cover
Contact Name
Rajab Ritonga
Contact Email
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
ISSN : 08534470     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific periodical, the journal is subject to standard provisions of peer reviews conducted by Communication Scholars from various universities.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Hubungan Keyakinan dan Sikap Individu terhadap Perilaku Menyebarkan Misinformasi Covid-19 Kholifatul Mafiroh; Kunto Adi Wibowo
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i2.131

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital menyebabkan individu secara tidak sadar sering berinteraksi secara online di media sosial dengan informasi yang tidak benar. Akibatnya penyebaran misinformasi Covid-19 banyak beredar di masyarakat. Penelitian ini mengukur hubungan dari keyakinan dan sikap individu dalam menilai kebenaran sebuah informasi terhadap perilaku menyebarkan misinformasi. Dengan mengimplementasikan Theory of reasoned action (TRA) pada penelitian sebelumnya, elemen yang digunakan pada studi ini hanya meliputi beliefs, attitudes, and behavior, dan tidak menyertakan seluruh komponen TRA. Dengan menggunakan metode kuantitatif, penelitian ini menetapkan populasi seluruh siswa sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pangandaran dengan sampel 103 responden. Pengumpulan data menggunakan teknik non-probability, yaitu teknik convenience sampling: siapapun siswa MAN 1 Pangandaran dapat mengisinya secara sukarela. Sejumlah 14 item pernyataan diukur menggunakan skala likert 5 poin dari 1 “Sangat tidak setuju” hingga 5 “Sangat setuju”. Hasil penelitian diujikan melalui analisis statistik pearson dan spearman dan menunjukkan adanya hubungan antara keyakinan berlebih dalam menilai keakuratan informasi terhadap perilaku menyebarkan misinformasi serta tidak terdapat hubungan antara sikap memverifikasi informasi terhadap perilaku menyebarkan misinformasi.
Model Komunikasi Interpersonal dalam Pelaksanaan Pelatihan Process Safety Management Berbasis Pengetahuan Karyawan Masjuli Masjuli; Poppy Ruliana; Erna Fatmawati
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i1.103

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang beragam dapat memanfaatkan keuntungan dan mengurangi risiko melalui kompleksitas model komunikasi dalam Process Safety Management (PSM) dan banyak perusahaan di Indonesia menganggap masalah PSM adalah masalah ringan yang tidak perlu fokus untuk menerapkan PSM secara khusus kepada para karyawan. Oleh karena penting untuk melaksanakan pelatihan PSM berbasis pengetahuan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan model komunikasi dalam pelatihan PSM berbasis pengetahuan karyawan. Konsep model komunikasi interaktif dalam prosesnya berlangsung secara dua arah antara dua individu atau lebih peserta komunikasi dan terjadi interpretasi untuk menganalisis makna pesan guna mewujudkan gagasan, merupakan proses melingkar secara simultan sehingga menimbulkan pengertian, pemahaman dan pengetahuan dari para karyawan. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan informan yang mengikuti pelatihan PSM. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dokumentasi serta penelusuran informasi melalui website. Hasil penelitian menunjukkan, model komunikasi interaktif dalam pelatihan PSM berlangsung secara efektif.
Komunikasi Mitigasi sebagai Langkah Strategis Pengurangan Risiko Bencana di Provinsi Banten Mary Lemona; Anita Yunia; Janette Maria Pinariya
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 3, No 02 (2020)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v3i02.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kegiatan dan komponen strategi komunikasi mitigasi bencana BPBD Provinsi Banten sebagai bentuk langkah strategis pengurangan risiko bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstuktur kepada informan BPBD Provinsi Banten dengan fokus penelitian komunikasi mitigasi bencana menurut Haddow Haddow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi masih dianggap menjadi langkah yang tepat untuk mendukung program utama dalam mengedukasi masyarakat Provinsi Banten. Kesenian tradisional sebagai alat sosialisasi budaya sadar bencana serta fasilitas teater, media massa dan media sosial sebagai saluran komunikasi modern membuat serangkaian kegiatan komunikasi mitigasi BPBD Provinsi Banten menjadi efektif dan efesien.
Digitalisasi Destinasi sebagai Strategi Pengembangan Promosi Pariwisata di Kabupaten Magelang Lintang Muliawanti; Dwi Susanti
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 3, No 02 (2020)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v3i02.53

