cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan Balita Di Posyandu Kelurahan Karondoran Kecamatan Ranowulu Kota Bitung Lely Toad; Sesca D. Solang; Linda A. Makalew
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.59 KB) | DOI: 10.47718/jib.v1i1.301

Abstract

Latar belakang : Posyandu merupakan perpanjangan tangan Puskesmas yang memberikan pelayanandan pemantauan kesehatan yang dilaksanakan secara terpadu. Berdasarkan cakupan gizi di kelurahanKarondoran balita yang datang melakukan kunjungan ke posyandu hanya sebesar 73 % (56 balita)dari seluruh jumlah balita yang ada yaitu 85 balita. Kehadiran ibu yang memiliki balita diharapkanteratur setiap bulannya di posyandu, dengan harapan dapat memaksimalkan kondisi kesehatan ibu danbalita.Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan balita diposyandu kelurahan Karondoran Kecamatan Ranowulu Kota Bitung.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik yang bersifat cross sectional. Jumlah sampel 85responden dan didapatkan total populasi. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner. Analisis datamenggunakan uji korelasi procduct moment dengan nilai kemaknaan (α) = 0,05.Hasil penelitian : menunjukkan pendidikan didapatkan nilai p = 0,094, umur anak didapatkan nilai p= 0,199, penghasilan keluarga didapatkan nilai p = 0,247 lebih besar dari α = 0,05 dengan demikianmaka dapat dikatakan H1 ditolak dan H0 diterima. pengetahuan didapatkan nilai p = 0,005, pada sikapdidapatkan nilai p (Sig. 2-tailed) = 0,000 yang lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian maka dapatdikatakan H0 ditolak dan Ha diterima.Simpulan : tidak ada hubungan pendidikan, umur anak dan penghasilan keluarga dengan kunjunganbalita di posyandu dan ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan kunjungan balita di posyandu.
Hubungan Pelaksanaan Asuhan Sayang Ibu Dengan Lamanya Persalinan Herly Kartini Tambuwun; Sandra Tombokan; Jenny Mandang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.628 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.302

Abstract

Latar Belakang : Asuhan sayang ibu adalah asuhan dengan prinsip saling menghargai budaya, kepercayaan, dan keinginan ibu. Pelaksanaan asuhan sayang ibu yang mendasar atau menjadi prinsip dalam proses persalinan meliputi pemberian dukungan emosional, pemberian cairan dan nutrisi, keleluasan untuk miksi dan defekasi, serta pencegahan infeksi. Semua hal tersebut digunakan sebagai antisipasi untuk menghindari terjadinya partus lama, partus tidak maju dan partus yang dirujuk.Tujuan : untuk mengidentifikasi pelaksanaan asuhan sayang ibu, mengidentifikasi lamanya persalinan pada empat kala persalinan, serta menganalisa hubungan pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan.Metode : penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan partograf, kemudian disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Sampel diambil dari total populasi yaitu semua ibu yang bersalin di Puskesmas Kolongan pada bulan Maret sampai Juni yang berjumlah 53 orang. analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa ibu-ibu bersalin yang dilakukan asuhan sayang ibu sebagian besar persalinannya normal 58%. Analisa data menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05%).Simpulan : ada hubungan antara pelaksanaan asuhan sayang ibu dengan lamanya persalinan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.
STUDI KASUS MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Dr. SAMRATULANGI TONDANO Friskilia Wongkar; Atik Purwandari; Jenny Mandang
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 1 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2013
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v1i1.303

