cover
Contact Name
atnesia ajeng
Contact Email
atnesia.ajeng@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
atnesia.ajeng@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal JKFT
ISSN : 25020552     EISSN : 25802917     DOI : -
Core Subject : Health,
Naskah yang diterima dalam Jurnal kami harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia. Artikel yang diterbitkan di Jurnal JKFT adalah artikel berdasarkan hasil penelitian (prioritas), dan artikel ulasan ilmiah tentang jurnal JKFT sebagai wadah untuk dosen dalam publikasi dalam mengembangkan keilmuan dan kepakaran dibidang kesehatan, keperawatan dan kebidanan. Dalam menerima artikel yang akan ditinjau oleh editor dan pengulas internal, eksternal. Setiap artikel yang dimasukkan dalam jurnal JKFT akan dikirim ke bagian editor melalui proses Tinjauan Awal. Setelah itu, artikel-artikel tersebut akan dikirim ke peer reviewer untuk mendapatkan Proses Tinjauan Rekan Dua Kali Lipat.
Arjuna Subject : -
Articles 171 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU PRIMIPARA TENTANG TEHNIK MENYUSUI DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF :STUDI LITERATUR Murni Lestari Lestari
Jurnal JKFT Vol 4, No 2 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i2.2414

Abstract

Latar Belakang Seribu hari pertama kehidupan seorang anak adalah masa kritis yang menentukan masa depannya. Salah satu upaya perbaikan gizi masyarakat pada awal kehidupan adalah dengan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Teknik menyusui merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi ASI dimana bila teknik menyusui tidak benar, dapat menyebabkan puting lecet ,ibu enggan menyusui dan bayi jarang menyusui sehingga berpengaruh pada rangsangan produksi ASI dan tidak berhasilnya ibu menyusui secara ekslusif. Tujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu primipara tentang tekhnik menyusui dengan keberhasilan pemberian ASI Ekslusif . Metode: Menggunakan  studi literatur review non sistematic berdasarkan referensi yang relevan dari judul terkait. Sumber datanya berdasarkan jurnal terupdate yang dibatasi penerbitan jurnalnya dari tahun 2014-2019. Hasil: Berdasarkan 10 jurnal yang telah di review tekhnik menyusui yang benar didapatkan terjadi peningkatan produksi ASI dan ibu dapat menyusui secara ekslusif, dengan menggunakan parameter peningkatan berat badan bayi, jumlah buang air kecil bayi dan waktu istirahat bayi dan tidak terjadinya lecet putting susu ibu primipara
HUBUNGAN FAKTOR PENDIDIKAN DAN FAKTOR EKONOMI ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA USIA 12-18 TAHUN DI KECAMATAN TAMALATEA KABUPATEN JENEPONTO Satriani Satriani Satriani; Veni Hadju Hadju; Andi Nilawati Nilawati
Jurnal JKFT Vol 4, No 2 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i2.2522

Abstract

Terjadinya anemia disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya produksi sel darah merah yang abnormal dan pemecahan sel darah merah yang berlebihan.Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menganalisis determinan  kejadian  anemia  pada  remaja  putrid  di  SMAN  2 Tamalatea dan MA DDI Babusalam Kassi Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian ini adalah cross sectional yang dilaksanakan pda bulan Januari sampai   Maret 2018 di Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto.Teknik pengambilan   sampel adalah   total sampling   sebanyak 200 siswi. Data yang dikumpulkan meliputi pendidikan orang tua, pendapatan keluarga, dan jumlah anggota keluara. Analisis data dilakukan secara  univariat,  bivariat,  dan  multivariat.Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  dari  200  siswi, terdapat 74 siswi (37%) mengalami anemia. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendapatan  keluarga  (p=0,000),  jumlah  anggota  keluarga  (p=0,006),  sedangkan  tidak  ada  hubungan  yang bermakna antara pendidikan orang tua (ayah p=0,201; ibu p=0,239) dengan kejadian anemia pada remaja putrid.Berdasarkan hasil regresi logistik diketahui faktor yang paling berpengaruh adalah pendapatan keluarga (6,488) dan jumlah anggota keluarga (2,158).
INSIDEN DAN FAKTOR RISIKO PERDARAHAN POSTPARTUM PADA PERSALINAN PERVAGINAM: STUDI LITERATUR Siti Mardhatillah Musa
Jurnal JKFT Vol 4, No 2 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i2.2413

