cover
Contact Name
Pangkuh Ajisoko
Contact Email
-
Phone
+6281282267291
Journal Mail Official
jurnaledukasia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal Lama Nomor 1 Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Edukasia : Jurnal Pendidikan
ISSN : 23021225     EISSN : 2654329X     DOI : -
Jurnal ilmiah ilmu pendidikan (EDUKASIA) menerima dan memuat naskah dalam bentuk hasil penelitian (artikel ilmiah) dalam bidang pendidikan sosial, pendidikan sains, pendidikan MIPA dan kajian lain selama dalam lingkup Pendidikan. Penerbitan Jurnal Edukasia pada bulan April dan Oktober dengan E-ISSN 2654-329X dan P-ISSN 2302-1225
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022): November 2022" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA MELALUI MEDIA FUN THINKERS BOOK DI KOTA TARAKAN Wahyuni, Kadek Dewi; Kartini, Kartini; Sendang, Rada
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan media pembelajaran Fun Thinkers Book ditinjau dari validasi ahli materi, media, bahasa dan praktisi serta angket respon siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan alur model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan penelitian yaitu: 1)  Analysis; 2) Design; 3) Development; 4) Implementation; 5) Evaluation. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaikni pedoman wawancara, lembar validasi, angket respon siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas V SDN 050 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 90% dengan kategori sangat layak, ahli media sebesar 87,77% dengan kategori sangat layak, ahli bahasa sebesar 83,33% dengan kategori layak dan ahli praktisi sebesar 86,66% dengan kategori sangat layak. Kemudian hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 88,70% dengan kategori sangat layak dan ujicoba lapangan sebesar 95,01% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, media, bahasa, praktisi serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka media pembelajaran Fun Thinkers Book dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA SEKOLAH DASAR DI TENGAH PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Di SD Negeri Laweyan II Kab. Probolinggo) Anam, Moh. Khoirul; Yunita Sari, Riska Nur; Laili, Agustin Nur
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3069

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif dengan tujuan untuk mendapatkan informasi bagaimana pembelajaran matematika selama pandemi COVID-19 dan serta kendala apa saja yang dijumpai pada proses pembelajaran berlangsung. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara yang dijadikan data primer sementara untuk data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Wawancara dilakukan secara semi terstruktur. Wawancara dilakukan menggunakan atau melalui sambungan telepon dengan rata-rata berlangsung selama 12 menit. Wawancara dilakukan melalui telepon dimaksudkan untuk mendukung physical distancing yang diterapkan guna mencegah penularan COVID-19. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan model analisis yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu reduksi data, display data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Pelaksanaan pembelajaran di lakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi seperti whatsapp, zoom, dan google classroom. Pembelajaran secara daring memberikan dampak positif serta dampak negatif. Dengan adanya pembelajaran daring selama COVID-19 memberikan dampak positif seperti semua elemen dapat melek teknologi dengan mengenal berbagai aplikasi tatap muka yang digunakan untuk mempermudah proses belajar mengajar. Sementara dampak negatif yang dirasakan yaitu guru dan siswa siswa tidak dapat memberikan feedback secara cepat, pemahaman siswa kurang mendalam, penilaian hanya berdasarkan hasil saja, kurangnya alat komunikasi membuat keterlambatan siswa dalam pengumpulan tugas, kebutuhan kuota internet yang terus melonjak, orang tua sebagai pengganti guru di rumah, dan kurangnya pemaparan materi yang diberikan oleh guru ketika melakukan pembelajaran. Pembelajaran matematika ditengah pandemi COVID-19 dapat berjalan dengan baik apabila guru dapat mempersiapkan segala macam kebutuhan untuk melakukan pembelajaran secara daring.
KINERJA KEPALA SEKOLAH (Peningkatan Mutu Pendidik di Lingkungan SMK Negeri 1 Sukapura) Djatmiko, Budi; Anam, Moh. Khoirul
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3406