Abstract

Latar Belakang : Menurut data Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007Angka Kematian Bayi 34 per 1000 kelahiran hidup. Penyebab kematian bayi di Indonesia salahsatunya bayi berat lahir rendah yaitu sebesar 29% yang merupakan penyebab pertama kematianbayi baru lahir. Di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano pada tahun 2012 kejadian BBLR 119 bayi(11,5%) dari 1029 kelahiran bayi dan pada bulan Januari sampai dengan 22 Februari tahun 2013kejadian BBLR 15 bayi (12,7 %) dari 118 kelahiran bayi.Tujuan : untuk mendapatkan gambaran secara umum bagaimana pelaksanaan manajemenasuhan kebidanan pada bayi berat lair rendah di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano.Metode : adalah pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan yang terdiri dari tujuhlangkah Varney yaitu : pengumpulan data, interpretasi data dasar, diagnosa potensial, tindakansegera, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Hasil penelitian : manajemen asuhan kebidanan menunjukan bahwa bayi K.M lahir prematurdengan bayi berat lahir rendah, potensial mengalami hipotermi karena kulitnya yang tipis,tubuhnya yang kecil dan dirawat dalam inkubator tidak hidup atau dalam keadaan rusak, selainitu reflek menghisap masih lemah potensial terjadi dehidrasi, sehingga dilakukan tindakan sesuaidengan keadaan pasien dan penyusunan rencana asuhan serta pelaksanaan asuhan menyeluruh,dalam pengevaluasian keadaan pasien menjadi lebih baik.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Ripca Aprisilia wenas; Anita Lontaan; Berthina H. Korah
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.861 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.304

Abstract

Latar Belakang : Tanda-tanda bahaya pada kehamilan merupakan suatu pertanda telah terjadinya masalah yang serius pada ibu hamil atau janin yang dikandungnya. Promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, mengindentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudah diberikan promosi kesehatan serta menganalisa pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil.Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain One-Group Pretest-Postest. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Juni 2014. di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Variabel bebas (Independent Variable) dalam penelitian ini adalah promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan. Variabel terikat (Dependent Variable) adalah pengetahuan ibu hamilHasil Penelitian : Hasil analisis dengan paired sample t-Test diperoleh nilai rata-rata pengetahuan ibu hamil sebesar 15,37 dan sesudah diberikan promosi kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan sebesar 21,06 dengan thitung adalah 16,371 dan signifikansi lebih kecil dari 5% (p= 0,000< 0,05).Kesimpulan : ada perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.
Faktor-Faktor Yang Menpengaruhi Kinerja Bidan Puskesmas Dalam Penanganan Ibu Hamil Risiko Tinggi di Kabupaten Pontianak Tahun 2012 Emy Yulianti
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i1.305

Abstract

Latar Belakang : Risiko tinggi kehamilan merupakan keadaan kehamilan yang terjadi penyimpangan dari normal, secara langsung menyebabkan kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Diperlukan deteksi dini oleh tenaga kesehatan dan masyarakat tentang adanya faktor risiko dan komplikasi, serta penanganan yang adekuat sedini mungkin. Berdasarkan data ibu hamil risiko tinggi / komplikasi yang ditangani dari tahun 2008 sampai dengan 2010 kurang dari 50% dibawah target Nasional (80%).Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi di kabupaten Pontianak.Metode : Jenis penelitian survey analitik pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh bidan Puskesmas 47 orang dari 14 Puskesmas di wilayah kabupaten Pontianak. Variabel bebas pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan dan motivasi. Variabel terikat kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi. Pengumpulan data dengan wawancara mengunakan kuesioner terstruktur dan pengamatan. Analisis data menggunakan Rank Spearman dan regresi logistik.Hasil : penelitian mayoritas Bidan Puskemas berusia antara 31 - 40 tahun (68,1%), pendidikan DIII Kebidanan (48,9%), masa kerja antara 11- 20 tahun (63,8%). Kinerja Bidan Puskesmas kategori baik (74,5%), berpengetahuan kurang (89,4%), keterampilan baik (61,7%), kepemimpinan baik (53,2%), motivasi baik (51,1%). Variabel berhubungan dengan kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi yaitu pengetahuan (p = 0,018 dan ρ= 0,345) keterampilan (p = 0,014 dan ρ= 0,357), kepemimpinan (p = 0,020 dan ρ= 0,338), motivasi (p = 0,026 dan ρ= 0,325). Hasil analisis multivariat variabel berpengaruh terhadap kinerja bidan puskesmas dalam penanganan ibu hamil risiko tinggi adalah keterampilan (p=0,041).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsi Di Ruang Bersalin BLU-RSUP. Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2013 Iyam Manueke; Martha D. korompis; Puradin Nurfitria
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.683 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.306

