JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Articles
189 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia
Atik Purwandari;
Freike Lumy;
Feybe Polak
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v4i1.350
Latar Belakang : Anemia dalam kehamilan masih merupakan masalah kronik di Indonesia terbukti dalam prevalensi pada wanita hamil persentase mencapai 63,5%. Dalam empat tahun terakhir prevalensi anemia tidak menunjukan penurunan yang cukup berarti. Anemia pada kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas.Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu hamil trimester III yang mengalami anemia dan memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa pada tahun 2009-2010 yang berjumlah 56 ibu hamil. Alat ukur yang digunakan adalah buku register PWS KIA Puskesmas Tonsea Lama Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa tahun 2009-2010. Analisis data menggunakan uji statistik Non Parametrik yaitu chi-Square.Hasil : Hasil uji statistik, didapatkan ada hubungan signifikan antara paritas dengan tingkat anemia. Nilai X² = 14.761 dan p = 0.005 IK 95 % = 0.006 – 0.010, ada hubungan signifikan antara umur dengan Tingkat anemia. Nilai X² = 16.967 dan p = 0.002 IK 95 % = 0.001 – 0.003, ada hubungan signifikan antara kunjungan ANC dengan tingkat anemia. Nilai X² = 8.719 dan p = 0.013 IK 95 % = 0.011 – 0.015, ada hubungan signifikan antara konsumsi tablet zat besi dengan tingkat anemia. Nilai X² = 11.059 dan p = 0.004 IK 95 % = 0.009 – 0.013, tidak ada hubungan antara pendidikan dengan tingkat anemia.Kesimpulan : ada hubungan paritas,umur, kunjungan ANC dan konsumsi tablet zat besi.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil
Sandra Tombokan;
Jelly Neltje Bokau;
Sjenny Olga Tuju
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v4i1.351
Latar Belakang : Salah satu upaya percepatan penurunan AKI adalah pelayanan antenatal. Pengawasan antenatal merupakan cara untuk mendukung kesehatan ibu hami, dan dapat mendeteksi secara dini tanda bahaya pada kehamilan. Peran bidan pada saat pelayanan antenatal adalah melakukan promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan, dengan adanya promosi kesehatan diharapkan akan mempengaruhi masyarakat, baik individu maupun kelompok untuk berperilaku hidup sehat, dengan memanfaatkan fasilitas kesehatan.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil .Metode : Penelitian ini menggunakan metoda penelitian yang bersifat deskriptif analitik yang berupaya mencari pengaruh antara variabel. Deskriptif analitik ini menggunakan desain penelitian One-Group Pretest-Postest untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil . Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil pada bulan Januari dan Februari 2013 Di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa, dengan total populasi, 55 ibu hamil. Data diperoleh melalui kuesioner yang di isi oleh ibu hamil. Analisa menggunakan Uji paired t-testHasil : penelitian pada 55 responden didapatkan perbedaan pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil ,sebelum dan sesudah promosi kesehatan. Hasil analisa dengan uji t berpasangan menunjukkan nilai rerata berdasarkan promosi kesehatan pre-test adalah 34,8 dan setelah promosi kesehatan 58,02 (post-test),hasil uji statistic menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (p=0,0001) artinya ada pengaruh promosi kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kawangkoan Kabupaten Minahasa.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Proses Penyembuhan Luka Post Sectio Caesarea
Dian Nurani;
Femmy Keintjem;
Fredrika Nancy Losu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (189.742 KB)
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.352
Latar belakang: Penyembuhan luka adalah proses penggantian dan perbaikan fungsi jaringan yangrusak. Infeksi menghambat proses penyembuhan luka sehingga menyebabkan angka morbiditas danmortalitas bertambah besar.Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan proses penyembuhan luka postsectio caesarea (post SC ).Metode: Penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalahkeseluruhan jumlah ibu post SC yang dirawat di Irina D Atas RSUP Prof.Dr.R.D. Kandou Manadoberjumlah 186 orang dengan sampel 127 orang yang diambil secara accidental sampling.Pengumpulan data diperoleh dari status pasien dan lembar observasi dalam bentuk check list. Analisisdata menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian: Hasil uji Chi-Square untuk usia ibu, nilai p value = 0.019 (p < 0.05), anemia pvalue = 0.009 (p < 0.05), penyakit penyerta (DM) nilai p value = 0.038 (p < 0.05).Kesimpulan: Ada hubungan antara usia, anemia dan penyakit penyerta (DM) dengan prosespenyembuhan luka post SC.
