Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENYESUAIAN AKURASI PUKULAN DAN MOBILITAS ROBOMINTON VETERAN58 GAMMA II Putra, Chrystia Aji; Ristiawan, Agik Bika; Purba, Lasman P
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v11i1.629

Abstract

Abstrak. Teknologi komputer, terutama robotika di masa sekarang sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Robot adalah peralatan elektro-mekanik atau bio-mekanik, atau gabungan peralatan yang menghasilkan gerakan otonomi maupun gerakan berdasarkan perintah. Dalam industri modern, robot telah mengambil alih posisi para pekerja di pabrik-pabrik. Antara lain dalam industri automotif, alat elektronik, peranti komputer, robot telah menjadi penggerak utama dari industri ini. Pada penelitian ini akan dikembangkan Robominton (robot yang bermain badminton) berbasis sistem ROV (Remotely Operated Vehicle). Secara sederhana cara kerja robot berbasis ROV yaitu dioperasikan menggunakan sistem yang dikendalikan pengguna melalui perangkat kontroler. Sistem kendali robot dan robot itu sendiri dihubungkan dengan media transmisi data gelombang radio (RF = Radio Frequency). Penelitian ini menghasilkan sebuah robot yang mampu bermain badminton dengan kemampuan dasar, memiliki akurasi pukulan yang baik serta mobilitas yang tinggi. Setelah melakukan proses uji coba dan menghitung data uji coba, diperoleh data kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 2 meter per detik dan pukulan terjauh yaitu 5 meter dengan kemungkinan konsistensi tinggi.   Kata Kunci: Robot, Robominton, ROV (Remotely Operated Vehicle), Radio Frequency
PENILAIAN KINERJA DOSEN MENGGUNAKAN FUZZY TAHANI BERDASARKAN KUISIONER EVALUASI BELAJAR MENGAJAR Maulana, Aldi; Via, Yisti Vita; Purba, Lasman P
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v10i3.625

Abstract

Abstrak. Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat cepat, sehingga dapat membantu proses kerja manusia untuk menentukan keputusan dalam beraktifitas, baik dalam bidang industri, bisnis, jasa, maupun organisasi kemasyarakatan. Sehingga diperlukan penilaian kinerja terhadap manusia yang ada didalamnya seperti pegawai atau karyawan yang bekerja. Penilaian prestasi kerja sangat penting untuk menunjang kualitas dalam dunia pendidikan, penilaian terhadap prestasi kerja dapat menunjang tujuan suatu organisasi seperti di dunia pendidikan. Oleh karena itu diperlukan penilaian prestasi yang tepat dan konsisten. Dengan menggunakan Fuzzy Tahani, 40 data yang dihitung menggunakan derajat keanggotaan disimpan lalu dilakukan analisa berdasarkan data yang dianalisa. Maka diketahui dosen yang terbaik berdasarkan proses analisa Fuzzy Tahani. Dengan adanya sistem pendukung keputusan Penilaian Kinerja Dosen Menggunakan Fuzzy Tahani Berdasarkan Kuisioner Evaluasi Belajar Mengajar dapat memberi solusi dalam mengambil keputusan untuk menilai kinerja dosen dengan cara yang lebih efisien dibandingkan dengan pemrosesan  secara manual. Dari perhitungan akurasi yang berjumlah 40 data, akurasi tertinggi pada 3 variabel “AND” sebesar 67.5%, sedangkan untuk akurasi terendah yaitu 4 variabel “OR” sebesar 50%.   Kata Kunci: Fuzzy Tahani, Sistem Pendukung Keputusan, Penilaian Kinerja
PERANCANGAN SOLAR TRACKER BERBASIS ARDUINO SEBAGAI PENUNJANG SISTEM KERJA SOLAR CELL DALAM PENYERAPAN ENERGI MATAHARI Rezkyanzah, Jeneiro; Purba, Lasman P; Putra, Chrystia Aji
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 11, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v11i2.646

