cover
Contact Name
Dr. Lilik Ariyanto, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
lilikariyanto@upgris.ac.id
Phone
+6281325457116
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Pendidikan Matematika, IPA, dan Teknologi Informasi
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 26853892     DOI : -
Core Subject : Education,
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu di ranah matematika dan pendidikan. Lingkup dari fokus utama tersebut meliputi pendidikan dan terapan.
Articles 452 Documents
Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning dan Team Assisted Individualization Berbantu Camtasia terhadap Prestasi Belajar Siswa Prameswari, Amalia Mivarda; Sudargo, Sudargo; Prasetyowati, Dina
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Discovery Learningdan Team Assisted IndividualizationberbantuCamtasia terhadap prestasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Semarang tahun ajaran 2018 / 2019. Sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 4 kelas dari seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Semarang yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen 1, kelas VII-F sebagai kelas eksperimen 2, kelas VII-B sebagai kelas kontrol dan kelas VII-C sebagai kelas uji coba. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, tes dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan uji anava arah, uji t satu pihak kanan, uji t dua pihak, uji proporsi satu pihak kiri dan uji regresi linear sederhana. Kesimpulan penelitian ini yaitu (1) terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakanmodel pembelajaran Discovery Learningberbantu Camtasia, model pembelajaran Team Assisted IndividualizationberbantuCamtasia dan  model pembelajaran konvensional (2) prestasi belajar siswa yang menggunakanmodel pembelajaran Discovery Learningberbantu Camtasialebih baik daripada model pembelajaran konvensional (3) prestasi belajar siswa yang menggunakanmodel pembelajaran Team Assisted Individualization berbantuCamtasialebih baik daripada model pembelajaran konvensional (4) Tidak terdapat perbedaan rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakanmodel pembelajaran Discovery Learningberbantu Camtasiadengan model pembelajaran Team Assisted IndividualizationberbantuCamtasia (5) Prestasi belajar siswa yang menggunakanmodel pembelajaran Discovery Learningberbantu Camtasia telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (6) prestasi belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Team Assisted Individualizationberbantu Camtasiatelah mencapai kriteria ketuntasan minimal (7) terdapat pengaruh aktivitas belajar yang menggunakan model pembelajaran Discovery Learningberbantu Camtasiadan model pembelajaran Team Assisted Individualizationberbantu Camtasiaterhadap prestasi belajar siswa.
Analisis Learning Obstacle Pada Materi Integral Fadillah, Ahmad; Firmansyah, M. Arie; Syarifah, Lely Lailatus; Rahardjo, Sigit; Erliani, Tika Putri
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis dan mendeskripsikan  faktor-faktor yang menyebabkan adanya learning obstacle pada materi integral. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes kesulitan belajar siswa, angket respon siswa, dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII MIPA 2 SMA Negeri 24 Kabupaten Tangerang sebanyak 9 siswa, terdiri dari 3 siswa berkemampuan tinggi, 3 sedang, dan 3 rendah. Pemilihan subjek ditentukan dari nilai tes kesulitan belajar siswa yang dihitung rata-rata nilai dan standar deviasinya. Berdasarkan hasil penelitian ini, faktor adanya learning obstacle dalam materi integral adalah konsentrasi dalam belajar yang terganggu, tidak adanya keinginan untuk lebih paham akan materi yang dijelaskan, adanya perhatian yang berbeda terhadap siswa unggul dan yang tidak unggul, faktor IQ siswa yang rendah dan kesalahan siswa dalam menggunakan teknologi yang saat ini sudah canggih.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa Berdasarkan Gender Hafidz, Ahmad Aunil; Kusumaningsih, Widya; Aini, Aurora Nur
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki motivasi belajar tinggi dan siswa perempuan motivasi belajar tinggi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Unggulan Nurul Islami Semarang semester 1 tahun ajaran 2019/2010. Subjek penelitian diambil dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tertulis dan wawancara. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dengan membandingkan data tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis dikembangkan oleh peneliti berdasarkan tahapan penyelesaian masalah menurut Gagne Polya dan pemecahan masalah setiap gender. Hasil penelitian ini adalah: a) kemampuan pemecahan masalah siswa laki-laki dengan kemampuan koginif sedang dan motivasi belajar tinggi mampu melaksanakan kemampuan pemecahan masalah dengan baik pada indikator memahami masalah, namun subjek kurang mampu pada indikator membuat rencana, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali. b) kemampuan pemecahan masalah siswa perempuan dengan kemampuan koginif sedang dan motivasi belajar tinggi mampu melaksanakan kemampuan pemecahan masalah dengan baik pada indikator memahami masalah,membuat rencana dan melaksanakan rencana, namun subjek kurang mampu pada indikator memeriksa kembali. c) perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara siswa laki-laki dan siswa perempuan kemampuan kognitif sedang dan motivasi belajar tinggi yaitu pada indikator membuat rencana dan melaksanakan rencana. Siswa perempuan lebih baik dari pada siswa laki-laki.
Efektivitas Model Pembelajaran Group Investigation dan Problem Based Learning Berbantuan Powerpoint terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Turunan Kelas XI Triwinasisto, Erwin; Handayanto, Agung; Shodiqin, Ali
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4862

