cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 685 Documents
Pengaruh Intervensi Perawatan Payudara terhadap Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Nifas di Puskesmas Sawa, Kabupaten Konawe Utara Julian Jingsung
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1714

Abstract

Ringkasan: Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi utama yang berperan penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan bayi, terutama pada masa awal kehidupan. Produksi ASI dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stimulasi hormonal, frekuensi menyusui, serta intervensi yang mendukung proses laktasi, seperti perawatan payudara pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi perawatan payudara terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di ruang bersalin Puskesmas Sawa, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test terhadap satu kelompok tanpa kontrol. Sampel berjumlah 40 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pengukuran produksi ASI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil analisis paired t-test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata produksi ASI dari 107.045 menjadi 117.000. Nilai t hitung sebesar 6.913 lebih besar dari t tabel (1.6839) dengan nilai signifikansi 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan. Perawatan payudara terbukti efektif meningkatkan produksi ASI dan dapat direkomendasikan sebagai bagian dari pelayanan kebidanan yang mendukung keberhasilan menyusui pada masa nifas.
Systematic Review and Bibliometric Analysis: Research Landscape and Direction of Global Telepharmacy Development Agustiqori Al-Mubarak; Diana Kurnia Apriani; Sahrul Gunawan; Ayudia Cipta Khairani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1781

Abstract

Latar belakang: Perkembangan teknologi digital mendorong penerapan telefarmasi, tetapi implementasinya masih menghadapi permasalahan regulasi, kesiapan infrastruktur, kompetensi tenaga kefarmasian, dan disparitas antarwilayah.  Tujuan: Menganalisis perkembangan, tren, dan arah penelitian telefarmasi menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dan analisis bibliometrik. Metode: Penelusuran literatur dilakukan melalui Scopus, Google Scholar, dan PubMed pada periode 2002–2025. Data dianalisis secara deskriptif dan bibliometrik menggunakan VOSviewer untuk memetakan perkembangan publikasi, keterkaitan kata kunci, kluster tema, dan distribusi geografis.  Hasil: Tiga temuan utama diperoleh: (1) telefarmasi meningkatkan kepatuhan pengobatan dan pemahaman pasien; (2) masih terdapat kesenjangan regulasi terkait standardisasi layanan, validasi resep elektronik, dan kompetensi profesional; dan (3) terdapat disparitas geografis, dengan perkembangan telefarmasi lebih tinggi di Malaysia dibandingkan Indonesia.  Kesimpulan: Telefarmasi berpotensi meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan kefarmasian, tetapi memerlukan penguatan regulasi, infrastruktur digital, dan kompetensi profesional. Saran: memfokuskan kajian pada pengembangan kerangka regulasi internasional, standar interoperabilitas sistem digital, serta model pelatihan berkelanjutan bagi tenaga farmasi
Faktor Risiko Hormonal Terhadap Kejadian Kanker Serviks Pada Perempuan Usia Reproduktif Yollanda Dwi Santi Violentina; Rina Sulisthia Arbie; Selvi Mohamad
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1880

Abstract

Latar belakang: Kanker serviks masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan di Indonesia, berkaitan dengan berbagai faktor risiko, termasuk faktor hormonal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor risiko hormonal dengan kejadian kanker serviks di Kota Gorontalo . Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case-control yang dilaksanakan di Rumah Sakit Aloe Saboe Kota Gorontalo pada periode Agustus–Desember 2025. Sampel berjumlah 36 responden yang terdiri dari 18 kasus dan 18 kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dikumpulkan dan rekam medis yang telah dimiliki. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square atau Fisher's Exact, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi oral ?5 tahun berhubungan signifikan dengan kejadian kanker serviks (p=0,02; OR=6,40; 95% CI=1,10–37,18) dan tetap signifikan pada analisis multivariat (p=0,01; customized OR=5,80; 95% CI=1,30–25,90). Variabel umur, paritas, dan usia menopause tidak menunjukkan hubungan yang bermakna (p>0,05). Kesimpulan: Penggunaan kontrasepsi oral jangka panjang merupakan faktor risiko hormonal yang berhubungan signifikan dengan kejadian kanker serviks. Saran: Diperlukan peningkatan edukasi kesehatan reproduksi serta pemantauan penggunaan kontrasepsi hormonal
HUBUNGAN SIKAP CALON PENGANTIN DENGAN UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN GAMPING Wulan Ayu Putri; Yekti Satriyandari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1934

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: stunting adalah gangguan pertumbuhan pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, infeksi berulah, dan faktor lingkungan yang tidak mendukung selama 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Kondisi ini berdampak negatif pada perkembangan kognitif, kesehatan dimasa dewasa, serta meningkatkan risiko penyakit menular dan kemiskinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sikap calon pengantin dengan upaya pencegahan stunting di kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Gamping. Metode: penelitian ini menggunakan metode Studi cross-sectional melibatkan 62 calon pengantin di kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Gamping periode januari 2026, menggunakan metode accidental sampling. data di kumpulkan melalui kuisioner adopsi yang sudah tervalidasi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sikap calon pengantin dengan upaya pencegahan stunting di kantor urusan agama (KUA) Kecamatan Gamping dengan hasil Spearman’s Rho = 0,688, p-value < 0,001. Kesimpulan: Sikap positif calon pengantin berperan penting dalam pencegahan stunting. Saran: Calon pengantin diharapkan lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan menjalani tes kesehatan pranikah untuk mendeteksi risiko kesehatan yang dapat mempengaruhi kehamilan dan tumbuh kembang anak.
Efektivitas Pelatihan Pendelegasian Tugas Dan Supervisi Kepala Ruang Terhadap Peningkatan Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana Di Rs. X Dan Y Kota Tangerang Nurseha Nurseha; Emiliana Tarigan; Sudibyo Supardi; Cicilia Ika Wardani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i2.1954

Abstract

Abstrak : Ketidaksesuaian persepsi antara pemberi dan penerima delegasi serta supervisi yang tidak konsisten berdampak pada rendahnya kepuasan kerja perawat pelaksana. Kepuasan kerja merupakan faktor krusial yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan: Menganalisis efektivitas pelatihan pendelegasian tugas dan supervisi kepala ruang terhadap peningkatan kepuasan kerja perawat di RS X dan Y Kota Tangerang. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experiment (pre-test and post-test with control group). Sampel berjumlah 88 perawat pelaksana (44 kelompok intervensi dan 44 kelompok kontrol) yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi skala likert. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Chi-Square, dan Regresi Logistik Multivariat. Hasil: Terjadi peningkatan rerata skor kepuasan kerja pada kelompok intervensi sebesar 19,2% secara bermakna (p = 0,001), sementara kelompok kontrol hanya meningkat 3,4% (p = 0,251). Uji bivariat menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pendelegasian tugas (p= 0,001), lama kerja (p = 0,016), dan supervisi (p= 0,008) dengan kepuasan kerja. Hasil multivariat menunjukkan kepala ruangan yang mendapat pelatihan pendelegasian memiliki peluang 15 kali lipat untuk meningkatkan kepuasan kerja perawat (Exp B = 15.867). Kesimpulan: Pelatihan pendelegasian tugas dan supervisi efektif meningkatkan kepuasan kerja perawat pelaksana. Rumah sakit disarankan mengembangkan standar operasional pendelegasian dan sistem supervisi yang terstruktur.