cover
Contact Name
Rivo Hasper Dimenta
Contact Email
rivohasperdimenta@ulb.ac.id
Phone
+6281362238917
Journal Mail Official
nukleus@ulb.ac.id
Editorial Address
Jalan Sisingamangaraja No.126 A KM 3.5 Aek Tapa, Bakaran Batu, Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara 21418
Location
Kab. labuhanbatu,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran dan Biologi Nukleus
ISSN : 24429481     EISSN : 26857332     DOI : https://doi.org/10.36987/jpbn
Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal elektronik yang merupakan wadah penerbitan artikel penelitian original yang terkait dengan penelitian pendidikan biologi. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologidibawah naungan LPPM Universitas Labuhanbatu. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun pada bulan Maret dan September. Jurnal ini menyajikan hasil penelitian dibidang Pendidikan Biologi dan sains Biologi.
Articles 437 Documents
KETERAMPILAN GURU MENGELOLA KELAS DAN HUBUNGANNYA DENGAN DISIPLIN BELAJAR SISWA DI SMS AL-HIDAYAH BANDAR SELAMAT Parsaulian, Roy
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 1, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v1i2.1224

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Keterampilan Guru Mengelola Kelas dan Hubungannya Dengan Disiplin Belajar Siswa di SMA Al-Hidayah Bandar Selamat Medan Tahun 2014. Dalam penelitian ini yang menjadi rumusan masalah adalah Bagaimana keterampilan guru pendidikan biologi mengelola kelas di SMA Al-Hidayah Medan, bagaimana disiplin belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran pendidikan biologi di SMA Al-Hidayah Medan dan bagaimana hubungan keterampilan guru pendidikan biologi mengelola kelas dengan disiplin belajar siswa dalam kegiatan pembelajaran pendidikan biologi di SMA Al-Hidayah Medan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Keterampilan guru mengelola kelas dapat dirata-ratakan dalam pengadministrasian dengan skor 21 dikatagorikan terampil, dalam bidang pengelolaan kelas skor rata-rata 18 dikatogorikan kurang terampil, serta dalam bidang pengaturan program PKBM dikatagorikan sangat terampil dengan skor 39,5. Pada disiplin belajar siswa tentang kehadiran siswa dengan persentase 75% dan tingkat disiplin yang terendah adalah mengenai kurangnya kewajiban atau kesadaran siswa menyelesaikan tugas dengan persentase 58%. Keteampilan guru mengelola kelas memiliki hubungan yang signifikan dengan disiplin belajar siswa, sebab berdasarkan pengujian hipotesa Ha diterima dan ho ditolak. Berdasarkan perhitungan Koefisien Kontingensi Chi Kuadrat lebih kecil dari Harga Kritik (X2 < HK).
Penggunaan Tes Kinerja dan Hubungannya dengan Hasil Belajar Mahasiswa Pada Mata Kuliah Pengembangan Program Pembelajaran Biologi di STKIP Labuhanbatu Kab. Labuhan Batu Harahap, Risma Delima
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 5, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2019
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v5i1.1157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan tes kinerja dan hubungannya dengan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah pengembangan program pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan di STKIP Labuhanbatu Kabupaten Labuhanbatu dengan populasi 80 orang mahasiswa semester IV yang mana semua pupolasi dijadikan sampel. Penelitian ini menggunakan lembar observasi, angket dan wawancara. Hasil analisis adalah tes kinerja mahasiswa jurusan pendidikan biologi STKIP Labuhanbatu pada mata kuliah pengembangan program pembelajaran biologi menunjukkan tes kinerja mahasiswa yang sangat baik dengan kesungguhan dan keaktifan mahasiswa dalam mengikuti proses belajar mengajar, bertanya, mengerjakan tugas, praktium dan melaksanakan pekerjaan rumah. Hasil belajar mahasiswa jurusan biologi semester IV pada mata kuliah pengembangan program pembelajaran biologi dari segi kualitas menunjukkan cukup baik sebagaimana minat dan motivasi belajar mahasiswa. Sedangkan dari segi kuantitas menunjukkan bahwa hasil belajar mata kuliah pengembangan program pembelajaran biologi mahasiswa cukup baik dan tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara tes kinerja dengan hasil belajar mahasiswa jurusan biologi pada mata kuliah pengembangan program pembelajaran biologi di STKIP Labuhanbatu.
Skrining dan Karakterisasi Bakteri Fotosintetik Anoksigenik Penghasil Pigmen Karotenoid Dari Limbah Cair Kelapa Sawit || Screening and Characterization of Anoxigenic Photosynthetic Bacteria as Carotenoid Pigments Producer from Palm Liquid Sewages Batubara, Ummi Mardhiah; Aini, Fitratul; Manurung, Manta Mentari
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1999

