cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 450 Documents
Laju Asimilasi Bersih dan Laju Tumbuh Relatif Varietas Padi Toleran Kekeringan Pada Sistem Sawah Maisura, Maisura; Chozin, Muhamad Ahmad; Lubis, Iskandar; Junaedi, Ahmad; Ehara, Hiroshi
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.376

Abstract

Cekaman kekeringan menyebabkan terjadinya perubahan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman diantaranya terjadinya penurunan laju asimilasi. Percobaan dilaksanakan di Rumah Plastik Lapangan Riset Padi Babakan, University Farm IPB, Bogor (± 240 m dpl) pada bulan September 2011 sampai February 2012. Rancangan penelitian menggunakan rancangan split plot 3 ulangan, dengan dua faktor perlakuan yaitu faktor utama (Cekaman kekeringan) sebagai petak utama yang terdiri dari penghentian pemberian air umur 3Minggu Setelah Transplanting (3MST) sampai panen; Penghentian pemberian air umur  6 MST sampai panen; penghentian pemberian air umur 9 MST sampai panen dan  kontrol.  Sedangkan faktor kedua adalah varietas yang ditempatkan sebagai anak petak yaitu IR 64, Ciherang, IPB 3S, Way Apo Buru, Jatiluhur, Menthik Wangi, Silugonggo dan Rokan. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan cekaman kekeringan pada saat awal fase vegetatif sampai panen dan pada fase pra antesis sampai panen menyebabkan terjadinya penurunan laju asimilasi bersih berkisar 42.96%-78.95% dan laju tumbuh relatif berkisar 22.95%-69.62%. Varietas Jatiluhur dan Ciherang memiliki laju asimilasi bersih yang lebih tinggi pada perlakuan cekaman kekeringan yang diberikan pada awal fase vegetatif sampai panen
HUBUNGAN KARAKTERISTIK FISIK DAN KIMIA BEBERAPA JENIS BUAH MANGGA (Mangifera indica L) TERHADAP PENERIMAAN KONSUMEN Oksilia, Oksilia
Agrium Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v15i1.689

Abstract

This research aimed  to analyze the relation between physic and chemical  characteristics at three kinds of mango (Mangifera indica L) to consumer preference by using sensoric test. This research method using field randomized design with one factor and sensoric analysis which  color attribute and flavour attribute. The results showed that there was the relation between physic and chemical characteristics of three kinds of mango (Mangifera indica L) to hedonic score of panelis, flavour dan color.
Pertumbuhan Dan Produksi Kedelai Varietas Anjasmoro Pada Tanah Salin Usnawiyah, Usnawiyah; Delvian, Delvian
Agrium Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v9i1.1269

Abstract

 Increased soybean production  is  competing with the extension of the  use of agricultural land for  non- agricultural needs. Therefore the future expansion of agricultural land can only use marginal lands such as peatlands, wetlands and tidal lands. This paper discusses the growth and production of soybean varieties Anjasmoro in saline environments. Varieties Anjasmoro have total leaf area and the percentage ratio of the canopy  which  is  not  significantly  different  from  the  other  varieties  tested  except  Kipas  Merah.  In  the production of components, seed weight Anjasmoro 100 seeds varieties including higher and statistically the same as the varieties Kipas Putih dan Kipas Merah
Sterilisasi Eksplan Pisang Barangan (Musa paradiciaca L.) melalui Teknik In Vitro dengan Perlakuan Lama Perendaman dan konsentrasi Klorok Lukman, Lukman; Maryami, Maryami
Agrium Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v11i2.641

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui lama perendaman dan konsentrasi klorok terhadap sterilisasi eksplan pisang barangan melalui teknik in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Rancangan yang digunakan adalah  Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial.  Faktor yang diteliti yaitu  konserntasi klorok dan lama perendaman eksplan  dalam klorok yaitu:  P1 = 5 menit perendaman dalam klorok, P2 = 10 menit perendaman dalam klorok, P3 = 15 menit perendaman dalam klorok, dan P4 = 20 menit perendaman dalam klorok. Faktor kedua yaitu Konsentrasi klorok (K) yang terdiri dari K1 = 10 % klorok, K2 =  20 % klorok dan  K3 =   30 % klorok. Terdapat 12 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan, dan setiap unit percobaan ditanam 3 eksplan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman berkorelasi positif dengan konsentrasi klorok, semakin pekat larutan klorok yang digunakan dalam batas tertentu maka semakin singkat waktu untuk melakukan sterilisasi. Perendaman klorok pada konsentrasi 10 % waktu yang diperlukan adalah 20 menit, konsentrasi klorok 20 % waktu yang diperlukan 10 menit dan konsentrasi klorok 30 % waktu yang diperlukan perendaman 5 menit.
Respon Bawang Merah (Allium ascalonicum L) Terhadap Pemotongan Umbi dan Aplikasi Pupuk Organik Nazirah, Laila; Libra, Dwi Indahwan
Agrium Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.1940

