cover
Contact Name
Agus Sifaunajah
Contact Email
agus.syifa@unwaha.ac.id
Phone
+6285646045594
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 26543184     DOI : -
Seminar Nasional Multidisiplin (SNAMI) Universitas KH. A. Wahab Hasbullah adalah seminar rutin yang dilaksanakan untuk menjadi wadah bagi para ilmuan dan akademisi yang bersifat multidisiplin ilmu. Dengan seminar ini diharapkan dapat menghemat sumber daya dan pembiayaan kegiatan, tetapi tetap memberikan pelayanan terbaik bagi peserta. Adapun Topik Makalah Meliputi :Teknologi Informasi dan Sistem Informasi serta rumpun yang terkait, Pendidikan dan Ilmu Keguruan serta rumpun yang terkait, Manajemen dan Ekonomi Islam serta rumpun yang terkait, Bahasa dan Sastra Asing serta rumpun yang terkait, Teknologi Pertanian dan Agribisnis serta rumpun yang terkait, Sains Terapan serta rumpun yang terkait, Kajian Keislaman, dan lain-lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 82 Documents
Terapi Perilaku Kognitif (Cognitif Behaviour Theraphy) Bagi Individu Perfeksionis Rabia Adawiya; IGAA Noviekayati
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan intervensi kepada salah satu remaja yang mempunyai kebiasaan perfeksionis dalam menjalankan kegiatannya sehari hari entah itu di rumah maupun, di sekolah, maupun di lingkungan sekolah. Dalam kesehariannya subyek merasa dirinya lebih unggul daripada teman – teman di sekolahnya. Baginya, keberhasilan adalah segala – galanya sehingga subjek cenderung tidak pernah mengenal apa itu kegagalan. Kebiasannya tersebut membuat relasi sosialnya terganggu dan tak jarang subjek dibuat stress dan jatuh sakit ketika dirinya merasa usahanya kurang maksimal. Terapi perilaku ini melibatkan langkah langkah kognitif yang terkait dengan pengaruh dari keyakinan irasional mengenai perfeksionisme yang selalu ingin terlihat sempurna dan lebih unggul daripada yang lain. Proses terapi kognitif bisa membantu subjek untuk memahami masalah kognisi tertentu dalam melaksanakan tindakan yang diperlukan untuk memenuhi komitmen, serta meningkatkan kesediaan individu untuk terlibat pada perilaku yang lebih adaptif. Dalam penelitian ini, terapi kognitif berjalan sebanyak tujuh kali pertemuan. Dengan 7 langkah yang di dalamnya melibatkan konseling CBT, menulis Diary harian berdasrakan format ABC dari teori CBT dan langkah terkahir merupakan teknik relaksasi. Hasil dari terapi kognitif adalah, subjek dapat menghilangkan dan menyadari distorsi kognitif yang menganggu kehidupan sosialnya selama ini. Katakunci: Terapi Kognitif, Irational belief, Perfeksionis
PUZZLE EKSPRESI SEBAGAI MEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL PADA PASIEN GANGGUAN MENTAL ORGANIK Ulin Nuri Mauludiyah; IGAA Noviekayati
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial yang dimiliki oleh salah satu pasien Gangguan Mental Organik, di RSJ Menur Surabaya. Subyek berusia 18 tahun, berjenis kelamin perempuan, menderita gangguan sejak tahun 2009. Gangguan mental organik yang subyek derita disebabkan oleh adanya cedera kepala akibat benturan. Peneliti menggunakan puzzle ekspresi sebagai media untuk meningkatkan keterampilan interaksi sosial subyek. Terapi Puzzle Ekspresi ini didahului dengan memberikan pemahaman kepada subyek tentang berbagai ekspresi manusia. Kemudian subyek diminta untuk menempelkan ekspresi yang sesuai dengan permintaan peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, puzzle ekspresi ini efektif untuk membantu subyek mengenali berbagai ekspresi ketika melakukan interaksi sosial. Kemampuan interaksi sosial yang dimiliki subyek juga menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal. Kata kunci: Puzzle Ekspresi, Gangguan Mental Organik.
