cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 212 Documents
LEADING CHANGE: ROLE OF THE LEADER IN CHANGE PROCESS Suryani, Meilati; Aliarosa, Windasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i2.150

Abstract

Change is an ongoing commitment that involves diffusion of the idea. Change is always occurring within health care, whether it is the update of a hospital policy or the implementation of an evidence base practice technique. Nurse leaders need to act as agent of change, to implement changes that will benefit nursing practice and improve quality of patient care. Kurt Lewin developed a change model involving three steps: unfreezing, changing and refreezing. Another approach that can be done is to adopt the ADKAR model. The ADKAR model outlines five milestones that an individual, unit, or group must achieve to change successfully: Awareness, Desire, Knowledge, Ability and Reinforce. Keywords : Change, ADKAR Model, Change Process
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN Ilhami, Reza; Rahayu, Dedeh Sri; Maryati, Sri
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i2.151

Abstract

Masa remaja merupakan usia yang belum mencapai kematangan mental dan fisik. Salah satu dari perubahan fisiknya yaitu kemampuan untuk melakukan proses reproduksi, sedangkan banyak fenomena yang memperlihatkan bahwa sebagian remaja belum mengetahui dan memahami tentang masalah kesehatan reproduksi. Ada beberapa kenakalan remaja yang pernah terjadi di SMA diantaranya merokok, pacaran dan hamil diluar nikah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi tentang kesehatan reproduksi terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X di SMAN 4 Cimahi. Penelitian ini merupakan pre eksperimen dengan rancangan one grouppretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah 83 orang dengan menggunakan teknik purpossive sampling. Hasil penelitian didapatkan remaja sebelum diberikan pendidikan kesehatan sebanyak 41 orang (49%) mempunnyai pengetahuan cukup, pengetahuan setelah diberikan pendidikan kesehatan 42 orang (51%) cukup dan 41 orang (49%) baik. Data yang diperoleh nilai di peroleh nilai p(0.000)<(0.05). Dari hasil dapat disimpulkan penelitian ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X. Video animasi diharapkan menjadi salah satu media penyampaian informasi pada masyarakat ketika kegiatan ekstrakulikuler di SMAN 4 Cimahi sebagai solusi untuk mengatasi masalah kesehatan reproduksi diluar. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, Video animasi, Tingkat pengetahuan, Remaja
EFEKTIFITAS PENGURANGAN RASA NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I DENGAN METODE MASSAGE EFFLEURAGE DAN ABDOMINAL LIFTING Djuaeriah, Ryka; Susanti, Dyeri; Nuraeni, Rani; Azmi, Ridha
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i2.152

Abstract

Nyeri persalinan merupakan kondisi fisiologis yang secara umum akan dialami oleh hampir semua ibu yang akan melahirkan. Rasa nyeri persalinan dapat berkurang bila dilakukan dengan massage euffleurage dan abdominal lifting. Teknik ini merupakan salah satu pengurangan rasa nyeri persalinan non farmakologi yang dilakukan pada ibu dalam kala I fase aktif persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektifitas massage euffleurage dan abdominal lifting terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan two group pretest dan post test. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu bersalin kala I fase aktif di PMB "I" Kota Cimahi. Metoda pengumpulan sampel secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Pengumpulan data menggunakan skala intensitas nyeri Face Rating Scale pada saat pretest sebelum dilakukan intervensi dan post test setelah dilakukan intervensi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney . Hasil penelitian didapatkan  rata-rata nyeri persalinan sebelum massage euffleurage 7,75 dan abdominal lifting 8,80 sedangkan hasil sesudah dilakukan massage euffleurage rata-rata skala nyeri 3,35 dan abdominal lifting 6,00. Hasil analisis didapatkan bahwa terdapat efektifitas massage euffleurage dan abdominal lifting terhadap pengurangan skala nyeri persalinan kala I fase aktif dengan nilai p 0,000. Diharapkan responden dan tenaga kesehatan dapat mengaplikasikan massage euffleurage dan abdominal lifting dalam persalinan agar dapat membantu mengurangi nyeri yang dirasakan selama persalinan sehingga dapat meningkatkan kenyamanan ibu. Kata Kunci : Nyeri kala I persalinan, Massage euffleurage, abdominal lifting
HUBUNGAN PERILAKU ORANG TUA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA CIBEDUG WILAYAH KERJA PUSKESMAS RONGGA Nurajijah; Susanto, Ijun Rijwan; Juaeriah, Ryka
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v15i2.153