Abstract

Kabupaten Magelang memiliki potensi dan analisis performansi yang tinggi. Di sana terdapat Candi Borobudur yang menjadi salah satu destinasi prioritas untuk mencapai target kunjungan yang ditentukan oleh kementerian pariwisata tahun 2019. Namun di sisi lain, Kabupaten Magelang memiliki permasalahan pada lama kunjungan wisatawan yang sangat pendek, menyebabkan tidak optimalnya sektor pariwisata yang berimbas pada minimnya pendapatan daerah. Untuk mencapai target tersebut strategi dalam promosi pariwisata dilakukan khususnya dengan komunikasi pemasaran kepariwisataan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif dipilih untuk memaparkan strategi pengembangan promosi pariwisata di Kabupaten Magelang. Teknik penarikan data menggunakan wawancara dan observasi langsung dengan informan. Hasil dari penelitian menunjukan, pariwisata berbasis masyarakat dan peran aktif masyarakat dalam mempromosikan wisata melalui pendekatan digital sangat berdampak dalam pengembangan potensi dan promosi pariwisata di Kabupaten Magelang.
Dampak Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada Learning Outcome Program Studi Ilmu Komunikasi Husen Mony; Hayu Lusianawati; Aska Leonardi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i2.135

Abstract

Permasalahan yang menjadi fokus penelitian ini adalah terkait dengan kesesuaian antara tujuan dari program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) dengan leaning outcome (LO). Ada empat kompetensi lulusan program studi S-1 Ilmu Komunikasi: aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus. Tujuan penelitian ini adalah: (1) memahami ekses implementasi kebijakan MBKM pada LO prodi S-1 Ilmu Komunikasi; (2) memahami pandangan dosen terkait kebijakan MBKM. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengumpulan data melalui FGD dengan menghadirkan Sembilan dosen tetap prodi sebagai narasumber. Analisis data menggunakan pendekatan Creswell berupa enam tahap analisis. Temuan penelitian: Program MBKM mendukung learning outcme Prodi, jika diimplementasikan secara tepat. Dari aspek sikap, pada proyek kemanusiaan, mahasiswa dididik berempati dan peka atas realitas sosial melalui kegiatan-kegiatan sosial. Melalui program pertukaran pelajar-mahasiswa dapat memperoleh ilmu, sesuai Prodi atau di luar Prodi-nya. Program riset dan magang juga memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang permasalahan sosial. Keterampilan umum dapat diperoleh mahasiswa dari magang industri serta praktek kerja di bidang jurnalistik, humas, dan komunikasi pemasaran. Program magang juga dapat meningkatkan keterampilan seperti fotografi, kameramen, membuat press release, copywriting, digital PR, dan lainnya. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) program MBKM memiliki dampak yang baik dalam mendukung terwujudnya learning aoutcome Prodi; (2) Dosen Prodi Ilmu Komunikasi mendukung penerapan MBKM namun mereka belum memahami posisi dan peran mereka karena minimnya informasi yang diterima terkait kebijakan ini.
Tinjauan Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dalam Pemberitaan Prostitusi Online di Surabaya Ahmad Khairul Nuzuli; Wahyu Kristian Natalia; Wiwid Adiyanto
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i1.108

Abstract

Cara pandang media atas sebuah peristiwa yang diberitakannya dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat atas fakta pemberitaan tersebut. Pemberitaan seks merupakan sebuah peristiwa yang dapat menaikkan oplah sebuah media, namun disisi lain ini berita itu dapat berpengaruh pada cara pandang masyarakat yang tidak berempati pada kejahatan seksual. Salah satu pemberitaan yang hangat pada awal tahun 2019 adalah kasus prostitusi online VA. Salah satu media yang memuat iniformasi kasus itu adalah Jatim.tribunnews.com. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana penerapan etika jurnalistik pada pemberitaan prostitusi online VA di Jatim.tribunnews.com. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitaif dan terdapat 62 berita yang diteliti terhitung 21-31 Januari 2019. Hasil penelitian menujukkan bahwa Jatim.tribunnews.com melanggar etika jurnalistik terutama dalam hal pemuatan indetitas perempuan yang terlibat dalam kasus kejahatan seksual.
Mengukur Kualitas Jurnalistik Pewarta Muda Lulusan Uji Kompetensi Wartawan di Jakarta Deddy Irwandy; Rizka Septiana; Artini Artini
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 3, No 02 (2020)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v3i02.63