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa, kurangnya variasi metode dalam pembelajaran, sehingga motivasi belajar rendah dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan rata-rata hasil belajar antara siswa yang dikenai model pembelajaran GI berbantuan powerpoint, PBL berbantuan powerpointdan model konvensional dan untuk mengetahui pembelajaran manakah yang lebih baik serta untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar. Kesimpulan penelitian ini 1) Terdapat perbedaan rata-rata nilai hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation berbantuan powerpoint, model pembelajaran Problem Based Learningberbantuan powerpointdan model pembelajaran konvensional. Karena berdasarkan uji anava didapat nilai signifikansi 0,002 0,05. 2) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran dengan Group Investigationberbantuan powerpointlebih baik daripada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional.3) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan powerpointlebih baik daripada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional.4) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara model pembelajaran Group Investigationberbantuan powerpointdanProblem Based Learning berbantuanpowerpoint. Karena berdasarkan Uji t dua pihak thitung t table = 2,563 1,6675) Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigationberbantuan powerpoint.Ini ditunjukkan dengan nilai regresi  = 3,009 + 0,940X1.6) Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaranProblem Based Learning berbantuanpowerpoint. Ini ditunjukkan dengan nilai regresi  = 5,277 + 0,894X2. 7) Terdapat pengaruh positif antara motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.Ini ditunjukkan dengan nilai regresi = 16,027 + 0,697X3Kesimpulan yang diperoleh adalah hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigationdan model model pembelajaran Problem Based Learningberbantuan powerpointefektif dan lebih baik daripada pembelajaran Konvensional.
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi SPLDV Ditinjau dari Gaya Kognitif Reflektif Islamiyati, Iis; Nugroho, Aryo Andri; Ariyanto, Lilik
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4857

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV ditinjau dari gaya kognitif reflektif dan gaya kognitif implusif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian yang diambil adalah siswa kelas VIIIA SMPYanbu’ul ulum Lumpur, Losari Brebestahun ajaran 2019/2020yaitu siswa gaya kognitif reflektif. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu tes MFFT, tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu dilakukan dengan cara mengecek data dari sumber yang sama dan waktu yang berbeda.  Hasil penelitian ini sebagai berikut : profil kemampuanpemecahan masalah matematis subyek dengan gaya kognitif reflektif sudah memenuhi ciri kognitif reflektif dan tahapan indikator polya namun siswa kognitif reflektif dalam penelitian mempunyai temuan baru yaitu pada saat di ditanya bagaimana jika menggunakan cara lain dalam menjawab soal, subjek paham dalam memecahkan masalah pada soal tersebut menggunakan cara apasaja namun subjek bisa mengerjakan soal tersebut hanya menggunakan cara eliminasi saja.
Keefektifan Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantu LKS untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII Ani, Isna Shofa; Supandi, Supandi; Ariyanto, Lilik
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4852