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. ISPA dapat disebabkan karena kurang baiknya perilaku orang tua. Karena perilaku orang tua yang kurang baik adalah faktor dominan terjadinya ISPA pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku orang tua dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Cibedug Wilayah Kerja Puskesmas Rongga. Metode penelitian yang digunakan yaitu survei analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 responden Penentuan menggunakan stratified proportionate random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan tehnik angket. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.. Hasil penelitian didapatkan orang tua yang berperilaku kurang baik dengan kejadian balita ISPA 30 (71,4%), perilaku kurang baik dengan kejadian tidak ISPA 12 (28,6%), orang tua perilaku baik dengan kejadian ISPA 17 (38,6%), dan perilaku baik dengan kejadian tidak ISPA 27 (61,4%). Menunjukkan adanya hubungan perilaku orang tua dengan kejadian ISPA pada balita dengan dengan nilai p value 0,002 < 0,05. Disarankan untuk mempertahankan dan mengembangkan program yang sudah ada terutama tentang pencegahan ISPA pada balita contohnya dengan penyuluhan secara berkala. Kata Kunci: perilaku, orang tua, ISPA, balita
HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY OF DAILY LIVING (ADL) DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA Rindiawati, Pungki; Fardiansyah, Mochamad Ari; Astuti, Reini; Enung Masruroh
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 17 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v17i1.268

Abstract

Keterbatasan dalam tingkat kemandirian Activity of Daily Living (ADL) disebabkan karena adanya pertambahan usia pada lansia, yang ditandai dengan kulit mengendur, rambut putih, gigi ompong, rungu, penglihatan memburuk dan pergerakan yang melambat serta tubuh menjadi tidak proporsional hingga mengakibatkan lansia mengalami ketergantungan kepada orang lain, hal tersebut secara tidak langsung mempengaruhi kualitas hidup pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kemandirian Activity of Daily living (ADL) dengan kualitas hidup lansia di RW 16 Desa Galanggang. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling kepada 54 responden dengan menggunakan kuesioner bathel indeks untuk tingkat kemandirian dan kuesioner WHOQOL-BREF untuk kualitas hidup, data penelitian diperoleh dengan uji korelasi menggunakan uji spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara Activity Of Daily Living (ADL) dan kualitas hidup untuk ketiga domain yaitu (kesehatan fisik, psikologis, dan lingkungan) dengan hasil (p<0.05), namun terdapat satu domain yang tidak ada hubungan yaitu domain hubungan social dengan hasil (p>0.05). Pada keempat domain didapatkan hubungan (nilai korelasi) dengan tingkat kemandirian Activity of Daily Living (ADL) yaitu domain kesehatan fisik (r=0,469), domain psikologis (r=0,441), domain hubungan social (r=0,283), domain lingkungan (0,435). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat kemandirian Activity of Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup terhadap tiga domain yaitu kesehatan fisik, psikologis, dan lingkungan. Namun, domain fisik memiliki pengaruh paling besar terhadap aktivitas sehari-hari lansia. Kata kunci: Lansia, Tingkat Kemandirian, Kualitas Hidup
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU POST PARTUM DENGAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT II DAN INTERVENSI PERAWATAN PERINEUM DI RUANGAN NIFAS RSIA SITTI KHADIJAH AISYIYAH KOTA GORONTALO Harismayanti; Ani Retni; Pakaya, Deyasrin Ratnasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i2.279

