cover
Contact Name
Sumardi Sadi
Contact Email
jurnalteknikumt@gmail.com
Phone
+6281328193939
Journal Mail Official
mardiesadi99@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan I No 33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
JURNAL TEKNIK
ISSN : 23028734     EISSN : 25810006     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/jt.v9i2
Jurnal Teknik merupakan kumpulan artikel dari berbagai program studi keteknikan dan Education, Sains dan Teknologi, yaitu Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Industri dan Teknik Informatika, Teknologi Kelautan, Teknologi Perikanan Laut, Teknologi Pertanian, atau artikel program studi keteknikan lainnya. P-ISSN 2302-8734 dan E-ISSN : 2581-0006. Jurnal Teknik menerima artikel dari khalayak umum dibidang keteknikan, baik regional maupun nasional, semua jurnal akan diproses sesuai prosedur publikasi ojs yang berlaku. Pada edisi volume 8 semua artikel yang masuk dibatasi dengan plagiarisme cheker masimal 30%, untuk edisi berikutnya vol 9 dan seterusnya semua artikel dibatasi oleh plagliarisme cheker maksimum 20%. Artikel harus langsung disubmit oleh penulis dengan email penulis.
Articles 322 Documents
USULAN PENENTUAN WAKTU BAKU PROSES RACKING PRODUK AMPLIMESH DENGAN METODE JAM HENTI PADA DEPARTEMEN POWDER COATING Yuri Delano Regent M
Jurnal Teknik Vol 7, No 2 (2018): Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v7i2.1357

Abstract

Untuk meningkatkan kapasitas produksi diperlukan adanya sistem kerja yang mendukung. Salah satu cara yang bisa dipakai yaitu membakukan waktu proses dari pekerjaan khususnya proses racking produk amplimesh pada departemen powder coating. Dengan melakukan penentuan waktu baku diharapkan keluaran produksi bisa ditingkatkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode jam henti, dimana pengambilan sampel data waktu dilakukan dengan menggunakan stopwatch pada proses pengaitan kawat dan proses menginstalasi amplimesh ke splan. Setelah dilakukan perhitungan, waktu baku usulan yang diperoleh untuk membuat 1 amplimesh adalah 2 menit 9 detik, sehingga produktivitas perusahaan mencapai 61%, dan peningkatan kapasitas produksi sebanyak 39,38% atau sebanyak 55 amplimesh pershiftnya
ANALISA TATA LETAK MATERIAL DI GUDANG PT GGS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KERJA Ellysa Kusuma Laksanawati; Rahman Ridho
Jurnal Teknik Vol 5, No 1 (2016): Januari-Juni 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v5i1.332

Abstract

Fasilitaspenyimpanangudang merupakansalahsatubagian darisistemsuplai material.Gudang merupakantempatpenyimpanansementara materialsebelum dialirkandanberfungsimendekatkan materialkepada bagian produksihingga terjamin kelancaran permintaan dankeamananpersediaan.Permasalahanyang adadiPT.GGS terjadidigudang material,kurang baiknyaprosedurpenataanmaterialdankurangnya alat  pada  gudang  menimbulkan  adanya  masalah  pada  gudang  tersebut,  sehingga gudangterkesansempitdankurangtertata.Banyakmasalahyangterjadijikadalam tata letakmaterialdigudangtidakteratur,terjadikecacatan pada material, arus pekerjaandanlalulintasgudang menjaditersendat,sulitmengawasikeadaandan pekerjaanmenjaditidakefektif.Sistempenyimpananyangbaik,identitasmaterial yang jelas,kebersihanyang terjaga,keamananyang terjamin,inventarisalatyang baik serta fasilitasumumyang memadaiakanmempengaruhibagiefisiensi,kelancaran aktivitas,danmeningkatkan efekivitaskerjaserta membuatkenyamanandan ketenangandalam bekerjadan beban/biayayang tidakperlubisadihilangkanatau diminimalkan sertaberjalannyakembali prinsip FIFO-FEFO dan 5R. Kata Kunci:Tata Letak Material, Gudang, Efektivitas Kerja, FIFO, FEFO, 5R
ANALISA PERBAIKAN PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVINESS (OEE) PADA MESIN FILLING DENGAN PENDAKATAN SIX BIG LOSSES UNTUK MENCARI PENYEBAB LOSSES TERTINGGI PADA PRODUKSI SKINCARE STUDI KASUS PT XYZ Bambang SW
Jurnal Teknik Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v8i1.1596

