cover
Contact Name
Fitriadi
Contact Email
fitriadi@utu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jopt@utu.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar, Alue Peunyareng 23615 Aceh Barat.
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Optimalisasi
Published by Universitas Teuku Umar
ISSN : 24775479     EISSN : 25020501     DOI : https://doi.org/10.35308/jopt
Core Subject : Engineering,
JURNAL OPTIMALISASI (JOPT) merupakan jurnal elektronik online yang diterbitkan oleh Program studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Teuku Umar. JOPT memuat kajian dibidang Manufaktur, Ergonomi dan Manajemen Rantai Pasok. Tujuan penerbitan jurnal optimalisasi adalah sebagai wadah publikasi yang mewadahi kebutuhan peningkatan kualitas karya ilmiah dalam rangka pengembangan keilmuan dan menyebarluaskan kajian bidang ilmu Teknik Industri, sekaligus sebagai wahana komunikasi diantara cendekiawan, praktisi, mahasiswa dan pemerhati masalah Industri. JOPT terbit dua kali dalam setahun, tepatnya pada bulan April dan Oktober. Bagi pembaca, penulis, dan yang melakukan akses situs jurnal yang ingin submit naskah ke jurnal ini, silakan mendaftar sebagai author kemudian login untuk submit naskah. Informasi penulisan dan submit naskah dapat diakses di author guidelines dengan mengikuti pentunjuk di situs jurnal.
Articles 249 Documents
Penentuan Produk Unggulan dari Olahan Susu Segar di Kecamatan Ciwidey, Jawa Barat Bunga Cahyaputri; Hanik Atus Sangadah
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.5727

Abstract

Ciwidey is one of the fresh milk production areas with many tourist attractions has the potential to be developed, especially in the sale of processed milk products. The four processed whole milk products produced in Ciwidey are fresh milk, candy, yogurt, and greek. The purpose of this study is to determine the added value and the level of profit generated from the fresh milk processing business and to determine the superior processed products that are a priority to be developed in Ciwidey. The method used in this research is value added analysis using the Hayami method. The components of the calculation of the Hayami method are output, input, price, and income which give the results of conversion factors, labor coefficients, product values, value added ratios, labor benefits, other input contributions, and profit levels and margins. The results of the analysis show that there is added value from the production process of fresh milk, caramel milk candy, yogurt, and Greek, respectively, amounting to IDR 1.396/kg; IDR 21,141/kg; IDR 18,398/kg; and IDR. 69,947/kg. The biggest profit rate for fresh milk products is 98%. Yogurt and Greek products have the same profit rate of 89-90%. The lowest profit rate for candy products is 75%. The selected pure milk product is greek because the highest value of the added value, added value ratio, direct labor income, and the profit compared to the other 3 pure milk products.
Peningkatan Hasil Produksi Aspal melalui Optimalisasi Perawatan Mesin AMP Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance Cut Afrina; Fitriadi Fitriadi
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.5685

Abstract

The achievement of the asphalt production target is largely determined by the engine performance. good engine maintenance is one way to improve engine performance. One way to carry out machine maintenance begins with identifying the damage that occurs so that the machine's performance can be predicted to maintain the quality and quantity of good asphalt production. Asphalt production activities are often disrupted due to the low performance of the Asphalt Machinery Plant (AMP) production machine, while the AMP engine is the main engine in production activities. The method used in this research is Reliability Centered Maintenance (RCM). This method is used to determine exactly what actions will be taken for preventive maintenance on each component of the AMP engine. The purpose of this research is to determine the critical components. Provide recommendations for corrective actions using the FMEA method and predict asphalt production results after the application of RCM. The results of this study obtained four critical components that were damaged, namely the RPN value on the Cold Bin 450, Dryer 360, Hot Bin 360 and Genset AMP 350. Recommendations for corrective action given using the FMEA method are checking the load of the material on the conveyor, checking the load, making Operating SOPs and preparing backups by adjusting the crash history. The prediction of the increase in asphalt production obtained after the application of RCM in November was 2689 tons with an increase in production of 46.8%, in December the production results obtained were 4620 tons, an increase of 29.32%, while in January the production results were 4837 tons with an increase in production percentage of 10.26%.
Studi Tekno-Ekonomi Bata Ringan Cellular Lightweight Concrete (CLC) dengan Penambahan Abu Sekam Padi Sebagai Pengganti Bata Konvensional Ulil Aidi; Winda Nur Cahyo; Taufiq Immawan
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.5652

