cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Perawatan Payudara Pada Masa Kehamilan Dan Pemberian Asi Eksklusif Syull K Adam; Martha D. Korompis; Getruida B H Alow
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.631

Abstract

Latar belakang : Perawatan payudara pada masa kehamilan adalah salah satu bagian penting yang harus diperhatikan sebagai persiapan untuk menyusui nantinya. Payudara perlu dipersiapkan sejak masa kehamilan sehingga bila bayi lahir dapat segera berfungsi dengan baik. Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia cenderung menurun, salah satunya di sebabkan oleh kegagalan untuk memulai proses menyusui. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perawatan payudara masa kehamilan dan pemberian ASI Eksklusif di RSU Bethesda GMIM Tomohon. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik bersifat studi retrospektif. Jumlah sampel 79 orang dan ditentukan secara purposive sampling Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian : uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perawatan payudara pada masa kehamilan dengan pemberian ASI Eksklusif.
Analisis Implementasi Program Kesehatan Ibu Dan Anak (Kia) Di Puskesmas Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kota Manado Tahun 2014 Ellen Pesak; Bongakaraeng Bongakaraeng
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.562 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i2.632

Abstract

Latar Belakang : Program Kesehatan Ibu an Anak merupakan kegiatan yang meliputi upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitasi. Di Kota Manado terjadi penurunan cakupan pelaksanaan Program Kesehatan Ibu an Anak selama dua tahun berturut-turut (2009 2010). Tujuan : Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi Program Kesehatan Ibu dan Anak di puskesmas wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Manado. Metode : penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif. Informan utama adalah 3 orang perawat dan 1 orang perawat gigi. Informan triangulasi adalah 4 orang Kepala Puskesmas, 4 orang Guru UKS SD, dan Kasie Kesga DKK Manado. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi menggunakan chek list dan studi dokementasi. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa Implementasi program KIA di puskesmas masih ada yang tidak sesuai jadwal dalam pelaksanaannya. Komunikasi ke pihak sekolah belum tersampaikan dengan jelas, masih ada yang tidak menggunakan juknis dalam melaksanakan program KIA. Sumberdaya berupa tenaga, dana, dan fasilitas masih belum mencukupi kebutuhan program KIA. SOP pelaksanaan program KIA belum ada secara tertulis.
Pengetahuan dan Sikap Pasangan Usia Subur dengan Pemanfaatan Kontrasepsi Keluarga Berencana Robin Dompas; Kusmiyati Kusmiyati; Fredrika N. Losu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.633

Abstract

Latar Belakang : Kontrasepsi dibutuhkan untuk membatasi jumlah penduduk dunia dan menjamin ketersediaan sumber daya alam sehingga menjaga kualitas hidup manusia. Mengambil keputusan yang tepat untuk sebuah keluarga yang terencana bukanlah hal yang mudah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap Pasangan Usia Subur dengan pemanfaatan Kontrasepsi Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Singkil Dua Kota Manado. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi 1.099 pasangan, sampel penelitian 15% berjumlah 165 reponden Pasangan Usia Subur yang tinggal di Kelurahan Singkil Dua Kota Manado. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data dengan uji statistik Spearman’s rho. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang kontrasepsi KB baik 140 PUS (84,8%). Responden yang memiliki sifat positif tentang kontrasepsi KB 142 PUS (86,6%). Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan pengetahuan dan sikap Pasangan Usia Subur dengan pemanfaatan Kontrasepsi Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Singkil Dua Kota Manado. Kesimpulan : sebagian besar responden menggunakan kontrasepsi KB 134 PUS (81,2%) meskipun masih ada Pasangan Usia Subur 31 PUS (18,8%) yang tidak menggunakan kontrasepsi KB.
Hubungan Pendidikan Dan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Penggunaan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (KIA). Amelia Donsu; Sandra G J Tombokan; Agnes Montolalu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.634

