cover
Contact Name
Afriyanto
Contact Email
-
Phone
+6281368412361
Journal Mail Official
redaksijurnalavicena@umb.ac.id
Editorial Address
Jl. Salak Raya Kampus II UMB Lingkar Timur Bengkulu.
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
AVICENNA
ISSN : 19780664     EISSN : 26543249     DOI : https://doi.org/10.36085/avicenna
Core Subject : Health,
Jurnal AVICENNA is a journal published by the Public Health Department, Faculty of Health Science, University of Muhammadiyah Bengkulu since 2006 (the previous version can be seen in the AVCN OLD icon). This journal containing writings that are based on the results of research in the fields of Public Health (nutrition, epidemiology, environmental health, health reproduction, health education and behavior science, administration and health policy,management of health services and occupational health). This journal is a quarterly (April, August and December) periodical that considers for publication original articles as per its scope.
Articles 215 Documents
PENGALAMAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM PERAWATAN LUKA GANGREN (ULKUS KAKI DIABETIK) DI KLINIK ALFA CARE KOTA BENGKULU Yanti, Lussyefrida; Ferasinta, Ferasinta; Andari, Fatsiwi Nunik; Saputra, Erix
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i3.2434

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai dengan kadar glukosa darah (gula darah) melebihi nilai normal. Hal ini turut dipengaruhi dengan berbagai komplikasi yang ditimbulkan.Salah satu komplikasi yang terjadi akibat DM adalah ulkus diabetikum.Ulkus diabetikum merupakan kejadian luka yang timbul pada penderita Diabetes Militus makroangiopati. Tujuan penelitian adalah untuk untuk mengetahui bagaimana pengalaman pasien DM tipe 2 dalam perawatan luka gangren (ulkus kaki diabetik) di Klinik Alfa Care Kota Bengkulu.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode yang akan dipakai dalam penelitian ini yaitu fenomenologi. Sampel dalam penelitian ini melibatkan 3 orang mengalami perawatan luka gangren yang didapatkan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam.Hasil penelitian ini menemukan tema pengalaman pasien dalam melakukan perawatan luka gangren, aspek pengetahuan, aspek penanganan, aspek fisik dan mental, aspek harapan. Respon pasien DM selama melakukan perawatan luka gangren diantaranya ditunjukan dengan pengalaman dalam perawatan luka gangren, adanya masalah pengetahuan, masalah penanganan, masalah fisik dan mental, masalah harapan.Kata Kunci : Diabetes melitus (DM) tipe 2, luka gangren, dan pengalaman
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP MOTIVASI IBU DALAM MERAWAT BALITA DENGAN DIARE Ferasinta, Ferasinta; Dinata, Endah Zulya
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1191

Abstract

Diare merupakan penyebab kematian tertinggi pada balita akibat penyakit infeksi yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi defekasi lebih dari tiga kali per hari dengan perubahan konsistensi tinja encer.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh  edukasi dengan media audiovisual dan leaflet terhadap motivasi dan sikap Ibu dalam merawat balita dengan diare. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimen dengan rancangan non randomized without control group pretest-posttest design dengan jumlah sampel yang diambil sebanyak 27 responden yang dibagi dalam tiga kelompok (audiovisual, leaflet, audiovisual dan leaflet). Perubahan motivasi dan sikap Ibu dalam merawat balita dengan diare diukur dengan menggunakan kuesioner motivasi dan sikap dengan skala likert dan skoring.Hasil penelitian didapatkan ada perbedaan motivasi dan sikap Ibu dalam merawat balita dengan diare sebelum dan setelah diberikan edukasi dengan nilai ρ value 0.05. Perubahan pada kelompok audiovisual (motivasi:7.2, sikap:11.2), leaflet (motivasi:8.3, sikap:8.6), audiovisual dan leaflet (motivasi:9.8, sikap:10.2). Diharapkan kepada edukator untuk mengaplikasikan media audiovisual dalam kegiatan pendidikan kesehatan.
Penyimpangan Perilaku Seksual Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kota Pekanbaru Tahun 2018 yati, alhidayati; Yanthi, Dami; Harnani, Yesi; ., Syukaisih; Amalia, Risa
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol 15, No 3 (2020): Jurnal Ilmiah Avicenna
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v15i3.1235