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kosmetik yang tujuan utama menginginkan target produksi yang direncanakan dapat terpenuhi dengan baik. Akan tetapi karena faktor yang memiliki persentase terbesar dari faktor six big losses adalah reduce speed (34,92%) dan breakdown losses (32,08%) yang bisa menghambat proses produksi sehingga pencapaian target produksi masih jauh dari harapan. Selama periode Maret- November 2017 di peroleh nilai OEE  (62,54% - 77,83%), availability ratio  ( 76,28 % - 85,70%), performance efficiency  (83,23 %-99,24%) dan rate  quality product  (93,11%-97,09%). Nilai OEE tertinggi pada bulan September  sebesar 77,83 %. Dan nilai OEE terendah pada bulan April 2017 (62,54 %). Tingkat kapabilitas yang diproses yang dihasilkan bernilai 0,588 yang bearti bahwa kapabilitas proses rendah, sehingga perlu ditingkatkan performansinya melalui proses perbaikan. Kajian kondisi apa saja yang dapat diperbaiki dengan menggunakan 5W+1H. Apa yang telah dilakukan di  PT. XYZ diharapkan dapat menjadi langkah awal peningkatan efektifitas mesin yang nantinya akan sampai pada penerapan Total Productive Maintenance.
ANALISIS CATU DAYA SISTEM TRANSFORMATOR PEMAKAIAN SENDIRI PADA SST DAN UST Alief Maulana
Jurnal Teknik Vol 4, No 1 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v4i1.366

Abstract

Kebutuhan manusia akan energi listrik semakin hari semakin besar, karena energi listrik adalah energi yang paling dibutuhkan untuk mempermudah segala aktivitas manusia. Indonesia adalah negara yang sedang berkembang, dan perm intaan masyarakat akan kebutuhan listrik semakin meningkat. Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)  menggunakan sumber daya alam batubara sebagai bahan bakar. Perubahan energi yang terjadi secara kimia dengan proses pembakaran, lalu hasil dari proses pembakaran tersebut berupa uap panas (energi thermal) kemudian dari uap tersebut diubah lagi menjadi energi mekanis dan terakhir diubah lagi menjadi energi listrik. Sistem catu daya pemakaian sendiri pada PLTU digunakan khusus untuk memenuhi kebutuhan beban pemakaian sendiri dalam siklus PLTU. PLTU yang menjadi objek penelitian adalah PLTU Suralaya unit 1-4 yang memiliki transformator pemakaian sendiri yaitu unit SST (Station Service Transformator) yang digunakan saat menyalakan unit pembangkit untuk pertamakalinya (start up) dan masing-masing unit mempunyai UST (Unit Service Transformer) untuk mensuplai kebutuhan daya pemakian sendiri yang umumnya berupa beban-beban medium voltage 6 kV serta beban low voltage 380 V. Pentingnya peranan transformator pemakaian sendiri sebagai sumber catu daya pemakaian sendiri untuk menjaga keandalan bagi unit pembangkit. Kata kunci : Catu Daya, PLTU, Transformator, SST, UST
Rancang Bangun Alat Pembuatan Nanofiber Menggunakan Metode Electrospinning Fatkhah Muflikh Mubarok; Valentinus Galih Vidia Putra
Jurnal Teknik Vol 9, No 1 (2020): Januari-Juni 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v9i1.2728

Abstract

Electrospinning merupakan metode pembuatan nanofiber paling umum dan paling banyak digunakan. Prosesnya yang sederhana membuat elctrospinning banyak digunakan sebagai alat pembuatan nanofiber dengan berbagai material polimer. Pada penelitian ini telah dilakukan rancang bangun alat pembuatan nanofiber dengan metode electrospinning. Perancangan ini menggunakan modul step-up high voltage dengan output maksimal 50 kV. Pompa polimer menggunakan syrnge pump dengan diameter jarum sebesar 2 mm. Jenis kolektor menggunakan bentuk silinder dengan diameter 7 cm. Motor DC 12v dengan rangkaian potensiometer memungkinkan kolektor bergerak rotasi dan kecepatan rotasi yang dapat diatur. Jarak antar jarum dengan kolektor dapat diatur sebesar 5 – 15 cm. Larutan PVA dengan konsentrasi 15% digunakan dalam pengujian. Hasil alat yang telah dirancang menghasilkan nanofiber berukuran jauh lebih kecil dari ukuran rambut manusia atau berkisar sebesar 84µm.
APLIKASI KONTROL PID DENGAN SOFTWARE MATLAB Triyono Triyono
Jurnal Teknik Vol 4, No 2 (2015): Juli-Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v4i2.390

Abstract

Kontrol PID merupakan nama yang diberikan untuk menyebutkan tiga kontrol, yaitu: P untuk kontrol Proporsional, I untuk kontrol Integral dan D untuk kontrol Derivatif. Merancang dasar rangkaian kontrol PID dapat digunakan media berbantuan komputer. Matlab merupakan software yang digunakan dalam pembelajaran untuk melihat tanggapan beragam parameter dan masukan yang berbeda. Dari hasil penelitian didapatkan hasil yang cukup signifikan dalam peningkatan pemahaman mahasiswa dalam perancangan dasar rangkaian PID. Kata Kunci: PID, Matlab, Analog.
50 WATTS HPL LIGHT INTENSITY BASED ON FORWARD CURRENT AS A BASIS IN CONSTRUCTION DESIGN OF FISH ATTRACTOR DEVICE Sumardi Sadi
Jurnal Teknik Vol 7, No 1 (2018): Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v7i1.945

