cover
Contact Name
Baiq Rika Ayu Febrilia
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
mpm@ikipmataram.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram Jl. Pemuda No 59A Mataram 83125
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
Published by IKIP Mataram
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : -
Core Subject : Education,
MPM focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model/method/approach, the use of learning media (props).
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 11 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE EVERYONE IS A TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAKRA BARAT TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sabrun, Sabrun
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.875 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1553

Abstract

The subjects of this study are students of class VIII A which amounted to 35 people. This classroom action research consists of 2 cycles, each cycle consisting of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. Based on the result of observation analysis of student activity on cycle I meeting I got total score and average as much 37 and 2.31 categorized "Simply Active", meeting II increased to 42 and 2,63 "Active" category. While in the second cycle of meeting I the total score and the average of 48 and 3.00 categorized "Active", at the second meeting increased to 60 and 3.75 with the category "Highly Active". For the results of the analysis of teacher activity in the first cycle of meeting I obtained the total score and the average of 16 and 3.20, the second meeting increased to 18 and 3.60 with the category "Good". While in the second cycle of meeting I obtained the total score and the average of 19 and 3.80, the second meeting increased to 20 and 4.00 with the category of "Very Good". Furthermore, the students' classical learning completeness in the first cycle is 51.43% and in cycle II increases to 85.71%. So it can be concluded that the implementation of active learning model type Everyone Is A Teacher Here can improve the learning outcomes of students of class VIII SMP Negeri 1 Sakra Barat lesson 2016/2017.
PENERAPAN KERANGKA KERJA ELPSA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MTS. IHYA ULUMUDDIN AL-MAARIF KABUL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Wahyuni, Khaerumin Alvi; Masjudin, Masjudin; Yuntawati, Yuntawati
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.552 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1791

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika siswa di MTs. Ihya Ulumuddin Al-Maarif Kabul. Hal ini disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan guru selalu monoton seperti: (1) Pada saat guru menyampaikan suatu materi baru, guru jarang membangkitkan pengetahuan siswa dengan pengalaman (Experience) sebelumnya, (2) Guru tidak menggunakan bahasa (Language) yang tepat yaitu bahasa yang sederhana dan jelas yang dapat dipahami oleh siswa untuk mendeskripsikan ide-idenya, (3) Guru jarang menggunakan benda konkrit dan gambar (Pictorial) dalam membantu atau menjembatani pemahaman siswa, (4) Guru biasanya hanya mendeskripsikan simbol (Symbol) menggunakan notasi untuk memahami suatu materi, dan (5) Guru jarang mengaplikasikan (Application) pemahaman siswa terhadap materi yang berkaitan dengan masalah kehidupan sehari-hari. Adapun tujuannya adalah untuk mendeskripsikan penerapan kerangka kerja ELPSA yang dapat meningkatkan hasil  belajar  matematika siswa  MTs.  Ihya  Ulumuddin Al-Maarif Kabul  pada  materi himpunan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK)  yang  terdiri  dari  empat  tahap,  yaitu:  tahap  perencanaan,  tahap  pelaksanaan tindakan,  tahap observasi, dan tahap refleksi. Pada tahap perencanaan, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) di buat oleh Masjudin, M.Pd dan Ita Chairun Nissa, M.Pd. Sampel dalam penelitian ini yaitu semua siwa kelas VII MTs. Ihya Ulumuddin Al-Maarief Kabul. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes evaluasi sedangkan teknik analisis datanya dilakukan secara kuantitatif deskriptif dan kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data tersebut, ketuntasan klasikal yang dicapai pada siklus I adalah 60 % sedangkan pada siklus II 86,66 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kerangka Kerja ELPSA dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi himpunan kelas VII MTs. Ihya Ulumuddin Al-Maarif Kabul.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SPASIAL SISWA Asryana, Asryana; Sanapiah, Sanapiah; Kinasih, Indira Puteri
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.388 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra pada materi luas permukaan kubus dan balok untuk meningkatkan kemampuan spasial dan mengetahui kualitas media yang dikembangkan.Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE. Media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa SMP kelas VIII dikembangkan mengikuti model pengembangan ADDIE, yaitu: a) analysis: analisis kebutuhan yang mana menunjukan masih terbatasnya media pembelajaran, dan siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran, analisis teknologi GeoGebra digunakan sebagai software utama, dan analisis kurikulum sesuai dengan KTSP; b) design: pengumpulan refrensi, perancangan isi materi sesuai dengan aspek spasial dan flowchart untuk mempermudah pembuatan media pembelajaran; c)  development: pembuatan media pembelajaran, dan merevisi produk tahap I berdasarkan masukan validator; d) implemtation: uji coba untuk memperoleh keefektifan penggunaan media; e) evaluation: menganalisis keefektifan media pembelajaran. Objek penelitian ini adalah media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan spasial siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar pengembangan media, lembar keefektifan media dan tes hasil belajar siswa. Hasil analisis pengembangang media pembelajaran yang dikembangkan adalah: a) kevalidan dengan kriteria sangat valid dan valid berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi dengan skor masing-masing 81,05 dan 74,57. b) keefektifan dengan kriteria efektif berdasarkan penilaian siswa dengan skor 80,83 dan tes hasil belajar dengan persentase 62,91%. Sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran telah memenuhi kualitas valid dan efektif, serta dapat layak digunakan pada proses pembelajaran di sekolah.
IDENTIFIKASI BENTUK PARTISIPASI SISWA SMP DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ELPSA Ikasari, Juliani; Nissa, Ita Chairun; Juliangkary, Eliska
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.859 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1794

