cover
Contact Name
Eviana S.Tambunan
Contact Email
eviana.tambunan@gmail.com
Phone
+628111985394
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Arteri JORR Jatiwarna, Pondok Melati Bekasi Jawa Barat 17415
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan (JKEP)
ISSN : 23546042     EISSN : 23546050     DOI : -
Core Subject : Health,
JKEP (Jurnal Keperawatan) provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the nursing sciences.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2022): Mei" : 12 Documents clear
Mekanisme Koping Mahasiswa Keperawatan Dalam Menyelesaikan Tugas Akhir Pada Masa Pandemi Covid-19 Atika Putri Tamiya; Sri Wahyuni; Yesi Hasneli
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.725

Abstract

Tugas akhir yang dikerjakan oleh mahasiswa tingkat akhir pada masa pandemi covid-19 menjadi sumber stres tersendiri bagi mahasiswa yang mengerjakannya. Mekanisme koping adalah suatu cara untuk mengatasi stres yang sedang dihadapi. Mekanisme koping terbagi atas adaptif dan maladaptif serta memiliki dua strategi yaitu problem focused dan emotion focused. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui mekanisme koping mahasiswa keperawatan dalam proses menyelesaikan tugas akhir pada masa pandemi covid-19. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di Fakultas Keperawatan Universitas Riau dengan jumlah sampel 169 responden menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Brieft Cope dengan analisa data yang digunakan adalah uji univariat. Hasil penelitian diperoleh 99,4% responden menggunakan mekanisme koping adaptif dengan strategi problem focused coping dominan adalah active coping (6,76) dan strategi emotion focused coping dominan adalah religion (7,51). Peneliti menyimpulkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan mekanisme koping adaptif dengan strategi dominan yaitu active coping dan religion. Gambaran mekanisme koping pada mahasiswa penting untuk diketahui sebagai pengetahuan dan menjadi masukan bagi peneliti berikutnya untuk menciptakan intervensi guna mempertahankan atau meningkatkan mekanisme koping mahasiswa.
Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia Suku Melayu Anisa Arrasy Shiddieqy; Reni Zulfitri; Veny Elita
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan fungsi kognitif pada lansia Suku Melayu di Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 98 responden lansia dengan Suku Melayu dengan menggunakan teknik pusposive sampling. Adapun faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan fungsi kognitif lansia Suku Melayu adalah tingkat pendidikan (p value =0,000), pekerjaan (p value =0,000), riwayat hipertensi yang meliputi kondisi hipertensi (p value =0,008), klasifikasi hipertensi (p value =0,003), dan lama hipertensi (p value =0,017). Faktor dukungan keluarga yang berhubungan dengan fungsi kognitif lansia Suku Melayu meliputi dukungan emosional (p value =0,001), dukungan penghargaan (p value =0,018), dukungan instrumental (p value =0,001), dan dukungan informatif (p value =0,000). Sedangkan riwayat kontrol hipertensi (p value =0,707) tidak berhubungan dengan fungsi kognitif lansia Suku Melayu. Faktor yang berhubungan dengan fungsi kognitif lansia Suku Melayu yaitu faktor pendidikan, pekerjaan, kondisi hipertensi, klasifikasi hipertensi, lama hipertensi dan dukungan keluarga. Kata kunci: fungsi kognitif; faktor risiko; lansia; Melayu; MMSE.
Penerapan Evidenced Based Nursing (EBN): Aerobic Exercise Intradialytic Dalam Peningkatan Adekuasi Responden Hemodialisis Di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Megawati Tabroni; Krisna Yetti; Masfuri Masfuri; Yunisar Gultom
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.839

Abstract

Tujuan: Dampak penerapan intervensi aerobic exercise intradialytic selama 4 minggu (10-15 menit dalam 2 jam pertama dialisis) terhadap peningkatan adekuasi dialisis. Metode: Penerapan Evidanced Based Nursing ini dengan menggunakan analisis PICO, search jurnal dengan kata kunci adequacy dialysa, intradialytic, hemodyalisa. aerobic exercise, dan critical terhadap jurnal yang valid: The Effect of Intradialytic Aerobic Exercise on Dialysis Efficacy in Hemodialysis Patients: A Randomized Controlled Trial ini dengan teknik quasy experimental study, desain pre dan post test tanpa group controlstudy eksperimental quasy dengan desain pre dan post test tanpa kelompok kontrol. Metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling yang melibatkan 7 pasien yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan jurnal acuan.Aerobic exercise dilakukan dilakukan selama 10-15 menit / hari, dalam dua kali seminggu selama 1 bulan. Peningkatan adekuasi dinilai dengan melihat Kt/v dan nilai Urea Reduction Rate (URR)) sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil: Adekuasi dialisis meningkat pada akhir intervensi dengan rata- rata peningkatan Kt/v sebesar 2.17 dan peningkatan nilai URR sebesar 2.14%
Perbedaan Aktivitas Fisik Pada Pasien Hipertensi Sebelum Dengan Saat Adanya Pandemi Covid-19 Adi Sucipto; Fahmi Sugesti; Cornelia D.Y. Nekada; Santi Damayanti
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.855

