cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pembinaan dan Pengawasan Tenaga Medis dalam Menjalankan Praktik Kedokteran Dian Andriani Ratna Dewi; Farras Sheika Audiary
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11830

Abstract

"Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai (UNR) mengimplementasikan kurikulum inti tersebut dengan memasukkan Mekanika Bahan sebagai bagian dari kurikulum Tahun 2020. Salah satu Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CMPK) Mekanika Bahan yaitu mahasiswa diharapkan mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan. Pemenuhan CMPK ditargetkan tercapai minimal 90% peserta kuliah mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan, namun tindakan kelas Siklus I dengan perlakuan. mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh hanya dapat meningkatkan CMPK dari 60% menjadi 84%. Untuk maksud mencapai pemenuhan CPMK minimal 90%, dilaksanakan tindakan kelas Siklus II d dengan memberi perlakukan Siklus I ditambah pemberian contoh soal yang relevan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan Metode Asesmen Alternatif untuk menilai aspek kognitif, psikomotor (keterampilan) dan afektif (sikap). Hasil tindakan kelas dengan perlakuan pemberian tugas terstruktur mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh ditambah pemberian contoh soal yang relevan dapat meningkatkan pemenuhan CMPK Mekanika Bahan Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai mencapai 92%. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mata kuliah lain dalam mencapai target pemenuhan CMPK"
Perkembangan Ilmu Lingkungan melalui Pendidikan Tinggi dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia Andreas Pramudianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11831

Abstract

Ilmu lingkungan merupakan salah satu bidang ilmu yang masih baru. Ilmu ini lahir sebagai respons atas berubahnya kondisi lingkungan hidup yang semakin memprihatinkan. Ilmu lingkungan telah dipelajari di berbagai perguruan tinggi di berbagai belahan dunia. Sebagai ilmu yang baru, ilmu lingkungan memiliki posisi yang berbeda di perguruan tinggi dengan berbagai status dari mulai matakuliah, jurusan, program studi, departemen, fakultas hingga sekolah. Mempelajari ilmu lingkungan juga akan berhubungan erat dengan konsep pembangunan berkelanjutan. Namun ini semua perlu didalami dan dikaji lebih mendalam mengenai perkembangan dan perannya. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis perkembangan dan peran ilmu lingkungan melalui pendidikan tinggi dan kontribusinya dalam mengembangkan konsep pembangunan berkelanjutan terutama di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini melalui studi pustaka (desk study). Hasil penelitian sementara menunjukan bahwa ilmu lingkungan telah berkembang seiring dan sesuai dengan kondisi lingkungan hidup global. Di perguruan tinggi baik di dunia maupun di Indonesia telah mengajarkan ilmu lingkungan, bahkan menjadi salah satu ilmu yang diminati dan berkembang saat ini. Selain itu ilmu lingkungan memiliki peran penting dalam sumbangan pemikirannya bagi Indonesia dan dunia serta untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Analisis Penyertaan Sistematika Penyelesaian dan Contoh Soal dalam Tugas Terstruktur untuk Meningkatkan CPMK I Gusti Ngurah Eka Partama; Gede Sumarda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11832

Abstract

Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai (UNR) mengimplementasikan kurikulum inti tersebut dengan memasukkan Mekanika Bahan sebagai bagian dari kurikulum Tahun 2020. Salah satu Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CMPK) Mekanika Bahan yaitu mahasiswa diharapkan mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan. Pemenuhan CMPK ditargetkan tercapai minimal 90% peserta kuliah mampu menentukan besaran inti (kern) elemen struktur bangunan, namun tindakan kelas Siklus I dengan perlakuan mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh hanya dapat meningkatkan CMPK dari 60% menjadi 84%. Untuk maksud mencapai pemenuhan CPMK minimal 90%, dilaksanakan tindakan kelas Siklus II d dengan memberi perlakukan Siklus I ditambah pemberian contoh soal yang relevan. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan Metode Asesmen Alternatif untuk menilai aspek kognitif, psikomotor (keterampilan) dan afektif (sikap). Hasil tindakan kelas dengan perlakuan pemberian tugas terstruktur mencantumkan permintaan substansi jawaban secara rinci dan sistematis yang menggambarkan penyelesaian soal secara utuh ditambah pemberian contoh soal yang relevan dapat meningkatkan pemenuhan CMPK Mekanika Bahan Mahasiswa Prodi Teknik Sipil Universitas Ngurah Rai mencapai 92%. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk mata kuliah lain dalam mencapai target pemenuhan CMPK.
An Analysis of Students’ Cohesion and Coherence in Writing Argumentative Essay Resa Nadia; Titien Fatmawaty Mohammad; Yusna Bantulu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11833

