cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jitkwh@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
ISSN : 20868510     EISSN : 26555875     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (JITK) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penenlitian maupun non hasil penelitian dibidang ilmu dan teknologi yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak merubah tulisan tanpa mengubah maksud atau subtansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan penulis yang bersangkutan.
Articles 158 Documents
HUBUNGAN ANEMIA, USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN BBLR DI RSUD DR.H.SOEWONDO KENDAL wahyuning, Sri; yati, Rina; Dwi Erawati, Ambar
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.544 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v7i2.14

Abstract

ngka emaian ayi? di ndnesia masi inggi dan elm mencapai arge s an? Salah satu penyebab utama kematian bayi adalah prematurtas (BBLR) dan Infeksi. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% dari seluruh kelahiran di dunia dan lebih sering di negara berkembang. Penyebab BBLR secara umum multifaktorial sehingga kadang mengalami kesulitan untuk melakukan tindakan pencegahan. Di RSUD dr.H.Soewondo Kendal pada tahun 2014 terdapat 634 kasus BBLR dan 66 (10,41%) diantaranya meningggal.? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan anemia, usia dan paritas ibu dengan kejadian BBLR. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan studi kasus control (case control study) dengan pendekatan retrospektif. Sampel dihitung menggunakan rumus lemeshow (1990) dan mengambil OR pada faktor risiko penelitian terdahulu, diperoleh besar sampel 68. Dengan menggunakan perbandingan kasus dengan kontrol 1:1 diperlukan jumlah sampel sebanyak 136. Pengumpulan data menggunakan kuesioner berbentuk ceklis dengan melihat data sekunder dari rekam medis RSUD dr.H.Soewondo Kendal. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariate Hasil penelitian dengan menggunakan perhitungan Chi Square dengan taraf signifikansi 5 % diperoleh asil ada ngan yang signiikan anara amia dengan? dengan nilai? seesar? ada ngan yang signiikan anara ariael sia dengan keadian? dengan nilap? seesar? dan tidak ada hubungan yang signifikan antara variabel parias dengan keadian? dengan nilap? seesar 0,189. Disarankan petugas kesehatan lebih aktif dalam memberikan pengetahuan terhadap ibu hamil tentang pertumbuhan dan perkembangan janin serta faktoe-faktor yang mempengaruhinya serta memonitor apakah ibu hamil mengkonsumsi tablet fe sesuai kebutuhan dengan cara yang benar untuk mengurangi resiko BBLR. ?Kata kunci? : Anemia, Usia, Paritan dan Kejadian BBLR
HUBUNGAN PROSES PENGOLAHAN PEMBAKARAN MAKANAN DENGAN KELAINAN REFRAKSI DAN KONJUNGTIVITIS (STUDI KASUS DI RESTORAN MALL X KOTA SEMARANG) Wahyudi, Didik; Juwanita, Agnes
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.518 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i2.194