Abstract

Pendahuluan: Salah satu yang menjadi penyebab tingginya AKI di Indonesia yaitu perdarahan postpartum. Perdarahan postpartum merupakan suatu kondisi yang abnormal di mana darah yang keluar sangat banyak hingga 500 cc atau bahkan lebih. Kasus ini dapat terjadi pada semua kalangan ibu hamil. Tujuan: Untuk mengetahui insiden dan faktor risiko perdarahan post parum pada persalinan pervaginam. Metode: Menggunakan metode studi literatur sesuai dengan topik yang diangkat dalam penelitian ini. Studi literatur didapat dari berbagai sumber, diantaranya jurnal dari tahun 2016 - 2019. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur: “perdarahan post partum”, “faktor risiko”, dan “insiden”. Hasil: Dari beberapa jurnal yang telah di telaah, perdarahan postpartum masih merupakan salah satu komplikasi terbesar kematian ibu setelah melahirkan yang banyak disebabkan oleh atonia uteri. Sebagai tenaga medis, hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya perdarahan postpartum adalah dimulai dari pemantauan asuhan antenatal ibu hamil hingga ibu bersalin yang dilakukan oleh tenaga terampil dan melakukan rujukan tepat waktu apabila kasus perdarahan postpartum tidak teratasi melalui fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai.
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR 15-19 TAHUN DI INDONESIA (DATA SRPJMN 2017) Titis Wahyuni Wahyuni
Jurnal JKFT Vol 4, No 1 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i1.2812

Abstract

Latar belakang: Umur Kawin Pertama akan memberikan kontribusi padakenaikan angka kelahiran Total Fertility Rate (TFR). Selanjutnya persoalanlainnya jika dikaitkan dengan aspek fisik, ekonomi, psikologi dan sosialnya,pernikahan pada usia dini yang salah satu dampaknya adalah terjadinyakenaikan angka Age Specific Fertility Rate (ASFR).Tujuan: Mengetahui bagaimanakah pola penggunaan kontrasepsi padaWanita usia Subur 15-19 tahun berdasarkan data SRPJMN 2017.Metode: Penelitian ini menggunakan data SRPJMN 2017. Desain studipenelitian adalah cross sectional denganjumlah populasi studi 455 WUS 15-19 Tahun. Odds Ratio (OR) diperoleh pada analisis bivariat dan multivariat.Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yangberhubungan dengan penggunaan kontrasepsi adalah jumlah anak hidup (OR20).Kesimpulan: Rekomendasi ditujukkan untuk memaksimalkan media massadan petugas dalam memberikan informasi kontrasepsi pada WUS 15-19 tahun.
FAKTOR-FAKTOR PENGGUNAAN KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR 15-19 TAHUN DI INDONESIA (DATA SRPJMN 2017) Wahyuni, Titis Wahyuni
Jurnal JKFT Vol 4, No 1 (2019): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v4i1.2811

Abstract

Latar belakang: Umur Kawin Pertama akan memberikan kontribusi pada kenaikan angka kelahiran Total Fertility Rate (TFR). Selanjutnya persoalan lainnya jika dikaitkan dengan aspek fisik, ekonomi, psikologi dan sosialnya, pernikahan pada usia dini yang salah satu dampaknya adalah terjadinya kenaikan angka Age Specific Fertility Rate (ASFR).Tujuan: Mengetahui bagaimanakah pola penggunaan kontrasepsi pada Wanita usia Subur 15-19 tahun berdasarkan data SRPJMN 2017.Metode: Penelitian ini menggunakan data SRPJMN 2017. Desain studi penelitian adalah cross sectional denganjumlah populasi studi 455 WUS 15-19 Tahun. Odds Ratio (OR) diperoleh pada analisis bivariat dan multivariat.Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi adalah jumlah anak hidup (OR 20).Kesimpulan: Rekomendasi ditujukkan untuk memaksimalkan media massa dan petugas dalam memberikan informasi kontrasepsi pada WUS 15-19 tahun.
OPTIMALISASI INTEGRITAS DIRI MELALUI TERAPI KELOMPOK TERAUPETIK LANSIA: STUDI KASUS Eriyono Budi Wijoyo; Novy H.C Daulima
Jurnal JKFT Vol 5, No 2 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v5i2.3919