Abstract

Cellular Lightweight Concrete (CLC) merupakan salah satu teknologi beton aerasi yang dapat dikembangkan sebagai suatu usaha kecil dan menengah. Bata ringan adalah material yang menyerupai beton dan memiliki sifat kuat, tahan air dan api, awet (durable). Sebagai usaha baru di pasar, bata CLC perlu dilakukan analisis tekno-ekonomi bata CLC sebagai pengganti bata konvensional berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. Dari penelitian ini diperoleh produk CLC yang memenuhi standar persyaratan dengan nilai kerapatan 900-1000 kg/m3 dan kuat tekan sebesar 2.9 - 3.85 MPa. Hasil analisis tekno-ekonomi memperlihatkan kelayakan finansial dengan nilai (ROI) sebesar 12,8% dan PBP sebesar 9,2 bulan. Perbandingan biaya pekerjaan per meter persegi bata CLC juga menunjukan biaya yang lebih kompetitif bila dibandingan dengan bata merah biasa.
Analisis Strategi Bersaing Pada Perusahaan Manufaktur Pull Handle Menggunakan Porter’s Five Forces Model (Studi Kasus: PD XYZ) Rudy Vernando Silalahi; Silvia Juliasari
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.5738

Abstract

PD XYZ merupakan salah satu produsen tarikan pintu yang terletak di Pulau Jawa. PD XYZ merasakan ketatnya persaingan di industri tarikan pintu. Penelitian ini menggunakan model lima kekuatan Porter untuk mengusulkan strategi bersaing yang tepat. Lima kekuatan Porter terdiri dari ancaman masuk, persaingan dari pesaing yang ada saat ini, tekanan dari produk alternatif, kekuatan tawar-menawar pembeli, dan kekuatan tawar-menawar pemasok. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan Direktur PD XYZ dan dua orang partisipan yang berpengalaman di pasar handle pintu. Berdasarkan hasil wawancara dengan Direktur PD XYZ, saat ini perusahaan sedang menerapkan strategi overall cost leadership. Berdasarkan analisis lingkungan industri tarikan pintu saat ini, terdapat ancaman sedang mengarah tinggi terhadap persainagn dengan pesaing yang ada dan kekuatan tawar-menawar pembeli. Diferensiasi pada industri gagang pintu masih cukup rendah saat ini. Strategi bersaing yang adalah strategi overall cost leadership dengan digabungkan dengan startegi diferensiasi. Perusahaan dapat melakukan diferensiasi dengan fokus product dan image. Perusahaan dapat meluncurkan seri yang berbeda, mengembangkan jenis kadar stainless steel yang ditawarkan dan mempromosikan pada platform yang berbeda
Analisis Pengendalian Kualitas Kerupuk dengan Metode Seven Tools Anik Rufaidah; Moh. Ririn Rosyidi
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.6128

Abstract

Kerupuk ikan laut adalah produk unggulan kabupaten gresik yang berlokasi di desa serowo, kecamatan sidayu. Potensi di kawasan tersebut dikatakan baik, karena dekat dengan pantai utara kabupaten gresik, dengan adanya potensi di wilayah tersebut serta berkerja sama dengan dinas yang terkait seperti untuk memproduksi dan mengelola hasil laut untuk dijadikan olahan kerupuk ikan. Pentingnya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian kualitas dikarenakan pada proses produksi masih terdapat produk yang mengalami kerusakan. Adapun kriteria produk dinyatakan rusak atau cacat oleh UD. Empat Putra adalah sebagi berikut: Berlubang, biasanya terjadi proses produksi, dan Pecah, biasanya terjadi akibat terlalu lama dalam proses penjemuran dan dalam proses pengiriman. Untuk mengatasi permasalahanyang terjadi di UD. Empat Putra, maka perlunya pengendalian kualitas menggunakan metode Seven Tools untuk menekan prosentase produk cacat pada olahan kerupuk ikan tersebut. Kerupuk ikan laut adalah produk unggulan kabupaten gresik yang berlokasi di desa serowo, kecamatan sidayu. Potensi di kawasan tersebut dikatakan baik, karena dekat dengan pantai utara kabupaten gresik, dengan adanya potensi di wilayah tersebut serta berkerja sama dengan dinas yang terkait seperti untuk memproduksi dan mengelola hasil laut  untuk dijadikan olahan kerupuk ikan. Pentingnya dalam melakukan pengawasan dan pengendalian kualitas dikarenakan pada proses produksi masih terdapat produk yang mengalami kerusakan. Adapun kriteria produk dinyatakan rusak atau cacat oleh UD. Empat Putra adalah sebagi berikut: Berlubang, biasanya terjadi proses produksi, dan Pecah, biasanya terjadi akibat terlalu lama dalam proses penjemuran dan dalam proses pengiriman. Untuk mengatasi permasalahanyang terjadi di UD. Empat Putra, maka perlunya pengendalian kualitas menggunakan metode Seven Tools untuk menekan prosentase produk cacat pada olahan kerupuk ikan tersebut.
Pengendalian Oil Losses pada Titik Losses Crude Palm Oil dengan Metode Statistical Process Control di PT. Ujong Neubok Dalam Rita Hartati; Marlinda Marlinda; Yusi Hidjrawan; Rahmi Puspita
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.6220

