cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 158 Documents
PENGGUNAAN TELE HYPNOBIRTHING PADA PRENATAL CLASS DI RUMAH SAKIT Khayati, Nikmatul
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.464 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v2i1.35

Abstract

Kemajuan teknologi berdampak pada kemajuan teknologi informasi di bidang kesehatan termasuk keperawatan. Area keperawatan antara lain perawatan pada perempuan menjelang melahirkan . Pada saat ini perempuan yang memasuki masa menjelang melahirkan akan menghadapi nyeri yang semakin bertambah sampai periode kelahiran. Kondisi ini berdampak pada fisik maupun mental. Dampak fisik seperti makin lamanya kala II persalinan apabila proses kelahiran terjadi secara alamiah. Berdasarkan riset ?yang telah dilakukan dengan menggunakan hypnobirthing menunjukkan hasil bahwa kala II berlangsung lebih cepat dari 12 jam menjadi 4,5 jam. Selain itu hypnobirthing membawa pengaruh positif pada perubahan mental ?klien yang mengalami nyeri ante dan intra natal.? Mengacu pada hal ini perlu kiranya program ?hypnobirthing perlu dikembangkan? untuk mengefisienkan waktu dan tenaga dari klien maupun petugas berupa terapi ?yang dipandu dan dipantau dari jarak jauh berupa tele hypnobirthing. ?Keyword: tele hypnobirthing
PENGARUH KUALITAS FOTO THORAX DEWASA TERHADAP TINGKAT KEPUASAN DOKTER RADIOLOGI DENGAN COMPUTED RADIOGRAPHY DI INSTALASI RADIOLOGI RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN Sudarsih, Kesawa; Jannah, Marichatul; Miranti, Debora Dwi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.657 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v6i2.108

Abstract

Kualitas radiograf adalah kemampuan suatu radiograf dalam memberikan suatu informasi diagnostik dari objek yang diperiksa. Kualitas radiograf dipengaruhi oleh beberapa komponen yaitu Densitas, Kontras, Ketajaman, Detail. Kualitas radiografi yang optimal dapat memberikan informasi diagnosis yang jelas mengenai objek yang diperiksa. Berdasarkan pengamatan peneliti di Instalasi Radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan, pemeriksaan Thorax proyeksi PA menggunakan kaset ukuran 35 X 43 cm dengan system prosessing Computed radiography (CR). Namun pada saat pencetakan film CR menggunakan ukuran 35 X 43 cm untuk 4 proyeksi pada pasien yang berbeda. Kualitas gambar radiograf menjadi menurun dan memungkinkan diagnosis yang diberikan kepada pasien menjadi kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Foto Thorax Dewasa Terhadap Tingkat Kepuasan Dokter Radiologi dan untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi tingkat kepuasan Dokter radiologi di Instalasi Radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan.Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini sebesar 40 sampel foto thorax. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada Dokter Radiologi. Setelah data terkumpul, langkah selanjutnya adalah melakukan pengolahan data dengan cara editing, coding, dan tabulasi, cara menganalisis menggunakan Analisis Deskriptif dan Analisis Regresi Berganda dengan melakukan uji hipotesis garis regresi, uji statistic f, uji statistic t, koefisien determinasi untuk kemudian dijadikan pembahasan yang akan ditarik kesimpulan dan saran.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kualitas radiograf dengan kepuasan Dokter radiologi di Instalasi Radiologi RSUD Bendan Kota Pekalongan dengan hasil yaitu Densitas dengan nilai signifikansi 0.029<0.05 ada pengaruh, kontras dengan nilai signifikansi 0.042<0.05 ada pengaruh, ketajaman dengan nilai signifikansi 0.003<0.05 ada pengaruh dan detail dengan nilai signifikansi 0.007<0.05 ada pengaruh dan faktor dominan yang mempengaruhi tingkat kepuasan Dokter radiologi adalah variabel detail.?Kata Kunci : Kepuasan Dokter Radiologi, Kualitas Radiograf, Foto Thorax
HUBUNGAN SLEEP HYGIENE DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA Rahmah, Ifana Z.; Retnaningsih, D.; Apriana, Rista
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.235 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i1.58

