imunisasi lanjutan padausia 18 bulan dengan faktor takut akan efek samping imunisasi (p = 1,00), faktoranak sering sakit (p = 0,28) dan faktori munisasi haram (p = 1,00)