cover
Contact Name
Parlindungan Pandapotan Marpaung
Contact Email
parlindungan.reni@gmail.com
Phone
+6282166899866
Journal Mail Official
simbolonsilvi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1 Pamulang Barat-Pamulang Tangerang Banten
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Piston: Journal of Technical Engineering
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 25413511     EISSN : 26862247     DOI : http://dx.doi.org/10.32493/pjte.v5i2.19158
Core Subject : Engineering,
Ansor Salim Siregar, Mulyadi Mulyadi, Syaiful Arief Analisis Kegagalan Laminasi Komposit Epoksi/Serat Karbon Pada Sayap Pesawat Tanpa Awak DOI: 10.32493/pjte.v5i2.18596 Parlindungan Pandapotan Marpaung, Herbert H. Rajagukguk Energi Mekanik Penggerak Poros Magnet Rotor Alternator untuk Pembangkit Listrik AC DOI: 10.32493/pjte.v5i2.19158
Articles 219 Documents
Effect of Cold Plasma Treatment on Physical Properties of Multilayer Plastics for Polymer Asphalt Applications Dimas Agung Setiaji; Mochamad Chalid; Tomy Abuzairi; Maurice Efroza; Adam Febriyanto Nugraha
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v6i1.20771

Abstract

Multilayer plastic waste continues to increase due to the ever-growing consumption and needs of the global citizen and is one of the most challenging types of waste to recycling because of its nature. The accumulation and indiscriminate disposal of waste can pose a potential risk of environmental problems. A solution that can be implemented is to mix bitumen and waste polymer as asphalt manufacturing. Despite its advancement in research, many potential parameters are still to be discovered to achieve optimal results. Through cold plasma treatment, a surface treatment may occur at the multilayer polypropylene that causes the change from hydrophobic to hydrophilic properties. Treating the polymer with cold plasma will provide good hydrophilic properties without changing the overall chemical and thermal properties of the sample. This will result in an alternative aggregate for the bitumen for asphalt manufacturing. Bitumen coupled with the addition of plastic still provides an optimal hardness and ductility, meanwhile having a more economically viable manufacturing process than other processes.
Correlations between Structural and Hardness of Fe-50%Al Coating Prepared by Mechanical Alloying Didik Aryanto; Toto Sudiro; Agus Sukarto Wismogroho
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3185

Abstract

Fe-50%Al coatings were deposited on the surface of low-carbon steel using mechanical alloying technique at different milling times. The correlation between structure and hardness of coating before and after heat treatment was investigated. At the milling time of less than 180 min, the coating has an elongated lamellar structure. The size of elongated lamellar structure decreased with increasing milling times which led to an increase in the hardness value of coating. After heat treatment, the coating transformed to FeAl intermetallic phase with a denser structure and uniform in the composition. It affected the hardness of coating. The hardness value of all samples after heat treatment was higher than coating after milling. The hardness of coating was strongly influenced by the morphology and phase of coating.
Pengaruh Waktu Tahan ketika Proses Thermo Mechanical Controlled Process (TMCP) terhadap Sifat Mekanik dan Fenomena Anneal Hardening Paduan Cu-Zn 70/30 Eka Febriyanti; Amin Suhadi; Ahmad Fadli; Rini Riastuti
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v4i1.7352

Abstract

Paduan Cu-Zn 70/30 memiliki sifat konduktivitas panas dan listrik yang sangat baik serta mampu bentuk yang baik. Cu-Zn 70/30 sangat luas digunakan sebagai core dan tank radiator otomotif, komponen amunisi, maupun perangkat bangunan dan arsitektur. Thermo-Mechanical Controlled Processing (TMCP) adalah salah satu metode rangkaian pengontrolan pemanasan dan pembentukan dengan tujuan meningkatkan kualitas sifat material. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan metode TMCP dengan canai hangat untuk meningkatkan sifat mekanik paduan Cu-Zn 70/30. Proses canai dilakukan dengan metode bolak-balik dengan deformasi sebesar 60% (30%-30%) dimana pada setiap pass-nya paduan Cu-Zn dipanaskan terlebih dahulu pada temperatur 300°C dengan waktu tahan berbeda mulai dari 30, 60, dan 120 menit. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa dengan semakin lamanya waktu pemanasan dan kemudian dideformasi lebih lanjut maka terjadi penurunan mencapai 36,5 μm yang berpengaruh pada peningkatan kekerasan sebesar 174,12 HV dan kekuatan tarik mencapai 525,4 MPa pada waktu tahan 120 menit. Ditambah lagi, terdapat indikasi adanya fenomena Anneal Hardening karena tersegregasinya atom terlarut pada dislokasi atau batas butir sehingga memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap nilai kekerasan dan kekuatan tarik paduan Cu-Zn 70/30.
Piston: Journal of Technical Engineering Journal Manager
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v5i1.14920

Abstract

PENGARUH PENAMBAHAN LOGAM Ni PADA PROSES PEMADUAN LOGAM Al TERHADAP SIFAT FISIS DAN SIFAT MEKANIK Mohammad Sjahmanto
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v2i2.3608

