cover
Contact Name
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan)
Contact Email
jidanmanado@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jidanmanado@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan)
ISSN : 23391731     EISSN : 25811029     DOI : -
Core Subject : Health,
Jidan (Jurnal Ilmiah Bidan), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the midwifery area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Arjuna Subject : -
Articles 189 Documents
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Robekan Jalan Lahir Pada Ibu Bersalin Stella Pasiowan; Anita Lontaan; Maria Rantung
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v3i1.360

Abstract

Latar belakang : Rupture perineum adalah robekan yang terjadi di garis tengah dan biasa menjadiluas apabila kepala janin lahir terlalu cepat. Penyebab kematian ibu adalah perdarahan yang salahsatunya disebabkan oleh laserasi jalan lahir.Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan robekan jalan lahir pada ibubersalin di ruangan kebidanan Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. V. L Ratumbuysang Manado.Metode : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Carapengambilan sampel dengan teknik Porpusive Sampling Jumlah sampel 68 ibu. Pengumpulan datadiperoleh melalui kuesioner selanjutnya dianalisa menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian : Uji Chi-Square untuk umur ibu dengan p value = 0.098 (p < 0.05), beratbadan bayi nilai p = 0.000 (p ˂ 0.05), paritas nilai p = 0.006 (p < 0.05).Kesimpulan : Tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian robekan jalan lahir, ada hubunganberat badan bayi dengan kejadian robekan jalan lahir. ada hubungan paritas dengan kejadian robekanjalan lahir.
Pengaruh Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Terhadap Pengetahuan Tentang Persiapan Persalinan Sorongan Lucia; Atik Purwandari; Ellen Pesak
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.831 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.361

Abstract

Latar belakang : Penyebab kematian ibu ditandai dengan hal-hal non teknis yang masuk kategoripenyebab mendasar seperti rendahnya status wanita, ketidak berdayaannya dan taraf pendidikanrendah. Kondisi ini dipengaruhi pula oleh kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenaikomplikasi/penyulit pada masa kehamilan. Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar bersamatentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untukmeningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatannifas, perawatan bayi baru lahir, mitos dan penyakit menular.Tujuan : penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan kelas ibu hamil terhadappengetahuan tentang persiapan persalinan.Metode : Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain penelitian One-Group Pretest-Postest.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil Trimester III pada bulan Januari 2013 diPuskesmas Tanoyan Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow berjumlah 36 ibu hamil.Data diperoleh melalui kuesioner. Analisis menggunakan Uji paired t-test.Hasil : penelitian menunjukkan nilai rerata berdasarkan pelaksanaan kelas ibu hamil pre-test adalah43,83 dan setelah pelaksanaan kelas ibu hamil 48,47 (post-test), adanya perbedaan yang bermakna(p=0,000 < α 0,05). Kesimpulan ada pengaruh pelaksanaan kelas ibu hamil terhadap pengetahuantentang persiapan persalinan di Puskesmas Tanoyan Kecamatan Lolayan Kabupaten BolaangMongondow.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Pemeriksaan Kehamilan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Verawaty Lamama; Sisca D. Solang; Martha D. Korompis
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.23 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.362

Abstract

Latar belakang : Tingginya angka kematian ibu sangat erat kaitannya dengan masalah kesehatan ibuhamil, bersalin dan nifas. Penyebab tingginya kesakitan dan kematian ibu yang terjadi selama proseskehamilan, persalinan dan nifas dapat dicegah melalui upaya pemeriksaan kehamilan. Kebijakanprogram kunjungan pemeriksaan kehamilan dilakukan paling sedikit 4 kali selama kehamilan, sesuaidengan anjuran World Health Organization.Tujuan : penelitian ini untuk mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sebelum dilakukan penyuluhantentang pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Tungoi Kecamatan Lolayan Kabupaten BolaangMongondow dan mengidentifikasi pengetahuan ibu hamil sesudah dilakukan penyuluhan tentangpemeriksaan kehamilan di Puskesmas Tungoi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow.Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan eksperimen ialahmodel penelitian dengan melakukan intervensi (perlakuan) pada subjek penelitian untuk mengetahuihasil perubahannya setelah diperlakukan oleh intervensi itu. Rancangan ini tidak ada kelompokpembanding (kontrol). Jumlah sampel 52 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan caramemberikan perlakuan yaitu ibu hamil menggunakan metode penyuluhan. Analisis data denganmenggunakan uji Paried Samples T- Test dengan taraf signifikan α = 0,05.Hasil penelitian : Nilai rata – rata (mean) pada kelompok eksperimen pre test adalah 9,25 dan nilairata – rata (mean) post test adalah 18,94. Hasil analisa data dengan uji Paired Samples T-Test yaitu P= 0,000 berarti P < α, dengan demikian dengan tingkat kemaknaan (α) : 0,05, didapatkan nilaisignifikan (p) lebih kecil dari α maka dikatakan hipotesis penelitian diterima.Simpulan : ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaankehamilan. Untuk itu perlu menjadikan penyuluhan tentang pemeriksaan kehamilan sebagai kegiatanrutin pada kelas ibu hamil dan kunjungan rumah.
Media Informasi Cenderung Meningkatkan perilaku seks Pada Remaja SMP di Jakarta Selatan Gusti Ayu Tirtawati
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Juli 2015
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.082 KB) | DOI: 10.47718/jib.v3i1.363