Abstract

Limbah cair kelapa sawit merupakan limbah organik yang memiliki kandungan kompleks seperti air, minyak dan padatan organik. Kandungan organik limbah cair kelapa sawit menjadi indikasi kelimpahan beragam jenis mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bakteri fotosintetik anoksigenik (BFA) penghasil pigmen karotenoid yang berasal dari limbah cair kelapa sawit. Isolasi dan skrining BFA dilakukan dari tiga lokasi pembuangan limbah cair kelapa sawit yang berada di Provinsi Jambi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan media mineral modifikasi. Isolat BFA yang tumbuh dan menghasilkan pigmen karotenoid ditandai dengan adanya distribusi pigmen berwarna kuning kemerahan pada media kultur. Dari hasil skrining diperoleh 11 isolat BFA yaitu Bg1K201, Bg1K202, Bg2k201, Bg3k201, Mr1k201, Mr1k202, Sl1k201, Sl1k202, Sl2k201, Sl2k202 dan Sl3k202. Hasil karakterisari ciri morfologi dan sifat fisiologi berdasarkan Bergeys Manual of Determinative Bacteriology menunjukkan bahwa dari kesebelas isolat BFA didapatkan 2 jenis genus BFA yang tergolong gram negatif dan memiliki pigmen karotenoid yaitu genus Rhodobacter (Bg1k201, Bg1k202, Bg3k201, Sl1k201, Sl1k202, Sl2k201, Sl2k202 dan, Sl3k202) dan genus Rhodopseudomonas (Bg2k201, Mr1k201 dan Mr1k202).Palm liquid sewage is organic waste that contains complex compounds such as water, oil, and organic solids. The organic content of palm liquid sewages is an indication of the abundance of microorganisms. This study aims to obtain anoxygenic photosynthetic bacteria (BFA) that produce carotenoid pigments from palm liquid sewages. Therefore, We isolated and screened of BFA from three palm liquid sewage disposal sites in Jambi Province. This research was conducted by an experimental method using a modified mineral medium. BFA isolates that growth and produced carotenoid pigments are visible because of the distribution of reddish-yellow pigments on the culture media. Screening results obtained 11 isolates of BFA sequentially Bg1K201, Bg1K202, Bg2k201, Bg3k201, Mr1k201, Mr1k202, Sl1k201, Sl1k202, Sl2k201, Sl2k202 and Sl3k202. The results of morphological and physiological characterization based on the Bergeys Manual of Determinative Bacteriology show that there are two types of BFA genera that have carotenoid pigments, respectively, the genus Rhodobacter (Bg1k201, Bg1k202, Bg3k201, Sl1k201, Sl1k202, and Sl1k202, and Sl2k202, and Sl1k202, and Sl2k202, and Sl1k202 and Sl2k202, and Sl2k202, and Sl2k202. Sl2k202, and) the genus Rhodopseudomonas (Bg2k201, Mr1k201 and Mr1k202).
The influence of Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) Learning Method to Learning Outcome of Senior High School at Labuhanbatu District (in case on the Ecosystem Discussion) || Pengaruh Model Pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) Terhadap Hasil Belajar Siswa SMA di Kabupaten Labuhanbatu (dikaji pada Materi Ekosistem) Samini Samini
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i2.2186