Abstract

Kelainan refraksi merupakan ?keadaan pembiasan mata dengan panjang bolamata yang tidak seimbang atau keadaan dimana sinar-sinar sejajar yang memasuki bolamata dibiaskan media refrakta tidak jatuh di retina. Konjungtivitis merupakan radang konjungtiva atau radang selaput lendir yang menutupi belakang kelopak dan bola mata dan merupakan salah satu penyebab gangguan penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisa anamnesa (umur, jenis kelamin, keluhan, pemakaian kacamata lama, dan riwayat penyakit), inspeksi/observasi, visus dan titik akhir koreksi visus monokuler dengan tingkat pengaruh asap pembakaran barbeque di Restoran Mall X Kota semarang. Jenis penelitian ini bersifat menjelaskan hubungan antara variable pengaruh dengan variable terpengaruh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja di Restoran Mall X Kota Semarang yang mengalami kelainan refraksi dan konjungtivitis. Sampel diambil dari pekerja yang menderita kelainan refraksi dan konjungtivitis. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan identitas (nama, alamat, pekerjaan, umur, jenis kelamin, masa kerja, lama bekrja per hari), anamnesa (keluhan, pernah pakai kacamata ukuran), visus dan tititk akhir koreksi visus mononkuler dengan tingkat pengaruh asap pembakaran barbeque. Disarankan untuk mengkondisikan lingkungan kerja yang menguntungkan faal kerja terutama berhubungan dengan penggunaan mata dalam bekerja. Pemakaian kacamata pelindung untuk melindungi mata dari pengaruh asap pebakaran barbeque. Mengatur pencahayaan sesuai dengan iluminasi normal untuk pekerjaan yang berhubungan pembakaran masakan. Penderita konjungtivitis disarankan mengecek kondisi matanya secara teratur untuk meminimalisir terjadinya infeksi yang lebih parah. Disarankan untuk dilakukan penelitian lanjutan.Kata kunci: Pembakaran makanan, kelainan refraksi, konjungtivitis?CONNECTING PROCESS WITH FOOD PROCESSING COMBUSTION REFRACTIVE DISORDERS AND CNJUNCTIVITIS MALL X CITY RESTAURANT IN SEMARANGAbnormalities of Refraction Refraction is the state of the eyes with long eye ball that is not balanced or the circumstances in which parallel rays entering the eye is refracted refrakta media did not fall on the retina. Conjunctivitis is an inflammation of the conjunctiva or the inflamed mucous membrane that covers the back of the eyeball and eyelid and is one of the causes of visual impairment. The purpose of this study is to describe and analyze anamnesis (age, gender, complaints, use old glasses, and disease history), inspection / observation, visual acuity and corrected visual acuity endpoint monokuler with the level of influence of combustion smoke barbeque at Restaurant X City Mall semarang. This kind of research is to explain the relationship between variables with a variable influence affected. The population in this study were all workers at Restaurant X Mall Semarang refraction disorders and conjunctivitis. Samples taken from the workers who suffer from disorders of refraction and conjunctivitis. The results showed that there was a relationship of identity (name, address, occupation, age, gender, years of long bekrja per day), anamnesis (complaint, never wear glasses the size), visual acuity and corrected visual acuity mononkuler tititk end with the level of influence of combustion smoke barbeque . It is recommended to establish the working environment that is favorable omen associated with the use of work, especially the eyes in work. Use goggles to protect eyes from the effects of smoke pebakaran barbeque. Adjust the lighting in accordance with normal illumination for combustion-related work of cooking. Conjunctivitis sufferers are advised to check the condition of his eyes on a regular basis to minimize the occurrence of more severe infections. Recommended for advanced research.Keywords: refraction disorder, conjunctivitis.
PENGARUH PERSEPSI MUTU PROSES PEMBELAJARAN KELAS TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA DI PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG TAHUN 2012 Yati, Rina; Erawati, Ambar Dwi; Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.016 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v3i2.72