Abstract

Latar Belakang: Lansia adalah individu yang berumur diatas 65 tahun dan merupakan proses akhir dalam kehidupan manusia. Perubahan masih dapat terjadi pada usia ini yaitu perubahan psikososial. Menurut teori Erikson dengan perubahan psikososial ini maka dikategorikan pada tahap akhir atau tahap delapan yaitu memasuki tahap integritas diri dan keputusasaan pada lansia. Lansia yang sehat secara fisik dan psikologis dan mempunyai integritas diri maka akan memunculkan perilaku yang adaptif dan normal akan tetapi sebaliknya apabila lansia merasa putus asa maka akan memunculkan perilaku yang menyimpang. Tujuan: Tindakan keperawatan yang bisa dilakukan dengan melakukan adapatasi tersebut adalah dengan melakukan terapi baik individu atau kelompok yaitu terapi kelompok terapetik (TKT) sesuai dengan usia klien. Metode: Proses penulisan artikel ilmiah ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Klien dalam kasus ini adalah lansia sehat yang siap untuk adapatasi dengan perubahan yang terjadi pada dirinya. Hasil: TKT lansia berjalan dengan baik dengan 6 sesi dengan 4 kali pertemuan dan dapat dilakukan pada lansia sehat agar sejahtera dan tenang dalam menghadapi hidup ini.
PENGARUH KECERDASAN TERHADAP KINERJA MELALUI KETERAMPILAN PERAWAT Shieva Nur Azizah Ahmad; Syamsul Anwar; Suhendar Suleman
Jurnal JKFT Vol 5, No 1 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v1i1.2846

Abstract

Dalam perkembangannya, kecerdasan tidak hanya mencakup kecerdasan intelektual tetapi berkembang pada aspek-aspek psikis lainnya seperti emosional dan spiritual sehingga muncul kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap kinerja melalui keterampilan perawat. Desain penelitian menggunakan rancangan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 90 orang dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan Path Analysis. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan intelektual berpengaruh terhadap kinerja sebesar 17,3% dengan ρ-value 0,022, kecerdasan emosional berpengaruh terhadap kinerja sebesar  22,8% dengan ρ-value 0,022, kecerdasan spiritual berpengaruh terhadap kinerja sebesar 23,8% dengan ρ-value 0,010, keterampilan berpengaruh terhadap kinerja sebesar 38,5% dengan ρ-value 0,000, kecerdasan intelektual berpengaruh terhadap keterampilan sebesar 17,5% dengan ρ-value 0,032, kecerdasan emosional berpengaruh terhadap keterampilan sebesar 47,4%  dengan ρ-value 0,000 dan kecerdasan spiritual berpengaruh terhadap keterampilan sebesar 26,5% dengan ρ-value 0,007. Pengaruh tidak langsung kecerdasan intelektual melalui keterampilan terhadap kinerja sebesar 6,7%, Pengaruh tidak langsung kecerdasan emosional melalui keterampilan terhadap kinerja sebesar  18,2% dan Pengaruh tidak langsung kecerdasan spiritual melalui keterampilan terhadap kinerja sebesar 10,2%. Penelitian ini diharapkan kepada pimpinan rumah sakit perlu memfasilitasi dan memotivasi perawat untuk penguatan mekanisme koping dalam mengatasi stressor dan perubahan lingkungan.membuat kebijakan tentang sistem penilaian kinerja yang objektif, memfasilitasi pelatihan ESQ bagi perawat dan perlu adanya role model perawat dalam pembentukan karakter.  Kata Kunci : Intelektual, Emosional, Spiritual, Keterampilan, Kinerja 
Relation between Family Support and Diet Compliance in Diabetes Militus patients Popy Irawati; Arif Firmansyah
Jurnal JKFT Vol 5, No 2 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v5i2.2986