Abstract

Latar Belakang : Tingginya angka kehamilan pada remaja di Indonesia saat ini dan mengalamipeningkatan dari tahun ke tahun. Sebanyak 18.3% remaja siswa SMP dan SMA di Jakarta, rawanterkena penyakit menular seksual tingginya angka seks bebas di Jakarta, menjadikan Jakarta masuktiga besar kota se Indonesia dengan jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi.Tujuan : penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya dengan perilaku seksremaja pada siswa SMP Jakarta Selatan tahun 2014.Metode : Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubunganantara peran teman sebaya dengan perilaku seks remaja. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas9 SMPN 37 dan SMP PGRI Jakarta Selatan berjumlah 209 orang, pengambilan sampel dilakukandengan menggunakan simple random sampling.Hasil : penelitian menunjukkan perilaku seks pra nikah ditemukan pada remaja SMP usia 13 – 16tahun, remaja laki-laki 4 kali lebih bersiko berperilaku seks negatif dibandingkan remaja perempuan,pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan dampaknya diperoleh hasil cukup baik,kemudahan mengakases media informasi cenderung meningkatkan perilaku seks negative dan tidakada hubungan peran sebaya dengan perilaku seks pada remaja SMP setelah memperhitungkan faktorjenis kelamin remaja.Kesimpulan : Penelitian ini merekomendasikan Dinas Pendidikan Jakarta Selatan diharapkan dapatmelibatkan guru dan orang tua untuk berperan aktif memamantau kegiatan murid atau putra putrinyadi dalam dan luar sekolah untuk mencegah resiko perilaku seksual remaja.
Peningkatan Kadar Hb Pada Kejadian Anemia dengan Pemberian Sirup Kalakai Sofia Mawaddah
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 1 (2018): Edisi Juli-Desember 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v6i1.600

Abstract

Latar Belakang : Sebagian besar remaja puteri menderita defisiensi Fe dan anemia Fe karena meningkatnya kebutuhan Fe selama masa pertumbuhan. Akibat jangka panjang anemia defisiensi besi pada remaja puteri adalah apabila remaja puteri nantinya hamil, maka ia tidak akan mampu memenuhi zat-zat gizi bagi dirinya dan juga janin dalam kandungannya serta pada masa kehamilannya. Sebagian besar masyarakat, Kalakai hanya dimanfaatkan sebagai sayuran yang tumbuh di sekitar tempat tinggal mereka untuk melengkapi konsumsi pangan diolah dengan cara direbus, bening, oseng, dan lain-lain. Salah satu cara pemanfaatan Kalakai adalah dengan mengolah Kalakai menjadi sirup.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar Hb pada kejadian anemia dengan kejadian anemia dengan pemberian sirup kalakai.Metode : penelitian ini menggunakan Quasy eksperiment. sampel adalah mahasiswa pada Prodi DIV Kebidanan Poltekkes Palangka Raya sebanyak 10 orang. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Paired T Test.Hasil : uji statistik dengan uji t sebesar -6.859 dengan probabilitas sebesar 0.000. Hal ini dapat diketahui bahwa probabilitas < alpha (2.5%), sehingga H0 ditolak. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa kadar Hb mahasiswa yang mengalami anemia sesudah pemberian sirup kalakai lebih tinggi dibandingkan kadar Hb sebelum pemberian sirup kalakai. Sebagai rekomendasi dari hasil penelitian adalah sirup kalakai bisa menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kadar Hb.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Di Manado Elisabeth M.F. Lalita
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 1 (2018): Edisi Juli-Desember 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.351 KB) | DOI: 10.47718/jib.v6i1.601