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya, ditemukan adanya suatu permasalahan partisipasi siswa dalam pembelajaran matematika masih tergolong rendah. Rendahnya partisipasi belajar siswa disebabkan kurang bervariasinya model pembelajaran, guru belum memaksimalkan potensi siswa dan juga siswa masih pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi siswa SMP dalam pembelajaran matematika berbasis ELPSA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII dengan pokok bahasan garis dan sudut.  Instrumen yang digunakan adalah 1) Transkip video pembelajaran matematika berkerangka kerja ELPSA, 2) lembar observasi, dan 3) daftar cek. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1) Data proses pembelajaran matematika dengan kerangka kerja ELPSA diamati dari video, 2) data dialog guru dengan siswa dalam proses pembelajaran dengan kerangka kerja ELPSA diambil dari transkip video, dan 3) data partisipasi siswa dalam proses pembelajaran matematika dengan kerangka kerja ELPSA diambil dari daftar cek. Berdasarkan hasil pengkodingan dan analisis terhadap 3 video pembelajaran matematika berkerangka kerja ELPSA menunjukkan bahwa indikator partisipasi siswa yang lebih mendominasi adalah indikator partisipasi siswa dengan kode ME (Mengingat). Dapat disimpulkan bahwa bentuk-bentuk partisipasi siswa yang berhasil diidentifikasi dalam video pembelajaran matematika pada pokok bahasan garis dan sudut dengan kerangkan kerja ELPSA adalah bentuk-bentuk partisipasi siswa dengan kode ME (Mengingat), KL (Kelancaran), PU (Persepsi siswa terhadap konsep, metode dan hubungan dalam matematika secara umum), PM (Persepsi siswa terhadap konsep, metode dan hubungan dalam matematika secara matematis), dan SK (Sintesis dan koneksi matematis).
REGRESI LOGISTIK ORDINAL (STUDI KASUS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI) Fatonah, Laily; Sanapiah, Sanapiah; Febrilia, Baiq Rika Ayu
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.316 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1501

