cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 670 Documents
Efektivitas Hipnosis Lima Jari Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Remaja Di Pondok Pesantren Nahdlatus Syubban Virdiyanti, Ruri; Maulidah, Maulidah; Nurjannah, Nurjannah
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1813

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan pada remaja pesantren meningkat signifikan akibat tekanan akademik-spiritual dan adaptasi lingkungan berasrama, dengan prevalensi 39% berdasarkan survei nasional. Hipnosis lima jari sebagai intervensi nonfarmakologis berpotensi menurunkan kecemasan melalui relaksasi kognitif-fisik. ? Tujuan: Menguji efektivitas hipnosis lima jari terhadap penurunan kecemasan remaja usia 15-18 tahun di Pondok Pesantren Nahdlatus Syubban. ? Metode: Quasi-eksperimen pretest-posttest with control group pada 36 remaja (18 intervensi, 18 kontrol). Kelompok intervensi menerima hipnosis lima jari 6 sesi (15 menit/sesi, 3x/minggu/2 minggu); kontrol relaksasi napas dalam. Instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS); analisis Wilcoxon dan Mann-Whitney (?=0,05). Hasil: Skor kecemasan intervensi turun dari 19,56 menjadi 9,33 (p=0,000); kontrol dari 16,33 menjadi 13,67 (p=0,000). Perbedaan antarkelompok posttest signifikan (p=0,010). ? Simpulan: Hipnosis lima jari efektif menurunkan kecemasan remaja pesantren secara statistik, meski dibatasi baseline dan confounding jenis kelamin. ? Saran: Penelitian lanjutan gunakan RCT dengan sampel seimbang dan follow-up jangka panjang
Efektivitas Latihan Sit-to-Stand terhadap Nyeri, Toleransi Aktivitas, dan Fungsi Pasca Bedah Jantung Wijayanti, Ika; Puspitasari, Yenny; Agustin, Agustin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1763

Abstract

Ringkas: Penelitian ini menilai efektivitas latihan sit-to-stand terhadap nyeri, toleransi aktivitas, dan kemampuan fungsional pasien pasca bedah jantung di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 40 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa latihan sit-to-stand dilakukan tiga kali per hari selama tiga hari berturut-turut, dimulai pada hari ketiga atau keempat pascaoperasi. Pengukuran dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale ( NRS ), Borg Rating of Perceived Exertion ( RPE ) Scale, dan Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire ( MLHFQ ) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank . Hasil menunjukkan penurunan yang signifikan pada nyeri ( p < 0,001), peningkatan toleransi aktivitas ( p < 0,001), dan peningkatan kemampuan fungsional ( p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa latihan sit-to-stand merupakan intervensi sederhana, aman, dan efektif untuk mempercepat pemulihan, mengurangi komplikasi akibat tirah baring, serta meningkatkan kualitas hidup pasien pasca bedah jantung. Studi ini memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan protokol rehabilitasi jantung berdasarkan bukti di fasilitas kesehatan Indonesia.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Sebagai Penentu Risiko Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Endemis Tilango Anggraeni, Ni Made Dewi; Podungge, Yusni; Nurhidayah, Nurhidayah; Pombaile, Veny Delvia; Yulianti, Desak Made; Arbie, Rina Sulisthia
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1860

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan di wilayah endemis, terutama akibat rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan risiko anemia pada remaja putri di Kecamatan Tilango. Desain penelitian menggunakan pendekatan deskriptif, dengan rancangan cross-sectional yang mencakup 427 remaja putri di enam desa. Variabel yang dikaji meliputi konsumsi tablet Fe, pemeriksaan Hb, status anemia, dan status KEK. Hasil menunjukkan bahwa ketidakpatuhan konsumsi tablet Fe masih tinggi (53–76%), sementara anemia ditemukan antara 7–30% pada berbagai desa, terutama pada wilayah dengan angka konsumsi Fe terendah. Temuan ini konsisten dengan bukti ilmiah yang menyatakan bahwa suplementasi zat besi harian efektif menurunkan risiko anemia pada remaja dan bahwa pengetahuan, akses edukasi, serta keaktifan posyandu berpengaruh besar terhadap kepatuhan. Oleh sebab itu rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe menjadi penentu risiko anemia pada remaja putri di Tilango. Disarankan adanya edukasi gizi berkelanjutan, penguatan program TTD sekolah, serta peningkatan pemantauan Hb dan keaktifan posyandu remaja.
Terapi Al-Qur’an Berpusat Kepada Keluarga pada perawatan Penyakit Terminal: Tinjauan Bukti Sistematis Rosyanti, Lilin; Tirta, Johan; Hadi, Indriono; Hadi, Nikmaturohmah; Mihora, Dian
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1875