Abstract

Abstrak. Solar Tracker merupakan sebuah alat yang penunjang sistem photovoltaic (PV) untuk jenis pembangkit listrik tenaga surya yang ditujukan untuk optimasi penyerapan energi matahari dengan mengarahkan solar cell mengikuti pergerakan matahari. Solar tracker dibuat untuk mengerakan solar cell secara otomatis bergerak pada sudut 0° - 180° dan sebaliknya. Sistem PV bertujuan sebagai pengganti energi konvensional dalam tugasnya sistem dibantu beberapa perangkat seperti sel surya, sistem penyimpan energi listrik, alat ukur listrik, dan lainnya. Terutama untuk mengikuti arah dari pergerakan matahari dari waktu ke waktu diperlukan sebuah pelacakan solar. Prototype solar tracker ini dibuat menggunakan modul Arduino sebagai otak computer yang memroses data, motor servo sebagai penggerak leher, ALS (Ambient Light Sensor) sebagai mata untuk melacak pergerakan matahari, EMS (Embedded Module Series) LCD sebagai papan informasi, dan untuk jumlah voltage yang diterima ditampilkan melalui digital voltmeter.   Kata Kunci : Arduino. Solar Tracker, Solar Cell
Pendampingan terhadap peternak kambing dalam rangka meningkatkan penghasilan keluarga di desa hutan dayurejo lereng gunung arjuno Hermanto, Yustinus Budi; Nugroho, Matheus; Purba, Lasman Parulian
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v5i6.4373

Abstract

This Community Service Activity (PKM) has partners who are a group of goat breeders located in the Dayurejo Forest Village on the slopes of Mount Arjuno, Prigen District, Pasuruan Regency, East Java. Of the 14 problems faced by partners, cultivating a cage and five goats worth giving to the community is the main priority that has been mutually agreed to be carried out on an area of ​​approximately 14 m2. The purpose of doing community service by supporting goat breeders is to provide a view that in the future if it is carried out diligently, the welfare of the breeder will be achieved slowly but tends to be more certain. The presence of five goats supported by the Abdimas Team is a form of implementing community service after implementing ANSOS with partners with the aim of supporting the forest economy in the future, including for families of farmers.
Melindungi Sesama dengan Menjadikan Kesehatan Sebagai Hal yang Utama di Tengah Pandemi Covid–19 Lasman Parulian Purba; Paulina Prasethio; Natalia Dessy Harijanto; Novilita Regina Raja; Maria Yustina Raja; Chesya Pebriana Sunur; Ruth Novie Paulinda
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i1.2699

Abstract

Penyebaran COVID-19 tengah mewabah di seluruh dunia termasuk Indonesia. Hal ini menyebabkan keresahan diseluruh lapisan masyarakat -tak terkecuali di tiga lokasi tempat pengabdian masyarakat dari tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) kali ini di Kota Surabaya- sehingga penting untuk memberikan edukasi dan atau dukungan kepada masyarakat terkait pentingnya tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Cara ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran virus COVID-19 di masyarakat sekaligus memberi semangat kepada warga masyarakat setempat bahwa tetap perlu waspada bahwa COVD-19 masih ada dan masih dapat menular apalagi jika tidak dilakukan PHBS. Masyarakat mengapresiasi usaha yang dilakukan tim Abdimas UKDC berdasarkan informasi dari para Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat setelah Abdimas dilaksanakan.
Peningkatan Kualitas Layanan Program Pemberian Permakanan Lanjut Usia di Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Ridho Said A Laurence; Melyna Christine
Jurnal Bakti Saintek: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jbs.1734