Abstract

Perusahaan selalu mengutamakan kualitas dan mengoptimalkan jumlah rendemen Crude Palm Oil (CPO), salah satu sistem manajemen yang diterapkan untuk mendapatkan jumlah rendemen optimal adalah menekan terjadinya kehilangan minyak (Oil losses) pada saat proses produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat dan penyebab terjadinya Oil losses pada titik losses di PT. Ujong Neubok Dalam menggunakan metode Statistical Process Control (SPC).Kehilangan minyak (Oil losses) PKS PT Ujong Neubok Dalam biasanya terjadi pada 4 (empat) titik/stasiun yang berperan penting dalam proses pengolahan CPO yaitu: pada stasiun thresher minyak yang terikut janjangan kosong (empty bunch), stasiun press minyak yang terikut pada ampas press (fibre press), stasiun clarification minyak yang ada di pembuangan sludge centrifuge, dan finnal effluen (sisa pembuangan pabrik/limbah). Dari titik lokasi terjadinya Oil losses tersebut, perusahaan memberikan standar atau batasan maksimal kehilangan (Oil losses), fibre press (3,5%), empty bunch (2,5%), sludge centrifuge (1%), dan finnal effluen (0,8%).
Faktor-Faktor Penyebab Kegagalan Berkembangnya Perusahaan Startup: Studi Kasus Perusahaan Makanan dan Minuman di Indonesia Yusi Anindhita; Anggraeni Puji; Nur Adesita
Jurnal Optimalisasi Vol 8, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v8i2.5697

Abstract

Startup adalah perusahaan yang baru didirikan sebagai organisasi pada tahap awal yang memiliki karakteristik yang berbeda dari organisasi yang matang, yang berfokus pada memonetisasi ide. Startup bidang makanan dan minuman masih menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital. Mempertahankan bisnis makanan dan minuman tidak mudah. Presentasi jumlah kegagalan dari startup perusahaan sangatlah tinggi yaitu sekitar 90%. Faktor – faktor yang mempengaruhi dari kegagalan berkembangnya perusahaan startup diantaranya yang berpengaruh adalah faktor organisasi, produk, manusia, keuangan, pasar dan ekosistem. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor – faktor apa saja yang membuat kegagalan berkembangnya perusahaan startup Indonesia di bidang makanan dan minuman dengan menggunakan metode penelitian secara kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan Focus Group Discussion dan AHP. Hasil penelitian adalah nilai relative priority tertinggi didapatkan pada kelompok dari faktor kegagalan yang terpenting menurut responden adalah pada kelompok faktor keuangan sebesar 0,08068217 dengan nilai tertinggi pada kelompok faktor keuangan adalah salah menentukan harga sebesar 0,136754. Berdasarkan hasil wawancara kesalahan penentuan harga disebabkan karena terlalu murah menetapkan harga sehingga biaya operasional tidak mencukupi.
Analisis Perencanaan Permintaan Customer untuk Produk Rear Fender di PT MI Rifda Ilahy Rosihan; Murwan Widyantoro; Roberta Heni Anggit Tansiri; Fadil Triawan
Jurnal Optimalisasi Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v9i1.7272