Abstract

Pendidikan DIII Kebidanan dalam menyelenggarakan pendidikan berorientasi kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta pengembangan profesi dan penyusunannya mengaju kepada kompentensi inti bidan di Indonesia. Berdasarkan kompetensi tersebut maka diharapkan lulusan pendidikan diploma kebidanan mengusai ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan dan sikap serta perilaku bidan profesional. Untuk dapat menghasilkan tenaga bidan yang mempunyai kompetensi yang sesuai dengan yang diharapkan tersebut maka sangatlah dibutuhkan pengelolaan pendidikan yang bermutu. Pengelolaan pendidikan yang bermutu memberikan kepuasan kepada mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan metode survey analitik melalui pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket menggunakan kuesioner terstruktur. Populasi adalah seluruh mahasiswa D3 Kebidanan STIKES Widya Husada (320) pengambilan sampel dengan teknik non proportionale random sampling. (178). Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, Analisis bivariat menggunakan tabulasi silang, chi square sedangkan analisis multivariat? menggunakan multiple regresi logistic. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki persepsi mutu proses pembelajaran dimensi kehandalan (57,86%), ketanggapan (50%), kepastian (67,41%), empati (50,56) baik. Namun dalam hal dimensi wujud (55,05%) menyatakan tidak baik, kepuasan mahasiswa (60,11%) baik. Hasil analisis bivariat menunjukan adanya hubungan signifikan antara ?kehandalan (p=0,001), ketanggapan (p=0,001), kepastian (p=0,006), empati (p=0,002), wujud (p=0,0001) dengan kepuasan mahasiswa. Hasil multivariat menunjukan bahwa persepsi mutu dimensi wujud yang memiliki pengaruh paling besar pada kepuasan mahasiswa.Direkomendasikan pada STIKES Widya Husada untuk meningkatkan mutu proses pembelajaran dari lima aspek dimensi mutu? terutama dalam aspek wujud fisik. berupa luas ruangan, kebersihan, kelengkapan alat laboratorium,kerapian ruangan kelas dan laboratorium serta kesejukan ruangan.?Kata Kunci : kepuasan mahasiswa, proses pembelajaran, mutu pembelajaran
TEKNIK PEMERIKSAAN STERNOCLAVICULAR JOINT METODE HOBBS VIEW DENGAN INDIKASI DISLOKASI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAHSAKIT ORTOPEDI PROF. DR. R. SOEHARSO SURAKARTA Rosidah, Siti; Andriani, Intan; Utami, Asih Puji
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.187 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i2.90

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sternoclavicular joint yang kasus cedera sternoclavicular joint juga jarang terjadi. Teknik pemeriksaan sternoclavicular joint dengan indikasi dislokasi dengan proyeksi postero anterior metode Hobbs View di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R Soeharso Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan teknik pemeriksaan sternoclavicular joint metode Hobbs View dan untuk menjelaskan efektifitas penggunaan proyeksi Hobbs View dalam menegakkan diagnosaPenelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengambil data primer yaitu hasil observasi, wawancara dari dokter pengirim, radiografer, dan dokter spesialis radiologi, data sekunder berupa lembar permintaan, hasil bacaan dokter, rekam medis, dan hasil radiograf. Setelah semua data terkumpul, dilakukan reduksi, kuotasi dan pengolahan data, kemudian ditarik kesimpulan.Hasil penelitian diperoleh teknik yang digunakan dalam pemeriksaan sternoclavicular joint dengan indikasi dislokasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Ortopedi Prof. DR. R. Soeharso Surakarta adalah proyeksi Hobbs View. Keefektifan dari proyeksi Hobbs view adalah dapat menampilkan gambaran sternoclavicular joint secara lebih jelas, memastikan adanya dislokasi sternoclavicular joint, serta menentukan posisi atau jenis dari dislokasi tersebut?Kata kunci : Teknik pemeriksaan, jenis dislokasi, keefektifan proyeksi Hobbs View.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN BEBAN ORANGTUA DALAM MERAWAT ANAK PENYANDANG CACAT TINGKAT SD DI SLB NEGERI SEMARANG Dini, Indri Khizba; Sujianto, Untung; Retnaningsih, Dwi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1668.067 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v6i2.113