Abstract

Program permakanan merupakan program Pemerintah Kota Surabaya Untuk menyejahterakan masyarakat warga Penyandang Kesejahteraan Masalah Sosial sesuai dengan Peraturan Walikota Surabaya Nomor 19 Tahun 2016. Kelurahan Semolowaru, kecamatan Sukolilo, kota Surabaya merupakan salah satu titik atau distrik dimana adanya program permakanan dari Pemerintah kota Surabaya sekiranya terdapat 59 orang penerima manfaat yang dikategorikan lanjut usia miskin, terlantar dan disabilitas yang menerima program permakanan ini. Beranjak dari pemikiran mengenai gizi yang diterima oleh penerima manfaat dalam hal ini sudah berusia lanjut, terdapatnya keluhan terhadap menu makanan yang bertentangan dengan kondisi kesehatan para penerima manfaat menjadi salah satu masalah didalam program pemberian makanan ini, yang mana beberapa lansia memiliki ganguan kesehatan yang mengharuskan mereka untuk mengkonsumsi makanan khusus. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan menjadi bagian penting dalam program ini, agar program permakanan ini menjadi program yang sangat bermanfaat bagi penerimanya. Terdapat sekiranya 9 orang dari 59 orang penerima manfaat, mengalami keluhan ketidakcocokan pada menu makanan yang diterima oleh mereka. Rata-rata penyakit yang dialami oleh penerima manfaat yakni asam urat, kolestrol, darah tinggi dan diabetes. Setelah dilakukan pemeriksaan melalui kerjasama dengan Puskesmas Menur didapati 6 orang penerima manfaat yang benar-benar tidak cocok dengan menu makanan yang diterimanya.[The food program is a Surabaya city government program. To improve the welfare of the people with Social Welfare Problems (PKMS) following Surabaya Mayor Regulation No. 19 of 2016. Semolowaru Urban Village, Sukolilo Sub-District, Surabaya City is one of the points or districts where there are eating programs from Surabaya Mayor The Surabaya city government presumably has 59 beneficiaries who are categorized as poor, neglected and disabled elderly who receive this food program. Starting from the thought about nutrition received by the beneficiaries, in this case, is old, there are complaints about the diet that is contrary to the health conditions of the beneficiaries to be one of the problems in this feeding program, where some elderly people have health problems that require them to consume special food. Therefore, improving the quality of service becomes an important part of this program, so that this food program becomes a very useful program for the recipient. There are at least 9 out of 59 beneficiaries, experiencing complaints of incompatibility on the diet received by them. The average disease experienced by the beneficiaries namely gout, cholesterol, high blood pressure, and diabetes. After being examined in collaboration with the Menur Community Health Center, 6 beneficiaries were found to be incompatible with the food menu they received.]
Strategi Pemasaran Pada Usaha Kecil Kelompok PKK Desa Pesanggrahan Desrina Yusi Irawati; Nany Suryawati; Lasman Parulian Purba; Theresia Meliana Mystica Ave
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i1.3088

Abstract

Ibu-ibu PKK desa Pesanggrahan memiliki kegiatan ekonomi mandiri berupa memproduksi makanan ringan. Namun dalam kenyataannya usaha tersebut menghadapi beberapa permasalahan, yaitu kemasan produk tanpa label dan pemasaran dilakukan secara offline. Dari permasalahan tersebut, solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan dan melakukan desain kemasan label. Penyuluhan berisi pembahasan tentang perencanaan produksi, strategi pemasaran, dan cara membuat akun bisnis. Kegiatan pengabdian ini melalui beberapa tahap yaitu tahap identifikasi masalah, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi. Hasil yang dirasakan ibu-ibu PKK dari penyuluhan dan desain kemasan adalah menambah keyakinan ibu-ibu untuk merintis usaha, membuka wawasan bahwa media sosial dapat dimanfaatkan untuk kegiatan jual beli, menularkan kegiatan positif kepada ibu-ibu PKK lainnya, dan kemasan memiliki desain label yang menarik. Realisasi ketercapaian dari kegiatan penyuluhan adalah 80%, dan desain label kemasan adalah 90%.
Beberapa Usaha Menjaga Kebersihan dan Keindahan (Sustainable Development) RT 04 RW VII Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Catharina Desy; Joe Sava Budiriyanto
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i1.585

