cover
Contact Name
Jefri Samodro
Contact Email
jefrisamodro@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jefrisamodro@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Perencanaan Pembangunan
ISSN : 25980807     EISSN : 26542625     DOI : -
JPP will periodically present papers related to development planning and policy in Indonesia, linking academic and scientific knowledge to public policy. JPP takes a position as one of the bridging knowledge to policy tools. The subjects are each development processes, from the planning, implementing, monitoring, and policy evaluation phases.
Arjuna Subject : -
Articles 192 Documents
Pandemi Covid-19: Tinjau ulang kebijakan mengenai PETI (Pertambangan Tanpa Izin) di Indonesia Hanan Nugroho
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.112

Abstract

Di balik reputasi sebagai negara produsen dan pengekspor bahan-bahan tambang terkemuka, Indonesia memiliki banyak kegiatan pertambangan rakyat skala kecil yang digolongkan sebagai PETI (pertambangan tanpa izin). Covid-19 memperjelas posisi mereka yang rentan terhadap aspek kesehatan, ekonomi, sosial, hukum, dan lingkungan. Perlu mengubah kebijakan dengan memberi tempat bagi kegiatan pertambangan rakyat skala kecil untuk diakui secara hukum formal, dan bantuan dalam bentuk pelatihan teknik, aspek legal, akses finansial dan pasar, untuk memberikan nilai ekonomi dan manfaat sosial yang lebih baik, serta mengurangi kerusakan lingkungan dari kegiatan tersebut.
Respon Kebijakan: Mitigasi Dampak Wabah Covid-19 Pada Sektor Pariwisata I Dewa Gde Sugihamretha
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.113

Abstract

Wabah Covid-19 memberikan dampak yang parah terhadap sektor pariwisata, setelah sebelumnya sektor ini mengalami serangan wabah serupa dan berbagai cobaan lain namun dapat bangkit kembali. Wabah Covid-19 berdampak lebih berat. Makalah ini mempelajari respon kebijakan wabah Covid-19 terhadap sektor pariwisata dengan mempelajari data dan tindakan-tindakan yang telah dilakukan di sejumlah negara, untuk sebagian diusulkan agar dapat diterapkan di Indonesia. Hal ini sangat penting karena pariwisata menyangkut tenaga kerja yang banyak, dan peranannya secara ekonomi sedang didorong oleh pemerintah Indonesia. Tujuan respon kebijakan yang diusulkan agar penanganan krisis dapat dilakukan dengan baik, dan wisatawan segera kembali lagi di Indonesia.
Dampak Covid-19 terhadap Pergerakan Nilai Tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Haryanto
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.114

Abstract

Studi ini meneliti dampak Covid-19 terhadap nilai tukar (Indonesia Rupiah terhadap Dollar AS) dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data harian kasus Covid-19, nilai tukar dan periode CSPI dari 2 Maret hingga 30 April 2020. Hasil analisis menunjukkan: (1) peningkatan 1% pada kasus Covid-19 menyebabkan depresiasi sebesar Rupiah terhadap Dollar AS sebesar 0,02%, (2) peningkatan 1% dalam kasus Covid-19, menyebabkan koreksi ke CSPI sebesar 0,03%, (3) peningkatan 1% dari CSPI mengarah ke apresiasi Rupiah terhadap Dollar AS sebesar 0,311% . Dengan demikian, Covid-19 berdampak pada depresiasi Rupiah terhadap Dollar AS, dan berdampak menurun pada CSPI, sehingga diperlukan intervensi kebijakan untuk mengendalikan penyebaran wabah Covid-19, mengendalikan kepanikan agar tidak berdampak pada Rupiah dan pasar saham melalui berbagai kebijakan stimulus.
Telaah Rekrutmen ASN Tenaga Kesehatan Tahun 2020 Irfan; Januarita Dyah Pitaloka; Adif Rachmat Nugraha
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.115

