cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Analisis Marketing Mix Terhadap Volume Penjualan Barang Dan Jasa Pada Usaha Paramita Ban di Surabaya Tri Wahyudi; Pompong Budi Setiadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8493

Abstract

Marketing mix ataupun bauran pemasaran ialah aspek yang bernilai yang sanggup pengaruhi aspek internal serta eksternal dari sesuatu bidang usaha. Oleh sebab itu, aplikasi bauran pemasaran dalam sesuatu bidang usaha mensupport adanya pengaruh dalam kapasitas pemasaran. Tujuan riset ini merupakan untuk memandang Analisa marketing mix kepada Volume Pemasaran Pada Usaha Paramita Ban Di Surabaya. Dalam perusahaan ataupun badan, tujuan dari penjualan merupakan untuk meningkatkan volume dari pemasaran produk ataupun pelayanan yang profitabel dalam maksud bisa menciptakan pemasukan dengan cara maksimal serta menaikkan profit. Bauran pemasaran (marketing mix) ialah strategi yang dijalani perusahaan ataupun industri, yang berhubungan dengan determinasi yang mana perusahaan menyediakan permintaan produk pada bagian pasar khusus yang merupakan target pasarnya. Tipe studi yang dipakai merupakan deskriptif kualitatif sebab bermaksud mendeskripsikan kondisi di lingkungan. Metode pengumpulan data memakai metode wawancara, pengamatan, serta pengarsipan dengan sampel owner, sebagian pegawai serta sebagian pelanggan Paramita Ban di Surabaya. Hasil penelitian membuktikan kalau marketing mix mempengaruhi dalam kenaikan jumlah volume penjualan Paramita Ban. Melaksanakan bisnisnya bakal sangat tergantung terhadap volume penjualan yang bisa digapai setiap harinya. Marketing mix yang telah dianalisa nyatanya mempunyai sedemikian itu banyak yang berpengaruh langsung kepada daya tarik pelanggan kepada sesuatu produk yang mau mereka beli, dimana perihal ini ialah perihal penting terhadap suatu jumlah volume penjualan. Paramita Ban dengan cara natural telah memperhitungkan seluruh komponen marketing mix dalam memberikan terbaik untuk pelanggan, yang membawa Paramita Ban pada kenaikan volume penjualan, serta bakal mengusahakan kemajuan marketing mix di saat yang akan mendatang.
Efektivitas Pengendalian Peralatan Keamanan Lapas (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Surulangun Rawas) Putri Anisa; Syahrial Yuska
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8495

Abstract

Keamanan merupakan aspek penting dalam proses pemasyarakatan. Satpam yang baik dapat meningkatkan keamanan WBP terhadap penghuni Lapas lainnya. Namun, kondisi sebagian besar Lapas di Indonesia yang overcrowded seringkali membuat petugas lapas kewalahan. Hal inilah yang menjadi faktor utama Lapas Kelas III Surulangun Rawas membutuhkan pengendalian peralatan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian peralatan keamanan di Lapas Kelas III Surulangun Rawas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder yang bersumber dari hasil observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian alat keamanan di Lapas Kelas III Surulangun Rawas cukup efektif, namun aspek yang tersedia dan konsisten kurang efektif karena adanya akses digital dan hambatan CCTV di Lapas Kelas III Surulangun Rawas.
Analisis SWOT Sebagai Strategi Peningkatan Program Pembinaan Terhadap Narapidana Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli A.A. Istri Agung Mianggi Vanyantari; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8497

Abstract

Pelaksanaan pembinaan di Rutan tampaknya tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan terkait pembinaan narapidana. Hal ini mengingat bahwa fungsi sebenarnya dari Rutan adalah sebagai tempat pelayanan dan perawatan tahanan. Ketidakefektifan Rutan sebagai tempat pembinaan menjadi sebuah permasalahan yang kemudian akan mengganggu proses pembinaan terhadap narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan strategis internal (kekuatan dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) dalam pelaksanaan pembinaan terhadap narapidana, serta menentukan kondisi dan strategi alternatif dalam meningkatkan program pembinaan narapidana di Rutan Kelas IIB Bangli. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis SWOT melalui matriks IFAS (Internal Strategic Faktor Analisis Summary) dan EFAS (Eksternal Strategic Faktor Analisis Summary). Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai faktor strategis lingkungan internal sebesar -0,24 dan nilai faktor lingkungan strategis ekternal sebesar 0,71. Rutan Kelas IIB Bangli terletak pada kuadran ketiga dengan strategi alternatif bersifat turn around. Strategi ini melibatkan peluang dan kelemahan sehingga strategi WO (Weakness-Opportunity) tepat digunakan untuk meningkatkan pembinaan.
Implementasi Manajemen Security Narapidana Dalam Mencegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban Di Lapas Kelas I Cipinang Nurhayati Nurhayati; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8501