Abstract

 Lelaki Seks Lelaki (LSL) merupakan istilah untuk orang yang tertarik secara personal, emosional, seksual, atau paduan ketiganya, kepada orang berjenis kelamin sama dengannya. Indonesia diestimasikan terdapat 766.390 LSL. Cakupan upaya pencegahan pada populasi dilaporkan masih rendah, baru sekitar 10% (KPA, 2010). Keberadaan komunitas LSL menimbulkan dampak yang tidak sedikit, tidak hanya terkait dengan masalah kesehatan saja, akan tetapi hal itu juga berpengaruh terhadap kehidupan sosial si pelaku. Dampak negative pada kesehatan diri si pelaku, adalah bisa menyebabkan berbagai jenis infeksi penyakit  yang berbahaya, seperti : HIV/AIDS, penyakit kelamin (sifilis, gonore, herpes genital dan lain-lain), dan gangguan system reproduksi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi seseorang menjadi Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Kota Pekanbaru Tahun 2018. Jenis Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel snowball sampling. Jumlah Informan dalam penelitian ini 3 orang Pelaku Lelaki Seks Lelaki (LSL) yang ada di wilayah kota Pekanbaru. I orang Informan Pendukung yaitu Ketua LSM Yayasan Sebaya Lancang Kuning. Hasil Penelitian menunjukkan informan mengetahui tentang berhubungan seksual dengan sesama jenis (LSL), ada satu informan yang keluarganya ataupun keturunan dari pihak ibu nya yang mengalami LSL, para informan tidak mengalami gangguan dalam berinteraksi dengan masyarakat (lingkungan) atau merasa minder,1 orang informan pernah mengalami trauma dan pengalaman seksual, Seluruh informan menyatakan bahwa asal mula mereka lebih mengenal komunitas LSL adalah dari media massa.Diharapkan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dan LSM Sebaya Lancang Kuning melakukan penjangkauan terhadap LSL untuk mengurangi penyimpangan perilaku seksual lelaki seks lelaki dan lebih memberikan edukasi dan konseling kepada LSL yang belum terjaring dan yang belum berani melakukan test VCT untuk mengurangi terjadinya penyakit HIV/AIDS di Kota Pekanbaru. 
Hubungan Pengetahuan Dengan Keterampilan Perawat Dan Dokter Dalam Penatalaksanaan Primary Survey Pada Pasien Penurunan Kesadaran Di IGD RS Siloam Sriwijaya Palembang Tahun 2018 sri hartati s.kep,m.kes
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1555

Abstract

Pengelolaan pasien dengan penurunan kesadaran memerlukan penilaian cepat dan tindakan tepat untuk menghindari kematian dan kecacatan dengan penatalaksanaan initial assement (penilaian awal) yang meliputi : primary survey (ABCDE), secondary survey (pemeriksaan Head To Toe), reevaluasi berkesinambungan dan terapi definitive. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan perawat dan dokter dalam kategori baik yaitu 19 (59,5%), dan hasil keterampilan perawat dan dokter dalam kategori terampil yaitu 25 (78,1%). Berdasarkan uji statistik menggunakan alternatif uji Fisher menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,01 (p ≤ 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara pengetahuan dengan keterampilan perawat dan dokter dalam penatalaksanaan primary survey pada pasien dengan penurunan kesadaran di IGD RS Siloam Sriwijaya Palembang. Diharapkan penelitian ini dapat bermanfaat untuk memberikan informasi tentang hubungan pengetahuan dan keterampilan perawat dan dokter dalam penatalaksanaan primary survey pada pasien penurunan kesadaran di IGD. Kata kunci : Hubungan Pengetahuan, Keterampilan, Primary Survey
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH AZ-ZAHIR PALEMBANG TAHUN 2018 hamyatri rawalilah
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1571

Abstract

Masih rendahnya pengetahuan dan sikap siswa terhadap pola hidup sehat sehingga belum berjalannya secara optimal program PHBS sekolah. Perilaku hidup bersih dan sehat  adalah segala perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran. Tujuan penelitian ini diketahuinya  perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa Madrasah Ibtidayah Az-Zahir Palembang. Penelitian dilakukan pada bulan April 2018. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 5 dan 6 Madrasah Ibtidayah AZ-Zahir Palembang tahun 2018. Sampel berjumlah 98 responden dan diambil menggunakan teknik non random sampling. Hasil penelitian responden Perilaku siswa selalu cuci tangan pakai sabun sebelum makan sebesar 38,8% . Perilaku siswa selalu mengkonsumsi jajanan di kantin sekolah sebanyak 67,3% . Perilaku siswa selalu mengikuti senam setiap satu minggu sekali sebesar 67,3%. Perilaku siswa selalu membuang sampah pada tempatnya sebesar 70,4%. Namun berdasarkan hasil observasi tidak tersedia tempat cuci tangan dan sabun baik di area kelas maupun di area kamar mandi, makanan yang dijual dikantin sekolah tidak ditutup, dan masih ada sampah yang berserakan disekolah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswa telah mengetahui tentang PHBS disekolah namun, belum tersedianya sarana dan prasarana pendukung PHBS.Disarankan untuk pihak sekolah dan petugas kesehatan untuk lebih meningkatkan lagi penyuluhan-penyuluhan tentang PHBS . Kata Kunci    :     Perilaku , hidup bersih  dan sehat
PENGETAHUAN DAN PERILAKU SISWA TENTANG PENCEGAHAN COVID-19 DI SDIT RABBANI KOTA BENGKULU Veby Fransisca Rozi; Susi Eryani
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1694