Abstract

Mutu pendidikan ditingkatkan melalui standarisasi dan profesionalisasi yang sedang berjalan, hal ini menuntut pemahaman dari berbagai pihak atas perubahan yang terjadi. Melalui kebijakan otonomi daerah, menjadikan daerah mengurus daerah masing-masing yang meliputi hampir keseluruhan bidang yang di bebankan kepada daerah. Kepemimpinan Kepala Sekolah yang efektif yaitu kepemimpinan yang lebih mendasar pada tugas yang akhirnya akan menghasilkan penilaian yang positif terhadap keberhasilan kerja. Kepemimpinan Kepala juga  mendasar pada orang dan penempatan guru, staf administrasi, tenaga kependidikan dan siswa sesuai proporsinya masing- masing. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu metode penelitian naturalistik kualitatif. Tujuan penelitian naturalistik adalah untuk mengetahui aktualitas, realitas sosial dan persepsi manusia melalui pengakuan mereka melalui penonjolan pengukuran formal atau pertanyaan penelitian dipersiapkan sebelumnya.Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sukapura telah menjalankan tanggung jawabnya sebagai pimpinan secara keseluruhan dengan baik. Hal ini dapat diketahui melalui kinerja yang dilakukan utamanya dalam hal peningkatan mutu tenaga pendidik yang ada disekolah. Program-program yang dijalankan seperti IHT (In house training) dan pemberian  kewenangan pada berbagai macam kegiatan seperti MGMP, pendidikan dan pelatihan, seminar, dan kewirausahaan. Kinerja Kepala Sekolah dapat dipengaruhi oleh: 1). Kondisi geografis sekolah, 2). Pemberian pembelajaran yang belum sesuai dengan latar belakang pendidikan. dan 3). Lingkungan yang kondusif karena dikelilingi dengan hasil perkebunan yang dapat dijadikan sumber belajar dan pendidikan kewirausahaan yang akan menjadi modal bagi siswa dan tenaga pendidik sebagai wawasan mereka. Upaya yang dapat dilakukan yaitu : 1). supervisi pendidikan 2). Penilaian kinerja guru (PKG). dan 3). program evaluasi diri (EDS) sekolah.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MATERI WE GOT A LOT OF HISTORIS MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM-BASED LEARNING) SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 5 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Faridah, Siti
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3656

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil belajar melalui metode pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini yaitu hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran berbasis masalah. Adapun kelas yang akan digunakan adalah kelas VIIIA SMP Negeri 5  Tarakan  yang berjumlah 32 orang anak, yang terdiri dari 21 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Kelas VIIIA dipilih karena peneliti menjadi guru kelasnya. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tindakan dan dokumentasi.  Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan mengajar. Digunakan dua siklus supaya dapat diketahui dengan pasti peningkatan hasil belajar dalam memahami pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah.Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan metode pembelajaran berbasis masalah, dapat meningkatkan  hasil belajar siswa, yang  dibuktikan  dengan hasil belajar di setiap aspek pengamatan, tindakan  sehingga mengalami peningkatkan  hasil belajar di setiap  siklus dan setiap akhir pertemuan mengajar.  Untuk  hasil  belajar pada siklus I menunjukan peningkatan 53,1% sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 84,4% walaupun masih ada 2 orang siswa atau 7,1% belum mencapai ketuntasan dalam pembelajaran maka akan diberikan remedial secara khusus sehingga semua siswa kelas VIIIA ini mengalami ketuntasan dalam pembelajaran.Dengan demikian, pembelajaran menggunakan metode pembelajaran berbasis masalah dapat  meningkatkan hasil belajar siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan metode pembelajaran yang tepat dalam setiap pembelajaran terutama metode pembelajaran serta media yang digunakan di sekolah sehingga mendukung terlaksanannya proses  pembelajaran, yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS IB SD NEGERI 041 PENINGKI PERMAI TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Kristina, Kristina
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.3657

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian tindakan kelas ini (PTK) adalah untuk meningkatkan hasil membaca siswa menggunakan metode demonstrasi. Subjek penelitian ini yaitu peningkatan kemampuan siswa membaca menggunakan metode demonstrasi. Adapun kelas yang akan digunakan adalah Kelas IB SD Negeri 041 Peningki Permai  yang berjumlah 27 orang, yang terdiri dari 17 anak laki–laki dan 10 anak perempuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini di lakukan melalui tindakan observasi, dan dokumentasi. Penelitian tindakan kelas  dilakukan dengan dua siklus dan setiap siklus tiga kali pertemuan. Digunakan dua siklus agar diketahui dengan pasti peningkatan kemampuan membaca siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan  hasil kemampuan membaca siswa,  yang  dibuktikan  dengan peningkatan hasil kemampuan membaca siswa disetiap aspek pengamatan, tindakan  dan tes akhir pembelajaran sehingga mengalami peningkatkan  hasil kemampuan membaca disetiap  siklus.  Untuk  hasil  kemampuan membaca siswa  pada siklus I menunjukan peningkatan dari 37,0% sedangkan pada siklus ke II meningkat menjadi 88,9% dengan rata-rata nilai hasil kemampuan membaca siklus I sebesar 63,3 meningkat menjadi 80,2 pada siklus II dan hasil yang diperoleh dalam penelitian telah mencapai ketuntasan minimal bahkan melebihi dari KKM yang ditetapkan.Dengan demikian, pembelajaran menggunakan metode demonstrasi dapat  meningkatkan hasil kemampuan membaca siswa, sehingga disarankan kepada guru untuk mempersiapkan media pembelajaran dalam pembelajaran untuk  mendukung terlaksanannya proses  pembelajaran, menarik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
PERAN GURU DALAM MENGHADAPI KESULITAN BELAJAR SISWA Ruliyani, Retti Indra; Savitri, Desy Irsalina
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.4592

