cover
Contact Name
Moh. Farhan Qudratullah
Contact Email
aching_lo@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi@jbs.or.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi
ISSN : 25489593     EISSN : 26548348     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi contains original research about the results of community service activities. The community service activities include the implementation of research results, the application of appropriate technology, the dissemination of innovations, conceptual ideas, study and application of theory, and the development of community empowerment models; in the fields of science and technology and based on Islamic values.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2020)" : 5 Documents clear
Peningkatan Kualitas Layanan Program Pemberian Permakanan Lanjut Usia di Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Ridho Said A Laurence; Melyna Christine
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1734

Abstract

Program permakanan merupakan program Pemerintah Kota Surabaya Untuk menyejahterakan masyarakat warga Penyandang Kesejahteraan Masalah Sosial sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 19 Tahun 2016. Kelurahan Semolowaru, kecamatan Sukolilo, kota Surabaya merupakan salah satu titik atau distrik dimana adanya program permakanan dari Pemerintah kota Surabaya sekiranya terdapat 59 orang penerima manfaat yang dikategorikan lanjut usia miskin, terlantar dan disabilitas yang menerima program permakanan ini. Beranjak dari pemikiran mengenai gizi yang diterima oleh penerima manfaat dalam hal ini sudah berusia lanjut, terdapatnya keluhan terhadap menu makanan yang bertentangan dengan kondisi kesehatan para penerima manfaat menjadi salah satu masalah didalam program pemberian makanan ini, yang mana beberapa lansia memiliki ganguan kesehatan yang mengharuskan mereka untuk mengkonsumsi makanan khusus. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi bagian penting dalam program ini, agar program permakanan ini menjadi program yang sangat bermanfaat bagi penerimanya. Terdapat sekiranya 9 orang dari 59 orang penerima manfaat, mengalami keluhan ketidakcocokan pada menu makanan yang diterima oleh mereka. Rata-rata penyakit yang dialami oleh penerima manfaat yakni asam urat, kolestrol, darah tinggi dan diabetes. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui kerjasama dengan Puskesmas Menur didapati 6 orang penerima manfaat yang benar-benar tidak cocok dengan menu makanan yang diterimanya.[The food program is a Surabaya city government program. To improve the welfare of the people with Social Welfare Problems (PKMS) following Surabaya Mayor Regulation No. 19 of 2016. Semolowaru Urban Village, Sukolilo Sub-District, Surabaya City is one of the points or districts where there are eating programs from Surabaya Mayor The Surabaya city government presumably has 59 beneficiaries who are categorized as poor, neglected and disabled elderly who receive this food program. Starting from the thought about nutrition received by the beneficiaries, in this case, is old, there are complaints about the diet that is contrary to the health conditions of the beneficiaries to be one of the problems in this feeding program, where some elderly people have health problems that require them to consume special food. Therefore, improving the quality of service becomes an important part of this program, so that this food program becomes a very useful program for the recipient. There are at least 9 out of 59 beneficiaries, experiencing complaints of incompatibility on the diet received by them. The average disease experienced by the beneficiaries namely gout, cholesterol, high blood pressure, and diabetes. After being examined in collaboration with the Menur Community Health Center, 6 beneficiaries were found to be incompatible with the food menu they received.]
Edukasi Bank Sampah di Kelurahan Padang Terubuk Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru Prama Widayat
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1920

Abstract

Dengan luas wilayah yang dimiliki oleh Kelurahan Padang Terubuk sekitar 1,54 KM2 merupakan bagian dari Kecamatan Senapelan. Dimana di Kecamatan ini terdiri dari 6 Kelurahan dengan jumlah 42 RW dan 146 RT (BPS Kecamatan Senapelan 2016). Kelurahan Padang Terubuk terdiri dari 6 RW dan lebih dari 15 RT maka ini menjadi lokasi yang sangat padat ditengah Kota Pekanbaru dan juga menghasilkan sampah yang juga tinggi sebagai salah satu pusat perniagaan dan ekonomi. Alhasil sampah juga bertebaran dipinggir jalan, seperti sampah plastik dan sejenisnya, memang terdapat penjemputan oleh kendaraan kebersihan yang dilakukan oleh dinas lingkungan hidup kota pekanbaru tetapi itu tidak maksimal karena mengingat terbatasnya kendaraan. Untuk itu perlu penanganan khusus agar sampah ini bisa ditangani dengan serius, langkah awal yang dilakukan adalah membentuk unit bank sampah di kelurahan Padang Terubuk dengan melibatkan masyarakat, kedepan akan dikembangkan menjadi bank sampah mandiri Kelurahan Padang Terubuk.[With an area owned by Padang Terubuk Village around 1.54 KM2 is part of the Senapelan District. Where in this district consists of 6 villages with a total of 42 RW and 146 RT (BPS Senapelan District 2016). Padang Terubuk Village consists of 6 RWs and more than 15 RTs, so this is a very dense location in the middle of Pekanbaru City and also produces high waste as one of the trade and economic centers. As a result, rubbish is also scattered alongside roads, such as plastic waste and the like, there is indeed pickup by cleaning vehicles carried out by the environmental service city of Pekanbaru but that is not optimal because of the limited vehicles. For this reason, special handling needs to be taken so that this garbage can be handled seriously, the initial step taken is to form a garbage bank unit in Padang Terubuk village by involving the community, in the future it will be developed into an independent garbage bank in Padang Terubuk village.]
Pengembangan dan Pendampingan Bisnis Kue Berbasis Potensi Lokal untuk Masyarakat Kelurahan Karang Joang di Masa Pandemi COVID-19 Andromeda Dwi Laksono; Diniar Mungil Kurniawati; Muthia Putri Darsini Lubis; Ade Wahyu Yusariarta Putra Parmita; Nia Sasria
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1990