Abstract

Memiliki anak penyandang cacat merupakan tantangan yang cukup berat bagi banyak orangtua. Hal ini merupakan beban keluarga dengan anak berkebutuhan khusus yang memunculkan berbagai tekanan-tekanan fisik, psikologis, emosi, sosial dan finansial. Orangtua mengatakan memiliki anak penyandang cacat merupakan ujian berat yang menimbulkan perasaan kesal, marah, malu, sampai perasaan tidak menerima kenyataan. Namun seiring berjalannya waktu bisa menerima keadaan karena dalam keluarga tetap memberikan dukungan dalam perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan beban orangtua dalam merawat anak penyandang cacat tingkat SD di SLB Negeri Semarang. Penelitian menggunakan desain deskiptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara proportional stratified random sampling sejumlah 124 orangtua siswa. Alat penelitian menggunakan kuesioner dan analisis bivariat menggunakan Chi-Squre. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan beban orangtua dalam merawat anak penyandang cacat tingkat SD di SLB Negeri Semarang (pvalue=0,000). Peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti faktor-faktor lain yang mempengaruhi orangtua dalam merawat anak penyandang cacat menggunakan variabel dan metode yang berbeda?Kata kunci : Dukungan Keluarga, Beban Orangtua dalam Merawat
PEMASANGAN DAN PERAWATAN LENSA KONTAK LUNAK TORIK PADA PENDERITA ASTIGMATISMUS Wahyudi, Didik
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.717 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v9i1.63

Abstract

Kelainan refraksi telah banyak terjadi di dunia termasuk di indonesia, dengan jenis kelainan yang berbeda salah satunya adalah kelainan refraksi astigmatisma. Astigmatisma dapat dikoreksi dengan kacamata maupun lensa kontak. Namun para penderita astigmatisma pada umumnya hanya menggunakan lensa kontak spheris dan jarang menggunakan lensa kontak torik yang telah didesain khusus untuk menanggulangi astigmat.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan prosedur pemasangan dan perawatan lensa kontak lunak torik pada penderita astigmatismus di Optik Metro Semarang.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskripstif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi pustaka.Hasil penelitianberdasarkan jumlah penderita dan distribusi kelainan refraksi di Optik Metro sejak tanggal 13 ? 20 Agustus 2016, menunjukan bahwa jumlah penderita astigmatisma yang datang sebanyak 13,0% dengan jenis penanggulangan menggunakan lensa kontak lunak torik sebanyak 2,2%. Hasil anamnesa menunjukan bahwa pasien mempunyai motivasi tinggi untuk menggunakan lensa kontak serta menunjukan hasil inspeksi observasi yang baik terhadap mata pasien. Prosedur pemasangan lensa kontak dilakukan secara urut dengan menggunakan trial lensa kontak lunak torik berdasarkan pemilihan base curve, diameter dan power. Penilaian lensa kontak lunak torik secara khusus memperhaikan rotasi lensa kontak yang ditandai dengan pergeseran tanda referensi. Dalam penelitian ini ditemui pada mata kiri tanda referensi bergeser 50 berlawanan arah jarum jam, dan pada mata kanan bergeser 100 searah jarum jam. Sistem perawatan lensa kontak lunak torik dilakukan dengan cara memberikan edukasi pada pengguna tentang perawatan yang baik dan benar dalam penggunaan lensa kontak. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa prosedur pemasangan lensa kontak lunak torik telah dilakukan dengan cara yang benar? dengan memperhatikan penilaian fitting yang baik. Sistem perawatan lensa kontak lunak torik pada penderita lensa kontak lunak torik pun dilakukan dengan baik menggunakan berbagai macam sistem perawatan.Kata Kunci : astigmatisma dan lensa kontak lunak tori?THE CONSTRUCTION AND CARING OF TORIK CONTACT LENS FOR ASTIGMATISMThe disorder of refraction has been happened in the world, include Indonesia, the disorder of astigmatism disorder is the one of difference disorder. The astigmatism can be defined by glasses or soft lens. However, the people who get astigmatism wear spheris soft lens in general and they often wear torik soft lens with special design to prevent astigmatism. The research objective is to know the relation between the procedure of the construction and caring of soft lens of torik for astigmatism in Optik Metro Semarang. This research uses the descriptive method with qualitative approach by using observation, interview, and the literature study as the data collection. The result? of this research based on the total of disorder and the distribution of refraction in Optik Metro since 13-20 August 2016, showed that the total astigmatism are 13,0 % and the type of repairing using contact lens are 2,2%. The result stated the patient have the high motivation to use the contact lens and give the better impact for the patient. The procedure of contact lens construction will be done orderly using trial torik contact lens based on the curve based choosing, diameter and power. The assessing of torilk contact lens are attending the rotation of contact lens those are signed by displacement of reference. In this research the left eye with reference eye is shifting 5? opposite directions the clock, and the right eye is shifting 10? in a clockwise direction. The system of contact lens caring will be accomplished by educated the user about the how to care the contact lens wisely. The research conclude that the construction and the caring are running well based on the procedure.Key Words : Astigmatism, torik contact lens.
PENGEMBANGAN DOKUMENTASI KEPERAWATAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Dewi, Sari Candra
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 2, No 1 (2011)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.944 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v2i1.31