Abstract

XVI + 86 halaman + 7 tabel + 2 Gambar + 12 LampiranLatar Belakang: Kualitas tidur adalah kemampuan individu untuk tetap tertidur dan mendapatkan tidur REM dan NREM yang pas. Perubahan tidur akibat proses penuaan pada lansia dapat mempengaruhi kualitas tidur. Sehingga lanjut usia perlu mendapatkan praktik sleep hygiene yang baik dan tepat agar dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang. Metode??????????? : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 35 lansia.Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji rank spearman dengan nilai signifikasi 5%. Hasil : Hasil uji rank spearman di dapatkan bahwa ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan nilai p value = 0,000 yang berarti ?0,05 (5%), maka H0ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Ada hubungan antara sleep hygiene dengan kualitas tidur pada lansia di Panti Wredha Harapan Ibu Ngaliyan Semarang dengan arah korelasi positif dan tingkat keeratan tinggi. Saran : Untuk pelayanan keperawatan dapat menerapkan praktik sleep hygiene yang dapat di jadikan intervensi mandiri perawat dalam upaya meningkatkan kualitas tidur lansia.Kata Kunci?????????? : Sleep hygiene, kualitas tidur, lansia.Daftar Pustaka?? : 37 (2006-2017)?Xvi + 87 pages + 7 Tables + 2 Pictures + 12 EnclosuresBackground?????? :? Sleep quality is the ability of the individual to stay asleep and get a proper REM and NREM sleep. Sleep changes due to the aging process in the elderly can affect sleep quality. So that the elderly need to get a good sleep hygiene practices and appropriate in order to improve the quality of sleep of elderly. Method : Research method using correlative descriptive method with cross sectional studied design. The samples were 35 elderly persons. Simple random sampling used as total sampling. This study employed the questionnaires as data collecting methods. The spearman rank test used as statistical data analysis with significant value 5% . Result : The result of spearman rank statistic test show that there is relation between sleep hygiene and sleep quality at the elderly with p value = 0,000 which mean ? 0,05 (5%) then H0 is rejected and Ha is received. Conclusion: There is a relationship between sleep hygiene and sleep quality at the elderly in the nursing home Harapan Ibu Ngaliyan Semarang with the direction of positive and level of high closeness. Advice??????????????? : For nursing service can apply the the practice of sleep hygiene that can be made in the independent intervention of nurses in an effort to improve the quality of elderly sleep.Keywords??????????? : Sleep hygiene, sleep quality, elderly.References???????? : 36 (2006-2017)
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANGTAHUN 2008 yati, Rina; Wahyuning, Sri; yunah, Tar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 2 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.92 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i2.26

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %.Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.?Keyword : Mother Age, pre-eklamsi
GAMBARAN PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MIROTO KOTA SEMARANG Yati, Rina; Mariyana, W.; Pangestika, D. W.
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.079 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i1.81