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan atau LAPAS merupakan “… tempat pelaksanaan pembinaan narapidana dan Anak Didik Pemasyarakatan.” Hal ini telah diatur dengan jelas pada Pasal 1 angka 3 Undang-Undang No.12 Tahun 1995 “… tentang Pemasyarakatan.” Kebutuhan akan kemanan dan ketertiban didalam lapas perlu adanya penerapan manajemen security narapidana dalam mencegah gangguan kamtib (kemanan dan ketertiban) di lapas yang didasarkan pada Pasal 8 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia No. 33 Tahun 2015 Tentang “… Pengamanan Pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.” Penelitian ini bertujuan untuk melihat manfaat implementasi manajemen security narapidana dalam mencegah gangguan kemanan dan ketertiban didalam lingkungan lapas serta mengatasi hambatan implementasi manajemen security yang ada di lapas. Penelitian ini menggunakan metode normatif-empiris dengan mengumpulkan data melalui data primer dan data sekunder, data primer diproleh melalui obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data skunder melalui studi kepustakaan, artikel ilmiah, internet, dan buku pendukung lainnya. Hasil penelitian ini diketahui Lapas Kelas I Cipinang memiliki kapasitas 880 orang namun di isi 3096 orang yang menyebabkan overkapasitas oleh sebab itu perlu adanya penerapan manajemen security dalam mecegah gangguan kemanan dan ketertiban di lapas.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 4 SD GMIH 2 Tobelo Muhamad Refki Yunus
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8502

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 4 SD GMIH 2 Tobelo yang berjumlah 21 orang siswa dan instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah soal tes hasil belajar siswa serta lembar observasi guru dan lembar observasi siswa. Pada siklus I, hasil aktivitas guru yang diperoleh sebesar 44,44%, aktivitas siswa sebesar 52,78% dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 12 orang siswa atau 57,14%. Pada siklus II, hasil yang diperoleh pada aktivitas guru meningkat menjadi 66,67%, untuk aktivitas siswa meningkat 67,36% dan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 15 orang siswa atau 71,42%. Dari hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SD GMIH 2 Tobelo pada tema 8 subtema 1 lingkungan tempat tinggalku.
Analisis Masalah Efektivitas Pelaksanaan Pembinaan Kemandirian di Rutan Kelas 1 Depok Dengan Diagram Fishbone Adia Melati; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8506

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektifitas pembinaan kemandirian di dalam RUTAN KELAS 1 DEPOK. Pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Depok berupa pembinaan keterampilan kepada narapidana dalam bentuk skill pekerjaan yang dapat dipergunakan narapidana nanti saat keluar dari Lapas/Rutan sebagai bekal agar pada saat proses reintegrasi narapidana memiliki keterampilan yang dapat dipergunakan untuk bekerja sehingga meminimalisir terjadinya pengulangan tindak kejahatan kembali (residivisme). Perlu penyelesaian dan pengidentifikasian lebih lanjut tentang apa masalah yang terjadi karna kurang efektifnya pembinaan kemandirian terutama pada bagian BIMGIAT . Maka dari itu saya membuat suatu Penelitian dengan menggunakan Diagram Fishbone. Setelah mengidentifikasi penyebab yang terjadi tahap selanjutnya adalah membuat rekomendasi dari akar penyebab yang ada agar bisa diimplementasikan dengan benar dan efektif.
Peran Kepala Sekolah Sebagai Administrator Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 1 Talaga Jaya Muh Anshar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8507