Abstract

Dokumentasi keperawatan adalah setiap catatan baik tertulis maupun elektronik yang menggambarkan layanan keperawatan yang diberikan kepada klien dan dapat digunakan sebagai bukti bagi tenaga yang berwenang. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mempengaruhi aktivitas pengelolaan data dan informasi di bidang keperawatan sehingga mempengaruhi perkembangan dalam pendokumentasian keperawatan. Dokumentasi keperawatan yang sejak awal merupakan pencatatan dalam format kertas (paper based) dapat dikembangkan menjadi electronic based dengan dukungan teknologi informasi dan sistem komputerisasi. Dokumentasi keperawatan berbasis teknologi informasi ini memberikan keuntungan bagi perawat dalam hal waktu pendokumentasian yang lebih singkat, keterbacaan data dan kemudahan akses bila dibandingkan dokumentasi dalam format kertas. Pengembangan dokumentasi keperawatan berbasis teknologi informasi tetap harus memperhatikan prinsip kerahasiaan data klien, komprehensif, akurat, tepat waktu, dan jelas mengidentifikasi pemberi perawatan sehingga perlu adanya kebijakan dan pedoman yang jelas bagi tenaga perawat dalam menjalankan sistem ini.?Kata kunci: Dokumentasi Keperawatan, Teknologi Informasi
TEKNIK PEMERIKSAAN COMPUTED TOMOGRAPHY SCANNING (CT-SCAN) THORAKS DENGAN KASUS MASSA PULMO DI INSTALASI RADIOLOGI RSPAU. DR. S. HARDJOLUKITO Puspita, Mega Indah; Utama, H. Nur; Felayani, Fadli
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.227 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v4i2.86

Abstract

Di Instalasi Radiologi RSPAU Dr. S. Hardjolukito pemeriksaan CT-Scan Thoraks dengan kasus massa pulmo dilakukan tanpa menggunakan media kontras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan CT-Scan Thoraks dengan kasus massa pulmo, alasan tanpa menggunakan media kontras serta kelebihan dan kekurangan tanpa menggunakan media kontras pada pemeriksaan CT-Scan Thoraks dengan kasus massa pulmo di Instalasi Radiologi RSPAU Dr. S. Hardjolukito.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan cara pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dengan 3 radiografer, 1 dokter spesialis radiologi, 1 dokter pengirim dan 1 orang pasien, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dari observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi kemudian dikategorikan untuk dibuat koding terbuka sesuai masalah yang diangkat oleh penulis. Koding tersebut akan memudahkan dalam pembuatan kuotasi yang bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian sehingga dapat ditarik kesimpulan dan saran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Instalasi Radiologi RSPAU Dr. S. Hardjolukito, teknik pemeriksaan CT- Scan Thoraks dengan kasus massa pulmo dilakukan tanpa menggunakan media kontras. Alasannya adalah karena dengan tanpa media kontras saja hasilnya sudah bisa menunjukan adanya kelainan.??Kata kunci : CT-Scan Thoraks, Massa Pulmo, Tanpa Media Kontras
PENGARUH PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM TEKNIK RADIOGRAFI II TERHADAP MINAT BELAJAR MAHASISWA PRODI DIII TEKNIK RONTGEN STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG Jannah, Marichatul; Sudarsih, Kesawa; Budiwati, Trisna
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.013 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v6i1.104