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada ibu post partum adalah infeksi pada perineum, Perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan mempunyai peranan dalam mengajarkan cara merawat luka perineum, dengan asuhan keperawatan, perawat dapat membantu penderita rupture perineum untuk mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan. Tujuan dilakukan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada Ibu Post Partum Ruptur Perineum Derajat II dengan Intervensi Perawatan Perineum. Desain penelitian dalam penyusunan ini menggunakan metode penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah tiga ibu postpartum yang mengalami Ruptur Perineum. Hasil penelitian setelah dilakukan perawatan perineum selama 3 hari berturut-turut didapatkan bahwa ketiga klien sudah bisa melakukan perawatan luka perineum secara mandiri. Sehingga perawatan perineum ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi pada pasien post partum untuk mengurangi risiko infeksi. Kata kunci : post partum, ruptur perineum, perawatan perineum
HUBUNGAN KEBERADAAN PENGAWAS MENELAN OBAT DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN KOTA CIMAHI Dwi Yulnovianti; Fardiansyah, Mochamad Ari; Karwati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i1.280

Abstract

Pada tahun 2020, 9,9 juta telah didiagnosis dengan tuberkulosis (TB) dan 1,5 juta tidak mendapat pengobatan TB Salah satu dari delapan negara yang memiliki kasus TB ke dua terbanyak di dunia adalah Indonesia. Pada tahun 2021, terdapat 87 pasien TB di Puskesmas Cimahi Selatan dengan angka kesembuhan hampir 55%. Angka tersebut masih di bawah angka kesembuhan objektif program pengendalian TB nasional minimal 90%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil analisis tentang hubungan keberadaan PMO dengan kepatuhan minum obat pasien TB di Puskesmas Cimahi Selatan. Penelitian ini menggunakan survei analitik Jumlah pasien TB yang telah selesai berobat di Puskesmas Cimahi Selatan antara bulan Januari 2022 sampai Mei tahun 2023 sebanyak 142 orang yang menjadi populasi penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa 87% pasien TB Paru di Puskesmas Cimahi Selatan tidak patuh nenium obat TB, sebagian besar reponden 79(90,8%) memiliki PMO hanya sebagian kecil responden (9,2%) dari yang gagal pengobatan TB di Puskesmas Cimahi Selatan tidak memiliki PMO. Selain itu Sebagian besar 79 responden (90,8%) yang tidak patuh meminum obat TB memiliki PMO TB. Dari hasil analisis didapatan p 0,860 > 0,05 maka Ho diterima. Sebagian besar pasien TB di Puskesmas Cimahi Selatan sebesar 91% pasienmemmiliki PMO, tetapi sebagian besar 87% pasien TB Paru di Puskesmas Cimahi Selatan tidak patuh menjalani terapi TB. Maka dapat disimpulkan tidak ada hubungan antara keberadaan PMO dengan kepatuhan minum obat TB, dengan nilai p=0,860. Disarankan untuk PMO TB supaya dapat meningkatkan kualitas dengan memahami pengetahuan dan dengan aktif mencari informasi tentang pengobatan pasien TB.Kata kunci: Cross-Sectional, Kepatuhan Minum Obat, Keberadaan PMO, Pasien TB.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA KEHAMILAN TRIMESTER III DI PMB "N" KABUPATEN BANDUNG Yosi Oktri; Cantika Lestari; Nida Amalia Muttaqin
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i1.281

Abstract

Kehamilan merupakan suatu transisi antara kehidupan sebelum dan sesudah kelahiran anak. Perubahan ini dipertimbangkan sebagai periode menjalani proses persiapan baik secara fisik maupun secara psikologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam hamil terhadap penurunan nyeri punggung pada kehamilan trimester III di PMB "N" Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Pre-eksperiment dengan desain penelitian one grup pretest posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III. Sampel dalam penelitian ini adalah 10 responden. Nyeri diukur dengan Faces Pain Scale-Revised (FPS-R). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel bebas senam hamil dan variabel terikat penurunan nyeri punggung. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan observasi. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon . Hasil uji statistik didapatkan adanya penurunan signifikan antara mean intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan senam hamil dimana p- value 0,004 lebih kecil dari nilai alpha(p<α(0,05), berarti dapat disimpulkan bahwa senam hamil efektif dalam menurunkan intensitas nyeri punggung pada kehamilan trimester III. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh senam hamil terhadap ketidaknyamanan nyeri punggung. Kata kunci : Kehamilan, Nyeri Punggung, Senam Hamil
HUBUNGAN STATUS KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA USIA ANAK 24 - 59 BULAN Ujang Daud; Susanto, Ijun Rijwan; Karwati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i1.282

