cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 450 Documents
Respons Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Kompos Ampas Tebu Indraswari, Elly; Alia, Yulia; Soverda, Nerty
Agrium Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v15i2.1074

Abstract

Tanaman kacang hijau merupakan jenis tanaman yang termasuk dalam suku polong-polongan (Fabaceae) yang menghasilkan biji yang mengandung banyak karbohidrat dan protein. Di Provinsi Jambi sebagian besar budidaya tanaman kacang hijau dilakukan pada lahan ultisol. Tanah ultisol merupakan jenis tanah miskin kandungan hara makro terutama P, K, Ca, Mg dengan kandungan bahan organik yang rendah. Alternatif yang dapat dilakukan adalah selain menambahkan pupuk anorganik juga dapat dilakukan penambahan bahan organik seperti pupuk kompos ampas tebu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor yaitu dosis pupuk kompos ampas tebu yang terdiri atas 4 taraf perlakuan yaitu tanpa pupuk kompos ampas tebu (p0), 10 ton ha-1 pupuk kompos ampas tebu (p1), 20 ton ha-1 pupuk kompos ampas tebu (p2) dan 30 ton ha-1 pupuk kompos ampas tebu (p3). Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali dengan demikian terdapat 24 petakan percobaan. Setiap petakan percobaan terdiri dari 4 tanaman sampel. Untuk melihat pengaruh perlakuan terhadap variabel yang diamati lakukan Uji Anova dan Uji Lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos ampas tebu dengan dosis 10 ton ha-1   adalah merupakan dosis terbaik untuk parameter bobot 100, hasil (ton ha-1) dan nilai indeks panen.
Dampak Keberadaan Lembaga Hukum Adat Laot Dalam Kehidupan Nelayan Aceh Terhadap Tingkat Pendapatan Nelayan (Studi kasus: Pada masyarakat nelayan di Kabupaten Barat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam) Wardah, Eva
Agrium Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v11i2.616

Abstract

Masalah yang dikaji dalam studi ini diarahkan pada Dampak keberadaan Lembaga Hukum Adat Laot sebagai salah satu model pengelolaan perikanan berbasis masyarakat yang masih tetap eksis dalam lingkungan nelayan Aceh untuk dapat memberikan manfaat terhadap peningkatan pendapatan nelayan. Berdasarkan hasil analisa data yang digunakan dalam penelitian ini secara umum peran LHAL belum efektif dalam kehidupan masyarakat nelayan, sehingga pemerintah dirasa perlu memberikan perhatian serius kepada nelayan dalam hal penyediaan sarana dan prasarana penangkapan yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan yang berdampak terhadap peningkatan pendapatan. Usaha yang dilakukan diantaranya penguatan kelembagaan Panglima Laot dengan cara mengefektifkan kelembagaan dan berupaya meningkatkan pemahaman nelayan tentang Lembaga Hukum Adat Laot.
Pengaruh Aplikasi Stimulan Terhadap Hasil Produksi Tanaman Karet (Hevea brasiliensis Muell.Arg) Di PT. Socfin Kebun Tanah Besih Yosephine, Ingrid Ovie; Guntoro, Guntoro
Agrium Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.1936

Abstract

Stimulants are a substance used to stimulate the rubber plant to remove more latex than usual. Giving stimulant is usually done on plants aged over 6 years and on slow stater clones such as PB217 stimulant application done in the morning and a sunny day (not rain). Applied to the tapping grooves with lace application technique that is by lubricating the stimulant solution on the tapping groove without pulling scrapnya, in this study water-soluble stimulant or 1 liter of stimulant mixed by 3 liters of water to form a concentration of 2.5% stimulant used Ethrel PA 10. The research was conducted in Afdelling I Kebun Tanah Besih PT. Socfin. The time of this study was conducted in July until August 2017. The results showed that in giving stimulant can increase the production of latex, and lump, it's just DRC decreased dikolakan stimulant solution used has stimulated rubber tree to absorb water more than usual so that greater amount of water than its latex content. Keywords: Lubrication Time, Dose, and Tapping System 
Evaluasi Beberapa Nomor Aksesi Kentang (Solanum tuberosum L.) Terhadap Ketahanan Penyakit Hawar Daun (Phytopthora infestans (Mont.) de Bery) Yusuf, Muhamad
Agrium Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v10i2.496

Abstract

The purpose of this study is to evaluate 27 potato accession numbers from crosses that have disease resistance of  P. infestans ( late blight ), knowing the potential production of 27 clones of potato accession numbers from crosses. Results showed the intensity of the disease are observed including six resistant clones 22.22% (PT4, AP3, PT3, AP4, AP7, and PT2) with the intensity of attacks between 9.70-18.33%, 14.81% four moderately resistant clone (PT1, PT5, AP8 and AP2) with the intensity of 20.48-37.50%, 12%  moderately susceptible clones 44.44 (RP5, RP18, RP7, RP16, RP 6, RP 8, RP3, RP2, RP14, RP17, Rp13, and RP10) with the intensity of attacks 45.00-59, 12%, and 18-52% five clones were classified as susceptible (RP4, RP15, RP 9, AP1 and AP6) with the intensity of attacks between 68.18-100%. Intensity of the relationship is linear with the number of bulbs, with the model equation Y = 17 594 - 0.174x. (R2 = 0.264), the intensity of the relationship with tuber weight is linear, with the model equation Y = 404 817-4.606x. (R2 = 0.297) and the intensity of the bulb volume is linear, with a regression model Y = 346 010- 4.081x. (R2 = 0.292).
Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Selada (Lactuca sativa L.) Yusuf N, Muhammad; Yusuf, Muhamad
Agrium Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i2.878