Abstract

Dalam rangka reformasi pengelolaan sumber daya manusia aparatur negara telah diterbitkan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pengganti undang-undang pokok-pokok kepegawaian No. 43 Tahun 2009. Sesuai dengan UU ASN, pengelolaan/manajemen ASN dilakukan berdasarkan sistem merit sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik. Berbagai langkah kebijakan telah ditempuh dalam rangka pengelolaan ASN, diantaranya penataan ASN-PNS dengan menerapkan moratorium penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sembari dilakukan penyempurnaan manajemen ASN, penyusunan rencana kebutuhan ASN sesuai analis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK), redistribusi dalam rangka pemenuhan kebutuhan ASN instansi pemerintah, dan pengembangan sistem rekrutmen/seleksi ASN-PNS yang fair dan transparan. Namun demikian, struktur dan komposisi ASN-PNS sampai saat ini masih tetap terjadi ketimpangan, utamanya terkait dengan kebutuhan kompetensi dan sebarannya pada instansi pemerintah pusat dan daerah. Salah satunya berkaitan dengan ketersediaan tenaga medis atau kesehatan yang menjadi kritikal pada kondisi pandemi covid-19 saat ini. Sesuai dengan data yang ada tingkat keterpenuhan ASN tenaga kesehatan pada rumah sakit dan puskesmas baru mencapai 58,15% secara nasional. Dari kebutuhan sebanyak 553.386 orang, hanya terisi sebanyak 321.837 orang, sehingga masih terdapat gap atau kekurangan sebanyak 231.549 orang. Dalam rangka mendukung penanggulangan pandemi covid19 saat ini, dibutuhkan upaya yang segera untuk mengisi gap kekurangan tenaga kesehatan dimaksud, khususnya untuk tenaga kesehatan yang terkait secara langsung dalam penaggulangan covid19. Beberapa alternatif yang perlu dilakukan adalah antara lain: penuntasan proses rekrutmen CPNS yang sudah berlangsung; rekrutmen tenaga kesehatan dengan skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK); dan rekrutmen relawan tenaga kesehatan yang saat ini juga sudah dilakukan. Disamping itu, perlu disiapkan rencana rekrutmen untuk mengisi gap kebutuhan tenaga kesehatan untuk rekrutmen formasi tahun 2020, dan melengkapi kebijakan dan sistem untuk proses rekrutmen PPPK.
Dampak Covid-19 terhadap Industri Minyak dan Gas Bumi: Rekomendasi Kebijakan untuk Indonesia Nur Laila Widyastuti; Hanan Nugroho
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.116

Abstract

Industri minyak dan gas bumi berperan penting dalam ekonomi Indonesia, sebagai sumber pendapatan untuk APBN dan sumber energi (khususnya BBM) untuk menggerakkan berbagai sektor kehidupan di seluruh Indonesia. Dibatasinya pergerakan manusia secara langsung mengakibatkan penurunan permintaan terhadap BBM. Selain penurunan konsumsi, Covid-19 juga berdampak pada penurunan harga dan produksi minyak dan gas bumi, termasuk penghentian kegiatan hulu dan pengurangan kegiatan pengilangan (refinery). Rekomendasi yang dikemukakan antara lain pembentukan strategic petroleum reserves, pengkajian ulang proyek-proyek kilang minyak dan green fuel, serta tidak menurunkan harga jual BBM.
Memetakan Jalan Penguatan Ekonomi Pasca Pandemi M Ikhsan Modjo
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.117

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan menurunnya perekonomian dan aktivitas di berbagai sektor dan wilayah di Indonesia. Walau economic shock yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 berangsur mereda seiring stabilnya pasar keuangan domestik dan menggeliatnya beberapa sektor perekonomian. Akan tetapi mengingat sifatnya yang memukul baik sisi penawaran mau pun permintaan dari perekonomian, upaya pemulihan masih memerlukan lebih banyak waktu. Pada saat yang sama, penyebaran virus juga belum menunjukkan tanda-tanda berakhir seiring dengan masih meningkatnya tren kasus dan kematian terkonfirmasi. Di satu sisi, tuntutan untuk memulai kembali berbagai aktivitas sosial dan ekonomi semakin menguat ditandai dengan dilonggarkannya pembatasan sosial di banyak daerah. Di sisi lain, infrastruktur kesehatan publik yang ada masih belum memadai. Sehingga terdapat resiko yang tinggi untuk menggerakkan kembali berbagai roda aktivitas sosial dan ekonomi secara normal. Dengan berbagai keterbatasan ini, new normal menjadi satu keharusan. New normal juga merupakan sebuah kesempatan untuk melakukan penguatan ekonomi asalkan diiringi penyusunan prioritas yang transparan serta koordinasi dan sinkronisasi kebijakan yang tepat.
Covid-19, New Normal, dan Perencanaan Pembangunan di Indonesia Muhyiddin Muhyiddin
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.118