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya yang dikembangkan Depkes RI dalam rangka mengurangi angka kesakitan, resiko tinggi, kematian maternal dan neonatal adalah mengupayakan pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui penggunaan buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Buku KIA merupakan buku catatan dan informasi tentang kesehatan ibu dan anak yang terdiri dari beberapa kartu kesehatan dan kumpulan berbagai materi penyuluhan KIA. Data Puskesmas Sagerat menunjukan bahwa masih banyak ibu hamil di wilayah kerja belum menggunakan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Metode : Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi berjumlah 149 ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan di Puskesmas Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Sampel adalah ibu hamil yang datang memeriksakan kehamilan lebih dari 1 kali dan membawa buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berjumlah 60. Teknik pengambilan sampel dengan kriteria inklusi dan ditentukan secara proporsional random sampling. Alatukur yangdigunakanya itu kuesioner dan checklist. Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan nilai kemaknaan (α) = 0,05. Hasil penelitian : Ada hubungan pendidikan dan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), uji statistik didapatkan nilai (p value) = 0,013 nilai koefisien korelasi Rank Spearmen (r) sebesar 0,3. Hubungan pengetahuan dan penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), uji statistik didapatkan nilai(p value) = 0,000 nilai koefisien korelasi Spearman rho(r) sebesar 0,527 yang lebih kecil dari α = 0,05 dengan demikian maka dapat dikatakan H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : ada hubungan pendidikan dan pengetahuan ibu hamil dengan penggunaan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Puskesmas Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung.
Sikap Ibu Nifas Tentang Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado Iyam Manueke; Berthina H. Korah
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.636

Abstract

Latar Belakang : Salah satu program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah yaitu Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat IMD masih jarang dipraktikkan. Inisiasi menyusu setelah satu jam pertama kelahiran dini dapat menyelamatkan 30.000 bayi di indonesia yang biasanya meninggal pada bulan pertama setelah kelahirannya. Tujuan : untuk mengidentifikasi Sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado. untuk menggambarkan sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskritif. Populasi adalah seluruh ibu nifas yang ada di wilayah Puskesmas Bahu Kota Manado sebanyak 417 orang. Besar sampel diambil 10% dari populasi yaitu 42 responden. Analisis untuk mengetahui sikap Ibu Nifas tentang Pelaksanaan IMD di Puskesmas Bahu Kota Manado digunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian : sikap responden tentang inisiasi menyusu dini adalah sikap positive sebanyak 21 (70%) dan sikap negatif sebanyak 9 (30%). Perlu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap responden tentang Pelaksanaan IMD oleh petugas di Puskesmas Bahu Kota Manado.
Pengaruh Penyuluhan Imunisasi Campak Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Veronica Frida Bomboa; Meildy E. Pascoal; Freike Lumy
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i2.330

Abstract

Latar Belakang: Imunisasi sebagai salah satu cara preventif untuk mencegah penyakit melalui pemberiakekebalan tubuh yang harus diberikan secara menyeluruh. Oleh sebab itu penting adanya mobilisasimasyarakat dalam hal pemberian penyuluhan kesehatan mengenai imunisasi campak agar orang tuamemahami benar manfaat imunisasi campak1.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penyuluhan imunisasi campakterhadap peningkatan pengetahuan da sikap ibu di Puskesmas Tuminting Kecamatan Tuminting KotaManado.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yaitu suatu penelitian yangmelakukan kegiatan percobaan untuk mengetahui gejala yang timbul dari perlakuan tertentu. Eksperimendilakukan tanpa kelompok pembanding. Jumlah sampel 60 orang. Pengumpulan data dilakukan dengancara memberikan perlakuan yaitu kepada ibu-ibu yang memiliki anak usia 11-24 bulan menggunakanmetode penyuluhan kesehatan. Analisis data dengan menggunakan uji Paired Samples T-Test.Hasil : Menunjukkan tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan kesehatan paling besar padakategori kurang sebesar 71,7% dan setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan responden palingbesar ada pada kategori baik sebesar 51,7%. Analisa data menunjukkan signifikansi ( 0,0001 ) lebih kecildari 0,05 ( α ). Sedangkan sikap sebelum diberikan penyuluhan paling besar ada pada kategori kurang (56,7%), dan setelah dberikan penyuluhan sikap responden paling besar ada pada kategori baik sebesar (80% ). Analisa data menunjukkan signifikansi ( 0,0001 ) lebih kecil dari 0,05 ( α ).
Hubungan Pengetahuan Ibu Yang Memiliki Anak Umur 12 – 23 Bulan Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Anita Lontaan; Sesca Solang; Femmy Keintjem; Sjenny Olga Tuju
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v4i2.635