Abstract

Masalah malnutrisi yang mendapat banyak perhatian akhir-akhir ini adalah masalah kurang gizi kronis dalam bentuk anak pendek atau stunting. Stunting merupakan keadaan status gizi dimana panjang badan atau tinggi badan menurut umur di bawah standar yang dijadikan parameter. Permasalahan gizi kurang yang dialami dalam waktu lama pada masa pertumbuhan dan perkembangan dari awal kehidupan dapat menunjukkan masalah stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian stunting pada anak usia 24 - 59 bulan di wilayah kerja puskesmas Cimahi Selatan kota Cimahi. Rancangan penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian survey analitik jenis Case Control Retropektif. Sampel minimum untuk penelitian ini adalah 41 sampel. Rasio kasus dan kontrol adalah 1:1. Jadi, total sampel menjadi 82 responden, yang terdiri dari 41 kasus dan 41 kontrol. Hasil uji statistik menunujukan nilai p-value 0,208 (> α0,05) berarti dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara Status Kelengkapan Imunisasi Dasar Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 24 - 59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Cimahi Selatan Kota Cimahi. Stunting berpeluang 1,562 kali (95% CI: 0,123 - 1,618) pada balita yang melakukan imunisasi tidak lengkap dibandungkan dengan imunisasi lengkap. Kata kunci: Stunting, Imunisasi Dasar Anak, Malnutrisi Anak
PENGARUH POSISI SEMI FOWLER TERHADAP PEMENUHAN OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKSI KRONIS (PPOK) Barus, Sada Ukur; Tampubolon, Briefman; Rinrin Nopiara
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i2.283

Abstract

PPOK merupakan keadaan irreversible yang ditandai adanya sesak nafas pada saat melakukan aktivitas dan terganggunya aliran udara masuk dan keluar dari paru-paru. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2013, prevalensi PPOK di Indonesia adalah sekitar 9,2 juta penduduk. Prevalensi PPOK akan terus meningkat berhubungan dengan adanya peningkatan prevalensi merokok pada penduduk Jawa Barat yaitu sekitar 9,1% (Kemenkes, 2018). PPOK masuk kedalam 10 besar penyakit yang ada di ruang rawat inap RSUD Sayang Cianjur pada tahun 2018 sebanyak 369 penderita. Salah satu tindakan non farmakologi pada pasien dengan PPOK dalam mempertahankan kenyamanan dan memfasilitasi fungsi pernafasan adalah posisi semi fowler. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh posisi semi fowler terhadap pemenuhan oksigen pada pasien PPOK di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam RSUD Sayang Cianjur Tahun 2019. Metode penelitian menggunakan pra eksperimen dengan desain one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Pengumpulan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 18 responden. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji statistik parametrik (Dependen Simple T Test) satu kelompok berpasangan diperoleh hasil nilai P sebesar (0,000) lebih kecil dari nilai α (0,05), maka Ho ditolak, dengan demikian disimpulkan terdapat pengaruh posisi semi fowler terhadap pemenuhan oksigen pada pasien PPOK di ruang rawat inap penyakit dalam RSUD Sayang Cianjur tahun 2019. Saran penelitian diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai masukan dan informasi untuk peningkatan saturasi oksigen pada pasien dengan PPOK. Kata Kunci : Semi Fowler, Pemenuhan Oksigen, Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK), Terapi nonfarmakologi.