Abstract

Aktivitas fisik pada pasien hipertensi menjadi salah satu penatalaksanaan non farmakologi hipertensi. Sebelum adanya pandemi COVID-19 aktivitas fisik baik di dalam maupun luar rumah tidak dibatasi namun saat pandemi COVID-19 berlangsung muncul kebijakan physical distancing sehingga pasien hipertensi tidak melakukan senam hipertensi seperti sebelum masa pandemi COVID-19 dan pekerjaan hanya dilakukan didalam dirumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas fisik pada pasien hipertensi sebelum dengan saat adanya pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini yakni kuantitatif menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel yang diteliti sebanyak 74 responden. Pengumpulan data dari google form dan secara langsung dengan menggunakan instrumen International Physical Activity Quesioner Short Form (IPAQ-SF). Analisis data menggunakan McNemar. Hasil uji McNemar dengan nilai ρ value 0,001 (<0,05). Ada perbedaan aktivitas fisik pada pasien hipertensi sebelum dengan saat adanya pandemi COVID-19 di Puskesmas Tegalrejo Kota Yogyakarta
Perbedaan Tingkat Tekanan Darah Lansia Hipertensi Antara Terapi Murrotal Al-Qur’an dan Relaksasi Otot Progresif di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kabupaten Kubu Raya Fakrul Ardiansyah; Halina Rahayu; Sudarto Sudarto; Sity Novy Rizkikasari; Vitria Wuri Handayani; Aspia Lamana
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.884

Abstract

Populasi lansia mengalami peningkatan di era global dan terjadi peningkatan hipertensi. Terapi efektif pada hipertensi dapat menurunkan insiden penyakit kardiovaskuler salah satunya terapi non farmakologi. Beberapa pendekatan terapi nonfarmakologi adalah murrotal Al-Qur’an dan Relaksasi Otot Progresif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi perbedaan Murrotal Al-Qur’an dan Relaksasi Otot Progresif terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen (Kelompok 1 intervensi murrotal Al-Qur’an dan kelompok 2 relaksasi otot progresif), sampel 32 responden dibagi menjadi 16 responden setiap kelompok. Teknik sampling penelitian ini adalah purposive sampling. Setiap kelompok diberikan intervensi selama 3 hari dengan durasi 15 menit setiap sesi. Analisis data menggunakan paired t-tes dan independent t test dengan signifikansi ≤0,05. Hasil penelitian ini didapatkan adanya perbedaan signifikan tekanan darah sistolik (p=0,006<0,05) antargrup, tidak ada perbedaan signifikan tekanan diastolik (p=0,196<0,05) antargrup. Masing-masing intervensi dapat memperbaiki tekanan darah, maka dapat dijadikan intervensi keperawatan dalam memperbaiki tekanan darah pada lansia.
Pengaruh Senam Yoga Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Rifa Yanti; Destria Efliani
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.919

Abstract

Senam yoga salah satu olah tubuh dan peregangan yang dikombinasikan dengan nafas dalam dan meditasi. Bermanfaat bagi penderita hipertensi karena dapat menghasilkan rasa rileks dan memperlancar peredaran darah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh senam yoga terhadap peningkatan kualitas hidup lansia penderita hipertensi di PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan disain kuasi eskperimental dengan one group pre dan post design pada kelompok intervensi lansia di PSTW Khsunul Khotimah Pekanbaru dengan 15 responden. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh senam yoga terhadap peningkatan kualitas hidup lansia penderita hipertensi di PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru (p=0,000). Diharapkan bagi pihak PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru agar tetap mempertahankan senam yoga menjadi kegiatan rutinitas.
Buku Santri Sehat Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Terkait Personal Hygiene Santri dalam Pencegahan Skabies di Pesantren Yeti Resnayati; Mia Fatma Ekasari; Raden Siti Maryam
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.920

Abstract

Skabies merupakan penyakit menular yang sangat berhubungan dengan perilaku personal hygiene buruk dan keterbatasan air bersih. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas paket buku Santri Sehat terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku personal hygiene santri di pesantren dalam mencegah dan menghilangkan skabies. Metode penelitian menggunakan kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group. Sampel penelitian berjumlah 102 responden terdiri dari 51 responden kelompok intervensi dan 51 responden kelompok kontrol dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian memperlihatkan buku Santri Sehat dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku personal hygiene santri serta mencegah terjadinya kekambuhan penyakit skabies. Ada perbedaan bermakna (p=0,000) pada pengetahuan dan sikap personal hygiene santri dan ada perbedaan bermakna (p=0,056) pada perilaku pemeliharaan personal hygiene santri setelah intervensi. Diharapkan media pendidikan kesehatan ini dapat menjadi sarana untuk mengatasi dan mencegah kejadian skabies disamping penguatan dari pimpinan pesantren.
Formulasi Makanan Cair Alternatif Berbasis Tepung Pegagan Dan Buah Naga Merah Untuk Diet Pasien Dengan Diabetes mellitus Abdul Aziz; Wilis Laksari Putri Adjie; Eros Siti Suryati; Fredy Estofany
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.921

