cover
Contact Name
Fitriadi
Contact Email
fitriadi@utu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jopt@utu.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Alue Peunyareng 23615 Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Optimalisasi
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 24775479     EISSN : 25020501     DOI : https://doi.org/10.35308/jopt
Core Subject : Engineering,
JURNAL OPTIMALISASI (JOPT) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar. JOPT memuat kajian dibidang Manufaktur, Ergonomi dan Manajemen Rantai Pasok. Tujuan penerbitan jurnal optimalisasi adalah sebagai wadah publikasi yang mewadahi kebutuhan peningkatan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan dan menyebarluaskan kajian bidang ilmu Teknik Industri, sekaligus sebagai wahana komunikasi diantara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah Industri. JOPT terbit dua kali dalam setahun, tepatnya pada bulan April dan Oktober. Bagi pembaca, penulis, dan yang melakukan akses situs jurnal yang ingin submit naskah ke jurnal ini, silakan mendaftar sebagai author kemudian login untuk submit naskah. Informasi penulisan dan submit naskah dapat diakses di author guidelines dengan mengikuti pentunjuk di situs jurnal.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024): April" : 18 Documents clear
Penentuan Rute Distribusi Menggunakan Metode Saving Matrix untuk Meminimalkan Biaya Transportasi pada UMKM Gerai Kimia di Kec. Namorambe Harahap, Uun Novalia; Daulay, Yasmin Sarah Diva; Zaharuddin, Zaharuddin
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.8653

Abstract

UMKM Gerai kimia merupakan industri kimia berskala mikro yang memproduksi sabun pembersih. Pengiriman produk harus sesuai dengan permintaan pelanggan dan dilakukan secara optimal, sehingga proses distribusi tidak mengakibatkan pemborosan biaya, jarak dan waktu. Pendistribusian produk yang dilakukan UMKM Gerai Kimia masih belum efektif dan acak, tidak memperhatikan lokasi, jarak retail yang dituju dan beban angkut yang mengakibatkan besarnya biaya yang dikeluarkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan biaya distribusi dengan cara mengoptimalkan rute distribusi dengan memperhatikan lokasi konsumen, jumlah permintaan konsumen, jarak gudang ke konsumen, dan beban angkut kendaraan. Pengoptimalan rute distribusi dilakukan dengan menggunakan metode saving matrix sehingga dapat memperpendek jarak tempuh dan menghemat biaya distribusi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode saving matrix, jarak tempuh per bulannya dapat dihemat sebesar 14% - 24%, dan biaya distribusi selama satu tahun yang awalnya sebesar Rp 7.740.000 menjadi Rp 6.267.998,3 yang artinya terjadi penghematan sebanyak Rp 1.472.001,7 dan efisiensi biaya sebesar 19,01% selama satu tahun.
Pengendalian Kualitas Produk Tas Wanita Menggunakan Metode Seven Tools dan Kaizen Prasetyo, Mochammad Dandi; Cahyana, Atikha Sidhi
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.9041

