cover
Contact Name
Afriyanto
Contact Email
-
Phone
+6281368412361
Journal Mail Official
redaksijurnalavicena@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Salak Raya Kampus II UMB Lingkar Timur Bengkulu.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
AVICENNA
ISSN : 19780664     EISSN : 26543249     DOI : https://doi.org/10.36085/avicenna
Core Subject : Health,
Jurnal AVICENNA is a journal published by the Public Health Department, Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Bengkulu since 2006 (the previous version can be seen in the AVCN OLD icon). This journal containing writings that are based on the results of research in the fields of Public Health (nutrition, epidemiology, environmental health, health reproduction, health education and behavior science, administration and health policy,management of health services and occupational health). This journal is a quarterly (April, August and December) periodical that considers for publication original articles as per its scope.
Articles 215 Documents
PENGETAHUAN DAN PRAKTIK KESEHATAN SEKSUAL DI KALANGAN PELAKU PERKOSAAN DI BENGKULU Emi Kosvianti
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 3 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i3.2801

Abstract

Latarbelakang: Perkosaan merupakan salah satu issu penting kesehatan masyarakat di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini antara lain disebabkan karena perkosaan berakibat pada timbulnya berbagai konsekuensi negatif pada kesehatan korban maupun pelaku.  Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perilaku seksual ini banyak dikaitkan dengan aspek kesehatan fisik seperti kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual, disamping outcome kesehatan mental dan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting dalam rangka menjelaskan tentang pengetahuan dan praktik kesehatan seksual yang dimiliki pelaku perkosaan, khususnya terkait dengan pengetahuan pubertas, pengetahuan dan praktik pencegahan KTD dan PMS. Metode: Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan adalah 29 pelaku perkosaan yang direkrut dari 3 Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan 1 Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang ada di wilayah provinsi Bengkulu. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam berdasarkan panduan wawancara. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa informan (pelaku perkosaan berusia kurang dari 18 tahun) memiliki riwayat sebagai seksual aktif sejak usia dini. Informan memiliki pengetahuan yang rendah terkait dengan pubertas, KTD dan PMS. Indikasi rendahnya pengetahuan kesehatan seksual ini antara lain terlihat dari banyaknya mitos seksualitas yang berkembang di kalangan pelaku. Temuan lain juga menunjukkan rendahnya upaya informan untuk melakukan pencegahan KTD dan PMS. Kesimpulan: Secara keseluruhan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa secara umum pelaku perkosaan berusia kurang dari 18 tahun memiliki pengetahuan kesehatan seksual rendah yang sejalan dengan praktik kesehatan seksual yang buruk. 
CALCIUM INTAKE AND OBESITY ON ADOLESCENT GIRLS IN SURAKARTA Dittasari Putriana; Nafilah Nafilah
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The prevalence of obesity in children and adolescents continues to increase in recent years. In addition to genetic and environmental factors, calcium intake is one of the intake factors associated with Body Mass Index-for-age and waist circumference. This study aims to determine the relationship between calcium intake with BMI-for-age and waist circumference in adolescent girls in Surakarta. Methods: This study was an observational study with a cross sectional design involving 212 adolescent girls aged 15-18 years from 7 senior high schools (SMA) in Surakarta City. The research subjects were determined by the stratified random sampling method. Data of calcium intake was obtained from food recall 3 x 24 hours. Data of waist circumference was obtained by direct measurement. BMI-for-age was determined by calculating BMI-for-age using WHO Anthro Plus+ software to be presented in percentile form. Data analysis used Spearman's rank test with p<0.05. Results: The prevalence of obesity in adolescent girls based on BMI-for-Age and waist circumference were 13.2% and 16%, respectively. All respondents had low calcium intake (100%). There was no relationship between calcium intake with BMI-for-age (p=0.920; r=-0.007) and waist circumference (p=0.913; r=-0.008) in adolescent girls in Surakarta. Conclusion: There was no relationship between calcium intake with BMI-for-age and waist circumference. Adolescents need to increases the adequacy of calcium intake to prevent obesity.
PERSENTASE ASUPAN MAKRONUTRIEN TERHADAP TOTAL ENERGI BERDASARKAN STATUS OVERWEIGHT DAN OBESITAS PADA REMAJA SMA NEGERI KOTA YOGYAKARTA Astari Puruhita Ansokowati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 17 No. 1 (2022): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Obesitas merupakan masalah yang banyak dijumpai baik di Negara Maju maupun di Negara Berkembang dan menjadi salah satu masalah serius pada masa remaja seperti juga pada dewasa. Kurangnya aktivitas fisik dan pola makan yang buruk, yaitu kurang mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang menjadi pemicu terjadinya obesitas di kalangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persentase asupan makronutrien terhadap total energi berdasarkan status overweight dan obesitas remaja SMA Negeri Kota Yogyakarta dengan memperhatikan faktor aktivitas fisiknya. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan rancangan cross sectional dengan subjek penelitian remaja SMA Negeri Kota Yogyakarta yang berusia antara 16-18 tahun serta memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Jumlah sampel screening ditentukan dengan metode cluster sampling yang kemudian diambil sub sampel menggunakan metode simple random sampling. Data asupan zat gizi diperoleh dari Multiple Recall 24 jam, yang diolah dengan program Nutri Survey. Hasil : Terdapat perbedaan yang signifikan asupan energi total dan protein total pada subjek laki-laki. Terdapat perbedaan yang signifikan pada asupan lemak total pada subjek perempuan serta aktivitas fisik kelompok overweight dan obesitas lebih rendah dibandingkan dengan kelompok normal meskipun dengan perbedaan yang tidak signifikan. Kesimpulan : Kesimpulan yang dapat diambil adalah persentase asupan makronutrien terhadap total energi tidak berhubungan dengan status overweight dan obesitas pada remaja SMA Negeri Kota Yogyakarta.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SABOKINGKING PALEMBANG TAHUN 2015 Turiyani Sugiman
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 13 No. 03 (2018): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v13i03.65