Abstract

Stress is a condition that is susceptible to experienced by students who are completing a thesis. The results of preliminary observations of 30 students at IKIP Mataram, found 9 students experienced mild stress, 15 students experienced moderate stress and 6 students experienced severe stress. So that research is conducted to determine the factors that influence the level of stress of students in completing the thesis. This research is a case study research with techniques and instruments of data collection using questionnaires. The sample used by 100 students was determined using purposive sampling and the analytical method used was ordinal logistic regression analysis. The results showed that the factors that influence the stress level of students in completing the thesis are confusing factors developing the theory and difficult to find literature. The ordinal logistic regression model obtained is logit (Y?1?X) = 0.886 + 1,233X_2 + 1,865X_3 and logit (Y?2?X) = 3,917 + 1,233X_2 + 1,865X_3. The value of e ^ (parameter X_2) = 3.4 which means that if students experience confusion in developing theories, they tend to increase stress levels by 3.4 times compared to students who do not experience confusion in developing theories
ANALISIS KREATIVITAS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH VISUAL SPASIAL DAN LOGIS MATEMATIS DITINJAU DARI GENDER Novitasari, Dwi
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.433 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1837

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan menganalisis kreativitas siswa dalam pemecahan masalah visual spasial dan logis matematis ditinjau dari gender. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN 3 Makassar yang terdiri dari 2 orang siswa perempuan (SP) dan 2 orang siswa laki-laki (SL). Pengumpulan data dilakukan dengan  cara  analisis  tugas  dan  wawancara  yang  dianalisis  dengan  teknik  analisis  isi kualitatif dengan pendekatan deduktif yang terdiri dari 4 tahap yaitu persiapan, pengorganisasian, pemaparan dan penaksiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) kreativitas siswa dari segi produk dalam memecahkan masalah matematika (masalah visual spasial dan logis matematis), siswa SP umumnya lebih baik dibandingkan dengan siswa SL dalam menyelesaikan masalah yang sama, 2) kreativitas pemecahan masalah visual spasial SP dan SL dari segi proses melalui tahap merumuskan, merencanakan, dan memproduksi dimana  SP   menggunakan   kemampuan   visual   terlebih   dahulu  kemudian  menggunakan penalaran logis dalam menyelesaikan masalah sedangkan, SL menggunakan penalaran logis terlebih dahulu kemudian menggunakan kemampuan visual yang dimiliki, 3) kreativitas pemecahan masalah logis matematis siswa SP dan SL hampir sama pada tiap tahapan namun, uraian jawaban yang diberikan SP lebih rinci/terurai dan pada tahap memproduksi, SP membuat dan menuliskan kesimpulan dalam menemukan pola jawaban sedangkan SL tidak
ANALISIS HUBUNGAN HASIL BELAJAR GEOMETRI BIDANG DENGAN KEMAMPUAN ANALITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH GEOMETRI ANALITIK BIDANG Susanto, Hari Purnomo; Meifiani, Nely Indra; Hidayat, Taufik
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.549 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1472

Abstract

This article is a result of research that aims to determine the correlation between students' geometry learning outcomes with analytical ability in the eyes of analytic geometry. This research is a correlational research. the study was conducted at STKIP PGRI Pacitan, where the population is a mathematics education students who is taking analytical geometry courses. Data were taken from 21 students, with test technique, documentation and interview. Data analysis was done by using simple linear regression analysis concept and its calculation using SPSS 16. Based on data analysis, it was found that the result of geometry of field study had positive correlation with students' analytical thinking ability. The relationship falls into the medium category, and the learning outcomes have a predictor contribution to students' analytical ability of 22.5%.
Penerapan Metode Pembelajaran Snowball Throwing Pada Materi Aljabar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Suhartini, Suhartini; Sutarto, Sutarto; Yuliyanti, Sri
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.054 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1788