Abstract

Diabetes mellitus is a group of metabolic disorders characterized by an increase in blood glucose levels (hyperglycemia) due to damage to insulin secretion, insulin action or both. Research Objectives To find out the factors related to adherence in running a diet in people with diabetes mellitus in Cipondoh Health Center, Tangerang-Banten City. This type of research is a quantitative study with a descriptive correlation design using a cross sectional design. The population in this study were 86 diabetic patients. The sampling technique chosen by non probability sampling is the selection of samples that are not randomly done. With ConsecutiveSampling techniques. The chi-square test results show p value α 0,01 so Ha is accepted that there is a relationship between Family Support and Diet Compliance in Diabetes Militus patients. The conclusion of this study is the relationship of family support with dietary compliance in patients with diabetes mellitus
PENGARUH MENDENGARKAN ASMAUL HUSNA TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST TURP DI RSU KABUPATEN TANGERANG Nurhasanah Nurhasanah; Annisaa Fitrah Umara; Hikmah Hikmah
Jurnal JKFT Vol 5, No 2 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v5i2.3981

Abstract

Benign Prostat Hyperplasia (BPH) adalah salah satu penyakit tidak menular yang masih banyak ditemukan pada laki-laki. Di negara berkembang sebanyak 5,35% kasus BPH diantaranya diderita pada usia 60 tahun. Tindakan pembedahan yang sering digunakan dalam kasus BPH adalah Transurethral Reseksi Prostat (TURP). Salah satu manifestasi klinis yang sering terjadi akibat pembedahan adalah nyeri. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan dengan nonfarmakologis, salah satunya yaitu dengan teknik distraksi audio mendengarkan AsmaulHusna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan Asmaul-Husna Terhadap tingkat nyeri di RSU Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Pre-test dan Post Test, pengambilam sampel mengunakan teknik purposive sampling dengan 12 responden dengan Uji normalitas shapiro wilk statistic nilai kemaknaan <0,05 dan uji statistik Wilcoxon Matc Pair Test dengan taraf signifikan p value <0,05. Penelitian ini menunjukan bahwa tingkat nyeri sebelum intervensi menunjukkan nyeri sedang yaitu sebanyak 7 responden (58,3%) dan nyeri berat sebanyak 5 responden (41,7%) setelah dilakukan intervensi pasien yang mengalami nyeri ringan sebanyak 7 responden (58,3%) dan nyeri sedang sebanyak 5 responden (41,7%). Uji normalitas tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi adalah 0,000 dengan hasil uji Wilcoxon Match Pair Test p value = 0,01. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mendengarkan Asmaul-Husna terhadap tingkat nyeri pada pasien post TURP. Disarankan bagi pihak Rumah Sakit untuk dapat menjadikan Asmaul-Husna sebagai intervensi mandiri keperawatan dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien BPH
EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE ATC/DDD DAN PDD DENGAN DU 90% PADA PENDERITA ISPA NON PNEUMONIA DI PUSKESMAS KABUPATEN SAMPANG Rehmadanta Sitepu; Toni Tri Cahyono; Eva Monica
Jurnal JKFT Vol 5, No 1 (2020): Jurnal JKFT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkft.v1i1.2664

Abstract

Irrational use of antibiotics can cause an increase in morbidity and mortality, while also causing resistance to antibiotics. Evaluate the use of antibiotics aimed at reducing the use of antibiotics in ARI Non-Pneumonia as well as supporting government programs that the use of antibiotics for ARI non-pneumonia is no more than 20%. This research is descriptive in nature with a cross-sectional design and retrospective data collection in the January-September 2019 period. The data used are the use of antibiotics in Non-pneumonia ARI in the Sampang Regency. Evaluation of the use of this antibiotic using the ATC / DDD, PDD, PDD and DDD Comparison Ratio as well as 90% DU. There are 7 types of antibiotics used for Non-Pneumonia ISPA and 2 types of antibiotics included in DU90% are amoxicillin 500 mg by 44.63% and ciprofloxacin 500 mg by 44.58%. Quantitative data analysis using ATC / DDD shows that the most widely used antibiotic is amoxicillin 500 mg of 742.58 DDD / 1000 patient-days. Inappropriate use of antibiotics can increase the incidence of resistance. A policy is needed to control the use of antibiotics in Puskesmas to reduce antibiotic resistance and its side effects.

Page 7 of 18 | Total Record : 171