Abstract

Diabetes mellitus merupakan peningkatan kadar glukosa dalam darah yang melebihi ambang batas normal. Kadar glukosa dalam darah dapat dikendalikan dengan penatalaksanaan terapi gizi dengan cara memperlambat pengosongan lambung dan aktivitas enzim pencernaan menggunakan matrik jaringan pada serat pangan. Tepung pegagan (Centella asiatica L.) dan buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan pangan fungsional yang memiliki antioksidan dan serat pangan yang berguna untuk penderita diabetes mellitus tipe 2. Usia penderita diabetes di Indonesia terbanyak pada usia 55-74 tahun dengan presentase sebesar 39.2%. Proses penuaan berdampak pada kesulitan dalam proses makan. Modifikasi pemberian makanan berupa makanan cair dapat digunakan sebagai alternatif pilihan makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan makanan cair berbasis tepung pegagan dan buah naga merah sebagai alternatif makanan cair rendah energi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 3 taraf perlakuan F₁ (9:74:17), F₂ (11:70:19), dan F3 (15:63:22). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2019 hingga Januari 2020 dengan pengujian hedonik. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik mutu organoleptik formula makanan cair terbaik yang disukai panelis adalah Formula 2 (F2) yang memiliki tingkat kesukaan tinggi pada indikator warna, rasa dan kekentalan. Kandungan gizi pada Formula 2 (F2) yaitu 57,1 gram protein, 41,06 gram lemak, dan 225 gram karbohidrat. Kepadatan energi yang dihasilkan sebesar 4,64 kkal/gram. Total energi sebesar 1497,58 kkal telah memenuhi standar kebutuhan kalori Diet DM 1500 kkal. Formula makanan cair ini dapat menjadi alternative pemberian makanan cair non komersial bagi pasien dengan diabetes mellitus sehingga berkontribusi terhadap penyembuhan pasien, mengurangi hari rawat serta menekan biaya penyelenggaraan makanan cair komersial pasien
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kemampuan Klien Stroke Dalam Pencegahan Stroke Berulang Nelly Yardes; Eska Riyanti; Suratun Haryono; Ace Sudrajat
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.922

Abstract

Di Indonesia, strok adalah penyakit mematikan peringkat ketiga, kesadaran akan adanya faktor risiko masih rendah, terutama dikenalinya gejala, kurangnya optimalisasinya pelayanan dan rendahnya kepatuhan terhadap program terapi untuk pencegahan strok ulang yang rendah merupakan permasalahan yang muncul pada pelayanan strok di Indonesia. Angka kejadian strok ulang sebesar 29,52% secara umum, akan meningkat pada penderita usia 60-69 tahun (36,5%), dan pada kurun waktu 1-5 tahun (78,37%) dengan faktor resiko utama adalah hipertensi (92,7 %) dan dislipidemia (34,2%), (Siswanto,2010). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap kemampuan pencegahan risiko strok. Dengan desain penelitian ; kuasi-eksperimen pada group intervensi dan kontrol. Sampel yang digunakan sebanyak 28 orang penderita strok. Metode analisis yang dilakukan adalah uji Paired t test. Hasil analisis data diperoleh terdapat perbedaan bermakna skor pengetahuan dan perilaku dalam pencegahan risiko strok berulang pada kelompok intervensi dan kelompok setelah post intervensi penkes (nilai p= 0,000; p= 0.018), dan selisih rata-rata skor pengetahuan (nilai selisih = 1.178) dan selisih rata-rata skor perilaku dalam pencegahan risiko strok berulang (nilai selisih = 0.892). Kesimpulan : terdapat peningkatan pengetahuan dan perilaku klien strok dalam pencegahan strok berulang setelah dilakukan penkes selama 3 bulan.
Komunikasi Terapeutik Perawat dan Hubungannya dengan Tingkat Kepuasan Pasien Post Operasi di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru Dilgu Meri; Suci Amin; Thesa Ady Saputra
Jurnal Keperawatan Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jakarta III

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32668/jkep.v7i1.923

Abstract

Komunikasi terapeutik yang dilakukan perawat dengan tidak baik akan memberikan ketidaknyamanan tersendiri kepada pasien sehingga menghasilkan perasaan tidak puas atas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien post operasi di ruangan tulip Rumah Sakit Sansani Pekanbaru Tahun 2021. Penelitian ini dilakukan terhadap 45 responden yang diambil dengan teknik Insidental sampling. Desain penelitian adalah cross sectional .Hasil penelitian ini hubungan komunikasi terapeutik perawat dari 16 (35,6%) responden dengan tingkat kepuasan cukup puas sebanyak 15 (93,8%) responden cukup baik dalam menerapkan komunikasi terapeutik. Hasil uji statistik diperoleh P Value = 0,000 dimana α=0,05 ini berarti p < α sehingga (Ho) ditolak yang berarti ada hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien post operasi di ruang Tulip Rumah Sakit Sansani Pekanbaru. Diharapkan rumah sakit dapat meningkatkan penerapan komunikasi terapeutik serta adanya monitoring evaluasi secara berkala pelaksanaan komunikasi terapuetik bagi pasien

Page 1 of 2 | Total Record : 12