Abstract

Modul praktikum yang sudah ada di Prodi DIII Teknik Rontgen Stikes Widya Husada Semarang, kurang memenuhi standar penyusunan modul. Komponen-komponen utama dalam penyusunan modul yaitu terdiri dari tinjauan mata ajar, petunjuk belajar, pendahuluan, kegiatan belajar, latihan soal, rambu-rambu jawaban latihan, rangkuman, tes formatif, serta jawaban tes formatif. Sedangkan, modul praktikum yang sudah ada hanya memenuhi komponen pada bagian kegiatan belajar saja yang didalamnya memuat materi bahan ajar. Hasil belajar yang diperoleh mahasiswa dalam Mata Kuliah Teknik Radiografi Dasar II selama ini telah menunjukkan bahwa setiap peserta didik memiliki perbedaan yang unik, mereka memiliki kekuatan, kelemahan, minat, dan perhatian yang berbeda-beda. Untuk itu, maka diperlukan bahan ajar berbentuk modul yang dikembangkan dan disesuaikan dengan standar penyusunan modul sehingga mampu meningkatkan minat belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran praktikum.Penelitian ini termasuk dalam tipe desain penelitian Quasi Experiment dengan pendekatan survei. Penelitian ini menggunakan Rancangan Post Test Only Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode sampling jenuh. Penggunaan metode sampling ini dilakukan karena mahasiswa yang mengikuti mata kuliah TRD II hanya terdiri dari dua kelas. Kelas A ditetapkan sebagai kelas kontrol dengan jumlah 55 mahasiswa dan Kelas B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 55 mahasiswaGambaran pengembangan modul praktikum Teknik Radiografi II yang dilakukan di Prodi DIII Teknik Rontgen Stikes Widya Husada Semarang yang paling dominan yaitu aspek evaluasi dengan nilai mean sebesar 19,85 dan nilai standar deviasi sebesar 2,981. Ada perbedaan yang signifikan antara minat belajar mahasiswa Kelas Merrils dengan Kelas Bontrager dengan tingkat signifikansi 95% (?=0,05) diperoleh angka signifikansi (P Value) sebesar 0,003 < 0,05. Uji Analisis Regresi Berganda menyatakan aspek tampilan modul (X1), isi modul (X2), dan evaluasi (X3) memiliki nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05 sehingga Ho ditolak sehingga modul mempunyai pengaruh yang secara bersama- sama (simultan) terhadap minat belajar mahasiswa.?Kata Kunci: Modul Praktikum, Minat Belajar, Teknik Radiografi Dasar II
PEMBERDAYAAN ASUHAN KEPERAWATAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA DI WILAYAH PUSKESMAS NGALIYAN SEMARANG Prasetyorini, Heny
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : STIKES Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.911 KB) | DOI: 10.33666/jitk.v8i2.54