Abstract

Kohesi dan koherensi merupakan aspek-aspek tulisan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tulisan. Namun, mempertahankan kohesi dan koherensi dalam sebuah teks menjadi tantangan bagi sebagian siswa, khususnya mereka yang belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Berdasarkan observasi awal terhadap mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris, penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menjaga komponen kohesi dan koherensi dalam esai mereka. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menyelidiki komponen kohesi dan koherensi dalam esai argumentatif siswa. Analisis didasarkan pada komponen koherensi teks oleh Oshima & Hogue (2006) yang melibatkan perangkat kohesi, seperti kohesi gramatikal dan kohesi leksikal menciptakan pengulangan kata kunci, konsistensi kata ganti, sinyal transisi, dan urutan logis dari teks. teks. Objek penelitian ini adalah 16 esai argumentatif yang ditulis oleh mahasiswa semester 4 Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Gorontalo tahun ajaran 2020/2021. Data dikumpulkan melalui dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan analisis isi yang dikemukakan oleh Denscombe (2014). Hasilnya menunjukkan bahwa esai argumentatif siswa mencapai tingkat penerapan komponen kohesi dan koherensi yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata skor mereka mencapai 66,95%. Para siswa memanfaatkan perangkat kohesi untuk membangun koherensi esai argumentatif mereka. Mereka akrab dengan komponen kohesi dan koherensi tetapi masih memiliki pemahaman yang terbatas tentang peran beberapa item dalam komponen kohesi dan koherensi. Ini mencakup konsistensi kata ganti dan kata transisi yang dibangun oleh item referensi dan konjungsi. Toh tidak mempengaruhi hasil akhir karena komponen kohesi dan koherensi yang sesuai sudah tampak dominan.
Persepsi Remaja tentang Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Sosial terhadap Kenakalan Remaja Abhi Rachma Ramadhan; Alfiandra Alfiandra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11834

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan metode yang bersifat deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Dengan melakukan teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan kuesioner, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi remaja tentang pengaruh lingkungan keluarga dan sosial terhadap kenakalan remaja (studi kasus di SMA Negeri 22 Palembang) adalah setuju bahwa lingkungan keluarga dan lingkungan sosial memiliki pengaruh terhadap kenakalan remaja. Dimana diperoleh rata-rata keseluruhan 77,45% > 62,5%. Rekapitulasi rata-rata diperoleh dari nilai rata-rata per indikator, yaitu indikator pengaruh lingkungan keluarga 77,55% sedangkan untuk indikator lingkungan sosial 77,34%. Berdasarkan hasil tersebut peneliti menyimpulkan bahwa persepsi remaja tentang pengaruh lingkungan keluarga dan sosial terhadap kenakalan remaja (studi kasus di SMA Negeri 22 Palembang) adalah positif bahwa lingkungan keluarga dan lingkungan sosial terhadap kenakalan remaja dengan skor rata-rata 77,45%, dikarenakan hasil analisis rekapitulasi dari yang peneliti peroleh > 62,5%.
Marketing Communication Strategy To Increase The Number Of Viewers Through Extension The Target Market Cinthya Kusuma Rani; Susilowati Natakoesoemah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bertambahnya jumlah stasiun televisi baik nasional maupun lokal dari tahun ke tahun yang diikuti dengan peningkatan kualitas dan kuantitas siaran merupakan bukti berkembangnya media penyiaran televisi. Persaingan antar stasiun televisi di Indonesia tidak hanya dalam fungsinya sebagai media penyampaian hiburan, tetapi juga dalam fungsinya sebagai media penyampaian informasi atau berita. Didirikan pertama kali pada tahun 2015, CNN Indonesia tergolong kategori media baru dan membutuhkan strategi ekstra untuk memperkenalkan dan menarik pemirsa. Pada awal kemunculannya, CNN Indonesia memang tidak memiliki jumlah penonton sebanyak sekarang. Masalah minimnya jumlah penonton membuat CNN Indonesia menerapkan strategi program simulcast. Program simulcast ini merupakan sarana yang digunakan untuk memperluas jumlah pasar CNN Indonesia untuk meningkatkan jumlah penonton. Dengan nama besar beberapa media yang dimiliki oleh Trans Media, maka beberapa program CNN Indonesia TV ditayangkan di Trans TV, dengan strategi program simulcast ini maka acara yang ditayangkan di channel CNN Indonesia TV juga dapat disaksikan di Trans TV. Target pemirsa TV berita tentu akan berbeda dengan stasiun TV lainnya, seperti TV hiburan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus menggunakan wawancara mendalam dengan tiga informan dari CNN Indonessia TV dan data dari Research & Development Department CNN Indonesia TV. Tesis ini menggunakan teori konvergensi media, konsep pemasaran omnichannel dan perluasan target pasar. Hasil dari penelitian ini adalah, melalui program simulcast, CNN Indonesia TV akhirnya memperluas target pasarnya dengan menambah penonton Trans TV. Strategi tersebut terbukti mampu mengatasi permasalahan yang dialami CNN Indonesia TV sebagai pendatang baru untuk mendapatkan peningkatan jumlah penonton dengan program simulcast di Trans TV. Dengan adanya perbedaan karakter antara pemirsa Trans TV dan CNN Indonesia TV, CNN Indonesia TV dalam program simulcast harus dimodifikasi dan dikemas ulang agar sesuai dengan kontennya.
Project Based Learning : Program Sehat dan Bugar terhadap Life Skill Kesehatan pada Masa Lanjut Usia Yulinda Yulinda; Asep Saepudin; Joni R Pramudya; Epti Yorita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11836