Abstract

Latar Belakang: Penyakit terminal membebani fisik pasien dan psikologis keluarga, menuntut pendekatan paliatif holistik yang sensitif budaya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi Al-Qur'an berbasis keluarga dalam perawatan paliatif. Metode: Menggunakan metode Systematic Literature Review berpedoman PRISMA, pencarian dilakukan pada PubMed, Scopus, dan Google Scholar (2020-2025). Dari 345 artikel, terpilih 10 studi yang memenuhi kriteria inklusi dan penilaian PICOS dan JBI QARI. Hasil: Intervensi spiritual Islam (murottal, doa, Sound Heart Model) yang melibatkan keluarga terbukti signifikan menurunkan beban pengasuhan, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan resiliensi keluarga. Lebih jauh, ketenangan spiritual keluarga berkorelasi positif dengan penurunan nyeri fisik dan stabilitas fisiologis pasien. Simpulan: Terapi Al-Qur'an berbasis keluarga merupakan intervensi klinis valid yang memberdayakan keluarga sebagai agen terapeutik biopsikososial, bukan sekadar pelengkap. Saran: Pelayanan kesehatan disarankan mengintegrasikan kompetensi asuhan spiritual ke dalam protokol standar perawatan paliatif dan memfasilitasi ritual akhir hayat secara proaktif sebagai pemenuhan hak esensial pasien
Efektivitas Psikoedukasi Maternal Mental Health Dengan Pendekatan Neumann System Model Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Ibu Hamil Primigravida Anggreini, Yogik Setia; Agustarika, Butet; Fabanyo, Rizqi Alvian
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1792

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan pertama (primigravida) merupakan masa adaptasi kompleks yang melibatkan perubahan fisik, emosional, dan sosial, sehingga dapat memicu stres. Stres yang tidak dikelola dapat berdampak negatif pada kesejahteraan ibu dan perkembangan janin. Psikoedukasi Maternal Mental Health dengan pendekatan Neuman Systems Model berfokus pada penguatan sistem pertahanan individu terhadap stresor internal dan eksternal melalui peningkatan pengetahuan dan kemampuan koping. Tujuan: Menganalisis efektivitas psikoedukasi Maternal Mental Health dengan pendekatan Neuman Systems Model terhadap penurunan tingkat stres ibu hamil primigravida di wilayah kerja Puskesmas Klasaman. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment pre-posttest with control group dengan total 66 responden (33 kelompok intervensi dan 33 kontrol) yang dipilih menggunakan purposive sampling. Kelompok intervensi mengikuti sesi psikoedukasi maternal mental health dengan pendekatan Neuman Systems Model, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi antenatal standar. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale-42 (DASS-42), dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Uji statistik menunjukkan nilai Z = -5,034 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara tingkat stres sebelum dan sesudah intervensi. Kelompok intervensi mengalami penurunan stres lebih signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Psikoedukasi Maternal Mental Health berbasis Neuman Systems Model efektif menurunkan stres pada ibu hamil primigravida dan disarankan untuk diintegrasikan dalam kelas ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan mental.
Tingkat Kecemasan Awal sebagai Prediktor Dispepsia dan Risiko Gangguan Kecemasan pada Perempuan Prameswari, Yuda Nabella
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1912

Abstract

Latar belakang: Dispepsia fungsional merupakan DGBI yang sering disertai kecemasan dan berdampak negatif terhadap kualitas hidup, namun bukti lokal mengenai hubungan keduanya masih terbatas. Tujuan: Menganalisis asosiasi tingkat kecemasan dengan keparahan gejala dispepsia serta hubungan usia dan jenis kelamin dengan kecemasan pada pasien dispepsia fungsional. Metode: Studi analitik potong lintang pada 250 pasien dewasa dengan dispepsia fungsional di RSUD Provinsi Banten (Januari–Mei 2023); tingkat kecemasan diukur dengan HAM-A dan keparahan dispepsia dengan Nepean Dyspepsia Index, dianalisis menggunakan regresi linear dan uji chi-square. Hasil: Mayoritas responden perempuan usia dewasa muda; tingkat kecemasan berasosiasi bermakna dengan keparahan dispepsia (B=0,589; p<0,001; R²=0,402), sedangkan usia dan jenis kelamin tidak bermakna. Simpulan: Kecemasan merupakan prediktor penting keparahan gejala dispepsia fungsional. Saran: Diperlukan skrining rutin kecemasan dan intervensi psikososial terintegrasi dalam tata laksana dispepsia fungsional, khususnya pada pasien perempuan usia produktif.
Durasi Penggunaan Laptop dengan Tingkat Nyeri Leher pada Mahasiswa: A Studi Cross Sectional Djupri, Diana Rhismawati; Manggabarani, Saskiyanto; Nathi, Shiti Rahajeng; Setiawati, Diah Rahayu
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1709