Abstract

Latar Belakang : Setiap tahun diperkirakan jutaan anak di Indonesia tertular penyakit menular, seperti : tuberkulosis, difteri, pertusis, tetanus dan campak, dengan kematian 120.000 setiap tahun. Hal ini sebenarnya tidak perlu terjadi oleh karena penyakit tersebut dapat dicegah dengan Imunisasi pada bayi dan balita dengan lengkap serta diberikan sesuai jadwal. Angka kematian akibat tetanus adalah 19,3%, difteri, polio, campak sebesar 9,4%. Di Puskesmas Teling Atas Kota Manado pada tahun 2012 dari 231 sasaran bayi/balita imunisasi HBO (58,9%) dan Campak (85%) belum memenuhi target nasional (>90%). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu yang memiliki anak umur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Atas Kota Manado. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini menganalisis hubunganpengetahuan ibu yang mempunyai anak berumur 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar. Populasipenelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak umur 12-23 bulan yang berjumlah 231 sasaran, sampel penelitian berjumlah 70. Cara pengambilan sampel adalah accidental sampling.Dengan analisis statistik uji chi-square (X2), program SPSS versi 17.00. Hasil penelitian : Hasil Uji Chi Square (x2) hitung = 11.0 dan nilai p =. 0.001. Nilai (x2) tabel = 3.84, maka nilai (x2) hitung > (x2) tabel dan nilai p < 0.05, artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu yang memiliki anak 12-23 bulan dengan pemberian imunisasi dasar di Puskesmas Teling Kota Manado. Hal ini menunjukkan semakin tinggi pengetahuan ibu, maka semakin baik tingkat kesadaran ibu untuk membawa anak diimunisasi, sehingga imunisasi dasar lengkap.Kegiatan penyuluhan /pendidikan kesehatan tentang imunisasi dasar pada saat kegiatan posyandu hendaknya tetap dilaksanakan serta mengaktifkan sweeping imunisasi bayi/anak di Puskesmas Teling Atas Kota Manado.
Determinan Penerapan Inisiasi Menyusu Dini Oleh Bidan Berdasarkan Evidence Based Di Puskesmas Rawat Inap Kota Tomohon Ellen Pesak; Fredrika Nancy Losu; Widiyah Sulawesiana
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 5 No 1 (2017): Edisi Juli - Desember 2017
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v5i1.761

Abstract

Latar Belakang : Inisiasi Menyusu Dini di Sulawesi Utara tahun 2010 menunjukkan 20,0 % dan pada tahun 2013 menjadi 29,0 %, hanya meningkat 9% selama kurun waktu 2 tahun sedangkan target WHO dikatakan baik jika mencapai 50 – 89 %, ini berarti target belum tercapai. Studi pendahuluan di Puskesmas Rawat Inap Kota Tomohon dilakukan dengan cara observasi, masih ditemukan tindakan persalinan langsung memisahkan bayi dari ibunya setelah dilahirkan, ini berarti tidak menerapkan inisiasi menyusu dini. Tujuan : Untuk mengetahui determinan penerapan inisiasi menyusu dini oleh bidan berdasarkan evidence based. Metode : Jenis penelitian yang dipakai adalah Survei Analitik. Design yang digunakan adalah cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 42 bidan di Puskesmas Rawat Inap Kota Tomohon, Cara pengambilan sampel berdasarkan besar populasi yang berjumlah 42 bidan. Hasil Penelitian : Sebagian besar bidan dengan kategori pengetahuan baik dan tidak menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 32 bidan (76,2%) dan bidan dengan kategori pengetahuan kurang juga tidak menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 10 bidan (23,8%) sedangkan bidan dengan kategori pendidikan baik dan menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 4 bidan (100,0%) dan bidan dengan kategori pendidikan kurang dan menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu tidak ditemukan. Kesimpulan : Sebagian besar bidan dengan kategori pengetahuan baik tidak menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 32 bidan (76,2%) dan bidan dengan kategori pengetahuan kurang juga tidak menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 10 bidan (23,8%) sedangkan bidan dengan kategori pendidikan baik menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu 4 bidan (100,0%) dan bidan dengan kategori pendidikan kurang menerapkan IMD berdasarkan evidence based yaitu tidak ditemukan.
Metode Kanguru Terhadap Fungsi Fisiologis Bayi Berat Lahir Rendah Atik Purwandari; Sandra GJ Tombokan; Negin Lidya Clara Kombo
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 2 (2019): Edisi Januari - Juni 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v6i2.815