Abstract

Angka kematian maternal merupakan indikator yang mencerminkan status kesehatan ibu. Di Jawa Tengah, tahun 2011 angka kematian ibu sebesar 116,01 per 100.000 kelahiran hidup.Di Kota Semarang tahun 2011 terdapat 119,9 per 100.000 kelahiran hidup. P4K dengan Stiker adalah merupakan kegiatan yang di fasilitasi oleh bidan khususnya, dalam rangka peran aktif suami, keluarga dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi komplikasi bag iibu hamil. Berdasarkan stud ipendahuluan, dari data bulan Januari sampai Desember 2011 cakupan PWS-KIA di Puskesmas Miroto masih belum mencapai target 95% yaitu sebesar 72,28%. Deteksi dini kehamilan risiko tinggi antara lain KEK sebesar 15 orang (12,40%) preeklamsi 4 orang (3,30%) dengan 1 ibu meninggal, perdarahan 4 orang (3,30%) dan lain-lain sebesar 31 orang (25,62%). Dan kasus rujukan ke Rumah Sakit sebanyak 7 orang (5,78%).?Jenispenelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan cross? sectional?.Populasinya semua ibu hamil yang berjumlah 214, sampel ditentukan dengan accidental sebanyak 68 sampel,instrumennya adalah kuesioner.??Hasil penelitian dari 68 responden, didapatkan ibu hamil sebagian besar sudah merencanakan Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi pada Ibu Hamil.Saran bagi petugas kesehatan dapatmeningkatkancakupanpelayanankesehatandengancarapenyuluhan, khususnya tentang persiapan persalinan dan pencegahan komplikas idengan menekankan pada perencanaan calon pendonor darah dan sarana transportasi persalinan, bagi peneliti dapat mencari faktor lain yang dapa tmempengaruhi gambaran perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, bagi institusi pendidikan dijadikan referensi kepustakaan bagi Prodi D III Kebidanan.?Katakunci : Gambaran,PerencanaanPersalinandanPencegahan Komplikasi, Ibu Hamil
Hubungan Pengetahuan Dan Penggunaan Kondom Pada Laki-Laki Beresiko Tinggi (Operator Karaoke) Dalam Berhubungan Seksual Di Resosialisasi Argorejo Dan Rowosari Semarang Cahyaningsih, Oktaviani
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.919 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v5i2.99

Abstract

Kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan, selain itu perkembangannya juga sangat cepat, virus HIV dapat menyebabkan penurunan kadar (CD-4) pada?? penderita sehingga sangat mudah terinfeksi penyakit oportunistik. Menurut data Departemen Kesehatan RI dalam triwulan Januari hingga Juni 2013 ditemukan sebanyak 10.210 kasus HIV dan 780 kasus AIDS.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Penggunaan Kondom Pada laki-Laki Beresiko Tinggi (Operator Karaoke) Dalam Berhubungan Seksual Di Resosialisasi Argorejo Dan Rowosari Semarang .Operator Karaoke merupakan salah satu profesi yang beresiko karena selain punya pasangan di lokalisasi, operator juga mempunyai pasangan diluar lokalisasi baik istri ataupun pacar.Kewajiban pemakaian kondom 100% sudah lama dicanangkan sebagai ?Strategi Nasional untuk menekan penularan HIV/AIDS, namum kenyataannya lebih diutamakan untuk menjangkau WPS, waria, LSL dan penasun sehingga dapat disimpulkan belum sampai secara khusus menjangkau Operator Karaoke, dimana merupakan salah satu profesi yang berisko juga dalam penularan HIV/AIDS .Kata Kunci : Operator, Pengetahuan, Praktek Pemakaian Kondom.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN RESIKO TINGGI DI PUSKESMAS PURWOYOSO KOTA SEMARANG Kusumastuti, Mirtaria; Rochmayani, Dewi Sari; Zulaika, Chusnul
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.352 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i1.49