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan antara penggunaan model Pembelajaran Realistic Mathematisc Education danStudent Teams Achievement Division pada materi bangun datar segitiga dan segi empat terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Kesatrian 2 Semarang tahun ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini yaitu kelas VIIA, VIIC dan VIID dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data penelitian diperoleh dengan teknik wawancara, metode dokumentasi dan metode tes yang kemudian dianalisis dengan uji ketuntasan belajar individu dan klasikal, uji regresi linear sederhana, uji anava satu jalur, sertauji scheffe.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran yang menggunakan model Realistic Mathematics Educationdan Student Teams Achievement Division tidak efektif, karena hanya memenuhi dua dari tiga indikator efektivitas,sebagai berikut: (1) Rata-rata hasil belajar siswa yang mendapat perlakuan model Realistic Mathematics Education danStudent Teams Achievement Divisionbelum mencapai ketuntasan belajar secara individual maupun klasikal. (2) Terdapat pengaruh positif antara keaktifan terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa pada model Realistic Mathematics Education dan Student Teams Achievement Division. (3) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa yang menggunakan model Realistic Mathematics Education, Student Teams Achievement Division konvensional. (4) Kemampuan pemahaman konsep siswa yang menggunakan model Realistic Mathematics Education lebih baik daripada konvensional. (5) Kemampuan pemahaman konsep siswa yang menggunakan model Student Teams Achievement Division lebih baik daripada konvensional. (6) Kemampuan pemahaman konsep siswa yang menggunakan model Realistic Mathematics Education lebih baik dari Student Teams Achievement Division.
Pengembangan Video Pembelajaran Matematika melalui Model Pembelajaran Flipped Classroom di Sekolah Menengah Kejuruan Yanti, Yenni Asma; Buchori, Achmad; Nugroho, Aryo Andri
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4868

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berupa video pembelajaran matematika melalui model pembelajaran flipped classroom di Sekolah Menengah Kejuruan. Luaran yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah berupa produk video pembelajaran yang valid , praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development. Pada penelitian ini menggunakan model ADDIE ( Analysis , Design ,Development,Implementation,Evaluation ). Pengembangan video pembelajaran matematika melalui model pembelajaran flipped classroom di Sekolah Menengah Kejuruan teruji valid berdasarkan ahli media sebesar 82%, oleh ahli materi sebesar 79% , dan valid oleh ahli desain pembelajaran sebesar 81%. Media video pembelajaran matematika tersebut juga praktis untuk digunakan dilihat dari respon siswa sebesar 81%. Media video pembelajaran efektif digunakan dilihat dari perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan dengan rata-rata 82,93 pada kelas eksperimen dan 59,48 pada kelas kontrol dan diperoleh variabel keaktifan siswa berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa dengan persamaan regresi Ŷ =  73,86 + 4,45 X dan pengaruhnya sebesar 43%, serta ditunjukkan dengan uji ketuntasan dengan rata – rata 96,77  artinya telah mencapai ketuntasan. Berdasarkan data tersebut media video pembeajaran matematika melalui model pembelajaranflipped classroom valid, praktis , dan efektif. 
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write (TTW) dan Think Pair Share (TPS) Ditinjau dari Kemampuan Komunikasi Matematis Wahidiyah, Nur Ayu; Nizaruddin, Nizaruddin; Aini, Aurora Nur
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) adanya perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara model pembelajaran Think Talk Write(TTW), model pembelajaran Think Pair Share(TPS) dan model pembelajaran Konvensional. (2) kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Think Talk Write(TTW), lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional. (3) kemampuan komunikasi matematis siswa dengan model pembelajaran Think Pair Share(TPS) lebih baik daripada model pembelajaran Konvensional. (4) apakah terdapat pengaruh keaktifan siswa menggunakan model pembelajaran Think Talk Write(TTW) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. (5) apakah terdapat pengaruh keaktifan siswa menggunakan model pembelajaran Think Pair Share(TPS) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. (6) apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write(TTW) dan Think Pair Share(TPS) mencapai tuntas secara klasikal maupun individual. Jenis penilitian kuantitatif dengan desain Posttest Only Control Design. Sampel penelitian dengan CluterRandom Samplingdari populasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kangkung tahun ajaran 2019/2020. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan anava satu arah dengan taraf signifikansi 5% dilanjutkan dengan uji scheffe’dan regresi linier sederhana untuk mengetahui besar pengaruhnya. Hasil penelitian ini diperoleh: (1) terdapat perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa antara model pembelajaran Think Talk Write(TTW), model pembelajaran Think Pair Share(TPS) dan model pembelajaran Konvensional. (2) kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Think Talk Write(TTW) lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. (3) kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Think Pair Share(TPS) lebih baik dari pada siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran konvensional. (4) terdapat pengaruh positif antara keaktifan siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaranThink Talk Write(TTW), yaitu Ŷ=-52,622+1,756X. (5) terdapat pengaruh positif antara keaktifan siswa terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada model pembelajaran Think Pair Share(TPS),yaitu Ŷ=-18,803+1,347 X. (6) rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Think Talk Write(TTW) dan model pembelajaran Think Pair Share(TPS) telah mencapai ketuntasan belajar individual maupun klasikal.
Penggunaan Structural Equation Modeling (SEM) untuk Mengetahui Pengaruh Kebiasaan Mengakses Media Sosial terhadap Minat Belajar Siswa Praditasari, Elfitri Lidwina; Handayanto, Agung; Wulandari, Dewi
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4858