HUBUNGAN PENERIMAAN SOSIAL DENGAN ASERTIVITAS PADA MAHASISWA YANG MERANTAU Amartha Vivianti; Shofiatul Maulidiyah; Dyan Evita Santi
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa Perantau dituntut agar bisa beradaptasi dalam lingkungan baru. Untuk dapat berinteraksi dengan baik individu perlu bersikap asertif. Mahasiswa perantau yang memiliki kemampuan asertif akan menimbulkan rasa senang dalam diri dan orang lain menilai baik. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerimaan sosial dengan asertivitas pada mahasiswa yang merantau. Penelitian ini dilakukan pada 156 mahasiswa perantau di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dari Maluku dan NTT. Alat pengumpul data berupa skala asertivitas dan penerimaan sosial. Dari hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara penerimaan sosial dengan asertivitas pada mahasiswa perantau. Nilai korelasi bernilai positive, berarti kedua variabel memiliki arah hubungan positive, yaitu semakin tinggi penerimaan sosial yang didapat, maka semakin tinggi pula asertivitas pada mahasiswa perantau dan sebaliknya. Kata kunci: Penerimaan sosial, asertivitas, mahasiswa perantau
“HUBUNGAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN PERCAYA DIRI DENGAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA REMAJA” Ria Indi Setia Nugrahini; Ulin Nuri Mauludiyah; Adnani Budi Utami; Niken Titi Pratitis
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan komunikasi interpersonal dan percaya diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada remaja. Sampel penelitian adalah 100 orang remaja di kecamatan Kalianget. Nilai F = 84,410 pada p = 0,000 (p < 0,05) untuk kemampuan komunikasi interpersonal dan percaya diri dengan kecemasan berbicara di depan umum. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal dan percaya diri yang dilakukan secara bersama memiliki korelasi yang sangat signifikan dengan kecemasan berbicara di depan umum dan hipotesis pertama diterima. Nilai t = -3,627 pada p = 0,000 (p < 0,05) untuk kemampuan komunikasi interpersonal dengan kecemasan berbicara di depan umum. Menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara kemampuan komunikasi interpersonal dengan konsep diri yang sangat signifikan sehingga hipotesis kedua diterima. Nilai t = -2,956 pada p = 0,004 (p < 0,05) untuk percaya diri dengan kecemasan berbicara di depan umum. Menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara percaya diri dengan kecemasan berbicara di depan umum yang sangat signifikan sehingga hipotesis ketiga diterima. Kata kunci: kecemasan berbicara di depan umum, kemampuan komunikasi interpersonal, percaya diri.
PENGARUH TOKEN EKONOMI UNTUK MENGURANGI AGRESIVITAS PADA ANAK Novy Fitria; Tatik Meiyuntariningsih
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku agresivitas terjadi pada masa perkembangan karena pada masa inilah seorang anak sudah mulai merasa ingin mengetahui dan ingin melakukan sesuatu yang dia inginkan walaupun tanpa dia sadari sesuatu yang dia lakukan itu dapat berdampak negatif pada dirinya sendiri ataupun pada orang lain. Oleh karena itu, Token Ekonomi diterapkan pada penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui pengaruhnya dalam mengurangi gejala agresivitas pada anak. Token ekonomi adalah tanda/alat yang digunakan untuk memperkuat perilaku yang diinginkan dan pada jumlah tertentu kemudian dapat ditukarkan dengan reward konkret. Subyek dalam penelitian ini adalah seorang anak kelas 2 SD, berjenis kelamin laki-laki dan berusia 7 tahun 6 bulan dan memiliki riwayat terlambat bicara. Subyek suka melempar dan mendorong benda yang ada disekitarnya bila keadaan tidak seperti yang Subyek harapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Prosedur penelitian menggunakan 5 sesi dalam waktu 5 minggu, 2 kali asesment dan 3 kali pemberian intervensi dengan tingkat penurunan agresivitas sebelum diberi perlakuan setiap minggu menunjukkan perilaku agresivitas 3-4 kali menjadi 2 kali selama 3 minggu pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa token ekonomi efektif digunakan untuk mengurangi agresivitas pada anak, khususnya perilaku melempar dan mendorong benda. Kata Kunci : Agresivitas, token ekonomi
Dimensi Forgiveness Individu yang Bercerai Hikmah Husniyah Farhanindya; Karolin Rista
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian di Kota Surabaya, menurut data Peradilan Agama kelas 1A terdapat 4.872 kasus. Pada tahun 2018 meningkat menjadi 5.235, sehingga dalam satu tahun telah terjadi peningkatan perceraian sebanyak 363 kasus. Dampak perceraian yang dialami individu yaitu pengalaman traumatis pada salah satu pasangan. Individu yang telah bercerai cenderung menunjukkan perasaan sedih, kecewa, frustasi, tidak nyaman, tidak tentram, tidak bahagia, takut, khawatir, stress bahkan ada juga yang mengalami depresi. Kondisi tersebut membuat individu menunjukkan emosi negatif seperti marah, dendam, bahkan benci dan menyalahkan mantan pasangan atau bahkan orang lain. Oleh karena itu individu yang bercerai memerlukan suatu tindakan untuk melepaskan emosi negatif yaitu dengan forgiveness. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi dimensi-dimensi forgiveness pada individu yang bercerai, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan untuk mengatasi dampak perceraian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan subyek penelitian individu yang telah bercerai lebih dari lima tahun. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga subyek telah mencapai dimensi ketiga dari forgiveness yaitu benevolence motivation, artinya ketiga subyek mampu menunjukkan keinginan untuk berbuat baik kepada mantan pasangan. Upaya yang dilakukan oleh ketiga subyek untuk mengatasi dampak perceraian yaitu aspek religiusitas, dengan memperbanyak ibadah maka semakin cepat individu tersebut dapat mencapai forgiveness kepada mantan pasangannya. kata kunci : forgiveness, individu yang bercerai, perceraian
Permainan Catur Sebagai Media Perubahan Perilaku untuk Penderita Skizofrenia Hebefrenik Yuniar Maharani; IGAA Noviekayati
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana permainan catur dapat membantu mengubah perilaku penderita skizofrenia hebefrenik yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan perasaan dan pemikirannya. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya dalam rentang waktu dua bulan. Subjek penelitian merupakan penderita skizofrenia hebefrenik berusia 52 tahun yang telah menderita gangguan ini selama 28 tahun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus. Peneliti menggunakan teknik asosiasi bebas dengan media permainan catur untuk memancing pembicaraan dengan subjek penelitian. Pemberian intervensi kepada subjek diberikan selama lima kali. Selama intervensi, subjek diberikan pertanyaan mengenai hal-hal yang traumatis yang selama ini tidak dapat disampaikan kepada orang lain dengan media permainan catur. Hasil intervensi menunjukkan adanya perubahan perilaku pada subjek setelah diberikan intervensi. Perubahan perilaku yang muncul antara lain subjek mampu menceritakan apa yang mengganggu dalam pikirannnya dan menurunnya gejala gaduh gelisah. Hasil intervensi tersebut terus dimonitor sampai dua bulan setelah intervensi untuk melihat apakah perilaku subjek telah menetap. Katakunci: Skizofrenia, asosiasi bebas, permainan catur .