Abstract

Kehamilan yang resiko tinggi akan menghadapi berbagai permasalahan yang dapat mengganggu proses persalinan. Data dari SDKI 2012 AKI di Indonesia adalah 359/ 100.000 kelahiran hidup. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan kejadian kehamilan resiko tinggi di Puskesmas Purwoyoso Kota Semarang.Jenis penelitian ini studi kuantitatif dengan desain penelitian non experimental, dan tergolong dalam penelitian observasional survey. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 50 ibu hamil. Sampel penelitian ini total populasi. Analisa data dengan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan analisis tabulasi silang.Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan cukup (48 %), sikap responden yang setuju dalam memeriksakan kehamilannya (32%). Hasil uji korelasi spearman rank menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan kejadian kehamilan resiko tinggi (rs = - 0,06 dan p = 0,965), dan ada hubungan sikap ibu hamil dalam memeriksakan kehamilan dengan kejadian kehamilan resiko tinggi (rs = 0,339 dan p = 0,016). Perlu penelitian lebih lanjut dengan metode kualitatif tentang pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap kejadian kehamilan resiko tinggi agar dapat diungkap informasi yang lebih lengkap dan komprehensif.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, kehamilan resiko tinggi?RELATED KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF PREGNANT WITH HIGH RISK PREGNANCY INCIDENCE HEALTH IN PURWOYOSO SEMARANGHigh-risk pregnancies will encounter various problems that can interfere with the childbirth process. SDKI 2012 MMR in Indonesia is 359 / 100,000 live births. The goal in this study to determine whether there is a relationship of knowledge and attitude of pregnant with high risk pregnancy incidence Health in Purwoyoso Semarang.This type of research is a quantitative study with a non-experimental research design, and classified in observational research survey. The population in this study a number of 50 pregnant. The research sample is total population. Analysis of the data by univariate and bivariate analysis using cross tabulation analysis.The results showed sufficient level of knowledge (48%), the attitude of the respondents who agreed in checkups (32%). Spearman rank correlation test results showed no correlation between knowledge of pregnant with high risk pregnancy incidence (rs = - 0.06 and p = 0.965), and there is a relationship attitude of pregnant in antenatal with the incidence of high-risk pregnancies (rs = 0.339 and p = 0.016). Further studies with a qualitative method of knowledge and attitude of pregnant on the incidence of high risk pregnancy that can be brought to more complete information and comprehensive.Keywords: knowledge, attitude, high risk pregnancy
HUBUNGAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN PRE – EKLAMSI PADA IBU HAMIL DI RSUD KODYA SEMARANG TAHUN 2008 yati, Rina; Wahyuning, Sri; yunah, Tar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.536 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v1i1.17

Abstract

Mortality of high pregnant mother in Indonesia, one of it`s cause is pre eklamsi. Pre-Eklamsi there is relation with age, in RSUD Kodya Semarang of year 2008 there are 40 mother of pregnancy experiencing of Pre-Eklamsi. Intention of this research to know relation/link of age of mother with occurence of Pre-Eklamsi of at pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.?Method used by is study of correlation with approach of study restropektif. Population as much 40 people. Sample used by is totalizeing to from other side. use of Data use data of sekunder by filling cek-list. Analyse relation/link 2 variable use chi-square with level of significan 5 %.Result of research show most mother of pregnancy experiencing of pre-eklamsi of group of age which have risk < 20 and > 35 year ) as much 22 responder ( 55 ) and pursuant to test of stastitic of where counting/calculating = 47,763 > tables of = 3,841, by level is signifikan 5% and dk = 1, Value of correlation coefficient show Is ha accepted and Ho refused. Becoming there is relation/link of age of mother with occurence of pre-eklamsi of pregnant mother in RSUD Kodya Semarang of year 2008.Keywords : Mother Age, pre-eklamsi
DUKUNGAN SOSIAL PRAMURUKTI DENGAN KONDISI KESEHATAN FISIK LANJUT USIA DI BALAI PELAYANAN SOSIAL LANSIA CEPIRING KABUPATEN KENDAL Arisdiani, Triana; PH, Livana
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.723 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i1.218