Abstract

Salah satu outcome atau dampak dari keberhasilan pembangunan nasional dibidang kesehatan dan kesejahteraan sosial adalah meningkatnya angka rata-rata harapan hidup (Khusaryadi, 2010). Badan Pusat Statistika (2004) menyebutkan bahwa peningkatan rata-rata harapan hidup tersebut mecerminkan bertambah panjangnya masa hidup penduduk usia lanjut (Lansia). Peningkatan proporsi jumlah lansia tersebut perlu mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan dari tenaga medis karena kelompok lansia merupakan kelompok resiko tinggi yang mempunyai masalah kesehatan. Upaya peningkatan derajat kesehatan lansia perlu dilakukan guna menekan angka kesakitan pada lansia. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pada pelayanan dan pendampingan mahasiswa, ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan lansia. Kegiatan ini mempunyai tujuan dan target yaitu mampu memberikan asuhan keperawatan pada lansia utamanya yang mengalami masalah kesehatan/kecenderungan mengalami gangguan kesehatan dan proses penyembuhan secara professional dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan yang disesuaikan dengan kasus tertentu.Metode Pelaksanaan pengabdian dilakukan oleh mahasiswa dengan pendampingan dosen, aplikasi penerapan teori ini merupakan bentuk evaluasi dari hasil pembelajaran mahasiswa setelah mahasiswa mempelajari ilmu keperawatan gerontik. Bentuk aplikasi yang dilakukan selama Pengabdian adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada lansia di wilayah puskesmas ngaliyan dengan melakukan kunjungan rumah. Luasnya area Pengabdian membutuhkan kemampuan dari dosen sebagai pembimbing dalam membimbing dan mengarahkan mahasiswa disaat pelaksanaan kegiatan berlangsung. Diharapkan ?keterampilan yang sudah dimiliki oleh mahasiswa dapat diterapkan dengan modifikasi alat dan bahan sesuai kondisi yang ada di lahan yang akan diintegrasikan dengan pemberdayaan proses keperawatan khususnya keperawatan gerontik. Pembekalan pengabdian dilaksanakan seminggu sebelum pelaksanaan dengan pihak dosen sebelumnya berkoordinasi dengan pihak puskesmas ngaliyan.Setelah diberikan penyuluhan kesehatan lansia menjadi paham tentang tanda gejala, penatalaksanaan bagaimaa cara mengatasi dan menghindari, serta bagaimana pengobatan untuk penyakit hipertensi, diabetes militus dan asam urat. Masalah kesehatan yang dialami lansia merupakan proses penuaan yang sering berakibat pada terjadinya beberapa perubahan fisiologis, anatomi, psikologis, dan sosiologis.Kesehatan lansia merupakan masalah atau tantangan yang harus disikapi dan ditangani dengan serius agar timbulnya penyakit yang menetap yang disebabkan karena bertambahnya usia pada lansia seperti Alzeimer/Dimensia, gangguan sclerosis multiple, gangguan endokrin, dan lain-lain dapat diatasi dengan baik. maka diperlukan asuhan keperawatan yang khusus pula untuk mencapai kesembuhan yang paripurna.Dengan adanya pemberdayaan asuhan keperawatan pada lansia yang dilakukan oleh mahasiswa dengan pendampingan dosen dapat membantu terwujudnya kesehatan lansia.?Katakunci:?Pemberdayaan,?Asuhan Keperawatan, Kesehatan Lansia?THE EMPOWERMENT OF NURSING CARE TO INCREASE THE HEALTH OF ELDER PEOPLE IN PUBLIC HEALTH OF NGALIYAN SEMARANGThe one of outcome or effect of the national development in healthy and social prosperity is the increase of the life expectancy ( khusaryadi ,2010). Central Bureau of Statistic(2004) ?stated that the increase of the life expectancy is a prove that elder people have long life.The increase of elder people have to be attended by health service of medical team because the elder people have the high risk of disease. This activity needs to do to decrease the total disease or health problem of elder people. The research objective is to give the health service for the elder people who have the health problem and help to heal the disease professionally using certain approach.The lecturer will accompany the students in practicing this activity by applying a application as the evaluation of the study result in Gerontological Nursing.The application they will do is such kind of caring service and home visiting in Public Health of Ngaliyan.After giving health counseling the elder people be more understand about the indication how to do, how to prevent and how to heal some health problem such as Hypertension, Diabetes, and Uric acid. The health problem of the elder problem is caused by aging. Sometimes it causes some changing such as physiological, anatomy, psychology and sociological.The health of elder people is a problem and challenge that should be conducted seriously so that the health problem of the elder people such as Alzaimer/ Dimensia, sclerosis multiple, endoctrin disorder, etc, can be conducted well. So, it is important to do this activity that will be conducted by the students using the certain method to get the total healing in order to make the health of the elder people be better.Key Words : The Empowerment, The care of nursing, The Health of Elder People

Page 6 of 16 | Total Record : 158