Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS V SD Apriliyana, Nur Pangesti; Shidiq, Ahmad
Edukasia : Jurnal Pendidikan Vol 9, No 2 (2022): November 2022
Publisher : FKIP-Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/eduborneo.v9i2.4593

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan ilmu sosial dapat dilihat dari pengalaman prestasinya. Pencapaian tersebut ditunjukkan dengan pencapaian keterampilan yaitu kemampuan memecahkan masalah siswa. Salah satu caranya penggunanaan metode pembelajaran inkuiri yang didasarkan pada kemauan dan pengalaman siswa dalam proses belajar. Penelitian ini menganalisis pengaruh metode pembelajaran keterampilan inkuiri terhadap pemecahan masalah siswa. Penelitian ini merupakan bagian dari rancangan dalam suatu jenis penelitian eksperimen yang dipilih oleh peneliti adalah quasi eksperimen. Digunakan dalam sampel penelitian 36 siswa kelas sekolah dasar V B. Instrumen penelitian terdiri dari bahan ajar, RPP, LKS, tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil validasi RPP 3,12; materi ajar 3,20; lembar kerja siswa 3,09; tes dan tes kemampuan pemecahan masalah 3.23. Rancangan penelitiannya adalah pretest-posttes control group design. Data yang dikumpulkan penelitian ini adalah sebagai berikut: Kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dikemukakan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar.Kata Kunci: Keterampilan Pemecahan Masalah dan Metode Inkuiri ABSTRACT The success of social science can be seen from the experience of its achievements. These achievements are demonstrated by the achievement of skills that are the ability to solve student problems. One way is to use an inquiry learning method based on the will and experience of students in the learning process. This study analyzed the impact of inquiry skills learning methods on student problem-solving. This research is part of a design in a type of experimental research that the researchers choose is quasi-experimental. Used in a study sample of 36 primary school students V B. Research instruments consist of teaching materials, RPP, LKS, problem-solving skills tests. The results of the study showed an average of RPP validation results of 3.12; teaching materials of 3.20; student worksheets of 3.09; tests and tests of problem-solving ability of 3.23. The research project is a pretest-posttes control group design. The data collected in this study is as follows: The ability to solve problems of the experimental class is higher than the control class Based on the research carried out, it can be argued that there is an influence of the inquiry learning method on the problem solving ability of students of the V class of Elementary School.
PPG Goes to Bulungan: Numeracy, Joyful Learning, Design Thinking and Learning Media Workshop for Elementary and Junior High School Teachers Wulandari, Shinta; Darmayasa, Jero B; Hamid, Hariaty; Anwar, Azwar; Winarno, Winarno; Tanjung, Firima Zona; Apriliyana, Nur Pangesti
Jurnal Pengabdian Sains dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2025): 2025 May Edition
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan-Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpsh.v4i1.9556

Abstract

PPG Goes to Bulungan is a community service program aiming to strengthen the capacity of elementary and junior high school teachers in Bulungan Regency in designing lessons that foster students' numeracy skills, joyful learning environments, application of design thinking principles, and utilization of innovative learning media. This initiative responds to the national urgency of improving the quality of basic education as aligned with the Merdeka Curriculum and regulations from the Minister of Education, Culture, Research, and Technology regarding graduate and process standards. The program was implemented through participatory and collaborative workshops combining theory and hands-on practice. Results revealed increased teacher understanding of numeracy concepts and joyful learning, enhanced ability to apply design thinking to educational challenges, and improved skill in developing interactive media. This activity positively impacted teachers' professional competence and contributed to educational transformation in remote areas.
Transforming Education Through Deep Learning Design: Integrating Four Key Elements in School Practice Apriliyana, Nur Pangesti
Molang: Journal Islamic Education Vol. 3 No. 1 (2025): Molang: Journal Islamic Education
Publisher : LP2M IAI AL-KHAIRAT PAMEKASSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jm.v3i1.843

Abstract

This research aims to develop and implement a deep learning-based learning design through a Design-Based Research (DBR) approach in an Indonesian secondary school context. DBR was chosen for its ability to bridge between pedagogical theory and classroom practice through a reflective and collaborative design cycle. This study was conducted at MTs Mansyaul Ulum involving core subject teachers, grade VIII students, and the school principal. The primary focus of the study was the simultaneous integration of four elements of deep learning: real-world connections, personalization, collaboration between students, and the use of digital technology. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, teacher reflections, student work, and student perception questionnaires, and then analyzed thematically using an inductive approach. The results showed that contextualized and holistic learning design significantly improved students' engagement, meaning of learning, and development of 21st-century competencies. Connection with the real world strengthens the relevance of the material, while personalization encourages learning autonomy. Collaboration is proven to improve both conceptual understanding and social-emotional skills. Digital technology serves as a medium to expand the space for learning exploration. The resulting learning model makes a theoretical contribution to developing the New Pedagogies for Deep Learning framework and a practical contribution in the form of an adaptive and applicable design for teachers and curriculum developers. This research shows that profound learning-based educational transformation is possible, relevant,, and impactful in the context of education
Implementasi Pemberdayaan Menyusui Melalui Peran Kampus ASI Untuk Mewujudkan Generasi Emas Indonesia Di Desa Sungai Nyamuk Kabupaten Nunukan Wilayah Perbatasan Indonesia Johan, Reza Bintangdari; Ismuniar, Cici; Apriliyana, Nur Pangesti; Tasya, Tasya; Sugesti, Nadiya Sri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.897