Abstract

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIS (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMASSABOKINGKING PALEMBANG TAHUN 2015 Oleh :Turiyani, S.ST., M.KesDosen Prodi D-III KebidananUniversitas Kader Bangsa ABSTRAK Salah satu penyebab kematian pada ibu hamil adalah kurang energi kronis pada kehamilan. KEK pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat, dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. KEK pada kehamilan disebut “potential danger to mother and child” (potensi membahayakan ibu dan anak), karena itulah KEK memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini diketahui baik secara Simultan maupun Parsial hubungan antara umur, jarak kehamilan, dan pendidikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Sabokingking Palembang tahun 2015. Metode yang di gunakan survey analitik dengan desain penelitian Cross Sectional, dimana penelitian dilakukan dengan mengukur Variabel independent dan Variabel dependent dalam waktu yang bersamaan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Sabokingking Palembang tahun 2015 berjumlah 953 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil yang datang ke Puskesmas Sabokingking Palembang pada bulan Januari-Desember tahun 2015 sebanyak 282 orang. Hasil Analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara umur, jarak lahir, dan pendidikan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Sabokingking Palembang Tahun 2015. Di akhir penelitian agar para petugas medis lebih banyak mengadakan promisi kesehatan dan penyuluhan, pencegahan terjadinya KEK serta dapat memberikan informasi mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.Daftar Bacaan : 56 (2001-2014)Kata Kunci      : KEK Pada Ibu Hamil
PENGARUH KONSELING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LINGKAR BARAT KOTA BENGKULU Bintang Agustina Pratiwi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 01 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i01.161

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif sangat penting karena memiliki berbagai manfaat bagi bayi dan ibu, kandungan gizi lengkap dan mudah dicerna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu.Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen, menggunakan rancangan penelitian one group Pre Test dan Post Test. Sampel dari penelitian ini didapatkan dengan purposive sampling adalah ibu yang mempunyai bayi 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu sebanyak 18 responden dilaksanakan pada bulan Agustus 2018. Responden diberikan intervensi konseling selama dua kali berselang hari. Analisis data menggunakan Uji Dependen T-Test.Hasil penelitian ini menunjukan rata-rata pengetahuan ibu sebelum diberikan intervensi yaitu 15,50 sedangkan rara-rata pengetahuan ibu sesudah diberikan intervensi yaitu 19,40. Rata-rata sikap ibu sebelum diberikan intervensi yaitu 59,83 sedangkan rata-rata sikap ibu sesudah diberikan intervensi yaitu 63,89. Hasil analisis Dependen T-Test diperoleh P value = 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan ada pengaruh konseling terhadap pengetahuan dan sikap ibu tentang ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Lingkar Barat Kota Bengkulu.Diharapkan untuk memperhatikan waktu konseling seperti, memberikan kondisi yang kondusif bagi si ibu yang menyusui dan memahami permasalahan yang dihadapi klien dari segi pertanyaan yang belum terjawab.Kata Kunci : ASI Eksklusif, Konseling, Pengetahuan, Sikap
Analisis Sistem Pelayanan Bank Darah Rumah Sakit Di Rumah Sakit Daerah Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2018 Oktarianita Oktarianita; Wulan Angraini; Henni Febriawati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 13 No. 03 (2018): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v13i03.178