Abstract

This study aims to find out organic fertilizers and crops and lettuce products. The study was conducted in Blang Dalam Village Geunteng Nisam District, North Aceh District, from September to November 2017 with a height of  6 meters above sea level. This research will use Randomized Block Design (RAK) Factorial pattern. There are two factors studied, namely:  Liquid organic fertilizer (C) consists of 4 levels, namely: C0 = control (without fertilizer), C1 = application of liquid organic fertilizer 4 cc / liter of water,   C2 = application of liquid organic fertilizer 8 cc / liter of water, C3 = application of liquid organic fertilizer 12 cc / liter of water. Lettuce varieties (V) consists of 3 levels, namely:  V1 = Grand Rapids Varieties,  V2 = Lettuce Varieties,  V3 = Red Coral Varieties. Thus there were 12 treatment combinations with 3 replications, so there were 36 experimental units.  Based on the results of the study showed that: application of liquid organic fertilizer gives a very different effect on growth and yield of lettuce plants and there is a very real interaction
Valuasi Ekonomi Untuk Pengembangan Sumber Daya Air DAS Mahat Hulu Hidayat, Firman
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1897

Abstract

Proses perubahan penggunaan lahan ini selain menghasilkan manfaat yang dapat dinikmati oleh masyarakat juga menimbulkan permasalahan.  Perubahan penggunaan lahan yang terjadi  berdampak pada penurunan kualitas lingkungan. Manfaat yang dapat diperoleh dari barang dan jasa lingkungan sangat terbatas. Ini menjadi salah satu sebab fungsi lingkungan tidak dihitung dan diabaikan dalam pengambilan kebijakan. Sementara itu, peningkatan kebutuhan manusia akan mendorong kerusakan sumberdaya alam dalam DAS dan menjadi indikasi kegagalan pengelolaan DAS. Rendahnya harga sumberdaya alam membuat alokasi sumber daya yang tidak efisien. Pengelolaan DAS dipandang sebagai cost center yang tidak memberi manfaat ekonomi secara nyata bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Mekanisme pasar gagal dalam menilai sumberdaya alam secara keseluruhan. Namun  saat ini perubahan telah terjadi valuasi ekonomi manfaat lingkungan dan sumber daya alam sangat diperlukan bagi pengambilan kebijakan dan analisis ekonomi suatu aktivitas proyek. Inilah yang mendorong penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji  nilai ekonomi total jasa lingkungan sumber daya air dan  mengkaji kemampuan membayar bagi pengguna untuk pengembangan sumber daya air  DAS Mahat Hulu, dengan metoda perhitungan biaya pengganti dan kontingensi. Pengguna atau pemanfaat dalam penelitian ini dibatasi hanya kepada para petani sawah di hulu, petani keramba jala apung, wisatawan waduk, pengguna listrik <450 Watt dan pengguna listrik >450 Watt. Responden dipilih berdasarkan multistrata random sampling. Jumlah responden menyesuaikan sumlah populasi yang ada. Hasil penelitian membuktikan bahwa nilai ekonomi total sumber daya air DAS Mahat Hulu sangat besar yaitu Rp. 53.72 M/th atau  Rp. 1.882.636. per ha yang terdiri nilai ekonomi Rp.51.38 dan kemauan untuk membayar ( KUM) Rp. 2.34 M /th. Nilai KUM pertahun ini jauh lebih besar dari Dana Reboisasi (DR) Kabupaten Lima Puluh Kota 5 (tahun anggaran) yang hanya sebesar Rp. 1.5 M. Porsentase membayar juga tinggi yaitu 89.5 %, meskipun nilai nya masih rendah dibandingkan dengan kewajiban pajak PPN sebesar 10 % sementara KUM hanya 4.5 %. Nilai ekonomi total dapat dijadikan sebagai nilai kompensasi minimum apabila lahan di daerah aliran sungai akan dikonversi. Selain itu, nilai ini dapat menjadi dasar penilaian kinerja pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih bertanggungjawab. Peningkatan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai yang baik dan sehat, sedangkan penurunan nilai ekonomi total daerah aliran sungai menunjukkan kinerja daerah aliran sungai turun dan tidak sehatKata Kunci ; Nilai ekonomi total, Valuasi ekonomi, pasar pengganti,  dana reboisasi, kontingensi
Strategi Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Dalam Pengembangan Program Pemberdayaan Perempuan Di Kota Padang Martina, Martina
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan di Kota Padang dengan menggunakan metode Studi Kasus. Berdasarkan hasil penelitian, alternatif strategi LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang melakukan identifikasi terhadap aspek internal dan eksternal. Dari Matriks QSPM maka strategi yang tepat dan paling penting untuk dikembangkan LP2M dalam pengembangan program pemberdayaan perempuan di Kota Padang adalah pada alternatif strategi ketiga yaitu Memperkuat tenaga pendamping dan CO Lokal melalui adanya diskusi kritis, pelatihan, seminar, lokakarya, dan studi banding. Hal ini sesuai dengan strategi yang yang terpilih berdasarkan Matriks Analisis Faktor Internal dan Eksternal (IFA/EFA).
Studi Karakter Morfologi dan Fisiologi Varietas Padi Toleran Terhadap Cekaman Kekeringan Pada Sistem Sawah Maisura, Maisura; Chozin, M A; Lubis, Iskandar; Junaidi, Ahmad; Ehara, Hiroshi
Agrium Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i1.869