Abstract

ASI eksklusif menjadi fondasi pemenuhan gizi dalam mewujudkan generasi emas. Namun, belum semua bayi mendapatkan ASI eksklusif. Kader berperan sebagai ujung tombak di masyarakat dalam pelayanan kesehatan. Akan tetapi, belum semua kader memahami konsep dari ASI dan menyusui. Pengabdian dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan berbasis masyarakat melalui implementasi peran Kampus ASI untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang ASI eksklusif dan menyusui, psychological well-being, dan pemanfaatan media interaktif. Pelaksanaan di Desa Sungai nyamuk. Tiga tahapan pengabdian yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pelaksanaan terfokus pada peran Kampus ASI dalam pembentukan Kampus ASI. Ada lima kegiatan peran kampus ASI dengan hasil baik, peningkatan pengetahuan kader sebelum (70.6%) dan setelah (97.1%). Keterampilan teknik menyusui pretest (50%) dan posttest (76.5%), perawatan payudara 20.6% menjadi 82.4%, dan pijat oskitosin 85.3%. Pengetahuan psychological well-being meningkat 94.1%. Peran Kampus ASI berdampak positif bagi kader sebagai wadah integrasi untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri.
Pengenalan Bioteknologi Sederhana untuk Siswa Sekolah Dasar Kartini, Kartini; Agustina, Degi Alrinda; Bua, Agustinus Toding; Apriliyana, Nur Pangesti; Saputra, Ady; Kusnadi, Dedi; Bua, Mety Toding
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1778

Abstract

Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) menjadi salah satu prioritas pembelajaran, dengan menekankan kreativitas, gotong royong, dan keberlanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep fermentasi ke dalam salah satu tema P5, yaitu kewirausahaan atau keberlanjutan pangan, siswa tidak hanya memahami teori, dapat melihat relevansi ilmu sains dalam keseharian. Kegiatan diawali dengan menyimak materi terkait fermentasi dan video terkait pembuatan tape ketan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang melibatkan siswa  serta memberikan reward. Setelah diskusi, siswa diajak untuk praktik membuat tape. Kegiatan sosialisasi pengenalan bioteknologi sederhana pada kelas V di SDN 005 Tarakan mendapatkan respon positif dari kepala sekolah, guru dan siswa kelas V. Pada kegiatan ini siswa antusias dalam menyimak, diskusi dan tanya jawab serta praktik pembuatan tape ketan. Implementasi Kurikulum Merdeka dilaksanakan pada kegiatan Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).
Strategi Penguatan Karakter Anak Melalui Kolaborasi Pentahelix di Kota Tarakan Ismuniar, Cici; Noviyanti, Nur Indah; Apriliyana, Nur Pangesti; Johan, Reza Bintangdari; Sovayunanto, Riski
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 1, Issue 1, 2025
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v1i1.75

Abstract

Program Penguatan karakter anak melalui kolaborasi pentahelix ini (akademisi, pemerintah, bisnis, komunitas, media) dilaksanakan di Selumit Pantai, Tarakan, untuk mengatasi fenomena putus sekolah akibat kerentanan ekonomi keluarga nelayan, bullying, dan lemahnya dukungan sosial. Program bertujuan membangun resilience character anak melalui tiga intervensi utama, yaitu 1) pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pesisir; 2) pendampingan anti-bullying; dan 3) penguatan jejaring dukungan sosial bagi anak yatim/rentan. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap dan berdiferensiasi berdasarkan kelompok usia (6-9 tahun, 9-12 tahun, 12-17 tahun). Aktivitas meliputi ice breaking interaktif untuk fondasi toleransi, tanggung jawab, dan disiplin; pendampingan terfokus menggunakan permainan tradisional modifikasi (kelompok bawah) dan edukasi self-grooming (kelompok tengah/atas); serta pendampingan berbasis Ramadan (mengaji, hafalan, kisah keteladanan Nabi) untuk penguatan karakter religius dan moral. Hasil menunjukkan efektivitas pendekatan bertahap dan sesuai perkembangan. Peserta menunjukkan peningkatan keterlibatan, perilaku kooperatif, kejujuran dalam permainan, percaya diri remaja, serta kesadaran tanggung jawab personal dan lingkungan. Internaliasi nilai karakter (termasuk 18 nilai Kemendikbud) terjadi melalui pembelajaran eksperiensial dan observasional. Program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar adaptif dan kontekstual, menjadi model kolaboratif untuk penguatan karakter anak di wilayah pesisir perbatasan guna mendukung SDGs 4. Keberlanjutan program melalui pengembangan modul lanjutan disarankan.