Abstract

Pandemi Covid-19 melanda dunia, dan Indonesia termasuk di dalamnya. Indonesia berjuang melawan Covid-19 dengan memodifikasi kebijakan karantina wilayah (lockdown) menjadi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang bersifat lokal sesuai tingkat keparahan di wilayah provinsi, kabupaten, atau kota. Selama masa pandemi ini, perekonomian dunia dan Indonesia mengalami pelambatan. Pemerintah dan lembaga kajian strategis memprediksi Indonesia tumbuh rendah atau bahkan negatif di tahun 2020. Untuk itu, Pemerintah berupaya mengagendakan kebijakan Normal Baru agar dampak ekonomi akibat pandemi tidak sampai menimbulkan krisis yang berkepanjangan. Kebijakan ini berhubungan dengan perencanaan pembangunan dimana Pemerintah sudah menetapkan program, target, dan major projects di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Pemerintah perlu melakukan penelaahan kembali terhadap rencana jangka menengah mengingat pada tahun 2020 semua program dilakukan pengalihan fokus untuk penanganan Covid-19. Pemerintah mempunyai 3 alternatif dalam perencanaan jangka menengah, apakah tetap dengan rencana semula, melakukan revisi moderat, atau mengganti dengan rencana yang baru dengan mendasarkan asumsi yang sudah diperbaharui dengan datangnya pandemi Covid-19 dan dampak ekonomi yang mengiringinya.
Bekerja dari Rumah (Working From Home/WFH): Menuju Tatanan Baru Era Pandemi COVID 19 Oswar Mungkasa
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.119

Abstract

Skema Work From Home (WFH) merupakan bagian dari konsep telecommuting (bekerja jarak jauh), yang merupakan hal biasa dalam dunia kerja dan perencanaan kota. Walaupun demikian, konsep ini biasanya diberlakukan dalam kondisi normal dan bukan karena adanya pandemik seperti sekarang ini. Makalah ini berupaya memberikan gambaran tentang konsep telecommuting (bekerja jarak jauh) atau working from home/WFH (bekerja dari rumah) berikut pembelajarannya, disertai langkah yang perlu dilakukan oleh seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta maupun masyarakat umum. Agar kemudian penerapannya dalam jangka panjang dapat lebih optimal ketika kita semua dapat memahami, mengatisipasi dan beradaptasi dengan lebih baik terhadap konsep ini. Konsep ini diharapkan dapat menjadi bagian dari tatanan baru (new normal) dari kehidupan keseharian kita sehingga penerapan telecommuting menjadi suatu keniscayaan.
Edisi Khusus tentang Covid-19, New Normal, dan Perencanaan Pembangunan Muhyiddin Muhyiddin; Hanan Nugroho
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 2 (2020): Edisi Khusus Covid-19 - Juni 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i2.120

Abstract

System Dynamics Modelling of Deforestation Rate and Forest Rehabilitation in the Upstream of Ciliwung Watershed, Bogor Regency Andi Setyo Pambudi
Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning Vol. 4 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Ministry of National Development Planning Republic of Indonesia/Bappenas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36574/jpp.v4i3.121

Abstract

One of strategic watersheds in Indonesia is the Ciliwung watershed. The rapid growth of development in this watershed has resulted in reduced forested lands and water catchment areas. The critical point is when the upstream area as a buffer zone also experiences uncontrolled land conversion for various purposes. Indonesia Law Number 41 of 1999 concerning Forestry, Article 18 contains a mandate for the Government to determine and to maintain the adequacy of forest cover in each watershed. This research seeks to understand the condition of rehabilitation and deforestation of forested land in Bogor Regency as the upstream of the Ciliwung watershed which affects its downstream water system in DKI Jakarta Province. By applying system dynamics modelling, it is expected that an ideal scenario of rehabilitation which the government must undertake will be identified to cope with deforestation rates in forested upstream watersheds. The methodological approach applied in this paper is a mixed method with system dynamics - based analysis methods. The results of model simulations carried out in Business as Usual conditions and Simulation of Scenarios Model going forward to 2060. From the alternative scenarios available, it reveals that the rehabilitation capability scenario of 3.6% / year is the most optimal in order to overtake deforestation rates in the upstream Ciliwung watershed. If the simulation setting is extended to 2100, the maximum area of ​​forested land in 2090 will be 8,134.05 ha (still below the carrying capacity of the available forest area).

Page 9 of 20 | Total Record : 192