cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 680 Documents
Waspada Hipertensi Tersembunyi di Tempat Kerja: Analisis Faktor Metabolik Pegawai Usia di Atas 40 Tahun Dewi Aryanti; Kartilah Kartilah; Yudi Triguna; Nadia Ainun Nabilah
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1704

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum dijumpai pada pegawai usia produktif, terutama mereka yang berusia di atas 40 tahun. Faktor risiko metabolik seperti indeks massa tubuh (IMT), dislipidemia, dan kadar glukosa darah berperan penting dalam peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara parameter metabolik dan status hipertensi pada pegawai usia ?40 tahun. Kajian dilakukan secara retrospektif dengan pendekatan deskriptif-analitik menggunakan data sekunder dari hasil pemeriksaan kesehatan rutin pada 140 pegawai. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji ANOVA, dan multivariat melalui regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa usia, IMT, kolesterol total, LDL, serta gula darah puasa dan postprandial cenderung meningkat pada kelompok hipertensi. IMT dan kolesterol total memiliki hubungan signifikan terhadap hipertensi, dengan IMT sebagai prediktor kuat (OR = 1,254; CI 95%: 1,051–1,493). Interaksi kolesterol total dan LDL juga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan risiko hipertensi. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian faktor metabolik melalui intervensi berbasis tempat kerja seperti edukasi nutrisi, promosi aktivitas fisik, dan pemantauan kesehatan berkala. Penelitian lanjutan direkomendasikan dengan desain longitudinal untuk memperkuat pemahaman hubungan kausal dan mempertimbangkan faktor tambahan seperti stres kerja dan konsumsi obat antihipertensi.
Fatigue In Breast Cancer Patients: Correlation With Hemoglobin Heltty Heltty; Sitti Masriwati; Dedi Krismiadi; Ari Nofitasari
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1728

Abstract

Prevalensi kanker payudara semakin meningkat setiap tahun. Kelelahan yang terjadi pada pasien kanker payudara dipengaruhi oleh berbagai hal. Salah satunya adalah penurunan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hemoglobin dengan kelelahan pada pasien kanker payudara. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dan diperoleh sebanyak 34 responden pasien kanker payudara yang menjalani perawatan termasuk kemoterapi di RSUD Bahteramas Kendari. Hemoglobin di ukur menggunakan alat easy touch GCHb, yang telah dikalibrasi dengan menggunakan chip kuning kalibrasi sebelum digunakan. Instrumen Brief Fatigue Inventory versi Indonesia digunakan untuk mengukur kelelahan. Metode analisis data yang digunakan adalah uji pearson corellation dengan p-value<0,05. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan berpola negatif antara kadar hemoglobin dengan kelelahan pada pasien kanker payudara di RSUD Bahteramas Kota Kendari (r=-0,670; p-value = 0,000) maka dapat disimpulkan bahwa penurunan kadar hemoglobin berkontribusi terhadap terjadinya kelelahan pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi.
Pengaruh Sistem Keperawatan Satu Pintu terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan RS TNI AL dr. Mintoharjo Suroso Kamim; Ennie Novieastari; Tutik Sri Hariyati; Tris eryando
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan sistem pelayanan keperawatan satu pintu one way system terhadap tingkat kepuasan pasien di Unit Rawat Jalan RS TNI-AL dr. Mintoharjo. Desain kuasi eksperimen digunakan dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Sebanyak 60 pasien dipilih secara purposive sampling, masing-masing 30 responden sebelum dan sesudah penerapan sistem. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner SERVQUAL yang telah dimodifikasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh dimensi kepuasan pasien, terutama pada aspek sistem pelayanan. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, mengindikasikan perbedaan signifikan sebelum dan sesudah penerapan sistem. Dapat disimpulkan bahwa one way system memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepuasan pasien secara keseluruhan.
Quality and Nutritional Adequacy Review of the Free School Meal Program (MBG) for Elementary School Children in Gorontalo City. Nanda Dwi Fakhriyyah Moridu; Vivien Novarina A. Kasim; Nanang Roswita Paramata; Cecy Rahma Karim; Serly Daud
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1773

