cover
Contact Name
Rajab Ritonga
Contact Email
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
ISSN : 08534470     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific periodical, the journal is subject to standard provisions of peer reviews conducted by Communication Scholars from various universities.
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
Dinamika Negosiasi Identitas Budaya Pasangan Beda Suku dalam Pernikahan di Yogyakarta Nurbayti Nurbayti; Dwi Pela Agustina; Kartika Sari Yudaninggar
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.274

Abstract

Negosiasi identitas pasangan Suku Jawa dan Luar Jawa dalam rumah tangga yang menetap di Yogyakarta tidak lantas melepaskan mereka dari konflik nilai. Dinamika negosiasi identitas kesukuan tetap terjadi baik antara pasangan, maupun interaksi dengan pihak keluarga besar dari kedua belah pihak. Menggunakan teori negosiasi identitas budaya dan menggunakan metode deskriptif kualitatif peneliti mewawancarai secara mendalam tiga pasang suami istri. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Luar Jawa lebih menggunakan gaya komunikasi konteks rendah untuk menyelesaikan masalah, sedangkan pasangan suku Jawa lebih menggunakan komunikasi konteks tinggi serta cenderung menghindari konflik. Selanjutnya nilai religiusitas lebih kaku untuk dinegosiasikan pihak istri, sebab terindikasi keharusan untuk mengikuti nilai yang diyakini suami maupun keluarga suami. Temuan penelitian adalah suami lebih dapat menegoasiasikan identitas gendernya di lingkungan keluarga istri, dibandingkan istri di keluarga suami.
Strategi Penyampaian Pesan Melalui Instagram @Tautaufestival dalam Membangun Kesadaran dan Kepercayaan Khalayak Kirana Aufa Visiaditya; Manda Aulia Yudies; Marsha Nurfitria Azzahra; J.A. Wempi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.276

Abstract

Tau Tau Festival merupakan sebuah festival musik yang digarap oleh Seraya Group. Sebagai salah satu festival musik yang masih terhitung baru, Tau Tau Festival menggunakan media sosial Instagram untuk membangun kesadaran dan kepercayaan khalayaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penyampaian pesan melalui instagram @tautaufestival dalam membangun kesadaran dan kepercayaan khalayak. Penelitian dilakukan menggunakan teori komunikasi Lasswell, dengan pendekatan kualitatif evaluatif dan metode wawancara, studi literatur, dan observasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyampaian pesan yang dilakukan oleh admin Instagram Tau Tau Festival dinilai mampu memberikan informasi yang sangat efektif kepada khalayak, serta berperan untuk membangun kesadaran dan kepercayaan dalam meningkatkan hubungan yang erat antara pihak Tau Tau Festival dengan khalayak selaku pengunjung acara.
Representasi Perempuan dalam Film Sewu Dino Karel Juan Pradipta; Erfina Nurussa'adah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.277

Abstract

Film is a mass communication medium that can display messages in audio and visual form simultaneously aimed at a particular group. As a form of mass media, films are also used to convey ideology to the general public. So quite a few women in films are positioned as inappropriate subjects. The film Sewu Dino is a horror film that features many female characters in it. This film is a film that still views women as negative subjects because the image of the majority of female characters is depicted as weak, oppressed both physically and psychologically. The aim of this research is to see how the image of women is depicted in the horror film Sewu Dino through the signs displayed. This research uses a qualitative approach using Roland Barthes' semiotic method. As a result of this research, the author explains the representation of women's images along with the signs or symbols in the film Sewu Dino. So that viewers of the film Sewu Dino or readers of this research can understand the meaning of the denotation, connotation and myth of the representation of the image of women depicted in the film Sewu Dino, which is depicted through their physical image such as long hair and brown skin color which is in accordance with Stuart's theory of representation. Hall is reflective. Then from the psychological image, women basically have a gentle nature, have a nurturing nature, and a high level of affection, which is in accordance with Stuart Hall's representation theory, namely intentional. As well as the depiction of the social image of women in which women are depicted as having a lower position than men and only carrying out the burdens given to them so that in the end they tend to be discriminated against, oppressed, and then make them become victims and are often depicted as ghosts in films which is in accordance with Stuart's representation theory. Hall is constructional.
Strategies of Youth Anti-Drug Activists in Promoting National Drug Prevention Programs to Mitigate Substance Abuse Among Influencers Arif Hidayat; Nurul Hasfi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.280