Abstract

This study aims to determine the effect of biology student learning outcomes in the subject matter characteristics of living creatures that learned by using SAVI learning method in the seventh grade students of SMPN I Panai Tengah Labuhanbatu district in learning year 2019/2020. This type of research is a quasi experimental study. The research sample consisted of two classes chosen at random cluster sampling the experimental class and control class. Total students each sample were 40 people in the control group and 40 in the experimental class. To obtain the data used in this study researchers used the test as a means of collecting data as much as 40 multiple choice questions. From the calculation of normality test the experimental class using learning Metode "SAVI" there is value Sig. 0,200 > 0,05 then the population of normal distribution. Homogeneity test results biology student learning using Fisher test. Retrieved 0,226 > 0,05 then have a homogeneous variance. Hypothesis testing using t test, the test requirement is received H0 tcount <ttable, and thank Ha if the conditions are not met. 0,000 < 0,05 Ha accepted hypothesis H0 is rejected. It can be concluded that there is a significant impact on learning outcomes of students that learned by Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI) methodPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hasil belajar biologi siswa pada materi ekosistem yang dibelajarkan dengan menggunakan metode pembelajaran (SAVI) pada siswa kelas X SMA Negeri I Panai Tengah tahun pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih secara cluster random sampling yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jumlah siswa masing-masing sampel adalah 40 orang pada kelas kontrol dan 40 orang pada kelas eksperimen. Untuk memperoleh data yang dipergunakan dalam penelitian ini peneliti menggunakan tes sebagai alat pengumpul data sebanyak 40 soal pilihan berganda. Dari hasil perhitungan uji normalitas pada kelas eksperimen menggunakan Metode pembelajaran SAVI terdapat Sig. 0,200 > 0,05, maka  populasi berdistribusi normal. Uji homogenitas hasil belajar biologi siswa menggunakan uji statistic SPSS Diperoleh 0,226 > 0,05 maka memiliki varians yang homogen. Hasil Uji t menunjukkan nilai 0,000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa taraf signifikan α = 0,05 H0 ditolak Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa yang dibelajarkan dengan Metode pembelajaran Somatic Auditory Visualization Intellectualy (SAVI)
Upaya Peningkatan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa Melalui Penerapan Metode Demonstrasi Berbasis Lesson Study || Improving Basic Teaching Skills of Students by Implementation of Lesson Study-Based Demonstration Method Putri, Rahmadyah Kusuma; Fitriani, Nurul Haji; Andini, Ikhda Ria; Sunarmi, Sunarmi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1987

Abstract

Keterampilan dasar mengajar adalah keterampilan yang mendukung kompetensi pedagogik guru. Mahasiswa program studi kependidikan, diwajibkan untuk menguasai keterampilan dasar mengajar sebagai persiapan menjadi guru di lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk menerapkan metode demonstrasi berbasis lesson study sebagai upaya meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa Pendidikan Biologi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program studi Pendidikan Biologi Offering A tahun 2017/2018 Universitas Negeri Malang (n=15). Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus dan terdiri dari sebelas keterampilan dasar mengajar. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterampilan dasar mengajar yang berisi indikator penguasaan keterampilan dasar mengajar. Instrumen ini diberikan kepada enam orang observer. Data rerata nilai yang diberikan observer dianalisis secara deskriptif untuk membandingkan hasil pada siklus I dan II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi berbasis lesson study dapat meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa Pendidikan Biologi, khususnya keterampilan mengajar diskusi bebas dengan rerata nilai 90.5.Basic teaching skills is an important skill to support the pedagogical competency of teacher. Student of education program have to mastery the basic teaching skills due to preparation as a teacher. This study is a classroom action research, which aims to implement lesson study-based demonstration method as an effort to improve Biology Education student’s basic teaching skills. Subject of this study is students of Education Biology Program Offering A year 2017/2018 of Universitas Negeri Malang (n=15). This study conducted in two cycles and consisted of eleven basic teaching skills. Data were collected by using basic teaching skills observation sheet, consist of basic teaching skills indicators. This instrument is given to six observers. Data of average score were analyzed descriptively to compare the result of cycle I to cycle II. The results of this study indicate that the implementation of lesson study-based demonstration method improve Biology Education student’s basic teaching skills, especially skilled in free-discussion teaching (average score is 90.5).
The existence of Genus Selaginella in Gunung Sibuatan Area, The Nagalingga's Village of Karo District, North of Sumatera|| Keberadaan Selaginella di Kawasan Gunung Sibuatan Desa Nagalingga Kecamatan Merek kabupaten Karo Sumatera Utara Nasution, Jamilah; Riyanto, Riyanto
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i2.2039