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 adalah virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Provinsi Bengkulu termasuk dalam Zona Merah Covid-19 dengan jumlah kasus sampai dengan bulan Oktober 2020 sebanyak 995 kasus. Di Kota Bengkulu sampai dengan tanggal 26 Oktober 2020, kasus Covid-19 berjumlah 567 kasus. Usia sekolah merupakan usia yang cukup rentan terdampak Covid-19 karena sangat perlu pengetahuan mengenai pencegahan Covid-19. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui distribusi frekuensi pengetahuan dan perilaku siswa tentang pencegahan Covid-19 di SDIT Rabbani Kota Bengkulu. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SDIT Rabbani Kota Bengkulu, adapun jumlah sampel yaitu 86 siswa. Data dianalisis secara univariat menggunakan SPSS. Hasil Penelitian: Sebagian besar siswa (72,1%) mengetahui tentang penggunaan masker, sebagian besar siswa (52,3%) mengatahui tentang mencuci tangan menggunaan sabun, sebagian kecil siswa (44,2%) mengetahui tentang menjaga jarak 1 meter, sebagian besar siswa (57%) berperilaku baik dalam menggunakan masker, sebagian kecil siswa (39,5%) berperilaku baik dalam mencuci tangan menggunakan sabun dan sebagian kecil siswa (31,4%) berperilaku baik dalam menjaga jarak 1 meter.
THE USE OF CONTRACEPTION IN COUPLES OF REPRODUCTIVE AGE DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN INDONESIA : LITERATURE REVIEW Nurmalia Ermi
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1772

Abstract

Background: The use of contraception is one of the benchmarks for the success of family planning programs. The COVID-19 pandemic has had an impact on people to limit activities outside the home. The appeal from the government also has an impact on the possibility of hampering access to family planning services. The delay in family planning services will lead to a decrease in the use of contraception will ultimately have an impact on the uncontrolled birth rate (Baby Boom). The purpose of this study was to see how the use of contraception in couples of childbearing age during the COVID-19 pandemic. Methods: This study is a literature review related to the use of EFA contraceptives during the COVID-19 pandemic through the Google Scholar database, PubMed, government publication data. Results: Contraceptive use among new family planning participants decreased in general as well as among MKJP participants in the NTB area. The prevalence of contraceptive use in Indonesia has increased but has not yet reached the national target of 61.8%. In the DIY region, there was a decrease in contraceptive use among active family planning participants, as well as a decrease in the use of pill and injectable contraception. The research conducted in the Kalimantan region found that most women of childbearing age used the contraceptive method with the highest dropout rate, namely the pill. The number of unmet need for family planning in the NTB area has decreased, but the drop out rate for family planning in the early days of the COVID-19 pandemi has increased. Conclusion: The use of contraception during the COVID-19 pandemi in several regions in Indonesia is still fluctuating, but has a tendency to decrease.
EVALUASI FASILITAS SANITASI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR (SD) DI KECAMATAN RATU AGUNG KOTA BENGKULU Muhammad Amin; Nopia Wati; Sari Putri
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1855