Abstract

Program pengembangan dan pendampingan kue berbasis potensi lokal Karang Joang merupakan salah satu langkah untuk menghidupkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan pelatihan yang rencananya dalam bentuk workshop terkendala oleh ancaman pandemi COVID-19 sehingga konsep pelatihan ini bertemakan "dirumahasaja". Pelatihan yang dilakukan meliputi pra kegiatan, kegiatan sosialisasi, kegiatan pelatihan, kegiatan pendampingan jarak jauh, dan evaluasi kegiatan. Materi yang diajarkan tidak hanya mengenai cara pembuatan kue berbasis potensi lokal, namun pemahaman terkati teknik marketing juga ditanamkan dalam pelatihan ini. Tema “dirumahsaja” diartikan pelatihan yang dilakukan di rumah dengan cara distance learning dibekali buku layout menarik dan contoh hasil riset pembuatan kue. Secara keseluruhan program ini telah berjalan dengan baik. Indikator keberhasilan dilihat dari feedback yang diberikan oleh para peserta selama mengikuti kegiatan ini.[The development and mentoring program based on local potential Karang Joang is one step to revive the economy of the local community. The training activities that were planned in the form of workshops were constrained by the threat of the COVID-19 pandemic so that the concept of the training was themed "at home". The training included pre-activities, socialization activities, training activities, remote assistance activities, and evaluation of activities. The material taught is not only about how to make cakes based on local potential, but a close understanding of marketing techniques is also embedded in this training. The theme "at home" means training conducted at home by way of distance learning provided with an interesting layout book and examples of research results in making cakes. Overall this program has run well. Indicators of success can be seen from the feedback given by the participants during this activity.]
E-Book Infografis “Make Your Health a Priority” untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pentingnya Menjaga Kesehatan Laila Saffanah
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.2106

Abstract

Selama pandemi Covid-19, masyarakat menjadi lebih banyak beraktivitas di rumah. Namun, gangguan kesehatan bisa datang kapan saja karena situasi dan kondisi pandemi menambah rasa stres dan bosan dengan aktivitas yang monoton selama di rumah. Pandemi Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik tetapi juga mental banyak orang. Oleh karena itu diperlukan media yang menarik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mulai dari diri sendiri. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan membuat e-book infografis mengenai kesehatan. Metode yang digunakan dalam melaksanakan program kerja adalah pembuatan e-book infografis dan optimalisasi media sosial. E-book infografis ini memiliki keunggulan berupa ilustrasi dan colorful agar dapat memberikan informasi dengan lebih mudah dan menarik minat baca masyarakat.[During the Covid-19 pandemic, people become more active at home. However, health problems can come at any time because the situation and condition of the pandemic adds to the feeling of stress and boredom with monotonous activities while at home. The Covid-19 pandemic threatens not only the physical but also mental health of many people. Therefore, it is necessary to have an attractive media to increase public awareness of the importance of maintaining health starting from yourself. The solution to this problem is to create an infographic e-book on health. The methods used in implementing the work program are making infographic e-books, optimization of social media. This infographic e-book has the advantage of being illustrated and colorful in order to provid information more easily and attracting people's reading interest.]
Pendampingan Pelaku Usaha di Dusun Wonosari Desa Mergolangu Kabupaten Wonosobo Melalui Pelatihan Simulasi Pengajuan Pembiayaan Modal Usaha Koperasi Berbasis Syariah Hendri Hermawan Adinugraha; Mila Sartika
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.2137

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan program pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan/penyadaran mengenai esensi, substansi, urgensi Koperasi Syariah. Para pelaku usaha di Dusun Wonosari dapat mengoptimalkan fungsi Koperasi Syariah sebagai mitra usaha untuk menangani kendala kekurangan modal. Para pelaku usaha di Dusun Wonosari dapat mempraktekan simulasi tahap permohonan pembiayaan modal usaha di Koperasi Syariah. Hasil pelatihan ini menunjukan bahwa simulasi pengajuan pembiayaan modal usaha koperasi berbasis Syariah untuk pelaku usaha di Dusun Wonosari Desa Mergolangu Kabupaten Wonosobo menciptakan wawasan baru dan bisa mengikis rasa antipati peserta terhadap koperasi syariah. Melalui metode simulasi ini peserta pelatihan dapat dengan mudah memahami konten dari Pengabdian ini dan pesreta dapat menemukan solusi dari keterbatasan modal usaha mereka dalam menjalanjan usaha.[The purpose of implementing this service program is to provide counseling / awareness about the essence, substance, and urgency of Sharia Cooperatives. Business actors in Wonosari Hamlet can optimize the function of Sharia Cooperatives as business partners to deal with the constraints of lack of capital. Business actors in Wonosari Hamlet can practice the simulation stage of the application for business capital financing at Sharia Cooperatives. The results of this training show that the simulation of applying for Sharia-based cooperative venture capital financing for business actors in Wonosari Hamlet, Mergolangu Village, Wonosobo Regency creates new insights and can erode the participants’ sense of antipathy towards Islamic cooperatives. Through this simulation method, training participants can easily understand the content of this Community Service and participants can find solutions to the limitations of their business capital in running their business.]

Page 1 of 1 | Total Record : 5