Abstract

The Mount Sibuatan area is located in Mark District, Karo Regency, North Sumatra. Selaginella which is located in the Mount Sibuatan area is at an altitude of 1550 mdpl-2236 mdpl which has high enough humidity which is a suitable habitat for Selaginella to grow. The purpose of this study was to identify the type of Selaginella found in the Mount Sibuatan area, Brand District, Karo Regency, North Sumatra. The research method used is descriptive with sampling using target sampling with exploratory techniques. The results of the study found 4 species consisting of; Selaginella intermedia (terrestrial, erect, creeping), Selaginella subalpina (terrestrial, erect), Selaginella opaca (terrestrial, epilytic, creeping) and Selaginella s.p (terrestrial, epilytic, creeping). The highest species abundance of Selaginella found were Selaginella Intermedia, this species found at an altitude of 1550 m above sea level, with environment of pH level 5.4 and temperature of 18°C. Selaginella subalpina that as the lowest abundance found at an altitude of 1550 meters above sea level, with environment of pH level 7.0 and temperature of 18°C.Kawasan Gunung Sibuatan berada pada Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Selaginella yang berada di kawasan Gunung Sibuatan berada di ketinggian 1550 mdpl- 2236 mdpl yang memiliki kelembapan cukup tinggi yang merupakan habitat yang cocok sesuai dengan pertumbuhan Selaginella. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis Selaginella yang berada di kawasan Gunung Sibuatan Kecamatan Merek Kabaputen Karo, Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling dengan tekhnik ekplorasi. Hasil penelitian ditemukan 4 jenis terdiri dari; Selaginella Intermedia (teresterial tegak, menjalar), Selaginella subalpina (teresterial. tegak), Selaginella opaca (teresterial, epilitik, menjalar), dan Selaginella sp (teresterial, epilitik, menjalar).
Inventarisasi Tumbuhan Paku di Kawasan Air Terjun Cunca Rami Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur || Fern inventorization in Cunca Rami Waterfall Zone of West Manggarai, East Nusa Tenggara Yusal, Muh. Sri; Toni, Gervinus
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1996

Abstract

Kawasan wisata Air Terjun Cunca Rami memiliki keindahan alami dan kondisi lingkungan yang mungkinkan tumbuhan jenis paku-pakuan (pteridophyta) dapat tumbuh dan berkembang dengan tingkat keanekaragaman yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis tumbuhan paku potensial di kawasan air terjun Cunca Rami Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga diharapkan menjadi bahan informasi penting bagi masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis potensi alam yang dimiliki oleh Kabupaten Manggarai Barat. Inventarisasi tumbuhan paku dilakukan melalui metode eksplorasi dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling yang selanjutnya diidentifikasi dengan rujukan buku flora Steenis, et al (2008). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 jenis paku, yaitu Adiantum diapahnum L.; Drynaria sparsisora (Desv.) More; Pityrogramma calomelanos Link.; Plagigyra sp.; Asplenium belangeri Bory; Asplenium caudatum forst.; Davalia sp.; Diplazium esculentum Swarz.; Dryopteris ferox; Dryopteris pteroides; Lindsaea decomposita Willd; Nephrolepis exaltata schott.; Nephrolepis sp.; Pteris biaurita L.; Pteris vittata L. Kemudian digolongkan ke 8 jenis family, yaitu Polypodiaceae, Aspleniaceae, Davalliaceae, Athyriaceae, Dryopteridaceae, Lindsacaceae, Neprolepidaceae, dan Pteridaceae. Jenis tumbuhan paku di kawasan Air Terjun Cunca Rami memiliki potensi besar, tetapi masyarakat di sekitarnya belum memanfaatkan potensi tersebut secara maksimal.The tourist area of Cunca Rami waterfall has natural beauty and environmental conditions allow ferns (pteridophyta) to grow and develop diversity high level. This study aims to inventory the types ferns potential in the Cunca Rami West Manggarai waterfall zone East Nusa Tenggara Province, so that is expected to become important information material for the community and local government in developing natural potential-based tourism owned by West Manggarai regency. Inventory of ferns was carried out through an exploratory method with random sampling which were subsequently identified by reference to Steenis, et al (2008). The results showed that there were 15 fern types, namely Adiantum diapahnum L.; Drynaria sparsisora (Desv.) More; Pityrogramma calomelanos Link.; Plagigyra sp.; Asplenium belangeri Bory; Asplenium caudatum forst.; Davalia sp.; Diplazium esculentum Swarz.; Dryopteris ferox; Dryopteris pteroides; Lindsaea decomposita Willd; Nephrolepis exaltata schott.; Nephrolepis sp.; Pteris biaurita L.; Pteris vittata L. Then classified into 8 family types, namely Polypodiaceae, Aspleniaceae, Davalliaceae, Athyriaceae, Dryopteridaceae, Lindsacaceae, Neprolepidaceae, and Pteridaceae. Fern species in the Cunca Rami waterfall area has great potential, but the surrounding community has not utilized use potential full
Analysis the Use of Binahong Leaf Extract (Anredera cordifolia) for the Wounds Itch Treatment (case for Islamic Boarding Schools Students) Ngembal Rejo, Kudus || Analisis Pemberian Daun Binahong (Anredera cordifolia) Terhadap Penyakit Luka Gatal Pada Siswa Pondok Pesantren, Ngembal Rejo, Kudus Maula, Anis Hikmatul
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i2.2018

