cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017" : 7 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KELAS IBU HAMIL DENGAN PEMILIHAN PERTOLONGAN PERSALINAN Karwati Karwati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu faktor tingginya AKI di Indonesia adalah disebabkan karena masih rendahnya cakupan pertolongan oleh tenaga kesehatan dari target 90 %. Salah satu program kesehatan yang diharapkan turut berperan dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian melalui Kelas Ibu Hamil. Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil. Dalam bentuk tatap muka dalam kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Kelas Ibu Hamil dengan Pemilihan Pertolongan Persalinan di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang kelas ibu hamil dengan pemilihan pertolongan persalinan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kolerasi dengan pendekatan (cross sectional). Ukuran sampel 24 ibu hamil. Pengolahan data dianalisis denan cara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat (uji chi square). Hasil analisis menunjukan dari 16 ibu hamil yang berpengetahuan baik (83,3 %) semuanya bersalin di Nakes. Hasil uji statistik diperoleh p value 0,003 (<0,05) yang artinya terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang kelas  ibu hamil dengan pemilihan pertolongan persalinan.
PENERAPAN PAKET INFORMASI KESEHATAN TERHADAP KAMAMPUAN IBU MELAKUKAN KOMPRES TEPID SPONGE PADA ANAK PRA SEKOLAH YANG MENGALAMI DEMAM DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN Mona Megasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab peningkatan suhu tubuh anak pra sekolah adalah akibat demam yangdisebabkan oleh hipertermia. Metode kompres yang lebih baik adalah kompres tepid spongeyang dapat menurunkan demam lebih cepat 15 menit dari pada hanya dengan obat anti piretik(Alves, 2008). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerapan paketinformasi kesehatan terhadap kemampuan ibu melakukan kompres tepid sponge pada anak prasekolah yang mengalami demam di Puskesmas Cimahi Selatan. Penelitian ini bersifateksperimental berupa pemberian paket informasi kesehatan tentang kompres tepid spongepada anak pra sekolah yang mengalami demamdi Puskesmas Cimahi Selatan. Paket informasikesehatan dalam penelitian ini berupa leaflet, vidio, dan lembar balik. Desain penelitian inimenggunakan Pretest−posttest with Control Group. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96orang ibu dengan tehnik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Analisis datamenggunakan uji t dependen dan uji t independen.Hasil penelitian didapatkan bahwa adaperbedaan yang signifikan kemampuan ibu dalam melakukan kompres tepid sponge sebelumdan sesudah diberikan paket informasi kesehatan (p=0,0001), tidak ada perbedaan yangsignifikan kemampuan ibu kelompok kontrol dalam melakukan kompres tepid sponge sebelumdan sesudah diberikan paket informasi kesehatan (p=0,100), ada perbedaan yang signifikankemampuan ibu dalam melakukan kompres tepid sponge antara ibu kelompok intervensi danibu kelompok kontrol (p=0,0001). Saran yaitu pihak puskesmas bekerjasama dengan ibu yanganaknya mengalami demam untuk melakukan kompres tepid sponge di rumah setelahmendapatkan promosi kesehatan dari perawat di puskesmas
PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KUSTA Atira atira
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita kusta di Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu kasus penyakitmencapai sekitar 1.749 kasus. Penderita kusta tertinggi ditemukan di KabupatenPurwakarta tahun 2014 dengan jumlah sekitar 284 penderita kusta. Hal tersebutdiduga pengetahuan masyarakat tentang faktor peyebab kusta rendah. Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui pengetahuan masyarakat tentang kusta dengankejadian kusta pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal WaruKabupaten Purwakarta Tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan adalahSurvei Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di wilayahkerja Puskesmas Tegal Waru Kabupaten Purwakarta dengan teknik desainpurposive Random Sampling diperoleh 100 sampel. Pengumpulan datamenggunakan angket dan rekam medis kemudian dianalisis secara univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 100 responden terdapat sebagianbesar responden yang berpengetahuan cukup yaitu 51%, dan hampirsetengahnya responden yang berpengetahuan baik yaitu 42%, serta hanyasebagian kecil yaitu 7% responden yang berpengetahuan kurang. Saran hasilpenelitian yaitu dapat dijadikan sebagai informasi dalam pemberian pelayanankesehatan berupa penyuluhan sebagai tindakan preventif dan promotif dalammencegah penyebaran penyakit kusta
MENGURANGI DISMENORE DENGAN PAKET PEREDA NYERI murtiningsih murtiningsih
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diperkirakan 50% dari seluruh wanita di dunia mengalami dismenore dan di Indonesiaangka kejadian dismenore 64,25%. Pada saat dismenore wanita merasa kesakitansehingga aktivitas sehari-harinya terganggu. Diperlukan cara untuk meredakan gejalagejaladismenore. Massage effleurage dan relaksasi napas dalam bertujuan untukmeningkatkan sirkulasi darah, memberi tekanan ringan, menghangatkan otot abdomen danmeningkatkan relaksasi fisik dan mental. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruhpaket pereda nyeri terhadap penurunan dismenore. Metode penelitian yang digunakanadalah pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasi adalah70 mahasiswi tingkat I STIKes Jenderal A.Yani Cimahi. Sampel sebanyak 20 respondenyang diambil dengan teknik random sederhana. Data diperoleh secara langsungmenggunakan Verbal Descriptor Scale (VDS) sebelum dan setelah diberikan paket peredanyeri. Analisis statistic yang digunakan uji t-dependen. Hasil penelitian didapatkan rata-rataskala nyeri dismenore sebelum dilakukan intervensi yaitu 5,40 dan rata-rata skala nyeridismenore sesudah dilakukan intervensi yaitu 2,15. Hasil tersebut menunjukkan adapenurunan nyeri dismenore. Diperoleh hasil P value = 0,0001 < 0,05 (α), artinya adapengaruh paket pereda nyeri terhadap dismenore. Bagi mahasiswi yang mengalamidismenore hendaknya melakukan massage effleurage dan pengaturan nafas dalam untukmengurangi rasa nyeri sehingga tidak mengganggu aktivitas selama proses belajar.Disarankan bagi kampus untuk memberikan ijin pada mahasiswi yang mengalamidismenore dan menyediakan ruangan khusus untuk melakukan intervensi paket peredanyeri.