Abstract

UD. Jaya Collection mengalami berbagai masalah, termasuk kecacatan produk yang diduga karena kurangnya pengendalian kualitas dalam proses produksinya. Kecacatan mencapai 24 pcs (9%) pada Juni, 26 pcs (9%) pada Juli, dan 22 pcs (8%) pada Agustus. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui penyebab kecacatan produk tas wanita dan memberikan usulan perbaikan dan mengetahui cara untuk mengendalikan kecacatan pada kualitas produk. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu seven tools dan kaizen. Seven tools adalah seperangkat alat dasar untuk menguji kualitas yang bisa mendukung perusahaan guna mengatasi masalah dan meningkatkan proses. Alat-alat ini penting untuk kemajuan setiap organisasi menuju keunggulan. Teknik analisis seven tools mencakup analisis flow chart, check sheet, histogram, scatter diagram, diagram pareto, control chart, dan fishbone. Alat-alat implementasi kaizen yang digunakan pada penelitian ini adalah Kaizen Five – M Checklist adalah sebuah alat yang fokus pada lima elemen kunci dalam setiap proses, yaitu manusia, metode, mesin, material, dan lingkungan. Five Step Plan ini adalah suatu metode dalam pelaksanaan Kaizen yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan di Jepang. Langkah-langkah ini dikenal dengan 5-S, yang diambil dari kata-kata dalam bahasa Jepang, yaitu seiri (pemilahan), seiso (penataan), seiton (kebersihan), seiketsu (pemeliharaan), dan shitsuke (pembiasaan). Hasil penelitian menunjukkan kecacatan tertinggi pada November 41 dari 412 pcs dan terendah pada September 25 dari 265 pcs. Jenis kecacatan antara lain jahitan tidak rapi 28 pcs, resleting rusak 24 pcs, lem kurang menempel 25 pcs, kain berjamur 19 pcs. Untuk perbaikannya dibutuhkan peningkatan keterampilan pekerja, perawatan mesin, penanganan material, SOP, dan kondisi kerja. Berdasarkan metode Kaizen, sebagai usulan perbaikan dapat melakukan : Five M Checklist, 5S, fokus pada pengawasan, pelatihan, perawatan mesin, material, SOP, dan lingkungan. Penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggali faktor lain yang menimbulkan kecacatan produk.
Rancang Bangun Vertical Clarifier Tank Mini dengan Adjusment Variasi Kedalaman Pipa Inlet untuk Melihat Pengaruh Tingkat Kadar Kotoran pada Minyak Overflow Crude Palm Oil Ridha, Arrazy Elba; Adib, Adib; Azwanda, Azwanda; Jayadi, Farid; Muzammil, Abdul; Akmal, Abdiel Khaleil; Azhar, Azhar
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i01.9307

Abstract

Vertical Clarifier Tank (VCT) has a very crucial role to separate oil, water and sludge by gravity, where oil with a smaller specific gravity of 0.8 grams / cm3 will be in the uppermost layer, while water whose specific gravity is 1 gram / cm3 will be in the middle layer, and sludge with a density of 1.3 grams / cm3 from the Vertical Clarifier Tank (VCT). The experimental design of this study was to determine the appropriate depth of the inlet pipe to obtain low levels of impurities during oil extraction. The results of the study obtained from variations in the depth of 25 cm, 40 cm, 55 cm, and 70 cm inlet pipes used as the inflow of crude oil from Crude Palm Oil with variations in sedimentation time of 100 minutes, 120 minutes, 140 minutes, 160 minutes, 180 minutes, and 200 minutes, obtained the least level of impurities in the Inlet Pipe which has a length of 55 cm with a variable sedimentation time of 200 minutes.
Pengaruh Kepuasan Karyawan Terhadap Produktivitas Kerja di Plasma Kinenta Subang Lestiana, Dwi Pramita; Mardiansyah, Mardiansyah
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.4531

Abstract

Kepuasan kerja merupakan suatu pernyataan sikap, perasaan dan emosi seseorang terhadap pekerjaan yang sering dinyatakan dengan ungkapan senang atau tidak senang. Kepuasan kerja dapat berdampak pada produktifitas, kehadiran, keputusan untuk berhenti, pernyataan terhadap ketidakpuasan kerja dan loyalitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah variabel kepuasan kerja perpengaruh secara simultan, parsial dan dominan terhadap produktivitas kerja di Plasma Kinenta Subang. Hasilnya kepuasan kerja berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas kerja. Hal ini di buktikan dari analisis data yang di peroleh dari F hitung ( 3,194) > F tabel (2,513) dan uji determinasi yang menyatakan bahwa 13,3% variabel bebas mempengaruhi variabel terikat. Kepuasan kerja berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja yang memiliki nilai t hitung 3,525 dengan signifikasi 0,001 < 0,05 karna probabilitasnya < 0,05. Variabel kepuasan fisik (X2) berpengaruh secara dominan terhadap produktivitas kerja dengan nilai probabilitas lebih kecil darisignifikasi (0,05) yaitu 0,001 (0,001< 0,05) , X1 (kepuasan finansial) > signifikasi (0,888>0,05) sedangkan X3 (kepuasan sosial) (0,463>0,05) serta X4 (kepuasan psikologi) 0,491>0,05.
Penjadwalan Preventive Maintenance untuk Menurunkan Downtime Mesin Auto Front Wheel di Industri Otomotif Setiawan, Indra; Adhani, Febryan Zidane
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.8918