Abstract

The purpose of this study is to ascertain the tactics, chances, and difficulties that the Bengkulu City National Narcotics Board has faced when educating the younger generation (Gen Z) about P4GN. The concept of the Berlo SMCR communication model is employed in this study's descriptive qualitative analysis to describe the tactics, possibilities, and difficulties faced by PUPAN Bengkulu in spreading P4GN information. The study's informants were chosen using the snowball sampling approach. Techniques for gathering data included recordkeeping, interviews, and observation. The strategies employed in data analysis include data reduction, data visualisation, and conclusion drawing. PUPAN Bengkulu uses a communication strategy that is carried out through the creation of strategic plans, their implementation, evaluation, and management. Prior to distributing P4GN material, PUPAN Bengkulu first identifies and selects the resource person. It next ascertains the intended recipient of the P4GN material and composes the message in accordance with the recipient. The media and communication channels that PUPAN Bengkulu uses to spread P4GN information are selected based on the kind of media that the general public accesses most frequently. PUPAN Bengkulu has a number of obstacles, including a shortage of manpower, inadequate facilities and infrastructure, geographic limitations, and difficulties mobilising large numbers of people during the epidemic.
Analisis Isi Kualitatif Budaya Kuliner Rijjstafel dalam Tayangan YouTube Kisarasa Nunik Hariyanti; Yusrina Dinar Prihatika; Hesti Ningrum Safitri; Husnul Khotimah; Jirayudh Sinthuphan; Mufid Salim
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.282

Abstract

Penelitian ini membahas program documenter kuliner di YouTube,  Kisarasa yang dipandu oleh Chef Juna dan Chef Renata. Dalam teori representasi milik Stuart Hall dijelaskan keterlibatan antara penggunaan gambar, bahasa, tanda maupun simbol-simbol untuk mengekspresikan makna. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi isi konten dalam mendeskripsikan budaya kuliner YouTube di Kisarasa dengan judul “Rijsttafel, Sisa Jejak Kolonialisme di Tanah Batavia”.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi kualitatif. Pada bidang komunikasi, metode penelitian isi kualitatif berfokus pada analisis konten teks atau pesan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah tayangan program YouTube Kirarasa dengan sample penelitian berjudul “Rijjstafel, Sisa Jejak Kolonialisme di Tanah Batavia” sebagai medium representasi budaya kuliner rijjstafel.Hasil penelitian ini menunjukkan isi konten YouTube Kisarasa  merepresentasikan bagaimana budaya kuliner rijjstafel di masa lampau. Bentuk yang muncul terlihat dari konsep budaya kuliner yang terdiri dari apa dan bagaimana makanan yang baik untuk dimakan, kombinasi makanan yang pantas, cara penyajian yang pantas, waktu yang pantas untuk makanan, peralatan yang tepat digunakan untuk makan dan etiket dalam penyajian makan yang baik. Sajian gambar yang tersaji dalam video ini memiliki kecenderungan serupa atau merepresentasikan dengan bentuk rijjstafel di masa lampau.
Pemanfaatan Informasi Polusi Plastik pada Media Sosial terhadap Perilaku Konsumsi Hijau Generasi Z Rizki Briandana; Nindyta Aisyah Dwityas; Rustono Farady Marta; Sri Hesti; Kristina Nurhayati
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.283