Hubungan Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih
Nourita M.M. Rotie;
Sandra Tombokan;
Syuul K. Adam
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.353
Latar Belakang : Banyak perempuan mengalami kesulitan didalam menentukan pilihan jeniskontrasepsi. Hal ini tidak hanya karena terbatasnya metode yang tersedia, tetapi juga olehketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan tingkatpendidikan ibu dengan penggunaan metode kontrasepsi efektif terpilih di Puskesmas Lolak KabupatenBolaang Mongondow.Metode : Jenis penelitian merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionalstudy. Populasi yang digunakan adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Lolak yang berjumlah 1183ibu, sampel penelitian 15% yang berjumlah 177 responden. Pengumpulan data menggunakankuesioner dan analisa data dengan uji statistik Chi Square.Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup yaitu 92responden (52%), berpendidikan kategori menengah yaitu berjumlah 81 responden (45,8%), sebagianbesar tidak menggunakan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih yaitu 94 responden (53,1%).Kesimpulan : ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan tingkat pendidikan ibu denganpenggunaan Metode Kontrasepsi Efektif Terpilih di Puskesmas Lolak Kabupaten BolaangMongondow.
Karakteristik Pekerja Seksual Komersial dan Kejadian Penyakit Menular Sesual
Chritina Manurung;
Martha Korompis;
Iyam Manueke
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.354
Latar Belakang : Karakteristik kepribadian pekerja seks komersial (PSK) memiliki cara berpikir yangtidak terorganisir dengan baik dan kurang realistis. Di Kota Bitung terjaring 625 PSK menjajakan diridilokasi tertentu dan tidak langsung seperti di café dan pub. Laporan pada tahun 2012 terdapat 523 kasumPMS yaitu rasio laki-laki 128 orang dan perempuan 395 orang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran karakteristik PSK dengan kejadian PMSMetodePenelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang bersifat deskriptifyaitu untuk melihat karakteristk PMS dengan kejadian PSK di Kota Bitung. Populasi penelitian ini adalahkeseluran PSK di Kta Bitung berjumlah 625 dan sampel cara pengambilan sampel dengan accidentalsamplingHasil Penelitian : Kejadian PMS dari PSK yang positif menurut umur terbanyak adalah 20-35 tahun(23%), responden yang positif PMS menurut pendidikan terbanyak pada SMA (16%) sedangkanresponden negative PMS terbanyak berpendidikan SMP (35%) dan SMA (37%), responden positif PMSmenurut pengetahuan yang baik (18 %) dan kurang (5 %) sedangkan yang negative PMS berpengetahuanbaik (77%) dan responden yang tingkat pendapatan tinggi yang terkena positif PMS pada tingkat yaitu 3responden (7%) tingkat pendapatan yang rendah yaitu 7 responden (16 %) dan responden yang negativePMS yang berdapatan tinggi yaitu 5 responden (7 %) dan rendah 28 responden (70%).Kesimpulan : Bagi PSK untuk selalu dapat melakukan pemeriksaan kesehatan atau check up secara rutinpada fasilitas kesehatan agar terhindar dari PMS, bagi petugas kesehatan untuk dapat melakukanpemeriksaan continue untuk semua PSK sekaligus melakukan inspeksi mendadak pada tempat-tempatyang dicurigai adanya prostitusi yang terselubung dan perlu dilakukan komunikasi, informasi, danedukasi oleh berbagai pihak agar para PSK dapat kembali kejalan kehidupan yang normal.
Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah
Veronica Magdalena Pinontoan;
Sandra G.J. Tombokan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (112.527 KB)
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.355
Latar belakang : Keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan ditentukan dan diukur denganangka kematian ibu dan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia menurutsurvei demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 tercatat 32 per 1000 kelahiran hidup.Penyebab kematian bayi terbanyak disebabkan oleh bayi berat lahir rendah (BBLR). Kejadian BBLRmempengaruhi tingginya angka kesakitan dan kematian bayi. Salah satu faktor penyebab BBLRadalah faktor ibu, yakni umur ibu < 20 dan >35 tahun serta paritas 1 dan ≥ 4.Tujuan : untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah diruangan NICU RSUP Prof.Dr.R.D.Kandou Manado.Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan case control dengan jumlahsampel 184 dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling serta analisis datamenggunakan uji chi square yakni nilai kemaknaan α = 0,05.Hasil penelitian: hubungan umur ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ value = 0,001 (α <0,005), sedangkan hubungan paritas ibu dengan kejadian BBLR diperoleh nilai ρ value = 0,137 (α >0,005).Simpulan : ada hubungan usia, dan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian BBLR.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Tenaga Kesehatan Tentang Pencegahan Infeksi Pada Prtolongan Persalinan
Tahiru Yohana;
Berthina H. Korah;
Robin Dompas
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.356
Latar Belakang : Salah satu penyebab kematian ibu dan bayi baru lahir adalah infeksi, yangsebenarnya dapat dicegah melalui penerapan pencegahan infeksi. Risiko infeksi pada ibu, bayi danpenolong persalinan akan meningkat apabila nakes tidak mematuhi prosedur pencegahan infeksi padasaat menangani pasien terutama pada saat pertolongan persalinan. Pencegahan infeksi tersebut bisa dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap dari tenaga kesehatan.Tujuan : untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap tenaga kesehatan tentangpencegahan infeksi pada pertolongan persalinan di kamar bersalin RSUP Prof. Dr.R.D. KandouManado.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan rancangan penelitiancross sectional. Populasi tenaga kesehatan yaitu doktert dan bidan yang bertugas di kamar bersalinRumah Sakit Umum Pusat Prof Dr. R.D. Kandou Manado sebanyak 85 orang, sampel 70 orangyang diambil dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dananalisis data menggunakan korelasi rank spearman dengan derajat kepercayaan 95% (α : 5%) .Hasil Penelitian : diperoleh nilai r = 0,414 dan p = 0,000,Kesimpulan : terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori sedang antara pengetahuan dengansikap nakes tentang pencegahan infeksi pada pertolongan persalinan di kamar bersalin RSUPProf. Dr.R.D. Kandou Manado
Pengaruh Penyuluhan Tentang Mobilisasi Dini Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Post Sectio Caesarea
Intan Meyty Megawati Tongkukur;
Telly Mamuaya;
Kusmiyati Kusmiyati
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.357
Latar Belakang : Pemenuhan kebutuhan informasi pada pasien merupakan salah satu indikatorkualitas pelayanan kesehatan rumah sakit yang bertujuan untuk mempercepat penyembuhan,pemulihan kesehatan, mencegah komplikasi dan kecacatan, mempersingkat hari perawatan denganmelakukan upaya promotif seperti memberikan penyuluhan tentang mobilisasi dini pasca operasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang mobilisasi diniterhadap peningkatan pengetahuan ibu post sectio caesreaMetode : Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment menggunakan desain one-grouppretest-post test yang dilakukan terhadap 30 responden yang ditentukan secara Accidental sampling,metode penelitian ini memiliki 1 kelompok eksperimen. Pengumpulan data diperoleh daenganmenggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji statistik paired simple t test dengankemaknaan α = 0,05.Hasil penelitian : Hasil uji statistik dengan menggunakan uji t dependen diperoleh hasil signifikansisebesar 0,000 atau p value < α yaitu 0,000 < 0,05. Hasil perhitungan nilai t hitung 12.092 > dari ttabel 2,045. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima.Kesimpulan : Terdapat pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu post sectiocaesrea tentang mobilisasi dini Di RSUD Datoe Binangkang Kotamobagu.