PENERAPAN PERSON CENTERED THERAPY PADA PENDERITA SKIZOFRENIA TAK TERINCI Zahra’ Priana
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia dijelaskan sebagai gangguan jiwa yang ditandai dengan distorsi khas dan fundamental dalam pikiran dan persepsi yang disertai dengan adanya afek yang tumpul atau tidak wajar. Skizofrenia tak terinci menampilkan perubahan pola simptom-simptom yang cepat menyangkut semua indikator skizofrenia. Penderita skizofrenia tak terinci yang telah memasuki usia dewasa akan kesulitan dan hambatan dalam kehidupan sehari-hari termasuk menjalankan tugas perkembangan sebagai individu yang bisa bertanggungjawab terhadap diri sendiri dengan bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap penderita skizofrenia tak terinci tentang keadaan diri saat ini dan mengembangkan potensi yang dimiliki melalui person centered therapy dengan teknik konseling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Subyek penelitian adalah penderita skizofrenia tak terinci berjenis kelamin laki-laki yang berusia 22 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek cukup mampu mengetahui dan memahami keadaan diri saat ini serta potensi yang dimiliki yang bisa menumbuhkan rasa tanggung jawab. Kata kunci : skizofrenia tak terinci, person centered therapy
Aplikasi Metode Taguchi-Grey untuk Optimasi Multirespon pada Pembubutan Aluminium Am. Mufarrih; Kuni Nadliroh
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk optimasi proses pembubutan aluminium yang memiliki beberapa karakteristik kualitas dengan metode Taguchi-Grey. Variabel-variabel proses pembubutan yang divariasikan adalah kedalaman potong, gerak makan dan kecepatan putaran spindel. Beberapa karakteristik kualitas yang dioptimalkan adalah kekasaran permukaan, kebulatan, dan MRR. Desain eksperimen menggunakan matrik ortogonal L9. Mesin bubut yang digunakan ialah mesin bubut maximat v13. Pahat potong menggunakan pahat jenis HSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pembubutan aluminium dapat ditingkatkan secara efektif melalui metode ini. Nilai GRG yang mewakili beberapa karakteristik kualitas meningkat hingga 25% dari 0,7798 menjadi 0,9718. Peningkatan kedalaman potong, gerak makan dan kecepatan spindel akan meningkatkan nilai GRG. Kata kunci: Metode Taguchi-Grey, Multirespon, Aluminium
Keanekaragaman Makrofauna Tanah Diurnal pada Ketinggian 1200 Mdpl di Gunung Buthak Julpika Irawati; Wahyu Nur Hidayah; Izzatin Nisa’; Anggun Wulandari
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 No 1 Tahun 2019 (On Proses)
Publisher : KH. A. Wahab Hasbullah University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hayati makrofauna tanah diurnal pada ketinggian 1.200 mdpl. Metode yang digunakan yaitu observatif deskriptif dengan menggunakan metode perangkap jebak (pitfall trap). Jumlah perangkap jebak yang digunakan ialah 5 buah dengan tiga kali pengulangan. Penelitian dilakukan pada ketinggian 1.200 mdpl dengan tahapan: penentuan lokasi penelitian, pembuatan perangkap jebak, pengambilan sampel makrofauna tanah dan identifikasi sampel makrofauna tanah. Hasil yang diperoleh makrofauna tanah diurnal sebanyak 9 spesies dengan jumlah 390 hewan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai H’ ≤ 1 sehingga indeks keanekaragaman rendah, nilai E’≤ 0,4 sehingga menunjukkan indeks kemerataan rendah dan komunitas tertekan, nilai C < 0,5 sehingga menunjukkan dominansinya rendah kecuali untuk spesies Oecophylla smaragdina yang menunjukkan dominansi sedang dengan nilai C = 0,59. Kata kunci: diurnal, gunung Buthak, keanekaragaman, makrofauna