Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin
Seminar Nasional Multidisiplin (SNAMI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah adalah seminar rutin yang dilaksanakan untuk menjadi wadah bagi para ilmuan dan akademisi yang bersifat multidisiplin ilmu. Dengan seminar ini diharapkan dapat menghemat sumber daya dan pembiayaan kegiatan, tetapi tetap memberikan pelayanan terbaik bagi peserta.
Adapun Topik Makalah Meliputi :Teknologi Informasi dan Sistem Informasi serta rumpun yang terkait, Pendidikan dan Ilmu Keguruan serta rumpun yang terkait, Manajemen dan Ekonomi Islam serta rumpun yang terkait, Bahasa dan Sastra Asing serta rumpun yang terkait, Teknologi Pertanian dan Agribisnis serta rumpun yang terkait, Sains Terapan serta rumpun yang terkait, Kajian Keislaman, dan lain-lain.
Articles
82 Documents
Implementasi Media Mobile Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Moh. Faridl Darmawan;
Afif Kholisun Nashoih
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan penggunaan media mobile learning, serta mendeskripsikan implementasi media mobile learning sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tarbiyatun Nasyi’in Jombang. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah human instrument atau peneliti sendiri, dengan alat bantu berupa tes dan observasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa penerapan media mobile learning memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa sebesar 27,87% yang merupakan selisi dari hasil pretes dengan rerata 53,26% dan postes dengan rerata 80,13%. Meingkatnya hasil tersebut merupakan sebuah tanda bahwa para siswa memiliki minat dan motivasi yang besar ketika digunakan media mobile learning dalam proses pembelajaran. Kata kunci : implementasi, mobile learning, bahasa Indonesia.
Implikasi Analisis Kontrastif Kata Kerja Aktif - Pasif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa
Siti Sulaikho;
Lailatul Mathoriyah
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidenitifikasi implikasi analisis kontrastif kata kerja aktif-pasif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab di Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Jombang. Data penelitian diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisa dengan menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap pemahaman kata kerja aktif - pasif dalam bahasa Arab setelah dibandingkan dengan kata kerja aktif-pasif dalam bahasa Indonesia. Peningkatan ini diketahui berdasarkan nilai pre-test dan post-test. Sebelum dilakukan analisis kontrastif, diperoleh nilai rata-rata mahasiswa sebesar 58,5. Setelah dilakukan analisis kontrastif, nilai rata-rata mahasiswa meningkat menjadi 86,6. Kata kunci : kontrastif, kata kerja, aktif, pasif
PENGGUNAAN COMIC BOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN BAHASA ARAB MAHASISWA UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH JOMBANG
Nurul Hidayah;
Sujono -
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Komik merupakan salah satu media yang memberikan kontribusi positif terhadap pembelajaran. Bahasa yang digunakan dalam menyampaikan pesan bersifat langsung, tidak terbelit-belit sehingga mudah untuk diingat dan dipahami oleh para pembaca. Hal ini sangat efektif untuk mengatasi berbagai permasalahan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Arab. Adapun tujuan meneliti yang hendak dicapai dalam penelitian ini yaitu meningkatkan pemahaman pembelajaran bahasa Arab mahasiswa dengan media komik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu R&D (Research and Development), yang bertujuan untuk mengembangkan penelitian. Adapun langkah-lagkah yang ditempuh yaitu, Planning (Perancangan), Production (memproduksi), Evaluation (evaluasi). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah meningatnya pemahaman mahasiswa dalam kemampuan membaca, meningkatnya pemahaman mahasiswa dalam percakapan, meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam menulis, dan kemampuan dalam menghafal kosa kata dalam bahasa Arab. Katakunci: Comic Book, Media, Pembelajaran, Bahasa Arab.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KITAB ALALA DI PONDOK PESANTREN LANGITAN WIDANG TUBAN
Sudarto Murtaufiq;
Ahmad Ubaidillah
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peneliti tertarik mengangkat judul “Model Implementasi Pembelajaran Kitab Alala dalam Meningkatkan Karakter Santri di MI al-Falahiyah Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban Jatim Tahun Pelajaran 2018/2019” karena dilatarbelakangi oleh sebuah fakta lapangan yang menunjukan banyaknya santri baru di MI al-Falahiyah yang berprilaku kurang sabar dalam menghadapi ujian belajar, kurang sungguh-sungguh dalam mengaji, kurang hati-hati dalam bermasyarakat. Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban adalah salah satu pondok pesantren tua yang memilih menyelenggrakan pendidikiannya secara non formal. Pondok pesantren ini menanamkan pendidikan yang sarat dengan pendidikan nilai, baik nilai agama maupun nilai-nilai luhur bangsa. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana model implementasi pembelajaran kitab Alala yang diterapkan para guru di MI al-Falahiyah Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban. Untuk mengetahui permasalahan dan mendapatkan data dengan jelas, di sini penulis menggunakan Pendekatan kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui observasi, interviw dan dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan model implementasi pembelajaran kitab Alala yang diterapkan para guru di MI al-Falahiyah Pondok Pesantren Langitan Widang Tuban adalah dengan menggunakan empat macam model, pertama, model mauidhoh. Kedua, model pembiasaan. Ketiga, model qudwah (teladan). Dan keempat, model targhib dan tarhib. Kata kunci: Implementasi, pembelajaran Kitab Alala, pendidikan pesantren.