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah yang bertujuan menekan angka malnutrisi dan stunting di Indonesia. Permasalahan gizi pada anak-anak khususnya usia sekolah dasar masih menjadi isu serius di Indonesia, terutama di Kota Gorontalo yang memiliki prevalensi gizi buruk, gizi kurang, kelebihan berat badan , dan obesitas cukup tinggi. Kondisi ini berpotensi menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta prestasi akademik siswa. Namun keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas dan kesesuaian gizi makanan yang diberikan sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas dan kesesuaian gizi pada makanan yang diberikan dalam program MBG. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observatif. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SDN 77 Kota Tengah Gorontalo dan MI Terpadu Al-Ishlah Gorontalo. Hasil kualitas makanan dalam program MBG dinilai baik oleh sebagian besar siswa, meskipun terdapat beberapa indikator yang dinilai kurang. Kesesuaian gizi dalam makanan berdasarkan standar AKG harian dalam buku petunjuk teknis penyelenggaraan bantuan pemerintah untuk program MBG tahun 2025 oleh Badan Gizi Nasional (BGN) berada pada kategori ”Sesuai” untuk karbohidrat dan ”Tidak Sesuai” untuk protein, lemak, dan energi dalam satu kali pemberian makan. Terdapat pula keberadaan komponen mikronutrien seperti vitamin dan mineral dalam menu makanan, yang hasil rata-ratanya disesuaikan dengan standar AKG harian dalam PMK RI No. 28 tahun 2019 tentang angka kecukupan gizi yang direkomendasikan untuk masyarakat Indonesia. Kualitas dan kenyamanan program gizi MBG perlu dilakukan monitoring dan evaluasi kembali oleh pengelola program yakni BGN agar tujuan program dapat tercapai secara maksimal.
Efektivitas Edukasi Manajemen Stres terhadap Peningkatan Status Mental Emosional Remaja: Pre-Experimental Study di SMA Negeri 3 Kendari Wijayati, Fitri; Sulupadang, Prishilla; Misbah, Sitti Rachmi; Akhmad, Akhmad; Prio, Asminarsih Zainal; Ramadhani, Melsa
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1778

Abstract

Latar Belakang: Ketidakstabilan emosi remaja berisiko menghambat kematangan psikologis jika tidak dikelola secara tepat. Tujuan: Penelitian ini mengevaluasi efektivitas edukasi manajemen stres terhadap status mental emosional siswa di SMA Negeri 3 Kendari. Metode: Desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest diterapkan pada 30 siswa kelas XI yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi dilaksanakan intensif selama tiga hari, diukur menggunakan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ), dan dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test. Hasil: Terdapat penurunan signifikan pada skor masalah emosional (p = 0,000; t = -7,730) dengan selisih rata-rata -6,233. Secara klinis, kategori emosional tinggi (6,7%) tereliminasi total menjadi 0% pasca-intervensi, mengindikasikan perbaikan kemampuan regulasi diri. Simpulan: Edukasi manajemen stres terbukti efektif meningkatkan stabilitas emosi siswa melalui penguasaan teknik relaksasi. Saran: Direkomendasikan agar sekolah mengintegrasikan modul manajemen stres ke dalam layanan rutin Bimbingan Konseling sebagai strategi preventif berkelanjutan bagi kesehatan mental siswa
Profil Bakteri Proteus sp., Klebsiella sp., Dan Streptococcus sp., Yang Diisolasi Dari Penderita Ulkus Diabetikum Tuty Yuniarty; Hasmia Naningsih; Reni Yunus; Theosobia Grace Orno; Ahmat Rediansya Putra; Elvia Citranti
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1784