Pengaruh Promosi Kesehatan Tentang Kanker Serviks Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu
Marlina Lumowa;
Jenny Mandang;
Freike Lumy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.08 KB)
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.358
Latar Belakang : Kanker serviks merupakan kanker yang menyerang area serviks atau leher rahim,yaitu area bawah rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Kanker serviks ada setiap tahun danmenyebabkan kematian. Tingginya tingkat kematian akibat kanker serviks antara lain disebabkankarena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kanker serviks sehingga kesadaran masyarakatdeteksi dini pun masih rendah. Penelitian iniTujuan : bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang kanker serviks terhadappeningkatan pengetahuan ibu di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Umum BethesdaGMIM Tomohon.Motode Penelitian :penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu untuk mengetahui variabelbebas (promosi kesehatan tentang kanker serviks) terhadap variabel terikat (pengetahuan). Jumlahpopulasi 371 dengan pengambilan sampel sebanyak 56 responden. Pengumpulan data menggunakankuesioner diberikan kepada responden yang telah menadatangani informed consent (persetujuan untukmenjadi responden), dilaksanakan setiap hari Senin-Sabtu pada minggu ke 2 dan ke 3 Juni 2014.Analisis data menggunakan uji t pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05).Hasil Penelitian : Hasil uji Paired sample t-test pada penelitian ini adalah 7,841 dengan tarafsignifikansi 0,000,ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara tingkat pengetahuanibu sebelum diberikan promosi kesehatan dan setelah diberikan promosi kesehatan ( p < 0,05 ).Kesimpulan: ada pengaruh promosi kesehatan tentang kanker serviks terhadap peningkatanpengetahuan ibu di Poliklinik Kebidanan dan Kandungan Rumah Sakit Umum Bethesda GMIMTomohon.Sehingga disarankan bagi Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon untuk lebihmenggiatkan program promosi kesehatan secara terjadwal/rutin,dan bagi responden untuk terusberupaya meningkatkan pengetahuan tentang kanker serviks agar mendeteksi sedini mungkin penyakitkanker serviks.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Dengan Frekuensi Kunjungan Antenatal Care
Sumanti Nona Nae;
Agnes Montolalu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47718/jib.v3i1.359
Latar Belakang : Kehamilan, persalinan, dan menyusukan anak merupakan proses alamiah bagikehidupan seorang ibu dalam usia produktif. Ketidak patuhan dalam pemeriksaan kehamilan dapatmenyebabkan tidak dapat diketahuinya berbagai komplikasi yang dapat mempengaruhi kehamilanatau komplikasi hamil sehingga tidak segera dapat diatasi.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III denganfrekuensi kunjungan antenatal care.Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik, dengan desain cross- sectionaladalah mengkaji hubungan pengetahuan ibu hamil trimester III dengan frekuensi kunjunganantenatal care di Puskesmas Manganitu Kecamatan Manganitu Kabupaten Sangihe, terhadap 55responden. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner. Analisa data menggunakan ujipearson product moment.Hasil : penelitian menunjukkan dari 55 responden, 70,91% yang berpengetahuan baik, 29,09%berpengetahuan cukup, dan tidak ada yang berpengetahuan kurang. Melakukan kunjungan antenatalcare lengkap 35 responden (63,64%), kunjungan antenatal care tidak lengkap 20 responden 36,36%.Hasil uji pearson product moment didapat p Correlation = 0,847** > 0,345. Ada hubungan antarapengetahuan ibu hamil trimester III dengan frekuensi kunjungan antenatal care.