Abstract

Latar Belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memperhatikan usia gestasi. Kelahiran dengan BBLR disebabkan oleh banyak faktor meliputi faktor janin, ibu dan plasenta. Pada BBLR yang harus dilakukan pemeriksaan fungsi organ tubuhnya, sebelum mencapai berat yang cukup bayi BBLR memerlukan perawatan intensif dalam inkubator, biaya perawatan yang cukup tinggi dan membutuhkan tenaga kesehatan yang berpengalaman. Sebagai solusi pemberian perawatan metode kanguru (PMK). Perawatan bayi baru lahir dengan meletakkan bayi dada ibu (kontak kulit) sehingga suhu tubuh bayi tetap hangat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PMK terhadap fungsi fisiologis BBLR di RSUP Prof Dr. R.D Kandou Manado. Metode : Jenis penelitian ini adalah pre experimental design yang dilakukan terhadap 25 sampel yang ditentukan secara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi sebelum dan setelah dilakukan PMK. Hasil : Analisa bivariat menunjukkan adanya pengaruh PMK terhadap fungsi fisiologis BBLR diantanya suhu badan sebelum diberikan PMK = 36,316 setelah diberikan PMK nilai mean untuk suhu badan = 36,684, nilai t = 13,677 (p = 0,000), denyut jantung sebelum diberikan PMK memperoleh nilai mean = 97,48 setelah diberikan PMK nilai mean untuk denyut jantung = 121,440, nilai t = 17,078 (p = 0,000), dan saturasi oksigen sebelum diberikan PMK memperoleh nilai mean = 88,080 setelah diberikan PMK memperoleh nilai mean untuk saturasi oksigen = 94,320, nilai t = 9,774 (p = 0,000). Analisis data menggunakan uji t berpasangan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitan yang didapat diharapkan PMK yang dilakukan di RSUP Prof Dr. R.D Kandou Manado, bisa dijadikan sebagai tindakan rutin yang dilakukan kepada BBLR bila kondsi bayi memungkinkan dilakukan PMK, dan sebaiknya memiliki rumah singgah bagi ibu yang memiliki bayi yang masih dirawat, agar lebih mudah mengunjungi bayinya.
Metode Teman Sebaya (Peer Group) Berdampak Terhadap Persepsi Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Cory C Situmorang; Maria Wattimena; Fredrika N Losu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 2 (2019): Edisi Januari - Juni 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v6i2.817

Abstract

Latar Belakang : Kesehatan reproduksi merupakan masalah yang penting untuk mendapatkan perhatian terutama dikalangan remaja. Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan persepsi siswa/siswi SMA Negeri 1 Kota Sorong tentang kesehatan reproduksi dengan menggunakan metode peer group (teman sebaya). Jenis penelitian adalah studi Quasi Experiment dengan rancangan pre test and post test one group desaign, sampel yang digunakan adalah 30 responden. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa, diperoleh nilai P 0,000 < 0,05 maka Ha diterima, artinya terdapat perbedaan persepsi siswa/siswi SMA Negeri 1 Kota Sorong tentang kesehatan reproduksi dengan metode peer group (teman sebaya). Kesimpulan : Penelitian ini menyimpulkan, metode peer group dapat digunakan bukan hanya untuk member informasi tentang kesehatan reproduksi saja melainkan bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.

Page 8 of 19 | Total Record : 189