Abstract

Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronik diabetes melitus yang rentan terhadap infeksi polimikroba. Tujuan: Mengidentifikasi profil bakteri Proteus sp., Klebsiella sp., dan Streptococcus sp. dari penderita ulkus diabetikum. Metode: Desain deskriptif observasional, potong lintang, pada 20 sampel swab ulkus diabetikum di RSUD Bahteramas, Sulawesi Tenggara. Identifikasi bakteri melalui kultur Brain Heart Infusion Broth (BHIB), MacConkey Agar (MCA), Blood Agar Plate (BAP), uji biokimia (IMViC, TSIA, katalase) dan pewarnaan Gram. Hasil: Seluruh sampel (100%) menunjukkan pertumbuhan bakteri pada BHIB. Tiga genus yang berhasil diidentifikasi: Proteus sp. (30%, n=6), Klebsiella sp. (30%, n=6), dan Streptococcus sp. (40%, n=8). Bakteri Gram-negatif mendominasi 60% (13/20 isolat). Kesimpulan: Infeksi ulkus diabetikum bersifat polimikroba dengan dominasi Gram-negatif. Identifikasi bakteri akurat esensial untuk terapi antimikroba rasional dan pencegahan komplikasi Saran: Disarankan setiap laboratorium klinik melakukan kultur dan uji resistensi antibiotik secara rutin
Efektivitas Konseling terhadap Pengambilan Keputusan Penggunaan Kontrasepsi pada Ibu Postpartum Arfiyana, Ilsa; Rahayuningsih, Faizah Betty
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 17 No 3 (2025): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v17i3.1794

Abstract

Latar belakang: Penggunaan kontrasepsi postpartum di Indonesia belum optimal, meningkatkan risiko kehamilan berjarak dekat. Tujuan: Menilai pengaruh konseling kontrasepsi berulang terhadap pengetahuan dan pengambilan keputusan ibu postpartum. Metode: Quasi-experimental pretest-posttest with control group pada 90 ibu postpartum (45 perlakuan, 45 kontrol) dipilih purposive di Kabupaten Sragen. Kelompok perlakuan mendapat lima sesi konseling (±25 menit sesi awal, ±15-20 menit sesi lanjutan), kelompok kontrol tanpa intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi (Cronbach's ?=0,812). Hasil: Skor pengetahuan kelompok perlakuan meningkat signifikan (10,11±1,50 menjadi 12,11±1,48; p<0,001; d=0,85) dibanding kontrol (8,82±1,84 menjadi 10,38±1,48). Pengambilan keputusan meningkat bermakna hanya pada kelompok perlakuan (18,91±2,46 menjadi 20,91±2,29; p<0,001; d=0,79), disertai peningkatan penggunaan MKJP (IUD +28,9%). Simpulan: Konseling berulang efektif meningkatkan pengetahuan dan pengambilan keputusan kontrasepsi postpartum. Saran: Direkomendasikan integrasi konseling terstruktur dalam pelayanan masa nifas dengan evaluasi berkala
Efektivitas Intervensi Booklet Edukasi Kesehatan dalam Meningkatkan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung Hanifa Nurmajid; Beti Kristinawati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1805

Abstract

Gagal jantung merupakan gangguan fungsi jantung yang secara perlahan mengakibatkan penurunan kualitas hidup dan meningkatkan risiko kematian. Kondisi ini memerlukan intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk membantu pasien memahami penyakit dan melakukan manajemen diri yang lebih baik. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas edukasi kesehatan menggunakan booklet terhadap peningkatan kualitas hidup pasien dengan gagal jantung. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan jumlah responden sebanyak 148 pasien gagal jantung di salah satu rumah sakit daerah di Surakarta. Kualitas hidup ini akan diukur menggunakan instrumen Minnesota Living with Heart Failure Questionnaire (MLHFQ). Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menujukkan terjadinya peningkatan kualitas hidup setelah pemberian edukasi kesehatan. Skor total MLHFQ menurun dari rata-rata 40,75 menjadi 27,21 dengan selisih 13,54 poin (p < 0,001). Penurunan skor terjadi pada domain fisik, emosional, serta sosial-mental, yang mengindikasikan terjadi peningkatan kondisi pasien secara menyeluruh. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media booklet terbukti efektif untuk meningkatkan kualitas hidup kepada pasien gagal jantung melalui peningkatan aspek pengetahuan, kepatuhan, dan kemampuan adaptasi terhadap kondisi penyakit. Hasil ini diharapkan menjadi dasar pengembangan program edukasi selanjutnya bagi tenaga keperawatan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan kesejahteraan pasien.
Hubungan Komunikasi Terapeutik Terhadap Kepatuhan Latihan di Rumah Pasien Praktik Mandiri Fisioterapi Kota Malang Zidni Imanurrohmah Lubis; Siti Nurhaliza Zhulkifli; Anita Faradilla Rahim
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1818