Abstract

Program Abdimas kali ini dilakukan di lingkungan RT 04 / RW VII Kelurahan Semolowaru, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya oleh satu dosen bersama lima orang mahasiswa setelah mendapatkan ijin dari Bapak RT dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UKDC. Tahap awal yang dilakukan peserta Abdimas adalah melakukan analisis sosial (ANSOS). Berdasarkan ANSOS diperoleh informasi sekitar empat atau lima peduli lingkungan yang dihadapi masyarakat setempat yakni: kurangnya kesadaran warga dalam memilah sampah rumah tangga sebelum diangkut oleh gerobak pengangkut sampah, kerjasama saling dengan membantu menjadi JUMANTIK (Juru Pemantau Jentik Nyamuk) dalam kurun waktu yang ada dalam Abdimas, perlunya membersihkan rumput dan sampah organik di sekitar Taman dan Lapangan RT 04 / RW VII secara rutin (cepatnya periode antara waktu pemotongan rumput dan pertumbuhan rumput kembali), dan tidak tersedianya tempat membakar sampah tahan api dilokasi antara Taman dan Lapangan RT04 / RW VII, serta belum tersedianya mesin pencacah sampah organik khususnya di area Taman dan Lapangan RT 04 / RW VII. Abdimas secara keseluruhan berlangsung dengan baik dan lancar meskipun diakui masih terdapat hal-hal yang belum maksimal dalam pelaksanaan dan hasil oleh tim Abdimas. Meskipun demikian diharapkan kegiatan ini memberikan reaksi positip pada lingkungan lainnya untuk lebih peduli pada kebersihan dan keindahan lingkungan masing-masing. Dengan dilaksanakannya Abdimas ini tampaknya kondisi lingkungan menjadi lebih bersih dan indah, masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan, serta masyarakat diharapkan dapat merawat fasilitas bak sampah tahan api yang baru diserah-terimakan agar bermanfaat maksimal. Demikianlah semuanya dapatnya terlaksana program usaha menuju pengembangan yang berkelanjutan (sustainable development).
Studi Kondisi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga pada Suatu Rukun Tetangga Di Kelurahan Semolowaru Surabaya Lasman Parulian Purba; Ridho Said A Laurence; Blandina Angelina Nainggolan
Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ajpm.v2i2.743

Abstract

Tahap awal yang dilakukan peserta Pengabdian Masyarakat (Abdimas) seperti biasa adalah melakukan analisis sosial (Ansos). Ansos kali ini terasa cukup mudah karena pada Abdimas sebelumnya sudah dilakukan Ansos bersama dengan tim Abdimas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Tahun2019 sebagaimana dilaporkan oleh Purba (2020). Setelah mendapatkan ijin baik dari pihak RT 04 / RW VII dan LPPM UKDC maka tim Abdimas kali ini mengawali dengan Rapat tim Abdimas pada 06 Desember 2019. Dari sejumlah  83  Kepala  Keluarga  (KK)  di  RT 04  RW VII  tim  Abdimas diarahkan  agar  melakukan  penyuluhan  pemilahan  sampah  lebih  rinci kepada 11 (sebelas) KK saja setelah terlebih dahulu memberikan penjelasan awal  mengenai  pentingnya  pemilahan  sampah  pada  suatu  pertemuan bulanan  para  Ibu-Ibu  PKK  pada  medio  Desember  2019.  Volume total sampah organik selama 7 hari setelah dikumpulkan dari 11 KK adalah 62.30Kg (73.49%) dan sampah anorganik 22.48 Kg (26.51%). Rata-rata volume sampah organik per KK perhari 0.81 Kg sedangkan sampah anorganik sebesar 0.29 Kg. Untuk besaran sampah terbanyak perhari dari seluruh data yang dikumpulkan terdapat pada KK.9 yakni 4.30 Kg (sampah organik) setara dengan 5.07% dari total volume sampah yang terkumpul, setara dengan 6.90% dari total volume sampah organik yang terkumpul, dan dari seluruh pengumpulan data yang ada bahwa setiap KK rata-rata mengumpulkan sampah organik lebih banyak daripada sampah anorganik. Rata-rata volume sampah organik perminggu per KK sebesar 5.66 Kg dan sampah anorganik 2.04 Kg. Dari data-data dan informasi yang dihimpun membuktikan bahwa kegiatan Abdimas ini sudah sukses diimplementasikan pada media atau objek 11 KK di Kelurahan Semolowaru RT 04 RW VII. Selain itu juga pada tahapan akhir semua dari 11 KK sangat senang dan tidak keberatan jika dilakukannya kegiatan untuk memilah sampah organik dan anorganik sedari rumah dan mereka setuju jika kegiatan ini dijalankan kedepannya.
WASTAFEL PEDAL UNTUK MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID-19 BAGI MASYARAKAT RW 04 DELES SURABAYA Lasman Parulian Purba; Elisabet Junita; Jerico Wilinium; Louis Marcelino; Satria Kisbimantara; Samuel Jonathan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.429 KB)