Abstract

Quality, safe blood services are available on time, can be achieved if the service runs in a closed system, where the hospital no longer submits efforts to obtain transfusion blood to the patient's family, but the entire service mechanism is carried out by the officer. Researchers found that when blood was distributed, the treatment of the blood banks involved families of patients to distribute the blood.This research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection techniques using interviews and observation with a checklist sheet. This research was conducted at Dr.M. Yunus Bengkulu Hospital Blood Bank. The informants in this study were seven people, namely the Head of Hospital Blood Bank, 3 Hospital Blood Bank Staff and three patients' families.The results of this study were the request and receipt of donor blood from UTD in Hospital Blood Bank, blood and blood component storage in Hospital Blood Bank, transfusion blood preparation in Hospital Blood Bank, pre transfusion examination in Hospital Blood Bank, distribution to the treatment room in Hospital Blood Bank, tracing transfusion reactions in Hospital Blood Bank and recording and reporting in Hospital Blood Bank in accordance with Minister of Health regulations No.91 of 2015.Advice given to Hospital Blood Bank’s Officers to meet blood service standards is by distributing closed cold chain systems and in accordance with Minister of Health regulations No.91 of 2015. Keywords: System, Service, Blood, Hospital, Bank
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MUKOMUKO TAHUN 2017 Nopia Wati; Agus Ramon; Hasan Husin
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 13 No. 03 (2018): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v13i03.180

Abstract

The hospital is a service station that has a variety of complicated labor problems with various risks of occupational diseases and accidents due to work depending on the type of work, so it is obliged to apply the efforts of Occupational Safety and Health of the Hospital. This research aims at analyzing the Occupational Safety and Health Management System at Mukomuko General Hospital. This research was a qualitative descriptive research with in-depth interview design and observation. Informants in this research were Head of Administration, General Department, Head of Medical Services of Mukomuko General Hospital. The research was conducted on July 4 till August 4, 2017 at Mukomuko General Hospital. The results showed that the commitment and policy of Vocational School Number 3 in Mukomuko General Hospital are already exist in the form, provision of funds, facilities and infrastructure that support the implementation of safety and occupational health has been met. Vocational School Number 3 plan in Mukomuko General Hospital has been running well from risk identification to risk management. In addition, workers were also required to follow the SOP in every work. OSH organization has not been established in Mukomuko General Hospital. Management of safety and occupational health RSUD Muko-Muko were located in one level below the director and included in the field of medical services where the core members were from IPSRS Installation and Kesling Installation, Most of the steps of applying Vocational school number 3 have been running well in hospitals Muko-Muko where the hospital has declared the commitment to conduct health and safety counseling to workers, implementation of OSH programs such as provision of PPE, medical examination, and treat sick workers by providing BPJS services. Although the implementation of monitoring and evaluation has not been implemented. It is hoped that the hospital can do evaluation to safety management system and working health periodically can observe the implemented program that has been formulated.  Keyword: Management, safety, and working health, Mukomuko General Hospital
ANALISIS PENETAPAN TARIF PAKET PELAYANAN SECTIO CESARIA BERDASARKAN UNIT COST DI RUMAH BERSALIN ASRI TH 2017 Tresna Fatmawati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 01 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i01.224

Abstract

Tarif atau “price” adalah harga dalam nilai uang yang harus dibayar oleh konsumer untuk memperoleh atau mengkonsumsi suatu komoditi, yaitu barang atau jasa. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah analisis penetapan tarif operasi sectio caesaria  kelas I di Rumah Bersalin Asri Palembang yang berlaku saat ini belum dilakukan berdasarkan Analisis Unit Cost dan Cost Recovery Rate. Penelitian ini menggunakan data sekunder untuk meneliti besarnya biaya ruang rawat inap kelas I dengan perhitungan biaya investasi, biaya operasional dan biaya pemeliharaan. Untuk analisis biaya perhitungannya dengan metode Double Distribution.Hasil penelitian yang dilakukan di dapatkan bahwa dengan tarif yang berlaku di ruang rawat inap pasien sc kelas I sebesar Rp 1.349.557 dengan jumlah output sebanyak 35 orang  dan total pendapatan sebesar Rp 42.900.000 dan total biaya yang dikeluarkan untuk melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan pada ruang rawat inap kelas I Rumah bersalin Asri sebesar Rp 44.533.381 dan Cost Recovery Rate 96 %,.Untuk masa mendatang diharapkan agar rumah bersalin asri dalam mengelola berbagai asset dan biaya dilakukan sebaik mungkin dengan menerapkan prinsip akuntansi yang baik dan benar, sehingga dapat mempermudahkan untuk melakukan kegiatan analisis biaya.
PERILAKU DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA OLEH WANITA USIA SUBUR(WUS) DI DESA SOREK SATU WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANGKALAN KURAS KABUPATEN PELALAWAN Riri Maharani; Chikma Vitria Syah
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 01 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i01.225