Supportive Therapy Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Pasien Skizofrenia Paranoid
Diah Miranti;
Herlan Pratikno
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan intervensi kepada salah satu pasien skizofrenia yang berada di RSJ Menur Surabaya. Subjek adalah seorang laki-laki berusia 51 tahun yang mengalami gangguan skizofrenia paranoid sejak 2 (dua) tahun lalu. Peneliti memberikan intervensi berupa supportive therapy (terapi supportif) sebagai media untuk meningkatkan rasa percaya diri, menyembuhkan dan peningkatan kesehatan mental. Terapi ini diyakini mampu membantu meningkatkan rasa percaya diri (self-confidence), penerimaan diri (self-acceptance) serta membantu untuk kembali beraktivitas dan melakukan sosialisasi dimasyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan tahap-tahap terapi dimulai dari building raport, wawancara, konfrontasi asses belief, disput irrasional belief, pemberian dukungan, teknik pernafasan dan jadwal harian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa supportive therapy efektif digunakan sebagai media meningkatkan kepercayaan diri klien dan meningkatkan kesadaran realitas serta membantu mengembangkan ketrampilan penyesuaian diri. Kata kunci: Supportive therapy, paranoid schizophrenia
PERSON CENTERED THERAPY UNTUK MENURUNKAN DEPRESI PADA PASIEN SKIZOAFEKTIF
Aprian Istiono
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Person Centered Therapy dalam menurunkan depresi pada pasien schizoafektif. Seseorang dengan gangguan schizoafektif memiliki ciri baik skizofrenia, seperti halusinasi dan cara berpikir yang tidak teratur, maupun gangguan afektif, seperti perubahan suasana hati berat, merasa terancam dan depresi. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang pasien laki-laki RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang yang berusia 36 tahun, dengan gangguan scizoafektif tipe depresif. Subjek mengalami kondisi depresi, merasa bersalah, sering merasa kebingungan dan halusinasi. Latar belakang pemilihan topik ini adalah karena melihat kondisi terapeutik umumnya kering dan bersifat direktif. Person Centered Therapy hadir dengan mengutamakan pemberian kenyamanan bagi subjek untuk bercerita, menjabarkan masalahnya dan mengungkapkan perasaan-perasaaannya. Kondisi nyaman dalam terapeutik inilah yang dijadikan sebagai modal untuk merubah afek subjek yang nampak tidak nyaman dan bahkan curiga terhadap pertanyaan-pentanyaan yang bersifat direktif. Setelah afek subjek sudah nampak nyaman, selanjutnya subjek didorong untuk menyelesaikan pengalaman-pengalaman yang membuatnya depresi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam studi kasus ini adalah wawancara, observasi dan psikotes. Hasil dari studi kasus ini diperoleh bahwa Person Centered Therapy menjadi sarana bagi subjek untuk melakukan self-insight dalam menyelesaikan pengalaman-pengalaman yang membuatnya depresi. Kemampuan melakukan self-insight inilah yang kemudian mampu menurunkan depresi yang dialami oleh subjek. Kata kunci: Person centered therapy, scizoafektif tipe depresif.
COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY UNTUK MENURUNKAN PERILAKU OBSESIF KOMPULSIF PADA REMAJA
Risna Amalia
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to intervene in one of the students who is in Al-Azhar Gresik High School. The subject has obsessive compulsive behavior in the form of using a handbody on the sole of the foot repeatedly. Researchers provide interventions in the form of cognitive behavior therapy as interventions to reduce obsessive compulsive behavior, and to improve mental health in schools. This therapy aims to oppose wrong thoughts and emotions by presenting evidence that contradicts beliefs about the problem at hand. The method used in this research is qualitative with a case study approach. Subjects were female who were 16 years old and had obsessive compulsive behavior for 14 months. The cognitive behavior therapy procedure is first, the subject is asked for relaxation in the form of progressivrizkie muscle relaxation to learn to stretch and relax various muscle groups and learn to notice the difference between tension and relax. Second, cognitive restructuring, reducing the anxiety level of the subject caused by negative thoughts and replacing them with more positive thoughts, and. Third, exposure with response prevention, to overcome obsessive compulsive behavior. Where the subject is faced with a situation of having the belief that must perform the usual ritual behavior but the subject is prevented from doing the ritual. If the subject can prevent not doing the ritual and it turns out that something terrible did not happen, this can help in changing the subject's belief in compulsive behavior. The intervention consisted of eight sessions with two sessions a week and 60 minutes each for each session. The results of this study indicate that cognitive behavior therapy is effectively used to reduce the subject's obsessive compulsive behavior, which is shown by decreasing levels of anxiety, negative thinking and compulsive behavior. Keywords: Cognitive behavior therapy, obsessive compulsive behavior, adolescents
Desain Aplikasi RO-LEX (Reading for Dyslexia) Untuk Anak Disleksia
Rizki Amalia
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aplikasi RO-LEX dapat membantu siswa disleksia dalam membaca. Diharapkan bahwa hasil penelitian dapat memperkaya strategi guru dalam mengajar membaca melalui aplikasi RO-LEX terutama untuk siswa disleksia.Penelitian ini termasuk jenis Penelitian dan Pengembangan (R&D). Penelitian ini melibatkan siswa disleksia dari SMALB Tunas Harapan I Tembelang Jombang pada Tahun Akademik 2019/2020. Ada sembilan langkah dalam penelitian berdasarkan pada model Borg & Gall. Langkah-langkah tersebut adalah analisis kebutuhan, perencanaan, pengembangan pendahuluan produk, pengujian lapangan pendahuluan, revisi produk utama, pengujian lapangan utama, revisi produk operasional, pengujian lapangan operasional, dan revisi produk akhir. Data dikumpulkan melalui data kualitatif. Peneliti menganalisis berdasarkan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi RO-LEX dapat membantu siswa disleksia dalam keterampilan membaca. Bahkan, aplikasi RO-LEX memotivasi siswa disleksia untuk terus belajar. Katakunci: Media, Disleksia, Aplikasi RO-LEX.
EXPRESSIVE WRITING THERAPY SEBAGAI MEDIA UNTUK MENURUNKAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA
Ambrosius Stephano Decidery Yolanda;
Tatik Meiyuntariningsih
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan intervensi untuk menurunkan perilaku kenakalan pada remaja berjenis kelamin laki-laki dan berumur empat belas tahun yang sedang menempuh pendidikan Sekolah Menengah Pertama, subjek berperilaku kasar, suka berkelahi, dan sulit mengendalikan emosi selama tiga bulan terakhir.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Subjek diberi perlakuan berupa expressive writing yang digunakan sebagai media untuk meningkatkan pemahaman bagi diri sendiri dan mampu mengekspresikan emosi yang berlebihan pada individu.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perilaku kenakalan remaja dapat dikurangi dengan metode expressive writing therapy yang dilakukan selama satu minggu dengan total tujuh sesi terapi di fokuskan sebagai media untuk mengenal diri sendiri dan lingkungan, serta pelepasan emosi negatif yang dimiliki. Kata Kunci : Expressive Writing, Kenakalan Remaja
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ATASAN DAN MODAL PSIKOLOGIS DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PT. KERTA RAJASA RAYA
Winno Margi Rezkinda
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara dukungan sosial atasan dan modal psikologis dengan keterikatan kerja pada karyawan PT. Kerta Rajasa Raya. Keterikatan kerja menjadi suatu yang penting bagi organisasi saat ini, karena karyawan dengan keterikatan kerja tinggi dapat meningkatkan performa kerja. Keterikatan kerja dipengaruhi oleh sumber daya kerja dan sumber daya pribadi. Sumber daya kerja pada penelitian ini adalah dukungan sosial atasan, sementara sumber daya pribadi adalah modal psikologis. Penelitian ini penting karena keterikatan kerja memiliki dampak efektif sebesar 16% terhadap profitabilitas, 18% pada produktifitas, 25% terhadap penurunan tingkat turnover yang tinggi, 49% terhadap penurunan tingkat turnover yang rendah, 37 % terhadap penurunan ketidakhadiran dan 60% pada kualitas kerja. Hasil menunjukan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dukungan sosial atasan dan modal psikologis dengan keterikatan kerja (R=0.643 ; p<0,05). Dukungan sosial atasan dan modal psikologis berkontribusi dengan keterikatan kerja karyawan PT. Kerta Rajasa Raya sebesar 41,3%. Spesifiknya, dukungan sosial memiliki hubungan yang signifikan dan positif dengan keterikatan kerja (r=0.443;p<0.05). Modal Psikologis dan keterikatan kerja juga menunjukan korelasi signifikan dan positif (r=0.537;p<0.05). implikasi dari hasil penelitian menunjukan bahwa perusahaan sebaiknya merancang program bertujuan untuk mengembangkan dukungan sosial atasan dan modal psikologis karyawan untuk dapat meningkatkan keterikatan kerja karyawan. Kata kunci: Dukungan sosial atasan, Modal Psikologis, Keterikatan Kerja Karyawan