Abstract

Abstract One part of the health protocol that is important in efforts to prevent the transmission of COVID-19 is to be diligent in ^washing hands^. Hands can be a source of germs and bacteria that can cause various diseases, especially if the hands are not clean, because hands are a part of the body that is very often used in various things and tasks and activities all the time. Meanwhile, various activities must continue so that people can remain productive and feel safe from the spread of COVID-19. Therefore, it is necessary to make efforts to break the chain of transmission due to transmission by human media (touch or air). Apart from washing hands, preventive measures that must be prioritized according to established health protocols are maintaining distance and wearing masks. Most of the existing hand washing devices still use hands in the process, both taking hand sanitizers and using water, hand touches still have to occur when closing the water tap, so there is still a potential risk of exposure to COVID-19 which may stick to the water tap considering its use for many (and uncontrollable) people. The Pedal sink to break the chain of spreading COVID-19 was partially made by a group of students from the Industrial Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Catholic University of Darma Cendika, with the guidance of a lecturer who in the production process is assisted by a helper assigned by the Campus. The Pedal sink has been handed over to the residents of RW 04 Deles through its representative, Head of RT02/RW04 Deles Surabaya. This product is a kind of Touchless Hand Washing product, which is a 100% hand washing device without the touch of a hand in its use. Keywords: washing hand; pedal sink; COVID-19; Deles Abstrak Salah satu bagian dari protokol kesehatan yang penting dalam upaya pencegahan penularan COVID-19 adalah rajin “mencuci tangan”. Tangan dapat merupakan sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebabkan beragam penyakit, khususnya apabila tangan tidak dalam kondisi bersih, sebab tangan merupakan bagian tubuh yang sangat sering dipakai dalam berbagai macam hal dan tugas maupun kegiatan sepanjang waktu. Meski jumlah yang sembuh meningkat, namun pandemi COVID-19 yang melanda berbagai Negara di dunia masih berlangsung sejak kemunculannya pada Desember 2019 yang lalu. Sementara berbagai kegiatan harus tetap berjalan agar masyarakat tetap bisa produktif dan merasa aman dari penularan COVID-19. Karena itu maka diperlukan adanya upaya untuk memutus mata rantai penularannya dikarenakan penularannya dengan media manusia (sentuhan maupun udara). Selain mencuci tangan, upaya pencegahan yang harus diutamakan sesuai dengan protokol kesehatan ditetapkan adalah menjaga jarak dan memakai masker. Sebagai mana ditemukan di lapangan jenis perangkat pencuci tangan (wastafel) yang dipergunakan sangat bervariasi mulai dari yang sederhana menggunakan wadah (ember, galon) bekas hingga peralatan fully automatic dengan menggunakan sensor. Sebagian besar perangkat cuci tangan yang ada tersebut masih menggunakan tangan dalam prosesnya, baik pengambilan hand sanitizer dan pemakaian air, sentuhan tangan masih harus terjadi saat menutup keran air, sehingga masih ada potensi resiko terhadap paparan COVID-19 yang mungkin melekat di kran air mengingat penggunaannya untuk banyak orang (dan tidak terkendali). Wastafel Pedal untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sebagian dibuat oleh kelompok mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Katolik Darma Cendika dengan bimbingan dosen yang mana dalam proses produksinya dibantu oleh helper yang ditugasi oleh pihak Kampus. Wastafel Pedal tersebut telah diserahkan kepada warga RW 04 Deles melalui perwakilannya yakni Bapak RT02RW04 Deles Surabaya. Produk ini yakni sejenis produk Touchless Hand Washing yakni perangkat pencuci tangan 100% tanpa sentuhan tangan dalam penggunaannya.