Abstract

Kualitas jurnalistik DKI Jakarta dapat dilihat pada skor Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) provinsi DKI Jakarta tahun 2020 yakni 72.63, masih masuk kategori baik, namun posisinya pada urutan ketiga dari bawah di antara 34 provinsi. Ini artinya kualitas pers DKI Jakarta dapat dikatakan buruk. Skor tersebut turun dibanding IKP DKI Jakarta tahun 2019 yakni 74.37. Meski skore menunjukkan baik, namun kualitas jurnalistik dapat dimaknai masih buruk karena masih sangat jauh menuju angka 100. Tahun 2019 tercatat 600 pengaduan masyarakat ke Dewan Pers, yang sebagian besar karena pelanggaran Kode Etik Jurnalistik, antara lain karena tidak melakukan konfirmasi, masih menerima suap, kloning berita dan plagiat. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kualitas jurnalistik wartawan lulusan uji kompetensi wartawan (UKW) tingkat muda di Jakarta dengan informan yang memberikan penilaian adalah masyarakat yang mempunyai pengalaman berhubungan dengan para wartawan muda yakni para redaktur, narasumber dan Humas. Metodologi yang digunakan adalah mixmethod yakni survei 100 responden di Jakarta dan indepth interview dengan Ketua Umum AJI 2017-2021 Abdul Manan dan Ketua Umum Dewan Pers periode 2013-2019 Yosep Adi Prasetyo. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi pengembangan mutu UKW dan mendorong wartawan terus meningkatkan kualitas jurnalistik.
Komodifikasi "Akal Sehat" sebagai Industri Kampanye Politik di Indonesia Mirzal Martnasti; Martani Huseini
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i2.136

Abstract

Penelitian ini berfokus pada fenomena media dan industri kampanye politik di Indonesia dengan melihat komodifikasi politik akal sehat Rocky Gerung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komodifikasi politik akal sehat Rocky Gerung dalam industri kampanye politik. Untuk mendapatkan hasil yang komprehensif, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang datanya dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis isi media. Hasil Penelitian menemukan, Pertama, Rocky Gerung menyempitkan pengertian akal sehat dengan mengesampingkan obyektivitas. Kedua, kampanye akal sehat Rocky Gerung lebih dekat kepada retorika politis daripada suatu konsepsi filosofis. Dengan demikian akal sehat tidak lebih dari komodifikasi politik yang penggunaannya disesuaikan dengan keinginan dan kepentingan subyektifnya yang lekat dengan industri kampanye politik. Ketiga, pendalaman demokrasi Indonesia saat ini terancam oleh munculnya partai-partai yang semakin berorientasi pasar dalam lingkungan media massa dan media sosial yang dikendalikan oleh kepentingan ekonomi politik.
Consumerism on Clubhouse Exclusivity from Jean Baudrillard’s Perspective Farisha Sestri Musdalifah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i1.111

Abstract

Clubhouse became increasingly popular since the beginning of 2021, especially in Indonesia. After being popularized by public figures who opened live discussions and chats through this audio-based platform, Clubhouse rose in popularity. However, not everyone can become a Clubhouse user, because this platform can only be downloaded by Apple devices and must be invited by users who already have a Clubhouse account. This requirement increases the demand for Clubhouse invitations. Some even sell these invitations online at varying prices. This paper attempts to examine the phenomenon of Clubhouse popularity using Jean Baudrillard's perspective. This descriptive qualitative approach analyzes Clubhouse's popularity using Jean Baudrillard's perspective about consumer society. The results of this study indicate that the consumer society conceived by Baudrillard is still relevant in dissecting the Clubhouse phenomenon. Its exclusivity makes the users use Clubhouse not because of the features offered, but based on the desire to be different from others by affirming their social class. Becoming a Clubhouse user means using Apple products and being part of the upper class by following the latest social media trends. This phenomenon illustrates that capitalism continues to work to create endless needs under the guise of exclusivity to make its consumers feel special and different.
Implementasi Strategi Marketing Public Relations dalam Membangun Citra Batik untuk Generasi Muda Reza Yohanes; A A Istri Putri Dwijayanti; Setyoningsih Subroto
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v4i1.101

Abstract

Batik telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia, namun ketertarikan generasi muda terhadap batik kian menurun. Di tengah keadaan ini, tahun 2015 muncul merek batik premium ”Negarawan” dengan market generasi muda. Negarawan berkembang menjadi merek yang kuat dibuktikan dengan pengikutnya di Instagram hingga 24 ribu. Negarawan menggunakan strategi marketing public relations untuk membentuk citra merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara dan observasi partisipatif. Data sekunder didapat melalui studi kepustakaan dan dokumentasi dan data primer diperoleh dari dua informan kunci Chief Executive Officer, Chief Marketing Officer dan tiga konsumen Negarawan.Hasil penelitian menunjukkan implementasi three ways strategy marketing public relations saling mendukung dalam membentuk citra merek. Push strategy berperan dalam mendorong penjualan, pull dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan konsumen, sementara pass dalam membentuk opini positif masyarakat.

Page 7 of 23 | Total Record : 223