Abstract

Tujuan peneltian ini , yakni untuk mendiskripsikan dan menganalisis peran kepala sekolah sebgai Administrator Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 1 Telaga Jaya. Jenis penelitian ini yang digunakan aldalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian ini adalah, Kepala Sekolah dan Guru. Tehnik pengumpulan data yaiitu observasi, wawancara, dokumentasi. Tehnik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peran kepala sekolah sebgai administrator dalam meningkatkan mutu pendidikan di smp negeri 1 telaga jaya, yakni kepala sekolah sebagai administrator merupakan pengendali dan penentu arah yang hendak ditempuh oleh sekolah menuju tujuannya. Oleh karena itu Kepala Sekolah harus membuat suatu perencanaan yang baik dari seluruh proses layanan administrasi sekolah dengan melakukan kajian atau analisis SWOT dengan melibatkan seluruh Stakeholder yang ada di sekolah. Kemudian terdapat pula hambatan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan yaitu tingat kesadaran orang tua yang belum memahami pentingnya Pendidikan.
Urgensi Pembinaan Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana di Luar Lembaga Pembinaan Khusus Anak Vido Havidar Hasanu; Padmono Wibowo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8508

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pentingnya pembinaan anak yang berhadapan dengan Hukum khususnya anak sebagai pelaku tindak pidana yang sudah putus pengadilan dan harus menjalani masa pidana di luar Lembaga Pembinaan Khusus Anak bagi tumbuh kembang dan masa depan anak. Pada Dasarnya Anak berhak untuk mendapat suatu perlindungan yang khusus untuk melindungi harkat dan martabat tersebut. Perlindungan khusus tersebut utamanya adalah perlindungan dalam hukum pada suatu sistem peradilan. Metode yang dipilih dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pengumpulan sumber data dari observasi serta studi literatur. Hasil dari penelitian ini menghasilkan pernyataan bahwa Pembinaan anak sebagai pelaku tindak pidana di luar Lembaga Pembinaan Khusus Anak menjadi urgensi yang harus menjadi perhatian. Pembinaan ditengah keluarga merupakan upaya khusus yang bisa dilakukan dengan senantiasa memberikan pembinaan, pengajaran, pengawasan supaya anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Penerapan Reward dan Ice Breaking Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas III UPT SD Negeri 5 Arawa Kabupaten Sidenreng Rappang Natriani Syam; Yulia Yulia; Sri Mulyani H
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8510

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas III . Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dan menggunakan pendekatan Kulitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas III UPT SD Negeri 5 Arawa tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 26 orang dan terdiri dari 11 laki-laki dan 15 perempuan. Fokus pada penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil. penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 1 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diolah secara kualitatif. Pada siklus I, hasil observasi guru berada pada kategori baik (B), untuk hasil observasi siswa pada siklus I yaitu 73,7% berada dalam kategori cukup (C) mengakami peningkatan pada siklus II menjadi 85,5 % berada dalam kategori baik (B), kesimpulannya yaitu penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan metode Reward dan Ice Breaking dapat meningkatkan keaktifan dalam proses pembelajaran siswa kelas III UPT SD Negeri 5 Arawa..
Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Manajemen Waktu Pada Siswa SMA N 1 Kembang Devi Richma Yunita; Dini Rakhmawati; Mujiono Mujiono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8511

Abstract

Penelitian Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Manajemen Waktu Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Kembang dilatar belakangi oleh rendahnya manajemen waktu siswa, ditandai dengan seringnya siswa mengumpulkan tugas selalu tidak tepat waktu, sering menunda-nunda tugas karena tidak segera dikerjakan dan dibiarkan menumpuk begitu saja, dan tidak bisa mengatur waktu belajar dengan baik sehingga waktu kegiatan sehari-hari belajar maupun kegiatan dirumah selalu tidak tersusun dengan baik. Hal ini sangat mempengaruhi atau berdampak pada nilai akhir siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 258 siswa, meliputi kelas XI MIPA 1, XI MIPA 2, XI MIPA 3, XI MIPA 4, XI IPS 1, XI IPS 2, XI IPS 3, BAHASA. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan semua anggota populasi yang dimiliki oleh populasi tersebut menggunakan teknik sampling jenuh. Berdasarkan uji korelasi person product moment, diperoleh nilai korelasi sebesar r hitung 0,215, sedangkan nilai r tabel menggunakan taraf siginifikan 5% sebesar 0,113. Oleh karena itu nilai r hirung 0,215 > r tabel 0,113. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan secara signifikan antara motivasi belajar dengan manajemen waktu siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kembang.