Abstract

Minat belajar merupakan hal yang memiliki peran penting dalam tinggi rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecanduan mengakses media sosial terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 11 Semarang. Mengakses media sosial merupakan salah satu dari sekian banyak kemungkinan yang dapat mempengaruhi minat belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling. Variabel laten dalam penelitian ini adalah kecanduan media sosial (x) dan minat belajar (y) sedangkan variabel teramati dalam penelitian ini adalah semua indikator dari masing-masing variabel laten yang terdirin dari 8 variabel teramati untuk variabel laten kecanduan media sosial (x) dan 6 variabel teramati untuk variabel laten minat belajar (y). Sehingga total variabel laten adalah 14 sehingga jumlah sampel minimal yang harus peneliti ambil adalah 14 x 10 = 140 sampel. Pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random samplingyang melibatkan 202 siswa sebagai sampel, jumlah ini sudah memenuhi minimal jumlah sampel yang peneliti tentukan. Dalam penelitian ini diperoleh model yang cukup baik dilihat dari setiap uji kecocokan kecocokan model pengukuran dan Uji Kecocokan Model Struktural. Dalam penelitian ini peneliti menghapus 3 variabel teramati. Dari hasil estimasi disimpulkan bahwa kecanduan media sosial memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap minat belajar siswa SMA Negeri 11 Semarang. Dimana semakin tinggi siswa kecanduan mengakses media sosial akan berpengaruh pada rendahnya minat belajar siswa, begitupun sebaliknya. 
Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada Mata Pelajaran Bangun Ruang Sisi Datar Hapsari, Vania Sita; Nizaruddin, Nizaruddin; Muhtarom, Muhtarom
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v1i6.4853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa SMP Dr. Tjipto Semarang terhadap mata pelajaran bangun ruang sisi datar.   Jenis penelitian   ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek yang diambil adalah 3 siswa smp kelas 8 semester 2 tahun ajaran 2018/2019 yang mempunyai kemampuan  representasi. Jenis  kemampuan yang diambil dalam penelitian ini  adalah kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan  yaitu data reduction, data display dan conclusing drawing / verification. Keabsahan data menggunakan triangulasi waktu  yaitu  membandingkan tes dan wawancara kemampuan representasi tahap 1 dan 2 dalam waktu yang berbeda. Analisis dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan representasi  matematis siswa  dengan memperhatikan kemampuan yang representasi yang dimiliki. Berdasarkan hasil analisis diketahui  bahwa subjek dengan kemampuan tinggi  memenuhi semua indikator representasi matematis representasi gambar , ekspresi matematika atau persamaan matematika dan mampu menjawab soal dengan kata-kata atau teks tertulis. Mampu menggunakan representasi gambar, ekspresi matematika atau persamaan matematika dan mampu menjawab soal dengan kata-kata atau teks tertulis, serta mampu mengoneksikan  representasi satu dengan  representasi yang lain dalam  menyelesaikan masalah. Kemampuan sedang kurang memenuhi semua indikator representasi matematis baik representasi gambar, persamaan matematika atau ekspresi matematika dan mampu menjawab soal dengan kata-kata atau teks tertulis. Subjek belum dapat menghubungkan representasi satu dengan lainnya untuk menyelesaikan permasalahan dengan baik saat melakukan tes tertulis maupun wawancara, serta dapat menjelaskan dengan baik.Kemudian kemampuan representasi rendah  tidak memenuhi semua indikator representasi matematis baik representasi gambar, persamaan matematika atau ekspresi matematika dan mampu menjawab soal dengan kata-kata atau teks tertulis. Subjek belum dapat menghubungkan representasi satu dengan lainnya untuk menyelesaikan permasalahan dengan baik saat melakukan tes tertulis maupun wawancara, serta menjelaskan dengan kurang baik.

Page 4 of 46 | Total Record : 452


Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 6 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 5 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 4 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 3 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2025): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 6 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 5 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 4 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 6 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 5 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 4 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2023): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 6 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 5 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 4 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 3 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 6 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 5 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 4 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 3 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2021): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 6 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 5 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 4 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 3 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 6 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 5 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 4 (2019): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika More Issue