Abstract

Latar Belakang : Salah satu penyebab AKI (Angka Kematian Ibu) diseluruh dunia adalah preeklampsi, selain perdarahan, infeksi, dan aborsi tidak aman. Preeklampsi adalah hipertensi yang terjadi setelah kehamilan 20 minggu disertai proteiurine. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 di Indonesia frekuensi kejadian preeklampsi sekitar 3-10%. Survei awal yang dilakukan diruang bersalin BLU-RSUP. Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, angka kejadian preeklampsi tahun 2011 10% dan meningkat 12,4% pada tahun 2013.Tujuan :. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsi di ruang bersalin BLU-RSUP. Prof. Dr. R.D. Kandou Manado Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2013.Metode : penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional yang dilakukan dengan sampel berjumlah 376 ibu bersalin yang mengalami preeklampsi dari jumlah populasi 5.258 ibu bersalin tahun 2013. Data diperoleh dari data sekunder pada buku persalinan diruang bersalin. data diolah menggambarkan karakteristik dari masing-masing variabel melalui tabel distribusi frekuensi. Mengetahui hubungan variabel independent dan dependent menggunakan uji statistik Chi Square pada tingkat kemaknaan α=0,05 dengan tingkat kepercayaan 95%.Hasil : analisis secara bivariat untuk umur ibu diperoleh nilai ρ value= 0,014 dan hasil analisis secara bivariat paritas ibu memperoleh nilai ρ value=0,470.Kesimpulan ada hubungan umur ibu dengan kejadian preeklampsi, sebaliknya tidak ada hubungan paritas ibu dengan kejadian preeklampsi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Penolong Persalinan Di Desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat Amelia Donsu; Martha D Korompis
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 1 (2014): (JIDAN) Edisi Juli 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.48 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i1.307

Abstract

Latar belakang : Persalinan merupakan hal yang sangat kompleks karena disatusisi terjadi kebahagiaan menjelang kelahiran anak tetapi di sisilain terjadi resiko-resiko yang mungkin mengancam keselamatan ibu dan bayi. Di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat sebagian besar ibu bersalin memanfaatkan dukun sebagai penolong persalinannya dibandingkan dengan pemanfaatan penolong persalinan oleh tenaga kesehatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan penolong persalinan pada ibu bersalin di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat.Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang bersalin pada bulan September – Oktober 2013 di Desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat. Sampel yang digunakan adalah Quota sampling yaitu sampel dikumpulkan sampai mencapai jumlah yang diinginkan, jumlah sampel yang diinginkan adalah 50 responden.Hasil Penelitian : Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa faktor pengetahuan (ρ=0,006) dan dukungan suami (ρ=0,001) berhubungan signifikan terhadap pemanfaatan penolong persalinan, sedang kanfaktor status ekonomi tidak berhubungan signifikan dengan pemanfaatan penolong persalinan dengan nilai ρ=0,206.Kesimpulan : 58% ibu bersalin di desa Moyongkota Baru Kecamatan Modayag Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur memanfaatkan penolong persalinan oleh dukun/paraji dibandingkan ibu bersalin yang memanfaatkan penolong persalinan oleh bidan (14%) dan penolong persalinan olehdokter (28%).
Efektifitas Counterpressure Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif Persalinan Normal Di Rumah Sakit Advent Manado Seri Pasongli; Maria Rantung; Ellen Pesak
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v2i2.308