Abstract

Permo (Motor Company) Industry is one of the companies that operates in the automotive industry, especially motorcycles. The production process in Permo Industry requires machines to support its production process. Among all production engines, the auto front wheel is the engine with the highest downtime rate. The high downtime of the auto front wheel engine is due to an engine failure of 12,000 seconds, or 200 minutes. To reduce downtime, the study included a timetable for checking and preventive replacement of components. The aim of the research is to reduce downtime due to damage to engine components so that production runs smoothly. This step of improvement uses Plan, Do, Check, Action. (PDCA). The results of this study can eliminate 100% of the downtime damage to spring pin press bearing components. The study resulted in an average replacement of spring pin press bearing components every 18 days, a standard using spring pin press bearing components (80.621 shoot), and monitoring of spring p pinpress b bearingcomponents 14 days after replacement.
Perancangan Tata Letak Proses Produksi Kursi Furnitur Menggunakan Metode Activity Relationship Chart (ARC) di PT. Rama Teknik Taufik, Taufik; Maulana, Yudi
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i01.9190

Abstract

Rama Teknik Company, a manufacturing company in Indonesia founded in 2015, offers innovative business solutions based on research and development. The production process faces layout irregularities which result in disruptions in the production flow. The impact is that the material handling frequency becomes longer and causes material handling costs to become high. Apart from that, the company also experienced failure to achieve production targets. Decision making regarding layout and location is very important in determining a company's long-term operational efficiency. The aim of the research is to redesign the optimal factory layout. To improve the layout of workstations, the research department uses the Activity Relationship Chart (ARC) method which is implemented through FlexSim simulation software. The initial and proposed layouts were simulated using FlexSim software. The stages start from designing the initial layout, then looking for problem gaps. After that, redesign the new layout. The results of the initial layout show 309 finished products, representing a 100% output rate for Queue4 semi-finished goods, 5 warehouses, and 0 finished products in PL. After retesting with the proposed layout, the initial raw materials were 334.49, Queue1 had 285 items, and there was a 38% increase in finished products, a total of 427 seats.
Simulasi Sistem Dinamik Pada Air Minum Dalam Kemasan Cup di Perusahaan Tirta Sasmita Maulana, Yudi; Taufik, Taufik
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i01.9191

Abstract

The industry is experiencing rapid growth, as evidenced by the many new companies emerging. To remain competitive, companies must have a strong strategy. Tirta Sasmita Company, an integrated company with Pamulang University, which focuses on the production of Bottled Drinking Water (AMDK), faces fluctuations in the production of AMDK cups every month. Data shows an average production output of 8,430 units, with an average fluctuation of 8.33% every month in 2022. This study aims to understand the dynamic behavior of AMDK cup production and the factors that influence it. In the simulation using Anylogic 8.8. In general, the stages of solving problems using the dynamic system method are formulating the problem, identifying existing data in the production system, processing the data obtained, formulating the model mathematically, simulating the model that has been designed and obtaining results from the simulation. The results of the research show that the simulation shows that the increase in sales by implementing the optimistic scenario is quite significant, namely, in 2027 the average sales will increase by 120,892 cups or 2,518 cartons every month. Factors that influence each other in the production of AMDK cups include raw materials, production processes and sales. Therefore, the optimistic scenario is worth considering as it promises higher sales projections
Analisis Produktivitas pada Pengolahan Ikan Tuna Cube di PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari Akmal, Abdiel Khaleil; Ridha, Arrazy Elba; Hadi, Khairul
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.9531