Abstract

Water stress is one of factors which causes low yield of lowland. This study aimed to identify and characterize morphology and physiology of drought tolerant rice varieties. Experiments which have conducted: (i) Investigation of rice varieties tolerance to drought stress at early vegetative stage in the laboratory (ii) morphology and physiology characters of rice varieties to drought stress in the paddy field and (iii) determining the character of root of  rice tolerant to drought stress. The experimental design used was split plot design with 3 (three) replications, with drought stress as the main plot and the variety as sub-plot. The result of screening test at the laboratory using PEG (Polyethylene Glycol) which could characterize which rice varieties could be considered as drought tolerant varieties. Results showed that periods of drought increasing the proline content at Ciherang (25.38 μmol) and IPB 3S varieties (22.08 μmol) at 13 WAT (Week After Transplanting). The variety that has the highest total sugar content in the flowering stage is Rokan (289.38 mg.g-1DW) followed by Menthik Wangi (230.53 mg.g1DW), while the lowest sugar content in harvest found in Jatiluhur (17.14 mg.g-1DW) followed by Way Apo Buru (46.99 mg.g-1DW). Jatiluhur, Way Apo Buru and IPB 3S varieties have drought tolerant based on the root characteristic. Ciherang, IPB 3S, Way Apo Buru and Jatiluhur varieties were drought tolerant and potential to be used in paddy field.
Peningkatan Hasil Ubi Jalar (Ipomea batatas L.) Pada Tanah Inceptisol Dengan Pemberian Fungi Mikoriza Arbuskular Usnawiyah, Usnawiyah; Wirda, Zurahmi
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1336

Abstract

Ketersediaan lahan pertanian yang subur semakin berkurang,sementara lahan-lahan marjinal seperti lahan inseptisol belum dimanfaatkansecara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan Inseptisoluntuk penanaman ubi jalar dengan bantuan mikoriza arbuskular. Penelitianini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Fakultas pertanianUniversitas Malikussaleh Aceh Utara pada bulan April - Juli 2018.Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan AcakKelompok (RAK) non faktorial. yaitu pemberian Fungi MikorizaArbuskular (M) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : MO (tanpa mikoriza), M1(mikoriza 5 g/tanaman), M2 (mikoriza 10 g/tanaman) danM3 (mikoriza 15 g/tanaman).Peubah yang diamati adalah panjang tanaman, jumlah daun,diameter umbi per tanaman dan bobot segar umbi per tanaman. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada pemberianmikoriza 15 gram/tanaman.Kata Kunci : Ubi Jalar, Mikoriza, Inceptisol, Hasi
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Kelompok Masyarakat dalam Kegiatan Illegal logging di Kabupaten Aceh Utara Rafli, M.
Agrium Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v11i2.643

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh faktor sosial ekonomi terhadap keikutsertaannya pada kegiatan illegal logging di Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survai (survey methods). Populasi yang diteliti adalah seluruh responden yang sesuai kriteria yang telah ditetapkan dan  berdomisili di lokasi penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified random sampling dua tahap (two stage stratified random sampling).Tahap pertama penetapan kecamatan dan tahap kedua adalah penetapan responden. Penelitian berlangsung di kecamatan Sawang, Nisam Antara, Simpang Keuramat, Paya Bakong, Cot Girek dan Langkahan. Selanjutnya data dianalisis dengan pengujian hipotesis dilakukan secara parsial dan serempak dengan menggunakan uji t dan uji F. Selanjutnya pengujian hipotesis dengan uji beda rata-rata (student t). Untuk menguji pengaruh variable bebas secara serempak/simultan terhadap variabel terikat (Y) digunakan uji F. Untuk menguji pengaruh variable bebas secara individu parsial digunakan uji t. Ternyata  secara keseluruhan terdapat perubahan yang sangat nyata pendapatan kelompok responden pengambil manfaat dari hasil hutan sebelum dan setelah diberlakukannya moratorium logging. 

Page 8 of 45 | Total Record : 450