Abstract

Binahong leaf (Anredera cordifolia) often known as maderia vine l eaves. Has many properties, namely as anti-inflammatory, antioxidant, antibacterial and anti-pain which is very important for the body. This property is supported by various ingredients in the leaves of binahong (A. cordifolia), in these leaves there are natural compounds in which there are flavonoids, saponins, tannins. With this content, there are many benefits of binahong leaves which are used by the village community as herbal medicine, one of which is as a healer for burns and wounds due to itching. Ancient people believed in a simple method to heal wounds caused by itching, this stdy uses direct observation in comparing the legs given collision of binahong leaves and those that do not. This study aims to prove the acceleration of wound closure with binahong leaves in a simple way.Daun binahong yang sering dikenal dengan dengan daun Maderia vine, banyak memiliki khasiat sebagai antiinflamasi, antioksidan, antibakteri serta antinyeri yang sangat penting bagi tubuh. Khasiat ini di dukung oleh berbagai kandungan dalam daun binahong (Anredera cordifolia) terdapat senyawa alami yang didalmnya meliputi flavonid, saponin, tanin. Dengan kandungan tersebut banyak manfaat dari daun binahong ini salah satunya dalah sebagai penyembuh luka bakar dan luka akibat gatal-gatal, di percaya orang zaman dahulu dengan metode sederhana untuk menyembuhkan luka akibat gatal-gatal. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan percepatan penutupan luka dengan daun binahong secara sederhana. Metode penelitian ini menggunakan pengamatan secara langsung (direct observation)
Keanekaragaman Jenis Pohon di Kawasan Penyangga Hutan Lindung Sikulaping Kabupaten Pakpak Bharat, Indonesia || Tree Diversity In Bufferzone Area at Sikulaping Protected Forest, Pakpak Bharat District, Indonesia Azvi, Taufiq Siddiq; Sembiring, Juhardi
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i1.1997

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di hutan lindung Sikulaping Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara. Pengambilan dan pengolahan data dilakukan pada Oktober – November 2019 dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu dengan membuat 3 petak contoh pada masing-masing lokasi yang merupakan kawasan penyangga hutan lindung Sikukaping yaitu Desa Aornakan 1, Desa Kuta Tinggi dan Desa Sibongkaras). Pengamatan dilakukan pada plot contoh dengan ukuran 1000 meter dengan mengamati 20 meter kanan dan kiri plot. Hasil penelitian ini didapati jumlah pohon yang beragam dari 3 desa penyangga yaitu Desa Aornakan 1 1 didapati total 41 individu dari 16 jenis species dengan Palaqium glutta sebagai species terbanyak yang ditemukan sebesar 10 individu dengan Indeks Nilai Penting (INP) (41,450). Adapun desa Kutatinggi sebanyak 22 individu dari 15 jenis species dan Shorea parvifolia ditemukan sebanyak 2 individu dengan INP 19,008 beserta 6 species lainnya Durio zibethinus, Adinandra dumosa, Lithocarpus gracilis, Syzygium polyanthum, Tristianopsi whietena dan Uncaria glabra. Sedangkan desa Sibongkaras ditemukan sebanyak 30 individu ditemukan dari 24 species dengan Styrax benzoin sebagai species yang paling banyak ditemukan dengan 4 individu dan INP 26,650. Keanekaragaman (H’) pohon yang terdapat pada desa Aornakan 1 dan Kuta Tinggi termasuk kriteria sedang yakni 2,35, 2,64, sedangkan Sibongkaras dengan indek 3,07 termasuk keanekaragaman tinggi. Dari hasil keanekaragamaan ini menunjukkan bahwa hutan lindung Sikulaping tingkat produktifitas pohon yang baik dan kondisi hutannya masih terjaga.This research was conducted at protected forest Sikulaping, Pakpak Bharat Regency, North Sumatra. Data collection and processing were carried out in October - November 2019 using a purposive sampling method, by creating 3 sample plots at each location which is a buffer zone for the Sikukaping protected forest, the village namely Aornakan 11, Kuta Tinggi and Sibongkaras. Observations were made on the sample plot with a size of 1000 meters by observing the 20 meters right and left of the plots. The results of this study showed that the number of trees varied for 3 buffer villages, Aornakan 1 1 Village, found a total of 41 individuals from 16 species with Palaqium gutta as the highest species found with 10 individuals and Species Important Value (41,450). As for Kutatinggi village, there are 22 individuals from 15 species and Shorea parvifolia were found 2 individuals with INP 19,008 along with 6 other species Durio zibethinus, Adinandra dumosa, Lithocarpus gracilis, Syzygium polyanthum, Tristianopsi whietena and Uncaria glabra. Whereas in Sibongkaras village, 30 individuals were found from 24 species with Styrax benzoin as the most common species with 4 individuals and INP 26,650. Tree diversity (H ') found in the villages of Aornakan 1, Kuta Tinggi are moderate criteria, by index 2.35, 2.64, while Sibongkaras with an index of 3.07 includes high diversity. The results of this diversity show that the Sikulaping protected forest has a good level of tree productivity and the condition of the forest is still maintained
The quality of Students learning Outcomes of Senior High School Using Discovery Learning Model for the Human Respiratory System Discussion (Case in SMA Negeri 1 Panai Tengah Senior High School) || Kualitas Hasil belajar Siswa SMA Negeri 1 Panai Tengah Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Terhadap Materi Sistem Respirasi Manusia Tarjuriah, Tarjuriah; Harahap, Risma Delima
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v7i2.2182