Abstract

PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari is a nautical product manufacturer based in the Lampulo fishing port, Banda Aceh, Indonesia. Productivity is a comparison of input and output that indicates how effectively resources are managed and exploited to obtain the best results. High production means there is less likelihood of delays. PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari's productivity achievement indicator values fluctuate annually, with some years seeing low or high production.  The purpose of this study is to identify productivity-influencing elements, as well as to estimate the level of labor productivity, production amount, total productivity, and the difference in production amount when processing tuna cubes at PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari. This study examines monthly production data from 2023 to determine worker productivity and output. The method is to measure partial and total productivity and then launch monthly productivity changes. The study's findings demonstrate that labor productivity and tuna cube output are higher than number one, indicating productive performance. PT. Aceh Lampulo Jaya Bahari met its production objective of 350 kg per month, with an average total labour productivity of 2.6%. This study advises that firms maintain production consistency and form a network of collaborating partners to ensure raw material availability.
Tingkat Kepuasan Mahasiswa pada Sistem Pelayanan Akademik Fakultas Teknik Menggunakan Metode Service Quality dan Model Kano di Masa Pandemi Covid 19 Sofiyanurriyanti, Sofiyanurriyanti; Saputra, Endi; Kasmawati, Kasmawati
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i1.8758

Abstract

Saat ini di Fakultas Teknik sendiri sudah memiliki empat program studi di dalamnya dengan total mahasiswa aktif ±1500 dengan bertambahnya mahasiswa baru pada semester ganjil tahun 2021. Berdasarkan observasi awal, pengalaman, pengamatan, dan wawancara ditengah pandemi covid 19 sistem akademik FT UTU terkendala disaat mengurus administrasi kampus menggunakan shift bergantian, lamanya proses administrasi yang belum berjalan secara efisien. Tujuan Penelitian untuk menentukkan atribut yang berpengaruh paada tingkat kepuasan mahasiswa pada sistem pelayanan akademik FT UTU dimasa pandemi covid dan menentukan nilai tiap atribut dengan servqual dan model kano. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode servqual digunakan untuk mengidentifikasi atribut apa saja yang harus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas pelayanannya sedangkan model Kano untuk mengukur kepuasan pelanggan. Metode servqual merupakan metode yang mengidentifikasi kualitas pelayanan berdasrkan tingkat persepsi dan harapan sedangkan model kano digunakan untuk kategorikan atribut yang diiginkan oleh konsumen.  Hasil penelitian nilai servqual (Q) masih dibawah 1 atau 0,88 ≤ 1 nilai rata-rata kualitas pelayanan servqual sebesar 0,88 yang berarti kualitas pelayanan di Akademik FT UTU masih belum baik karena nilai dibawah ≤ 1 atau 0,88 ≤ 1. Sedangkan pada model kano atribut yang pada rentang kategori  grade 1-6 diambil dari must-be.
Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas pada Industri Garmen dengan Metode BLOCPLAN Santoso, Santoso; Heryanto, Rainisa Maini; Kartawidjaja, Maria Angela; Sukwadi, Ronald
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i01.9238

Abstract

Currently, developments and changes are occurring very rapidly in the garment industry. Technological advances and the recent Covid-2019 pandemic have led to a significant increase in online product purchases. This has had quite a big impact, as the movement of materials within the industry can change significantly. Such changes can render material movement less efficient, leading to a decrease in work productivity. Therefore, it is necessary to redesign the layout to ensure efficient material movement. The goal of this layout redesign is to minimize the total distance moved. Computer-aided layout (CAL) has garnered much interest from researchers, as it offers benefits such as generating numerous alternative layout improvements in a short time. The method used for redesigning the layout in this research is one CAL method, namely the Block Layout Overview with Layout Planning (BLOCPLAN) method. In this case study, data processing will be carried out using BLOCPLAN-90 software. The total material movement distance in the initial layout is 119,885.25 meters per month, while the total distance of material movement in the proposed layout is 61,840.33 meters per month. This indicates a decrease in the total material movement distance of 58,044.92 meters per month, or a reduction of 48.42 percent. With a decrease in the total material movement distance, it is expected that work efficiency and productivity will increase.

Page 1 of 2 | Total Record : 18