Abstract

The use of HPL (High Power LED) lamps for fish attractor device on capture fisheries will experience difficulties if the light intensity were not known yet. Light characteristics of 50 Watts HPL are the intensity of HPL with Lux units. The intensity of 50 Watts HPL light determine the shape and structure of the device which is designed as fish attractor device. Tools and materials which used in this light intensity test were using Voltage Regulator, LED Driver, Volt meter, Ammeter (Ampere meter), Resistor and Lux meter. The methodology was an experiment in the laboratory. LED direct test were using a measuring instrument and one-way direction (direct) current source. The procedure conducted by installation of measuring instruments and the provision of direct electric current on HPL. The measurement resulted light intensity on red, green and blue HPL. Red HPL had light intensity of 233 Lux at 0.50 Amps current, green HPL had light intensity of 142 Lux at 0,20 Amps current and blue HPL had light intensity of 86 Lux at 0,20 Amps current. The combined color of red, green, and blue HPL had light intensity of 197 Lux at 0.50 Amps current.Keyword: HPL, Light Intensity, Ampere, Lux, Capture Fisheries.
KAJIAN PENERAPAN SI / TI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN PADA TRAINING CENTER DENGAN MENGGUNAKAN METODOLOGI DeLone And McLean : STUDI KASUS PADA BINUS CENTER JAKARTA Nyoman Ayu Gita Gayatri; GG Faniru Pakuning Desak
Jurnal Teknik Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Teknik FT UMT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v6i1.322

Abstract

The development of information technology has given the world an influence on education, especially in learning. The role of information technology and information systems in the field of informal education and one of them can be seen in the use of instructional media in the learning space, the utilization of classrooms and academic information system that can facilitate the conduct implementation of academic activities. Binus Center Jakarta is one of the providers of informal education, especially education. Binus Center using information technology in improving quality of learning, there are three things that must be realized that (1) Participants and the instructor must have access to digital technology and the Internet in classrooms (2) Available materials quality and meaningful, and (3) Instructors must have knowledge and skills in using the tools and digital resources to help participants to achieve quality learning. This study aimed to see whether the implementation of information systems / information technology (IS / IT) affects the quality of learning in non-formal education, using case studies on Jakarta Binus Center Special Class program in particular. This study uses qualitative research methodology with inferential statistical analysis to describe correlation of information systems implementation to quality learning. Keywords: Implementation of IT / SI, Quality Learning.
ATS (AUTOMATIC TRANSFER SWITCH) BERBASIS PROGRAMMABLLE LOGIC CONTROLLER CPM1A AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) BASED ON PROGRAMMABLLE LOGIC CONTROLLER CPM1A Sumardi Sadi; Sri Mulyati
Jurnal Teknik Vol 8, No 1 (2019): Januari-Juni 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v8i1.1579

Abstract

Automatic Transfer Switch (ATS) is a system equipment that can adjust the change of supply of electrical power supply from the main power source from PLN to a backup power source or generator that works automatically with controlling time settings. PLC is used as an ATS system control switch that works automatically and manually in managing the operating time of each generator unit in an effort to supply the load. Where the controller from the PLC works according to the instructions made by the designer in the form of language ladder diagram programming so that the PLN transfer operation time is set during a power outage to the generator can be determined flexibly as desired. The application of PLC-based Automatic Transfer Switch system controller is applied to small scale loads, namely household load with 1 phase voltage capacity from each power source.
PENGUJIAN TEMPERATURE RISE TRANSFORMATOR 3 PHASA 1000 kVA TEGANGAN 20000/400 V Sumardi Sadi
Jurnal Teknik Vol 4, No 1 (2015): Januari-Juni 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v4i1.356

Abstract

Panas merupakan salah satu penyebab menurunnya ketahanan isolasi transformator, padahal tipe isolasi transformator mempunyai tingkat ketahanan terhadap suhu yang berbeda-beda. Tujuan pengujian kenaikan suhu adalah untuk mengetahui kenaikan suhu minyak dan belitan transformator. Pengujian menggunakan metode  "Test to steady state by short circuit". Pengujian dilakukan dengan injeksi rugi total secara kontinyu dengan sisi belitan lain di "short circuit ". Kenaikan suhu minyak dan suhu lingkungan dicatat setiap satu jam untuk analisa. Sedangkan suhu belitan dihitung setelah didapat nilai tahanan belitan pada kondisi panas. Diakhir pengujian semua data di analisa dan dilakukan perhitungan sehingga akan diperoleh nilai suhu minyak, suhu belitan TT/TR. Trasformator dikatakan lulus uji jika suhu yang diperoleh tidak melebihi standar yang ditentukan. Kata kunci : transformator, short circuit, test to steady state by short circuit, bahan isolasi, suhu minyak, tahanan, rugi total