Abstract

Latar Belakang :Kondisi nyeri persalinan membuat sebagian ibu memilih cara yang paling gampang dan cepat untuk menghilangkan nyeri persalinan. Survei awal yang yang dilakukan pada 23 ibu inpartu di Rumah Sakit Advent Manado didapatkan 3 ibu yang memilih untuk dilakukan operasi untuk menghilangkan nyeri persalinan dan 2 ibu yang memilih untuk dilakukan epidural anesteri untuk menurunkan intensitas nyeri persalinan. Nyeri persalinan dapat ditangani dengan cara sederhana seperti counterpressureTujuan untuk mengidentifikasi intensitas nyeri ibu inpartu kala I fase aktif persalinan normal sebelum dan sesudah dilakukan countepressure.Metode : penelitian ini bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest dengan jumlah populasi 110 orang dan sampel 15responden. Analisa data menggunakan uji Paired Samples T Test.Hasil penelitian : Menunjukkan nyeri persalinan sebelum dilakukan masase counterpressure berada pada skala 9-10 (100%) . dan setelah dilakukan masase counterpressure nyeri menurun paling besar pada skala 3-6 sebanyak 13 responden (86,7%). Analisa data menunjukkan signifikansi lebih kecil dari 5% (p=0,000<0,05).Kesimpulan : counterpressure efektif untuk menurunkan intensitas nyeri kala I fase aktif persalinan normal di rumah sakit advent manado
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim Di Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara Sarce Pinontoan; Sesca D. Solang; Sandra G.J. Tombokan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.231 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.309

Abstract

Latar Belakang : Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah suatu alat atau benda yang dimasukkan kedalam Rahim yang sangat efektif, reversible dan berjangka panjang, dapat dipakai pada semua perempuan usia. AKDR merupakan suatu metode kontrasepsi yang dapat digunakan jangka panjang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) di Puskesmas Tatelu Kab. Minahasa Utara.Metode : Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi adalah seluruh akseptor KB di Wilayah kerja Puskesmas Tatelu Kabupaten Minahasa Utara yang berjumlah 2622 ibu. jumlah sampel yang digunakan adalah 96 orang yang didapatkan dengan teknik sampling : simple random sampling.Hasil penelitian : Sebagian besar responden tidak menggunakan AKDR yaitu 67 orang (69,8%), terdapat hubungan antara variabel paritas dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,003, tidak terdapat hubungan antara variabel pendidikan dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,745 dan terdapat hubungan antara variable pengetahuan dengan penggunaan AKDR dengan nilai (p) = 0,000.Kesimpulan : Sebagian besar responden tidak menggunakan AKDR, ada hubungan antara paritas dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), Ada hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR), tidak ada hubungan antara pendidikan ibu dengan penggunaan AKDR.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa Hertje Salome Umboh; Telly Mamuaya; Freike S.N. Lumy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2014
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.262 KB) | DOI: 10.47718/jib.v2i2.310

Abstract

Latar Belakang :Komplikasi kehamilan salah satunya adalah mual dan muntah atau dikenaldengan Hiperemesis Gravidarum. Dampak Hiperemesis Gravidarum yaitu dehidrasi yangmenimbulkan konsumsi O2 menurun, gangguan fungsi liver dan terjadiIkterus, terjadi perdarahan pada Parenkim liver sehingga menyebabkangangguan fungsi umum alat-alat vital dan menimbulkan kematian.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas Tompaso Kabupaten Minahasa.Metode :Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Retrospektif study. Populasi dan sampel yang digunakan adalah seluruh ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum yang tercatat dalam buku register tahun 2011 – 2013 di Puskesmas Tompaso.Hasil penelitian :Hasil penelitian menunjukkan uji statistik bahwa umur, pendidikan, paritas dan jarak kehamilan berhubungan dengan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil (nilai p value < 0,005). Kesimpulannya adalah semua variabel bebas mempunyai hubungan dengan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil. Berdasarkan penelitian ini hubungan yang paling bermakna adalah variabel pendidikan dengan p value 0,000.Kesimpulan :1) Ada hubungan yang bermakna (p = 0,001) antara Umur dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, 2) Ada hubungan yang bermakna (p = 0,000) antara Pendidikan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, 3) Ada hubungan yang bermakna (p = 0,001) antara Paritas dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum, 4) Ada hubungan yang bermakna (p = 0,001) antara Jarak Kehamilan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil di Puskesmas Tompaso, Kabupaten Minahasa Induk.

Page 2 of 19 | Total Record : 189