Abstract

ABSTRAK Sanitasi lingkungan sekolah merupakan upaya pengendalian dan pengawasan terhadap faktor lingkungan fisik sekolah. Indikator sanitasi lingkungan sekolah terdiri dari : fasilitas air bersih, fasilitas jamban, fasilitas saluran pembuangan air limbah, fasilitas tempat pembuangan sampah, dan fasilitas cuci tangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi fasilitas sanitasi lingkungan yang dimiliki Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019. Penelitian dilakukan di semua Sekolah Dasar yang ada di Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu. Populasi penelitian terdiri dari 16 Sekolah Dasar. Jumlah sampel penelitian sebanyak 16 Sekolah Dasar yang diambil dengan teknik total sampling.  Hasil penelitian menunjukan bahwa 15 (93,8%) Sekolah Dasar memiliki fasilitas air bersih memenuhi syarat kesehatan, 15 (93,8%) Sekolah Dasar dengan fasilitas jamban tidak memenuhi syarat kesehatan, 16 (100%) Sekolah Dasar dengan fasilitas saluran pembuangan air limbah memenuhi syarat kesehatan, 7 (43,8%) Sekolah Dasar dengan fasilitas tempat pembuangan sampah tidak memenuhi syarat kesehatan, 14 (87,5%) Sekolah Dasar memiliki fasilitas cuci tangan yang tidak memenuhi syarat kesehatan, dan 8 (50%) Sekolah Dasar dengan sanitasi lingkungan tidak memenuhi syarat kesehatan. Disarankan kepada pihak sekolah untuk dapat bekerjasama dengan sektor terkait dalam usaha melengkapi dan memperbaiki indikator sanitasi lingkungan yang belum memenuhi syarat kesehatan, hal tersebut sangat dibutuhkan karena menyangkut kesehatan siswa. Kata Kunci      :           Fasilitas, Sanitasi Lingkungan, Sekolah Dasar
PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT B3 DI PUSKESMAS PERAWATAN BETUNGAN KOTA BENGKULU TAHUN 2021 Hestika Nurhayati; Agus Ramon; Henni Febriawati; Nopia Wati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1913

Abstract

ABSTRACT The Betungan Health Center in Bengkulu City has an outpatient and nursing service unit. The health services provided by the Puskesmas in Betungan in Bengkulu City can have a negative impact on the environment and the surrounding community. The general objective of this research is to know the implementation of the B3 solid medical waste management system at the Betungan Health Center, Bengkulu City. This type of research is a qualitative research with a descriptive approach. The research location was carried out at the Betungan Health Center, Bengkulu City in January-February 2021. Sources of informants were health care and cleaning service officers. Data collection techniques by means of interviews, observation and documentation. The results showed that the identification of B3 waste, Temporary Shelters (TPS) for solid B3 medical and further processing of B3 Solid Medical Waste at the Betungan Health Center were in accordance with Minister of Health Regulation No. 7 of 2019. Meanwhile, the sorting of B3 solid medical waste, the storage and transportation of B3 solid medical waste is not in accordance with Minister of Health Regulation No. 7 Years 2019 The conclusion from the results of the study that solid medical waste treatment at the Betungan Health Center in Bengkulu City was not in accordance with the Minister of Health Regulation No. 7 of  2019, because there are still some that do not meet the standards at the stages of selection, storage and transportation.
Hubungan Status Pekerjaan dan Pendapatan Dengan Pemanfaatan Puskesmas Sebagai Pelayanan Primer di Puskesmas Sidomulyo Oktarianita Oktarianita Oktarianita; Andry Sartika; Nopia Wati
Avicenna: Jurnal Ilmiah Vol. 16 No. 2 (2021): Avicenna: Jurnal Ilmiah
Publisher : Public Health Department, Faculty of Health Science University Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/avicenna.v16i2.1927

Abstract

Pemanfaatan Puskesmas merupakan upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan. Diketahui bahwa jumlah rujukan dari Puskesmas Sidomulyo ke rumah sakit mencapai 617 kasus, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat dalam pemanfaatan Puskesmas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan pendapatan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sidomulyo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan rancangan Cross Sectional menggunakan teknik accidental sampling yang dilaksanakan selama bulan Mei-Juni 2021. Populasi adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo kota Bengkulu dengan sampel sebanyak 50 responden. Data di analisis dengan menggunakan aplikasi SPSS 16, data yang di analisis adalah uji univariat, bivariat. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa responden telah memanfaatkan pelayanan kesehatan yaitu 40 orang (80%), bekerja 37 orang (74%) dan responden yang mempunyai pendapatan ≤2.000.000 sebanyak 27 orang (54%). Variabel yang berhubungan dengan pemanfaatan Puskesmas sebagai pelayanan primer di puskesmas Sidomulyo adalah pekerjaan (p=0,046), sedangkan pendapatan tidak terdapat hubungan (nilai p>). Diharapkan pihak Puskesmas untuk terus melakukan sosialisasi terkait pelayanan kesehatan yang ada sebagai upaya peningkatan pemanfaatan.

Page 8 of 22 | Total Record : 215