Abstract

ABSTRAKDalam proses pembelajaran di sekolah baik guru ataupun siswa pasti mengharapkan hasil yang terbaik. Namun pada kenyataannya, harapan tidak selamanya sesuai dengan apa yang diinginkan. Banyak terjadi di sekolah yang ada di Indonesia anak – anak mengalami hambatan – hambatan belajar yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan belajar. Masih ada di antara peserta didik di Indonesia yang mendapatkan nilai di bawah standar sehingga nilai yang di peroleh dibawah standar yang telah ditentukan. Kesulitan belajar adalah kondisi siswa yang mengalami hambatan atau gangguan dalam belajar sehingga siswa tidak dapat belajar dengan baik. Kesulitan belajar bisa berasal faktor internal maupun faktor eksternal siswa. Hal ini menjadi tantangan untuk guru agar dapat membimbing dan mengarahkan siswa yang mengalami hambatan dalam belajar melalui peran guru di sekolah. Guru berperan membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar. Upaya yang dilakukan oleh guru seperti mengidentifikasi untuk menemukan siswa yang mengalmi kesulitan belajar, diagnosis untuk penentuan hasil pengolahan data siswa yang mengalami kesulitan belajar dan jenis kesulitan belajar siswa, prognosis untuk menyusun rencana tindak lanjut dan yang terakhir memberikan bantuan atau terapi kepada anak yang mengalami kesulitan dalam belajar.Kata Kunci : peran guru, kesulitan belajar siswaABSTRACT In the learning process at school, both teachers and students expect the best results. But in reality, expectations are not always in accordance with what is desired. Many occur in schools in Indonesia, children experience learning barriers that cause students to experience learning difficulties. There are still students in Indonesia who get grades below the standard so that the grades obtained are below the predetermined standard. Learning difficulties are conditions of students who experience obstacles or distractions in learning so that students cannot study well. Learning difficulties can come from internal factors and external factors of students. This is a challenge for teachers to be able to guide and direct students who experience learning difficulties through the teacher's role in school. Teachers play a role in helping students who have learning difficulties. Efforts made by the teacher such as identifying to find students who have learning difficulties, diagnosis for determining the results of data processing of students who have learning difficulties and types of student learning difficulties, prognosis for preparing follow-up plans and finally providing assistance or therapy to children who have difficulties in study. Keywords: the role of the teacher, students' learning difficulties
PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS V SD Apriliyana, Nur Pangesti; Shidiq, Ahmad
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.4593

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan ilmu sosial dapat dilihat dari pengalaman prestasinya. Pencapaian tersebut ditunjukkan dengan pencapaian keterampilan yaitu kemampuan memecahkan masalah siswa. Salah satu caranya penggunanaan metode pembelajaran inkuiri yang didasarkan pada kemauan dan pengalaman siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menganalisis pengaruh metode pembelajaran keterampilan inkuiri terhadap pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari rancangan dalam suatu jenis penelitian eksperimen yang dipilih oleh peneliti adalah quasi eksperimen. Digunakan dalam sampel penelitian 36 siswa kelas sekolah dasar V B. Instrumen penelitian terdiri dari bahan ajar, RPP, LKS, tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil validasi RPP 3,12; materi ajar 3,20; lembar kerja siswa 3,09; tes dan tes kemampuan pemecahan masalah 3.23. Rancangan penelitiannya adalah pretest-posttes control group design. Data yang dikumpulkan penelitian ini adalah sebagai berikut: Kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar.Kata Kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah dan Metode Inkuiri ABSTRACT The success of social science can be seen from the experience of its achievements. These achievements are demonstrated by the achievement of skills that are the ability to solve student problems. One way is to use an inquiry learning method based on the will and experience of students in the learning process. This study analyzed the impact of inquiry skills learning methods on student problem-solving. This research is part of a design in a type of experimental research that the researchers choose is quasi-experimental. Used in a study sample of 36 primary school students V B. Research instruments consist of teaching materials, RPP, LKS, problem-solving skills tests. The results of the study showed an average of RPP validation results of 3.12; teaching materials of 3.20; student worksheets of 3.09; tests and tests of problem-solving ability of 3.23. The research project is a pretest-posttes control group design. The data collected in this study is as follows: The ability to solve problems of the experimental class is higher than the control class Based on the research carried out, it can be argued that there is an influence of the inquiry learning method on the problem solving ability of students of the V class of Elementary School.

Page 1 of 1 | Total Record : 7