Abstract

Polusi plastik telah mengancam kelestarian lingkungan dan ekosistem. Isu polusi plastik masuk dalam program SDGs global maupun SDGs Indonesia. Intervensi untuk mengurangi sampah plastik menjadi agenda penting mengingat di Indonesia sendiri infrastuktur dan teknologi belum mampu mengejar laju urbanisasi, diperparah dengan kesadaran masyarakat yang masih kurang terhadap pentingnya mengolah sampah rumah tangga serta dampak sampah sampah plastik terhadap kerusakan lingkungan. Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam mengurangi sampah, maka kesadaran dan aksi masyarakat harus ditingkatkan terhadap konsumsi hijau. Media sosial sebagai media yang menduduki peringkat pertama sumber pencarian informasi di Indonesia memiliki peranan vital dalam membangun ekosistem masyarakat sadar lingkungan khususnya bagi generasi Z sebagai populasi dengan jumlah dominan di Indonesia. Informasi pada media sosial diharapkan dapat membangun kesadaran, mengedukasi serta mendorong aksi konsumsi hijau generasi Z. Penelitian ini menggunakan Theory Planned Behavior dengan variable attitude toward green consumption, subjective norm, perceived behavioral control, intention to green consumption, dan green consumption behavior serta konsep Sosial Media dengan dimensi intrinsic quality, representational quality dan contextual quality. Paradigma penelitian positivistik, metodologi kuantitatif eksplanatif dengan metode survey terhadap mahasiswa generasi Z di wilayah urban maupun sub urban. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh informasi sosial media terhadap sikap perilaku hijau dan terhadap norma subyektif. Sikap berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap niat konsumsi hijau. Norma subyektif berpengaruh positif namun tidak berdampak signifikan terhadap niat konsumsi hijau. Kontrol perilaku memiliki pengaruh terhadap niat konsumsi hijau dan terhadap perilaku konsumsi hijau. Niat perilaku hijau memiliki pengaruh terhadap perilaku konsumsi hijau. 
Kontribusi Kapasitas Komunikasi Pemerintah Kelurahan Bintara Kota Bekasi dalam Mencapai Good Governance Ibnu Fajar Priatna; Syahrul Hidayanto
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.284

Abstract

Komunikasi pemerintah di beberapa instansi pemerintah tingkat daerah pada negara berkembang masih dinomorduakan. Padahal, banyak instansi pemerintah di negara maju fokus untuk melakukan pendekatan komunikasi dua arah dengan warganya untuk menyelesaikan masalah publik. Salah satu institusi pemerintah tingkat daerah yang menjadi sorotan dalam penyelesaian masalah publik adalah kelurahan. Kelurahan sebagai unit pemerintahan terkecil pada suatu wilayah yang saat ini perlu mendapatkan sorotan terkait pelaksanaan komunikasi pemerintah. Kelurahan merupakan organisasi pemerintah yang secara hirarki berada paling bawah, yang artinya kelurahan adalah organisasi yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada warga yang ingin mengurus segala keperluan dan kepentingan  Penelitian ini ingin memahami bagaimana kontribusi kapasitas komunikasi pada Kelurahan Bintara dalam mencapai good governance. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kelurahan Bintara sudah memenuhi dimensi kapasitas komunikasi dalam mencapai good governance. Kelurahan Bintara mampu menyandang status sebagai good governance dilihat dari aspek kemampuan negara, daya tanggap dan akuntabilitas dengan sangat baik. Kemudian hasil temuan lainnya, kapasitas komunikasi pemerintah, lingkungan komunikasi pemerintah dan pelayanan publik di Kelurahan Bintara mendapatkan hasil yang positif dari masyarakat.
Model Komunikasi Digital Pariwisata Berbasis Integrated Marketing Communication dalam menciptakan Ketahanan Pangan Masyarakat Lokal Endang Tri Santi; Muhammad Nurhaula Huddin; Septi Intan Nirmala
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i2.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran komunikasi digital, khususnya melalui media sosial, dalam mempromosikan pariwisata di Kabupaten Lebak, Banten, serta dampaknya terhadap ketahanan pangan masyarakat lokal. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha, produsen pangan lokal, pemerintah daerah. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Nvivo 14 untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan, media sosial seperti Instagram dan TikTok, sangat efektif dalam menarik perhatian wisatawan dan memperkuat citra destinasi. Selain itu, penggunaan strategi komunikasi digital berbasis Integrated Marketing Communication terbukti berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dengan memperluas pasar bagi produsen pangan lokal. Maka, penting kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat lokal dalam memanfaatkan komunikasi digital untuk mendukung pariwisata dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Pengaruh Persepsi & Pengetahuan terhadap Penerapan Gaya Hidup Frugal Living pada Mahasiswa Universitas Diponegoro Orchita Shafira; Muhammad Fadhlullah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.332