Abstract

Latar Belakang : Preeklampsia merupakan salah satu masalah medis yang menyebabkan morbiditaspada ibu dan janin serta penyebab kematian pada ibu. Preeklampsia ialah penyakit yang ditandai dengantekanan darah tinggi (hipertensi), pembengkakan jaringan (edema), dan ditemukannya protein dalamurin (proteinuria) yang timbul karena kehamilan. Faktor-faktor risiko preeklampsia antara lain faktorumur, paritas, status gizi, riwayat hipertensi, riwayat keluarga, riwayat preeklampsia/ eklampsia danpemeriksaan antenatal.Tujuan : untuk mengidentifikasi faktor risiko kejadian preeklampsia.Metode : Jenis penelitian ialah observasional dengan rancangan case-control study. Tempat penelitiandi laksanakan di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado, dengan jumlah sampel 44 kasus dan 44 kontrol.Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square, selanjutnya dilakukan jugaanalisis multivariat menggunakan uji regresi logistik ganda.Hasil : menunjukkan bahwa 1) terdapat hubungan yang signifikan antara umur, paritas, riwayathipertensi, riwayat keluarga, riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia; 2) tidak terdapathubungan antara obesitas dan pemeriksaan antenatal dengan kejadian preeklampsia; Disarankan untukinstansi unit pelayanan kesehatan yang ada di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado dalam pengelolaanPelayanan Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) agar dapatdilakukan dengan cepat sehingga kasus preeklampsia pada ibu hamil dapat terdeteksi sedini mungkindan dapat tertangani oleh tenaga kesehatan dengan tepat.
Pengaruh Pemberian Kalsium Terhadap Tekanan Darah Pada Ibu Hamil Dengan Hipertensi Eline Charla Sabatina Bingan
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 1 (2018): Edisi Juli-Desember 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v6i1.627

Abstract

Latar Belakang: Salah satu keadaan patologis yang sering terjadi pada ibu adalah Hipertensi Dalam Kehamilan (HDK), yang berakibat fatal apabila tidak terdeteksi secara dini sehingga mengarah kepada preeklamsia. Berbagai uji klinis dilaporkan kejadian hipertensi hingga preeklampsia menjadi berkurang dengan pemberian suplementasi kalsium, tekanan darah menjadi rendah, dengan pemberian kalsium.Tujuan: Mengetahui Pengaruh Pemberian Kalsium terhadap Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi mengikuti proses pemeriksaan kehamilan pada ibu hamil dengan hipertensi. Perlakuan dengan pemberian susu berkomposisi kalsium 40% kemudian diobservasi tekanan darah selama 3 hari. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Panarung Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah dari tanggal 1 Maret 2018 sampai dengan 25 Mei 2018. Besar sampel dalam penelitian ini 26 responden. Uji statistik dengan menggunakan Chi-Square.Hasil: Berdasarkan uji statistik menunjukkan bahwa nilai Sig.(2-tailed) 0,000 < 0,05 maka ada hubungan antara pemberian kalsium dengan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi.Kesimpulan: Pemberian kalsium, usia dan riwayat keturunan secara statistik terbukti berhubungan dengan tekanan darah pada ibu hamil, rekomendasi kalsium sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi tekanan ibu hamil.
Hubungan Pengetahuan Dengan Kinerja Bidan Dalam Penerapan Standar Pelayanan Antenatal Care 10 T Feilan Carolina Lasut; Amelia Donsu
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 1 (2018): Edisi Juli-Desember 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jib.v6i1.628

Abstract

Latar belakang : Antenatal Care (ANC) merupakan layanan kesehatan yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang sudah terlatih untuk ibu hamil selama masa kehamilan, sesuai dengan Standar Pelayanan Kebidanan. Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012 mencatat Angka Kematian Ibu (AKI) naik dari 228 menjadi 359 per 100.000 kelahiran hidup. Data yang diperoleh dari Puskesmas Popayato Timur dan Popayato Induk tahun 2016 jumlah ibu hamil 524 orang, tahun 2017 K1 183 orang dan K4 141 orang,Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kinerja bidan dalam penerapan standar pelayanan antenatal care 10T di wilayah kerja Puskesmas Popayato Timur dan Popayato Induk Kabupaten Pohuwato Gorontalo Tahun 2017.Metode : Jenis penelitian ini bersifat survei analitik dengan desain kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian ini meliputi seluruh bidan yang ada di Puskesmas Popayato Timur dan Popayato Induk Kabupaten Pohuwato berjumlah 32 orang, yang semuanya dijadikan sampel. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square.Hasil : penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan kinerja bidan dalam penerapan standar pelayanan antenatal care 10 T di wilayah kerja Puskesmas Popayato Timur dan Popayato Induk Kabupaten Pohuwato Gorontalo tahun 2017 pada tingkat signifikansi 0.001 (p < 0.05). rekomendasi agar bidan ataupun petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Popayato Timur dan Popayato Induk meningkatkan ilmu pengetahun terkait dengan pelayanan ANC serta melengkapi fasilitas kesehatan sesuai standar pelayanan ANC 10 T
Pijat Laktasi Dan Pijat Oksitosin Terhadap Onset Laktasi Di Kota Palangka Raya Cia Aprilianti
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 6 No 1 (2018): Edisi Juli-Desember 2018
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.438 KB) | DOI: 10.47718/jib.v6i1.629