Abstract

Pendahuluan : Jumlah lansia yang banyak di Indonesia haruslah ditangani secara keseluruhan dengan memperhatikan kebutuhannya. Kebutuhan fisiologis dasar lansia yang harus dipenuhi adalah higiene, nutrisi, kenyaman, oksigenasi, cairan elektrolit, eliminasi urin dan fekal, dan tidur. akan berdampak buruk terhadap kesehatan, Kebutuhan fisiologis dan psikologis lansia yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan kerentanan terhadap penyakit, stres konfusi, disorientasi, gangguan mood, kurang fresh, menurunnya kemampuan berkonsentrasi, kemampuan membuat keputusan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial pramurukti dengan kondisi kesehatan fisik lanjut usia di panti pelayanan sosial lansia cepiring kabupaten Kendal. Metode : Penelitian ini merupakan study deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 74 orang. ?Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan sebagian besar pramurukti memberikan dukungan dalam tingkat rendah hingga sedang yaitu sebanyak 13 (56,5%) orang. Hasil perhitungan menggunakan chi - square didapatkan nilai p value 0,316 (P>0,05) sehingga hasil analisis tidak adanya hubungan antara dukungan sosial pramurukti dengan kondisi kesehatan fisik lansia. Diskusi : Penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan penelitian yang serupa menggunakan variabel yang berbeda.Kata Kunci ???????? : Dukungan Sosial, Kondisi Kesehatan Fisik, Lansia?Introduction: The large number of elderly people in Indonesia must be handled as a whole by paying attention to their needs. The basic physiological needs of the elderly that must be met are hygiene, nutrition, comfort, oxygenation, electrolyte fluid, urine and faecal elimination, and sleep. will have a negative impact on health, physiological and psychological needs of unmet elderly can lead to susceptibility to disease, confusion, disorientation, mood disorders, lack of freshness, decreased ability to concentrate, ability to make decisions. Objective: This study aims to determine the relationship between pre-proof social support and the physical health conditions of elderly people at the social care institutions of the elderly cepiring Kendal district. Method: This study is a descriptive correlation study with a cross sectional approach. The number of samples is 74 people. The sampling technique in this study used total sampling. Results: The results of the study showed that most of the prostitutes provided support in the low to moderate levels of 13 (56.5%) people. The calculation results using chi-square obtained p value 0.316 (P> 0.05) so that the results of the analysis there is no relationship between pre-proof social support and physical health conditions of the elderly. Discussion: This research is expected to be used as a reference for developing similar research using different variables.Keywords: Social Support, Physical Health Conditions, Elderly
Pengaruh Infra Red dan Terapi Latihan terhadap Stroke Hemiparese Dextra e.c Non Hemorage Amin, Akhmad Alfajri; Purnomo, Didik; Abidin, Zainal
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.896 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v7i1.40

Abstract

Stroke Non Haemoragik adalah sumbatan pada pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak sebagian atau keseluruhan terhenti. Prevalensi Stroke berdasarkan terdiagnosis nakes dan gejala tertinggi terdapat di Sulawesi Selatan (17,9?), DI Yogyakarta (16,9?), Sulawesi Tengah (16,6?), diikuti Jawa Timur sebesar 160/00. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh infra red dan terapi latihan terhadap penderita Stroke Hemiparese Dextra e.c Non Hemorage. Populasi penelitian ini adalah pasien penderita stroke hemiparese dextrae.c stroke non-hemiragic di RS Permata Medika Ngaliyan sebanyak 8 pasien yang secara keseluruhan diambil sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data didapat dari pemeriksaan kekuatan tonus otot dengan skala asworth. Skala Asworth sebagai pemeriksaan tonus otot. Hasil uji t menunjukkan Sig. = 0,000 (<0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti nilai tonus otot sebelum dan sesudah tindakan penggunaan infra red dan terapi latihan berupa latihan pasif maupun aktif serta latihan dengan menggunakan pendekatan motode motor relearning programme (MRP) tidak sama. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka dapat disimpulkan adanya pengaruh Infra red dan terapi latihan, berupa peningkatan nilai tonus otot pada penderita hemiparese dextra e.c stroke non-hemorage.?Kata kunci : Infra red, terapi latihan, dan stroke hemiparese dextra e.c nonhemorage

Page 5 of 16 | Total Record : 158