Abstract

This research was conducted at SMA Negeri I Panai Tengah in the 2019/2020 academic year. This study aims to determine the effect of the application of the discovery learning model on student learning outcomes in the human respiration system Discussion in Second class of Senior High School (XI IPA). This type of research is a quasi-experimental. The population were all students of class XI IPA SMA Negeri I Panai Tengah that amount 32 individu . The sampling technique were total sampling, where the entire population would been the sample in this study. The instruments used were tests, observation sheets and questionnaires. Data were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests and hypothesis testing with the help of SPSS version 22 software. From the results of hypothesis analysis showed the paired sample t-test (paired sample t-test), obtained tcount values of 5,422 and t table with ᾳ= 0,05, degree of freedom (dk)=15, then the t table value is 2.131. the value of t count > t table or 5.422 > 2.131 can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. This means that there is a significant effect of the application of the discovery learning model on student learning outcomes in class XI IPA SMA Negeri I Panai Tengah in the 2019/2020 learning year.Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri I Panai Tengah tahun pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem Respirasi manusia di kelas XI IPA. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Populasi, seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri I Panai Tengah berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling, dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian. Instrumen yang digunakan adalah tes, lembar observasi dan angket. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis dengan bantuan software SPSS versi 22.Dari hasil uji hipotesis, uji-t sampel berpasangan (Paired Sample t-test), diperoleh nilai thitung sebesar 5, 422 dan ttabel dengan α = 0,05,  dk = 15 maka diperoleh nilai ttabel sebesar 2,131. Nilai thitung > ttabel atau 5,422 > 2,131 dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran Discovery terhadap hasil belajar siswa di kelas XI IPA SMA Negeri I Panai Tengah   tahun pembelajaran 2019/2020

Page 10 of 44 | Total Record : 437


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 4: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus December 2025 Vol 11, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2025 Vol 11, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus June 2025 Vol 11, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2025 Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2024 Vol 10, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2024 Vol 10, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2024 Vol 10, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2024 Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023 Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023 Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2023 Vol 9, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2023 Vol 9, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus July 2023 Vol 9, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus March 2023 Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2022 Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Juli 2022 Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2022 Vol 8, No 3: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus November 2022 Vol 8, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Juli 2022 Vol 8, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2022 Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021 Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021 Vol 7, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2021 Vol 7, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2021 Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2020 Vol 6, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2020 Vol 6, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2020 Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019 Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019 Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Vol 5, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Maret 2019 Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2018 Vol 4, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2018 Vol 4, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2018 Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017 Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2017 Vol 3, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017 Vol 3, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2017 Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2016 Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2016 Vol 2, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2016 Vol 2, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2016 Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015 Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015 Vol 1, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015 Vol 1, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015 More Issue