Abstract

Penggunaan laptop dalam dunia Pendidikan sangat membantu terutama bagi mahasiswa Tingkat akhir dalam mengerjakan tugas akhir skripsi yang frekuensinya sering digunakan dan dalam jangka waktu yang lama. Konflik yang muncul pada fenomena ini adalah nyeri leher yang disebabkan durasi penggunaan laptop yang terlalu lama, hal ini akan mengakibatkan penyelesaian tugas menjadi tertunda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan laptop dengan tingkat nyeri leher. Jenis penelitian ini studi korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengabilan sampel yaitu Total Sampling. Penelitian ini dilakukan pada program studi Ilmu Keperawatan STIKes Pertamedika tahun 2024. Sampel penelitian ini berjumlah 81 mahasiswa Tingkat akhir. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Numeric Rating Scale. Hasil diperoleh (91,4%) pada jenis kelamin perempuan, (79,1%) menggunakan durasi laptop >4 jam, dan (55,6%) mengalami nyeri sedang (4-6), dengan nilai p-value = 0,018. Kesimpulan penelitian ini perlu manajemen waktu dalam penggunaan laptop dan melakukan Gerakan relaksasi otot
Praktik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Sekolah di Kota Jayapura: Studi Cross Sectional Simath, Grace Sarah; Pamangin, Lisda Oktavia Madu; Izaac, Fransina Alfonsin; Yufuay, Agustina Regina; Pariaribo, Konstantina; Fatiah, Mona Safitri; Daulian, Fika; Rahmadani, Ulfa; Rupilu, Vrensca Catarina Medline; Nur, Syaharuddin
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1795

Abstract

Ringkasan: Latar belakang: Penyakit kanker merupakan salah satu tantangan besar dalam bidang kesehatan masyarakat, termasuk kanker payudara yang masih menjadi penyumbang pada tingkat mortalitas perempuan di seluruh dunia. Kanker payudara dapat dicegah melalui deteksi dini Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) yang perlu dipraktikkan secara rutin oleh setiap individu, terutama sejak remaja usia sekolah. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pengetahuan dan peran media sosial dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri pada remaja sekolah di Kota Jayapura. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 di SMA Kota Jayapura. Populasi penelitian berjumlah 425 remaja putri, dengan sampel sebanyak 222 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lameshow melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square pada tingkat signifikansi ?= 0,05. Hasil: Hanya 18,0% remaja yang melakukan praktik SADARI. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,027) dan peran media sosial (p = 0,019) dengan praktik SADARI. Kesimpulan: Pengetahuan dan peran media sosial berhubungan signifikan dengan praktik SADARI pada remaja sekolah di Kota Jayapura. Saran: Diperlukan peningkatan edukasi kesehatan reproduksi dan promosi SADARI melalui media sosial dan kegiatan sekolah untuk mendorong perilaku deteksi dini kanker payudara sejak usia remaja.
Aktivitas Fisik Berkorelasi Terhadap Kecemasan Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner Ikrom, Yasier; Hudiyawati, Dian
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1871

Abstract

Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan kecemasan sebagai komplikasi psikologis yang memperburuk prognosis melalui aktivasi simpatis dan peningkatan kortisol.  Tujuan: Menganalisis hubungan antara tingkat aktivitas fisik dan kecemasan kardiak pada pasien PJK.  Metode: Penelitian deskriptif korelatif cross-sectional pada 127 pasien PJK di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta (Maret-September 2025), menggunakan IPAQ dan CAQ, dianalisis dengan uji Spearman's Rho.  Hasil: 41% aktivitas fisik tinggi, 31,5% kecemasan tinggi; terdapat korelasi negatif kuat (r=-0,855; p=0,001).  Simpulan: Aktivitas fisik tinggi menurunkan kecemasan secara signifikan pada pasien PJK.  Saran: Integrasikan program aktivitas fisik dalam rehabilitasi jantung; edukasi perawat untuk motivasi pasien.
Perbandingan Pengetahuan Kesehatan Seksual Remaja Berdasarkan Akses Informasi Digital Dan Konvensional Di Era Digital Pombaile, Veny Delvia; Suherlin, Ika; Tompunuh, Magdalena Martha; Yulianti, Desak Made; Anggraeni, Ni Made Dewi; Arbie, Rina Sulisthia
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1913

Abstract

Summary: Background: Adolescents are a vulnerable group to sexual health problems due to limited access to accurate information, while in the digital era they obtain information from digital and conventional sources that can affect their level of knowledge. Objective: To analyze the relationship and differences in adolescent sexual health knowledge based on digital and conventional information access. Method: A quantitative cross-sectional study involving 64 seventh grade students of SMP Negeri 12 Kota Gorontalo selected using purposive sampling technique. Data were obtained through a multiple-choice questionnaire with a correct (1) and incorrect (0) scoring, then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test (? = 0.05). Results: Digital access showed a higher proportion of good knowledge (63.2%) compared to conventional access which was dominated by poor knowledge (38.4%), with a significant relationship between information sources and knowledge levels (p <0.05). Conclusion: Digital information access is superior to conventional access in improving adolescent sexual health knowledge. Suggestion: Further research is recommended to use a stronger analytical design, expand the location and number of samples, and develop a digital sexual health literacy measurement instrument.