Abstract

Based on information obtained through preliminary observation in MTs. Al-Muslimun NW Tegal, obtained the problem that the participation of students at the time of learning is low. Students do not want to express opinions or ask questions although there is still material that has not been understood. This results in low student learning outcomes. The purpose of this study is to describe the application of Snowball Throwing learning method on algebra material to improve student learning outcomes. The research method used in this research is classroom action research (PTK). Subjects in this study were students of grade VIII MTs. Al-Muslimun NW. The instruments of this study consist of material handouts, teacher and student activity observation sheets, evaluation and documentation tests. Data collection techniques in this study include: data sources, data types, data collection methods. The data analysis technique of individual learning result using KKM determined by school that is ? 65 and classical completeness using KK determined that is ? 85%, while teacher activity and student activity is calculated using formula exist in research of class action. The results showed the percentage of classical completeness 93.94% with an average value of 75.61. By looking at the percentage of individual and classical student learning outcomes has been achieved. So it can be concluded that the application of Snowball Throwing learning method can improve student learning outcomes class VIII MTs. Al-Muslimun Tegal.
PROFIL KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL IDENTITAS TRIGONOMETRI KELAS X-1 SMA NEGERI 1 JAYAPURA BERDASARKAN GAYA BELAJAR Fitriani, Fitriani
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.806 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1725

Abstract

This study aims to determine the profile of cognitive abilities of high school students in solving trigonometric identity problems based on learning styles. The level of cognitive ability in this research is to remember, understand, apply, analyze, evaluate, and create, while learning style used is visual learning style, auditorial learning style, and kinesthetic learning style. Based on the purpose of this type of research is descriptive research with kulaitatif approach. Subjects in this study were X-1 students of SMA Negeri 1 Jayapura which amounted to 3 people. Subjects taken were one subject with visual learning style, one subject with auditorial learning style, and one subject with kinesthetic learning style, the selection of this subject using purposive sampling technique. The data were collected by using questionnaire of learning style, written test, and interview. Based on the results of research subjects with visual learning styles have the ability to cognitive remember, understand, apply, analyze, evaluate and create. Subjects with auditorial learning style have cognitive abilities to apply and evaluate. subjects with kinesthetic learning styles have a cognitive ability to understand, apply, and evaluate. Learning styles are not the only factors that influence the different cognitive abilities of each subject. Teachers, individual abilities, and the state of the learning environment also influence the differences in cognitive abilities in each subject. The ability of teachers to create diverse learning strategies can develop students' cognitive abilities even when teachers teach in the classroom with students who have different learning styles.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMPN 13 MATARAM PADA MATERI BANGUN RUANG Hamsiah, Hamsiah; Masjudin, Masjudin; Kurniawan, Ade
Media Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.223 KB) | DOI: 10.33394/mpm.v5i2.1462

Abstract

Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah guru mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa. Kemampuan penalaran merupakan salah satu dari kompetensi yang harus dimiliki siswa. Guru memiliki peran penting untuk mendapatkan informasi tentang penalaran siswa. Hal ini karena penalaran bagi siswa dalam pembelajaran matematika sangat dibutuhkan untuk dapat memecahkan suatu masalah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa pada materi bangun ruang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII E SMPN 13 Mataram. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian tes kemampuan penalaran matematis siswa, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 1 orang atau sebesar 3,57% dari sampel penelitian memiliki kemampuan penalaran sangat baik, sebanyak 6 orang atau sebesar 21,428% dari sampel penelitian memiliki kemampuan penalaran baik, sebanyak 5 orang atau sebesar 17,859% dari sampel penelitian memiliki kemampuan penalaran cukup, sebanyak 12 orang atau sebesar 42,859% dari sampel penelitian memiliki kemampuan penalaran kurang baik, sebanyak 4 orang atau sebesar14,285% dari sampel penelitian memiliki kemampuan penalaran sangat kurang baik. Setelah dilakukan wawancara kepada 5 siswa yang dipilih sesuai dengan nilai yang telah dicapai dan tergolong dalam kategori kemampuan penalaran sangat baik, baik, cukup, kurang baik, dan sangat kurang baik. Terlihat bahwa siswa mampu menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan dari soal, tetapi pada saat tes tulis siswa tidak bisa menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal. Dengan demikian dapat ditarik simpulan bahwa sebagian besar siswa masih kurang mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dari soal sebelum menjawab soal.

Page 1 of 2 | Total Record : 11