Abstract

Shallots is a horticultural commodity that has high economic value. One way to improve the growth and yield shallots is by cutting the tubers and providing it with chicken manure. This research was conducted in Paloh Lada Village which is located in Dewantara Sub-district, North Aceh Regency and Agroecotechnology Laboratory at the Faculty of Agriculture, Malikussaleh University starting from September-November 2018 with the aim to determine the effect the size the tuber cuts and the adduction chicken manure doses to Bima Brebes shallots growth and yield. This research uses a Randomized Block Design with Factorial pattern. The first factor is the size of the tuber cuts which consists of three levels, namely level 0 (without cutting), cutting 1/4 part of the tuber and the last one is cutting 1/3 part of the tuber. The second factor is the dose of the chicken manure which also consists of 3 levels, namely dose 0 (without chicken manure), 75 grams of chicken manure/polybag and 100 grams of chicken manure/polybag. This research consists of 9 treatment combinations 3 replications and 27 experimental units. The results of this research shows that the tuber cutting significantly affected the number of leaves at 14 days after planting, then it has a very significant effect on the number of leaves at 42 days after planting and it has an effect on the tuber dry weight. Meanwhile, the tuber cutting has no significat effect on the plant height, number of tillers, tuber gross weight and tuber weight loss. The adduction of chicken manure significantly affected the plant height at 28 days after planting and the tuber dry weight, although it doesn’t have any significant effect on the plant height at 14 and 42 days after planting, number of leaves, number of tillers, tuber gross weight and tuber weight loss.
The Effect Of Environmental Condition On The Spawning Period Of Blood Cockle Anadara granosa (Bivalvia: Arcidae) In Lhokseumawe, The Northern Straits Of Malacca khalil, munawar
Agrium Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v10i2.499

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perubahan dalam perkembangan gonad kerang Anadara granosa di Lhokseumawe, bagian utara Selat Malaka dalam hubungannya dengan fluktuasi kualitas air harian. Untuk menentukan periode pemijahan populasi kerang, dilakukan analisis indeks kondisi (condition index/CI). Sampel kerang dikumpulkan dari Juli 2009 sampai Mei 2010 dan parameter kualitas air turut diukur secara berkala. Indeks kondisi tertinggi dari populasi kerang diamati pada Oktober 2009 (13.97±3.49), sedangkan indek kondisi terendah ditemukan pada Januari 2010 (6.76±1.13). Periode pemijahan untuk A. granosa diketahui terjadi terus-menerus sepanjang tahun, dengan puncak pemijahan terjadi pada bulan Oktober 2009 sehingga Januari 2010. Suhu air dan salinitas harian di lokasi penelitian berkisar antara 24-34 oC dan 27-33 ppt. Periode pemijahan populasi A. granosa diketahui bertepatan dengan terjadinya fluktuasi secara drastis pada suhu air dan salinitas harian. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa suhu dan salinitas adalah modulator utama peristiwa reproduksi. Ketika suhu dan salinitas berfluktuasi, aktifitas pemijahan secara sporadis terdeteksi pada spesies ini. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa periode pemijahan yang diikuti oleh proses rekrutmen dalam populasi kerang A. granosa Lhokseumawe sangat tergantung pada kondisi lingkungan kawasan tersebut..
Peningkatan Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Kedelai (Glycine max (L) Merrill) Dengan Pemberian Pupuk Ultra Gen Pada Tanah Podsolik Di Kalimantan Tengah Anwar, Moch.; Widyawati, Wahyu; Yasir, Muhammad
Agrium Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v15i2.1067