Abstract

PT. MI is one of the companies engaged in the manufacturing sector. Rear Fender is a product that produce by PT. MI. The problems for this research is the difference between demand customer and orders which is too far resulting in the remaining stock, with the average of stock is 8,33%. Inventory cost can increase because of excess stock. This aims of the study is to find the best forecasting method for rear fender products. The forecasting method is Moving Average, Weighted Moving Average, and ARIMA. The forecasting method is depend on demand data plots. The result of demand data plots it horizontal plotting so the forecasting method is time series method. The best Forecast for rear fender products is the ARIMA with the ARIMA model (1,1,0). The ARIMA method was chosen because the MAPE values are 13.305, MAD 5435.45 and MSE 41988401 which are the smallest when compared to the 2 other time series forecasting methods.
Strategi Peningkatan Produktivitas dari Penggunaan Listrik dengan Analisis Jejak Karbon pada Produksi Tepung Karagenan Siti Aminatu Zuhria; Silmi Azmi
Jurnal Optimalisasi Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v9i1.5761

Abstract

Produk tepung karagenan merupakan produk yang diperoleh dari hasil ekstraksi rumput laut merah menjadi tepung karagenan. Proses ektrasksi tersebut menghasilkan jejak emisi karbon dari penggunaan listrik pada setiap tahapan proses produksinya. Sistem produksi yang ramah lingkungan menjadi salah satu kunci terwujudnya industri ramah lingkungan dan berkelanjutan. Strategi peningkatan produktivitas harus dilakukan untuk meningkatkan reputasi industri dengan memperbaiki sistem produksi melalui analisis jejak karbon yang terbentuk dalam menghasilkan produk. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya emisi karbon yang terbentuk pada proses produksi tepung karagenan dan memberikan upaya rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan. Metode penelitian ini yaitu kuantitatif dengan menganalisis potensi jejak emisi karbon menggunakan perhitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Penelitian ini mengggunakan data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi proses produksi tepung karagenan, menganalisis jumlah konsumsi listrik dan jumlah karbon pada setiap tahapan proses produksi, dan mengkaji strastegi upaya perbaikan untuk meminimasi terbentuknya emisi karbon di industri karagenan. Hasil analisis menunjukkan  bahwa proses produksi karagenan menghasilkan jejak karbon (Carbon Footprint) sebesar 3,75 KgCO2/Kg tepung karagenan. Jejak karbon tertinggi dari penggunaan listrik yaitu pada tahapan proses dewatering sebesar 67,66 kgCO2eq. Strategi rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan yaitu menggunakan listrik secara bijak, mengganti sumber energi pembangkit listrik dan merekayasa proses produksi.
Identifikasi Penyebab Kehilangan Crude Palm Oil (CPO) di Pabrik Kelapa Sawit Mahmud Basuki; Iing Pamungkas; Tolu Tamalika
Jurnal Optimalisasi Vol 9, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v9i1.7384

Abstract

PT. Y is a company engaged in the processing of fresh palm fruit bunches into Crude Palm Oil (CPO), and has a production capacity of 30 tonnes/hour. The CPO production system generally goes through a long process and there are several processes that are not optimal. One of the processes is pressing, where this process experiences a lot of oil loss. Oil loss experienced at PT. Y of 6.28 to 6.32 percent of total production. Therefore, it is important to identify the causes of oil loss in the pressing process so that it becomes a preventive measure and can reduce the percentage of oil loss during the production process. The purpose of this research is to identify the factors that cause CPO oil loss and to recommend solutions to minimize CPO oil loss in screw press machines using fishbone diagrams. A fishbone diagram is used to identify the root causes of problems in a process. The cause of the problem is often caused by five elements, namely Man, Method, Machine, Material, and Environment. Fishbone diagram is useful for finding the factors that cause a problem. The results obtained from the fishbone diagram are several factors that cause oil loss in the pressing process or in the screw press machine including machine factors, raw materials, humans, and method factors. Recommendations that can be implemented by companies include routine maintenance of screw press machines, both corrective maintenance and preventive maintenance, it is necessary to control the quality of fresh fruit bunches from the beginning of harvest until the fruit reaches the loading ramp station, and this requires training so that operators can better understand how to machine operation.