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Menerapkan konsep pembelajaran Project based learning pada Pusat Pembelajaran berbasis Masyarakat untuk meningkatkan kemampuan lansia agar tetap sehat dan bugar melalui kegiatan edukasi, senam sehat dan pemeriksaan fisik serta laboratorium. adalah 2) Pelaksanaan. Telah disepakati waktu kegiatan PjBL ini digelar pada tanggal 27 November dan 4 desember 2022 berlokasi di Pesantren Daarut Tauhid Bandung. Kegiatan project based learning di Pesantren masa lansia ini telah dilaksanakan melalui beberapa tahap kegiatan, yakni: 1) Persiapan dilakukan dengan menyampaikan tujuan PjBL ini kepada Pihak Pesantren Daarut Tauhid Bandung, selanjutnya dilakukan Koordinasi dan Sosialisasi program serta Kesepakatan pelaksanaan program, Metode yang digunakan pada kegiatan project based learning ini adalah diskusi dan tanya jawab, observasi dan latihan bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar sampel memiliki nilai IMT 25-29,9 yaitu sebanyak 10 orang (50%) memiliki status gizi obesitas sedang. Pada akhir kegiatan dilakukan Evaluasi kegiatan mengenai penyelenggaraan kegiatan, jumlah peserta yang hadir, antusias peserta serta keberlangsungan program (RTL). Peserta sebanyak 20 orang, menunjukkan bahwa sebagian besar sampel berada pada kelompok umur lebih dari 60 tahun (50%). Sebagian besar sampel memiliki nilai IMT 25-29,9 yaitu sebanyak 10 orang (50%) memiliki status gizi obesitas sedang. Pada uji Rank Spearman tersebut diperoleh hasil r = 0,123 dengan p-value 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. PjBL memberikan pengalaman belajar kepada peserta melalui team building, kolaborasi dan interaksi dengan masyarakat dan memberikan manfaat kepada para lansia untuk upaya promosi kesehatan.
Pengaruh Teknologi Informasi Dalam Perkembangan Bisnis Muhammad Rafly Taufiqurahman; Averusani Putra W; Muhamad Syahajifany SL; Gavanico Alnata Verbasov
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11837