HUBUNGAN PERILAKU KEBIASAAN MEROKOK DENGAN TERJADINYA PENYAKIT TB PARU Budi Rianto
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penyakit TB Paru, yang juga merupakan penyakit penyebab kematian nomor 4 diIndonesia dan TB MDR menduduki peringkat ke-9 di Dunia. Tuberkulosis (TB)merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan diIndonesia. Penularan kuman tuberculosis pada orang sehat dan risiko kematian padapenderita yaitu salah satu masalah yang perlu ditangani oleh segenap lapisanmasyarakat dan petugas kesehatan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku kebiasaan merokokdengan terjadinya penyakit TB paru.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi analitik dengan jenisrancangan penelitian yang digunakan yaitu studi case control . Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh pasen TB Paru (+) di Wilayah kerja Puskesmas JayagiriKecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.Pengumpulan data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chisquare.Kesimpulan dan Saran : berdasarkan analisis hasil penelitian disimpulkan bahwaperilaku keiasaan merokok tidak berhubungan dengan kejadian TB Paru di PuskesmasJayagiri Kecamatan Lembang. Dari hasil penelitian ini diharapkan Puskesmas Jayagiritidak hanya menjadi sarana kesehatan yang bersifat preventif sekunder, tetapi dapatlebih ditingkatkan pada hal yang bersifat preventif primer dalam pencegahanpenularan penyakit TB Paru.
Metode Pembelajaran Interprofessional Education Bagi Mahasiswa Tenaga Kesehatan Ryka Juaeriah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu menjadi tuntutan bagi pemberi pelayanankesehatan di era global. Pelayanan kesehatan yang bermutu dapat dicapai denganpraktik kolaborasi. Pada penerapannya, profesional kesehatan yang paling pandaisekalipun akan kesulitan menerapkan kolaborasi tanpa pembelajaran. Bekal tentangkolaborasi dapat diterapkan sejak tahap pendidikan melalui Interprofessional Education(IPE). Mahasiswa ilmu kesehatan sebagai profesional bidang kesehatan masamendatang di Indonesia perlu mendapatkan pembelajaran kolaborasi melalui IPE.Pengembangan model pembelajaran IPE di tingkat institusi perlu melibatkan peranserta mahasiswa dan dosen pembimbing, sehingga sangat penting untuk mengetahuimodel pembelajaran yang sesuai untuk IPE. Pembelajaran IPE yang baik diharapkandapat menghasilkan profesional di bidang kesehatan yang mampu berkolaborasidengan profesi kesehatan lain, sehingga dapat berperan serta dalam pembangunankesehatan di Indonesia.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN SEROTINUS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. SLAMET GARUT TAHUN 2014 Sofa Fatonah
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survey demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) AKI di Indonesia dari tahun 2012adalah164/100.000 KH. Berdasarkan data rekam medik RSUD Dr.Slamet Garuttahun 2013, jumlah persalinan ada 4400 persalinan. Sedangkan persalinan yangdisertai kehamilan serotinus terdapat 315 orang. Pada data bulan Maret 2014 dari 15ibu yang mengalami partus serotinus, 10 dari ibu tersebut berusia dibawah 20 tahundan primipara, 3 dari ibu tersebut berusia > 35 tahun dan multiparitas, sedangkan 2ibu berusia reproduksi dan multipara. Angka kematian ibu yang terjadi sepanjangtahun 2013 di RSUD Dr.Slamet Garut ada 10 orang, penyebab utama kematian ibumelahirkan akibat perdarahan sebanyak 4 kasus, eklamsi 3 kasus, dan penyakitlainnya 3 kasus.Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibudengan kejadian kehamilan serotinus di RSUD Dr.Slamet Garut tahun 2014.MetodePenelitian ini adalah penelitian dengan metode deskriptif analitik pendekatan crosssectional. Sampel yang digunakan adalah ibu bersalin periode Januari sampaiDesember 2013 di RSUD Dr. Slamet Garut sebanyak 98 responden denganpenentuan sampel menggunakan sampel simple random sampling. Pengambilandata dilakukan dengan data sekunder dengan menggunakan daftar ceklis. Hasilpenelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara umur ibu bersalin dengankejadian kehamilan serotinus dengan nilai p = 0,000< 0,05 dan terdapat hubunganantara paritas ibu bersalin dengan kejadian kehamilan serotinus dengan nilai p =0,000 < 0,05. Simpulan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapatdisimpulkan bahwa terdapat hubungan antara umur dan paritas ibu bersalin dengankejadian kehamilan serotinus.

Page 1 of 1 | Total Record : 7