Abstract

Ringkasan: Latar Belakang : Ketidakpatuhan pasien dalam menjalani program rehabilitasi fisioterapi masih menjadi masalah utama, dengan hanya sekitar 50% pasien yang konsisten melakukan latihan di rumah. Kepatuhan merupakan aspek krusial dalam menentukan keberhasilan terapi, terutama untuk pasien dengan gangguan neuromuskuloskeletal. Komunikasi terapeutik diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani home exercise programs.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik terhadap kepatuhan latihan di rumah pada pasien praktik mandiri fisioterapi di Kota Malang. Metode : Desain observasional analitik cross-sectional dengan 81 responden menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner GITCS dan EARS, dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil : Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai r = 0,439 dengan p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan positif dengan kekuatan sedang antara komunikasi terapeutik dan kepatuhan latihan di rumah. Rata-rata skor komunikasi terapeutik 128,555 (91,8%) dan kepatuhan latihan 19,209 (80,04%). Kesimpulan : Terdapat hubungan positif dengan kekuatan sedang antara komunikasi terapeutik dan kepatuhan latihan di rumah. Semakin baik komunikasi terapeutik yang dilakukan fisioterapis, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani latihan di rumah. Saran : Perkuat kurikulum komunikasi terapeutik, tingkatkan keterampilan fisioterapis melalui pelatihan, kembangkan penelitian eksperimental, dan standarisasi SOP komunikasi pelayanan.
Pengaruh Playing Exercise (Perceptual Motor Program) Terhadap Keseimbangan Pada Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) Usia 7-12 Tahun Anatasya Savira Nuryadin; Sevy Astriyana; Warih Anjari Dyah Kusumaning Ayu
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 18 No 1 (2026): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v18i1.1633

Abstract

Latar belakang: gangguan keseimbangan merupakan masalah motorik utama pada anak Autism Spectrum Disorder (ASD) dan mengganggu aktivitas fungsional, sementara bukti intervensi permainan sensorimotor terstruktur terhadap keseimbangan dinamis masih terbatas. Tujuan: menganalisis pengaruh play-based exercise berbasis Perceptual Motor Program (PMP) terhadap keseimbangan anak ASD usia 7–12 tahun. Metode: desain pre-eksperimental one group pretest-posttest pada 22 anak ASD di SLB Mitra Ananda Karanganyar, dengan delapan sesi play-based exercise selama empat minggu (dua kali/minggu, ±30 menit/sesi). Keseimbangan dinamis diukur menggunakan Balance Beam Test dan dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test (?=0,05). Hasil: rerata skor Balance Beam Test meningkat dari 2,659±1,200 menjadi 4,041±0,756 dengan selisih rata-rata 1,382 dan menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,000). Simpulan: play-based exercise berbasis PMP berpotensi meningkatkan keseimbangan dinamis anak ASD usia sekolah dasar. Saran: intervensi ini direkomendasikan sebagai komponen program fisioterapi dan pendidikan jasmani berbasis sekolah bagi anak ASD serta perlu diuji lebih lanjut dengan uji coba terkontrol acak, sampel lebih besar, dan tindak lanjut jangka panjang