Abstract

Latar Belakang : Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk merangsang hormon oksitosin agar terjadi onset laktasi adalah dengan dilakukan pijat pada ibu postpartum. Pijat yang dimaksud ialah pijat laktasi dan pijat oksitosin.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan onset laktasi pada ibu postpartum dengan jenis pijat yang diberikan.Metode : Desain penelitian menggunakan Quasy Eksperimen, dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design. Besar sampel 40 ibu postpartum di Praktik Mandiri Bidan (PMB) di Kota Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji Chi Square dan regresi logistik berganda.Hasil : Ibu yang mendapatkan pijat laktasi semakin besar kemungkinan onset laktasinya cepat. Ibu yang mendapatkan pijat laktasi, 75% mengalami onset laktasi lebih cepat. Dari nilai OR dapat disimpulkan bahwa ibu yang mendapatkan pijat laktasi mempunyai kecenderungan dengan onset laktasi cepat sebesar 5.57 kali lebih besar dibandingkan ibu yang mendapatkan pijat oksitosin. Disimpulkan onset laktasi pada ibu postpartum yang mendapatkan pijat laktasi lebih cepat daripada ibu postpartum yang mendapatkan pijat oksitosin. Inisiasi menyusu dini, paritas, dan indeks masa tubuh terbukti tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap onset laktasi pada ibu postpartum. Rekomendasi pijat laktasi menjadi salah satu layanan dalam praktik bidan mandiri.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemeriksaan Kehamilan Di Puskesmas Tanoyan Kabupaten Bolaang Mongondow Resia Paputungan; Sesca D. Solang; Henry Imbar
JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Bidan (JIDAN) Edisi Desember 2016
Publisher : POLTEKKES KEMENKES MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.641 KB) | DOI: 10.47718/jib.v4i2.630

Abstract

Latar Belakang : Peningkatan pelayanan kesehatan antenatal dipengaruhi oleh pemanfaatan pengguna pelayanan antenatal. Tidak dimanfaatkannya sarana pelayanan antenatal dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti : tingkat pendidikan ibu yang rendah, ketidakmampuan dalam hal biaya, lokasi pelayanan yang jaraknya terlalu jauh atau petugas kesehatan tidak pernah datang secara berkala.Di samping faktor ibu hamil sendiri untuk memeriksakan kehamilanya maka,faktor biaya,petugas pelayanan kesehatan, sarana dan fasilitas kesehatan yang tersedia merupakan faktor yang dapat berpengaruh terhadap keberhasilan cakupan ibu hamil. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kunjungan K4 untuk tahun 2012 masih kurang yaitu 68,1 %. Metode : Jenis penelitian deskriptik analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dan dianalisa menggunakan SPSS uji korelasi spearmen rank rho. Populasi penelitian adalah 76 ibu hamil, Jumlah sampel adalah 76 ibu hamil di wilayah Puskesmas Tanoyan,Kabupaten Bolaang Mongondow. Hasil penelitian : didapatkan dengan usia terbanyak < 20dan>35 tahun 56 responden, pendidikan terbanyak adalah pendidikan dasar 35 responden dan menurut pekerjaan 51 responden terbanyak tidak bekerja. Untuk jarak terbanyak ≤ 3 km yaitu 56 responden, pendapatan Rp.≥1.550.00 46 keluarga. Usia ibu hamil, pendidikan, pendapatan keluarga dan Jarak kefasilitas kesehatan di hubungkan dengan pemeriksaan kehamilan dianalisis dengan menggunakan uji spierman rho dan hasil yang diperoleh untuk usia nilai p= 0,000 < 0,05 atau r hitung = 0,672, pendidikan nilai p = 0,000 < 0,05 atau r hitung = 0,874, pendapatan nilai = 0,000 < 0,05 atau r hitung 0,652, jarak nilai p = 0,000 < 0,05 atau r hitung 0,740. Kesimpulan : terdapat hubungan yang bermakna kearah positif antara usia ibu hamil, pendidikan, pendapatan dan jarak dengan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Tanoyan Kabupaten Bolaang Mongondow, Perlu adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan sesuai standar yaitu 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II dan 2 kali pada trimester III sehingga dapat meningkatkan cakupan pelayanan K4.

Page 7 of 19 | Total Record : 189