Abstract

Every individual has inherent needs that must be fulfilled. These needs are influenced by an individual's lifestyle. One such lifestyle is frugal living, a lifestyle characterized by thriftiness and moderation. Frugal living does not equate to stinginess but rather involves avoiding excessive spending and consumption. This study aims to explain the influence of students' perceptions and knowledge of frugal living on their adoption of this lifestyle at Diponegoro University. Employing a quantitative explanatory research design, data was collected through a survey using questionnaires and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal a significant influence of perceptions of frugal living on the adoption of this lifestyle among students (t: 5,387). However, there was no significant influence of knowledge of frugal living on the adoption of this lifestyle (t: 1,457). Nevertheless, combined, perceptions and knowledge of frugal living had a significant influence on the adoption of the frugal living lifestyle among students (f: 44,343), accounting for 44% of the variance. This is categorized as a moderate influence, suggesting a strong tendency towards influence.
Optimalisasi Pengetahuan dan Ketrampilan Kader Tim Pendamping Keluarga dalam Monitoring Gizi Calon Pengantin Hema Dewi Anggraheny; Ernanda Candra Dewi; Esti Widiasih
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i1.381

Abstract

Pemenuhan gizi ibu hamil dapat dimulai sejak sebelum kehamilan, terutama saat masih menjadi calon pengantin (catin). Kegiatan monitoring status gizi calon pengantin merupakan salah satu upaya penting untuk menurunkan angka ibu hamil kurang energi kronis (KEK) yang dapat dilakukan oleh kader. Hasil survei kader tim pendamping keluarga (TPK) Kelurahan Bangetayu Wetan menunjukkan 75% kader belum memahami terkait gizi calon pengantin dan belum melakukan pengukuran lingkar lengan atas (LILA) sesuai prosedur yang benar. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader TPK dalam melakukan pendampingan catin di Kelurahan Bangetayu Wetan. Media edukasi yang digunakan melalui X-Banner dan linktree berisikan kumpulan materi edukatif berbasis online. Selain itu dilakukan pelatihan cara pengukuran LILA sesuai prosedur, serta diakhiri dengan sesi sharing dan diskusi antara TPK dan pemateri. Untuk menilai efektivitas edukasi dilakukan pretest sebelum edukasi diberikan dan posttest di akhir acara. Mayoritas kader TPK berusia 45 – 59 tahun (71,4%), pendidikan terakhir SMA/SLTA (50%), seluruhnya adalah Ibu Rumah Tangga (100%), dan mengalami peningkatan keterampilan pengukuran LILA (87%). Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai gizi seimbang wanita usia subur yang signifikan setelah dilakukan intervensi yaitu rata-rata meningkat dari semula 77,14 menjadi 87,86. Kegiatan pelatihan pengukuran LILA dan edukasi pendampingan gizi calon pengantin bagi kader TPK terbukti efektif dalam meningkatkan ketrampilan kader TPK dalam pengukuran LILA dan pengetahuan gizi bagi calon pengantin.