Abstract

Perkembangan teknologi informasi begitu pesat dipicu oleh kebutuhan akan informasi yang cepat, akurat, dan saat ini. Teknologi informasi telah menjadi fasilitas utama bagi. kegiatan berbagai sektor kehidupan yang memberikan kontribusi besar perubahan mendasar dalam manajemen organisasi struktur dan operasi, teknologi informasi telah dimanfaatkan oleh sebagian orang yang dapat melihat peluang bisnis dari teknologi, pengaruh dan peran teknologi informasi secara tidak langsung telah membuat bisnis online semakin berkembang. Mereka yang memahami bisnis dapat melihat dengan baik peluang di dunia bisnis online. Karena banyak dari manfaat atau keuntungan dalam bisnis online. Jadi, Informasi Teknologi (TI) memegang peranan penting dalam perkembangan bisnis online teknologi informasi atau IT sudah umum disebut banyak peran penting dalam berbagai bidang yang ada di dunia ini. Bidang-bidang ini termasuk komunikasi, kedokteran, ekonomi dan lain-lain. Bisnis online sedang banyak mewabah ini tidak lepas dari pengaruh dan peran TI.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Pekerja Anak Di Kecamatan Namlea Kabupaten Buru Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 “Tentang Perlindungan Anak” Salmah Yusuf; Belinda Sam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11841

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap hak pekerja anak berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan untuk mengetahui factor-faktor terjadinya pekerja anak. Adapun jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dokumentasi, observasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh perlindungan hukum terhadap hak pekerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, sebagai berikut: 1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Jo Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak belum mencerminkan memberikan perlindungan hak pekerja anak dikarenakan belum mengatur ketentuan- ketentuan terkait pekerja anak. 2. Adapun faktor-faktor penyebab timbulnya pekerja anak yaitu faktor ekonomi, faktor orang tua/keluarga maupun faktor lingkungan. 3. Adapun upaya-upaya yang harus dilakukan terhadap terjadinya pekerja anak yaitu terkait ekonomi dengan program kegiatan pemberdayaan keluarga dan masyarakat ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu seperti Pelatihan ketrampilan yang disesuaikan dengan potensi, minat, dan kemampuan masyarakat tersebut, kemudian pelatihan kewirausahaan dalam pemberian bantuan modal usaha serta pendampingan usaha. Selanjutnya, upaya yang harus dilakukan terkait faktor orang tua yaitu keluarga/orang tua harus bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, karena bagaimanapun orang tua yang membentuk mental, watak dan kepribadian anak. Orang tua harus mampu mencari sumber rezeki dengan bekerja, orang tua harus bisa mengelola keuangan agar kehidupan bisa tercukupi. Selanjutnya upaya yang harus dilakukan terkait faktor lingkungan yaitu orang tua maupun masyarakat juga memberikan pengawasan terhadap segala aktivitas anak, agar anak tidak berada dalam lingkungan yang mengganggu kesehatan, merusak moral dan berada di lingkungan yang berisiko rawan kejahatan, orang tua juga harus mencari lingkungan yang sehat, aman dari kemungkinan ancaman yang merugikan anak.
Berisiko Pada Remaja Pengkonsumsi Minuman Keras di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati Sutri Purjiati; Siti Fitriana; MA Primaningrum Dian
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11856

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa remaja di kecamatan Juwana yang melakukan perilaku menyimpang saat mengkonsumsi minuman keras yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menegtahui bentuk-bentuk perilaku berisiko yang dilakukan oleh remaja pengkonsumsi minuman keras di kecamatan juwana kabupaten pati. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan motode studi kasus. Responden dalam penelitian ini adalah remaja pengkonsumsi minuman keras di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati sebanyak 2 orang Responden, 2 Teman Dekat Responden, 2 Orang Tua Responden, dan 1 Responden pendukung Bayan Desa. Dalam melakukan penelitian ini di peroleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data penelitian bahwa bentuk-bentuk perilaku berisiko yang dilakukan pada remaja pengkonsumsi minuman keras antara lain berupa penggunaan minuman keras oplosan, yang mencampur beberapa minuman keras yang tidak sesuai dengan dosis serta menggunakan campuran yang tidak wajar seperti lotion nyamuk dan bahan berbahaya lainnya. Selanjutnya adalah tindak kekerasan : verbal dan non verbal, kecelakaan berkendara yang dialami oleh pemabuk dapat berakibat fatal apabila terjadi disekitar orang yang tidak melakukan tindakan menyimpang, penggunaan obat-obatan berbahaya : seperti pil koplo, jenis obat tidur dan obat batuk lainnya, tempramental : memicu tindak perkelahian , dan tindakan kriminal : seperti mencuri dan pemalakan.