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit yang terjadi pada leher rahim (serviks). Kanker serviks menempati urutan kedua dari seluruh jenis kanker pada perempuan dengan insiden 9,7% dan jumlah kematian 9,3% dari seluruh kanker pada perempuan di dunia. Menurut data dari Puskesmas Pangkalan Kuras tahun 2016 untuk jumlah WUS yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 22 (0,29%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku wanita usia subur (WUS) di Desa Sorek Satu Wilayah Kerja Puskesmas Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif, dengan desain cross sectional. Populasi 2960 dengan sampel 156, dengan menggunakan tehnik samping random sampling.Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden melakukan perilaku deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA sebanyak 35 (77,6%), responden dengan pengetahuan rendah sebanyak 103 (66,0%)(POR = 3,039 ; 95% CI 1,401-6,590), responden dengan sikap negatif sebanyak 88 (56,4%)(POR = 2,362 ; 95% CI 1,095-5,094). responden yang tidak melakukan tindakan sebanyak 118 (75,6%)(POR = 2,694 ; 95% CI 1,198-6,060)., responden yang tidak pernah mendapatkan informasi sebanyak 79 (50,6%)(POR = 2.378 ; 95% CI 1,085-5,212). dan responden yang tidak mendapat dukungan keluarga sebanyak 93 (59,6%)(POR = 2,419 ; 95% CI 1,124-5,203). Berdasarkan uji statistik diperoleh P value dari lima variabel <a (0,05, terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, tindakan, media informasi, dukungan keluarga terhadap perilaku deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA. Saran diharapkan wanita usia subur meningkatkan kesadaran untuk melakukan IVA guna deteksi dini adanya kanker serviks.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN NARKOBA PADA NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II PEKANBARU sherly vermita warlenda; arief wahyudi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 14 No. 01 (2019): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v14i01.226

Abstract

Narkoba adalah bahan/zat yang jika dimasukan dalam tubuh manusia, baik secara oral/diminum, dihirup, maupun disuntikan, dapat mengubah pikiran, suasana hati atau perasaan, dan perilaku seseorang. Di Provinsi Riau, jumlah kasus penyalahgunaan narkoba meningkat setiap tahunnya, yaitu 488 kasus pada tahun 2013, 601 kasus pada tahun 2014 dan 650 kasus pada tahun 2015. Survei awal dengan mewawancarai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Dewasa Kelas II Kota Pekanbaru mengatakan jumlah narapidana yang saat ini menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) merupakan narapidana kasus narkotika dengan terpidana sebagai pengedar, penyalahgunaan atau pengguna narkotik. Penelitian ini bertujuan Diketahuinya Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Narkoba Pada Narapidana di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi cross sectional. Populasi narapidana kasus narkoba di Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Pekanbaru berjumlah 320 orang sehingga jumlah sampel yang diperlukan setelah ditambahkan 10% untuk menghindari dropout sampel adalah 75 orang. Analisis data dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan hasil terdapat hubungan antara kepribadian, keluarga dan lingkungan dengan penggunaan narkoba pada narapidana di lembaga pembinaan khusus anak kelas II Pekanbaru. Variabel yang paling berpengaruh pada penelitian ini adalah variabel lingkungan dengan OR 14,2 (95% CI = 6,542-30,820)  artinya responden dengan lingkungan masyarakat yang kurang baik berisiko sebesar 14,2 kali lebih tinggi untuk menggunakan narkoba. Saran diharapkan kepada pihak lapas agar memberikan edukasi dan keterampilan bagi para pengguna kasus narkoba sehingga jika mereka sudah keluar dari lapas tidak mengulangi kasus yang sama.Kata Kunci    :           Narkoba, Narapidana Khusus Anak Kelas II  Pekanbaru

Page 10 of 22 | Total Record : 215