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengkaji respon tiga varietas kedelai terhadap pemberian pupuk hayati ultra gen pada tanah podsolik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai pada tanah podsolik. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor dengan 12 taraf percobaan yang diulang sebanyak 3(tiga) kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan dengan pemberian dosis pupuk hayati cair (ultra gen) tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan sedangkan perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, umur berbunga, umur panen, berat polong dan berat 100 biji tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah polong. Tetapi dengan analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara pemberian pupuk ultra gen dan varietas terhadap variable-variabel tersebut. Dimana pada variabel tinggi tanaman memiliki koefisisen determinan (R2) 97%, umur berbunga memiliki R2 33%, umur panen memiliki R2 32.6%, jumlah polong memiliki R2 40.6%, berat polong memiliki R2 60%, dan berat 100 biji memiliki koefisien determinan R2 36%.
Pengolahan Limbah Pertanian Sebagai Bahan Bakar Alternatif Khaidir, Khaidir
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1900

Abstract

Berbagai limbah hasil pengolahan bahan-bahan pertanian memiliki potensi yang besar untuk diolah menjadi bahan bakar alternatif pengganti batubara dan bahan bakar minyak (BBM). Bahan bakar alternatif tersebut meliputi bioetanol, biodiesel, biogas, dan biobriket. Bahan bakar altenatif merupakan sumber energi terbarukan. Penggunaan bahan bakar alternatif ini akan menjadi penting di saat batubara dan bahan bakar minyak telah mengalami penurunan produksi. Bahan bakar alternatif berpotensi besar untuk menggantikan bahan bakar fosil di masa yang akan datang.Kata Kunci :  limbah pertanian, bahan bakar alternatif, bahan bakar fosil, energi terbarukan
Evaluasi Kemampuan Lahan dan Teknik Konservasi Di DAS Krueng Seulimum Kabupaten Aceh Besar Akbar, Halim
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.385

Abstract

Kebutuhan akan lahan yang semakin meningkat dan langkanya lahan pertanian yang subur dan potensial, serta adanya persaingan dalam penggunaan lahan, maka sangat diperlukan penilaian lahan dalam upaya mengoptimalkan penggunaan lahan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kemampuan lahan pada beberapa penggunaan lahan di DAS Krueng Seulimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DAS Krueng Seulimum terdiri atas 24 satuan peta lahan (SPL). Penilaian kemampuan lahan terdiri dari kelas III-e2 pada SPL 6, 7, 8, 9,10, 23 dan 24, kelas III-KE4,e2  pada SPL 1 dan 5, kelas III-l2,b1 pada  SPL 13 dan kelas VI-l4 pada SPL 22.  Usaha perbaikan (teknik konservasi) yang perlu dilakukan adalah pembuatan teras gulud atau teras gulud bersaluran, pemberian mulsa jerami sebanyak 4 - 5 ton ha-1 dan penanaman dalam strip
Efek Ketebalan Casing dan Ketebalan Media Terhadap Hasil Jamur Merang (Volvariella volvaceae) Rosnina, A G; Dewi, Elvira Sari; Wahyudi, Nanda
Agrium Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i1.872

Abstract

The mushroom in the Acehnese language is called the bowl/addy straw mushroom (Volvariella volvaceae) including the most well known fungi among several species of mushrooms cultivated in Indonesia. The purpose of this research is to study the effect of the thickness of the casing and the composition of the media on the yield of mushroom (Volvariella volvaceae) using a Factorial Randomized Design with three replications. The first factor is the composition of the media and the second factor is the thickness of the casing. Data analysis was done by using SAS V9.12 software and advanced test with Duncan test at 5% level. This experiment showed that there is a significant effect on the interaction between the treatment of the media composition and the thickness treatment of the casing (K1C1 and K0C1) on the head body weight per harvest period, and there is no interaction with other variables. While the composition of the media singularly significant effect on the length of the fruit body and the number of fruit body in the treatment of the composition of oil palm empty bunches + lime + bran + cornflour (K1). In other variables, although statistically not yet showing the difference, but on average it appears that the medium of oil palm empty bunches + lime + bran + cornflour (K1) has the frequency of harvest, fruit body diameter, fruit body length and total body weight and fruit weight is higher than the treatment others. While the average appearance of mushroom pin head of the highest value is in treatment (K0). Average treatment without casing (C0) in addition to affect the body length of the fruit (fruting body) also gives the highest value on the appearance of pin head (going to fruit body), harvest frequency, body diameter. While the appearance of the pin head, the number of fruit body and body weight of mushroom fruit perang has the highest value on the 5 cm thickness casing treatment (C1)

Page 5 of 45 | Total Record : 450