Abstract

Paduan Al-Ni dibuat melalui proses metalurgi serbuk denagn menggunakan komposisi (dalam % berat) 98% Al- 2% Ni, 97 % Al-3%Ni, 95% Al-5 % Ni dan 95 % Al-8% Ni. Kedua bahan baku ditimbang sesuai dengan komposisi kemudian dicampur dan digiling menggunakan High Energy Milling (HEM) selama 30 menit. Campuran serbuk kemudian dicetak membentuk pelet berdiameter 18 mm dan ketinggian 36 mm menggunakan mesin hidraulik dengan gaya sebesar 10 tonf. Pelet yang dihasilkan selanjutnya dilakukan proses sintering menggunakan tungku vakum dengan suhu sintering 650oC dan waktu penahanan selama 1 jam. Selanjutnya dilakukan karakterisasi yang meliputi pengukuran bulk density, kekerasan dan kuat tekan, dan analisa struktur kristal menggunakan XRD. Hasil pengujian diperoleh bahwa penambahan Ni dari 5 % dan 8 % dapat memberikan peningkatan yang signifikan terhadap nilai densitas, kekerasan dan kuat tekan. Peningkatan ini disebabkan terbentuknya fasa AlNi, dimana berdasarkan hasil pengujian XRD untuk sampel dengan 2 % Ni hanya terbentuk fasa Al, sedangkan sampel dengan 5 % dan 8 % Ni diperoleh fasa dominan fasa Al dan fasa minor adalah fasa AlNi.
Pengaruh Komposisi Na2CO3 Terhadap Sifat Fisis, Magnet pada Magnet Ba-Ferit Ramlan Ramlan
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v4i2.9635

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan magnet Ba-ferit menggunakan adiktif Na2CO3. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh komposisi bahan adiktif terhadap sifat fisis, sifat magnet dan struktur kristal. Komposisi bahan adiktif yang digunakan adalah 0%, 0.5%, 1%, dan 1.5%. Penelitian ini dimulai dengan bahan ditimbang massa masing-masing 30 gram. Preparasi sampel dilakukan melalui metode metallurgi serbuk, dengan tahapan sebagai berikut : tahapan penimbangan dan pencampuran menggunakan ball mill selama 3 jam, kemudian dilanjutkan proses pengeringan dengan menggunakan oven dan dilanjutkan dengan proses pencetakan pellet dengan penambahan bahan perekat 5% PVA. Proses pencetakan dilakukan menggunakan mesin hydraulic press dengan gaya 8 tonf ditahan selama 1 menit. Selanjutnya dilakukan proses sintering menggunakan vacum furnance deng n h C dengan waktu penahanan 1 jam. Sampel yang telah disentering dilakukan pengujian meliputi : densitas, porositas, dan XRD. Hasil dari pengukuran densitas dan porositas diperoleh bahwa penambahan bahan adiktif meningkatkan densitas dan menurunkan porositas. Hasil analisa XRD menunjukkan 3 fasa yaitu fase BaFe12O19, Na2O dan Fe3O4. Hasil perhitungan ukuran Kristal diperoleh nilai perbandingan selisih ukuran yang kecil, maka bahan aditif tidak mempengaruhi ukuran Kristal.
Kata Pengantar dan Daftar Isi Vol. 1 No. 1 Fifit Astuti
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i1.3232

Abstract

Kata Pengantar dan Daftar Isi Vol. 4 No. 1 Journal Manager
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v4i1.9206

Abstract

Perancangan Alat Pemotong Tulang Daging Dengan Chainsaw Skala Industri Rumahan Albert Daniel Saragih; Muhammad Rifqi Aliftyo; Deni Mulyana
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v6i1.19493

Abstract

The technique of bones saw was used by many traders still uses the conventional method, namely with a butcher knife. To make cutting more efficient, bone saw machines are created which are widely marketed. However, the use of these tools is considered inefficient because during operation the meat attached to the bones will move into the machine through the cutting tool so that the motor work becomes heavy and even the cutting tools are prone to breaking, then the electrical power required is large enough to make traders use more conventional methods. This manufacturing technique aims to produce designs and working drawings of meat bone cutting machines and the components needed. Bone cutting machines are designed to be used by various groups of bone traders, market traders or home-based traders to increase production and use low electrical power. The machine was designed to be more efficient than the previous by modifying the cutting tool using a saw type, namely a chainsaw with a low electrical power of 550 Watt or equivalent to 0.75 HP and a blade speed of 2500 rpm. The machine was designed to use a spring to raise the machine automatically. The dimension of 800 mm × 700 mm × 1415 mm has double safety that is protected by a cover and a lever to provide distance between the machine and the operator.
Pengaruh Jumlah Sudu Turbin Angin Savonius Terhadap Unjuk Kerja Generator (Single Phase) Magnet Permanen NdFeB Anggito Pringgo Tetuko; Candra Kurniawan; Sunardi Sunardi; Ahmad Wahid; Perdamean Sebayang
Piston: Journal of Technical Engineering Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/pjte.v1i2.3198

Abstract

Telah berhasil dibuat disain dan konstruksi turbin angin savoniuspada generator (single phase)magnet permanen NdFeB. Variasi jumlah sudu turbin masing-masing dibuat sebanyak 4, 8 dan 16 buah, dengan sumber fluida(angin) yangberasaldari turbo fan (220V/50Hz – 98W). Pada penelitian ini akan dilihat korelasi antara kecepaatan angin terhadap kecepatan putar generator, output tegangaan tanpa dan dengan beban lampu LED5W, arus listrik dan daya listrik yang dihasilkan generator tersebut. Hasil unjuk kerjagenerator (single phase)magnet permanen NdFeBterhadap pengaruh jumlah sudu turbin relatif linier, baik terhadap kecepatan putar generator, output tegangan, arus dan daya listrik. Korelasi ini menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada kecepatan angin 6,5 m/s dan jumlah sudu turbin sebanyak 16 buah, masing-masing menghasilkan kecepatan putar generator, output tegangan tanpa dan dengan beban, arus dan daya listrik adalah 120rpm, 44,3V, 109,8V, 100mA dan 4W. Generator (single phase)magnet permanen NdFeByang dihasilkan dapat digunakan sebagai lampu darurat terutama pada jalan tol.