cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 258 Documents
PENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DENGAN METODE HUMAN RESOURCES SCORECARD (HRSC) DI PT. SHELTER NUSANTARA SURABAYA Rr Rochmoeljati
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 7 No 2 (2009)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v7i2.367

Abstract

Human Resources Scorecard adalah suatu sistem pengukuran sumber daya manusiayang mengkaitkan orang – strategi – kinerja untuk menghasilkan perusahaan yangunggul. Human Resource Scorecard menerjemahkan visi, misi dan strategi perusahaanke dalam seperangkat ukuran yang menyeluruh yang memberi kerangka kerja bagipengukuran dan sistem manajemen strategis.PT. Shelter Nusantara merupakan suatu perusahaan penyedia jasa keamanan selama inihanya memperhatikan bagaimana menjalankan proses operasional saja dan berjalansesuai dengan prosedur yang berlaku tanpa memperhatikan apakah kinerja karyawanterdapat peningkatan atau tidak. Meskipun kondisi kinerja menunjukkan hasil yang cukupbaik dan diharapkan masih dapat dioptimalkan. Namun selama ini perusahaan masihbelum ada suatu system pengukuran kinerja sumber daya manusia yang baku dankomprehensif atau menyeluruh. Tiap KPI dan perspektif yang ada dalam metode HumanResources Scorecard dibobotkan dengan menggunakan metode Analytical HierarchyProcess (AHP) melalui perangkat lunak Expert Choice Versi 9.Score pengukuran kinerja karyawan PT. Shelter Nusantara pada tahun 2007 sebesar3.342 yang digolongkan kinerja karyawan, sedangkan skor untuk tiap perspektif adalahsebagai berikut untuk Perspective Financial sebesar 3.252, untuk Perspective Customersebesar 2.686, untuk Perspective Internal Business Process sebesar 3.519, dan untukPerspective Learning and Growth sebesar 4.4.
PERANCANGAN KURSI OPERATOR COLD SHEAR DENGAN PENDEKATAN ERGONOMI ANTROPHOMETRI DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI PT. ISPAT PANCA PUTERA Arif Setiawan
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v18i1.569

Abstract

Working system within a company must be experiencing a complaint is found, through the study found about cold shear operator complaint against a chair design makes operator experience pain in certain body parts. In this problem, how to overcome it so that the performance can be maximized.The researcher used the ergonomic approach and the selection of alternative designs antrophometri seats through AHP (Analytical Hierarchy Process). With this approach can determine how the direction in designing the seat with the best design and choose the best seats alternative. The methods used for data processing using AHP (Analytical Hierarchy Process). Stages in the method of AHP begins the process of defining the problem, creation of hierarchy structure that begins with a common goal, followed by criteria and of alternatives, Make matrix pairwise comparisons, normalize the data, calculation the eigenvalues vector and tested for consistency, calculate the eigen vector of each pairwise comparison matrices, test the consistency of the hierarchy. If it does not comply with CR <0.100 then the assessment should be repeated.The results found that there are four design alternatives chairs and fourth alternative was selected as the best design alternatives through the analysis of decision-making with AHP method.By optimizing the operator's seat facility, will certainly enhance good performance and reduce fatigue and pain experienced operators during this cold shear.
MENENTUKAN SUPPLIER BATUBARA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING DI PT. PETROKIMIA GRESIK Mahendra Sukrisna
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v16i1.547

Abstract

Untuk pemenuhan kebutuhan produksi pupuk yang terus meningkat, dan terbatasnya bahan bakar gas yang digunakan untuk bahan baku ammonia dan energi cair yang tidak dipilih karena harga yang sangat mahal, maka PT. Petrokimia Gresik menggunakan batubara sebagai sumber energi. Pada periode awal penentuan supplier batubara perusahaan hanya berpatokan pada harga yang paling murah dan kalori yang tinggi, sehingga terjadi permasalahan pada proses produksi. Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain keterlambatan pengiriman batubara, ukuran batubara yang besar-besar dan ash content yang tinggi. Dengan pemilihan supplier yang tepat diharapkan tidak terjadi lagi permasalahan pada proses produksi.Metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making (FMCDM) digunakan karena sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Kriteria yang digunakan adalah harga, kalori, partikel size, kadar ash, lama pengiriman dan kapasitas. Untuk proses perhitungan meliputi langkah – langkah : simbolisasi kriteria, pengelompokkan rating data dengan fungsi segitiga,, perhitungan nilai yi qi dan zi, perhitungan nilai F, sorting data nilai F dari setiap supplier.Setelah proses perhitungan dengan metode FMCDM, maka didapatkan nilai F dari masing – masing perusahaan. 4 supplier dengan nilai F tertinggi direkomendasikan ke perusahaan, antara lain PT. Pelita Bintang Lima (0.50781), PT. Bumi Pertiwi (0.40625), PT. Jasa Bumi Sentosa (0.40625) dan PT. Pemuda Pembangunan (0.37500).
RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGUKURAN GREEN PRODUCTIVITY DAN ENVIRONMENTAL MANAGEMENT ACCOUNTING UNTUK PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH Suhartini Suhartini
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 13 No 1 (2012)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v13i1.400

Abstract

Batik Kampoeng Jetis is one of the centers batik who have the potential pollution of waste that is high enough so needed an improvement in production process and the management of liquid wastes and solid wastes from the production process. It says quite high because the volume of liquid waste produced by ± 568 m³ per day to produce pieces of batik ± 1400 per day. Batik Kampoeng Jetis also expect the economic benefits of increased productivity resulting from efficient use of resources in order to improve management of the environment. There are two interests, economic interests and the interests of environmental protection. Green Productivity and Environmental Management Accounting are used to accommodate these two interests. Green Productivity is a strategy to increase company productivity and environmental performance simultaneously in the overall social economic development (APO, 2003). Environmental Management Accounting (EMA) is for exploring the costs rather than regard it as an overhead cost. Environmental Management Accounting (EMA) to calculate how much the costenvironment and create an alternative that can provide benefits. The results of this study is to design measurement procedures standardized assessment of Batik Green Productivity for UKM that can ensure sustainability in both the financial and environmental aspects so that they can still survive without ignoring their negative contribution to the environment. Handling of liquid waste that is applied can provide improvements of productivity and environmental performance, although the increase is achieved only 1.3%. But this provides evidence that by implementing Green Productivity and Environmental Management Accounting will be able to increase the productivity and environmental performance.While the profit potential of products that can be achieved by using the Environmental Management Accounting is estimated at 4.4% or Rp.2.194.936.000, - per year.
PERANCANGAN SISTEM KERJA UNTUK MENINGKATAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI KERJA DI CV. INTI TEKNIK SURABAYA Suhartini Suhartini
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i1.676

Abstract

Inti Teknik merupakan perusahaan yang memproduksi panel listrik. Pada saat ini perusahaan tersebut telah memiliki banyak pelanggan baik itu yang di kawasan Surabaya maupun kawasan diluar Surabaya. Dari kondisi perakitan di perusahaan tersebut masih jauh dari kata efektif dan efisien. Karena tingkat menganggur yang cukup tinggi terjadi pada beberapa karyawan yang melakukan perakitan, dan juga berkenaan dengan jumlah stasiun kerja yang berubah-ubah. Metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah line balancing dengan pendekatan bobot posisi, pendekatan wilayah, dan pembebanan berurutan. Dengan membandingkan dari ketiga metode tersebut diharapkan tercipta suatu sistem kerja yang tepat dalam membuat suatu lintasan perakitan yang efektif dan efisien. Pada penerapan ketiga metode didapatkah hasil untuk pembagian jumlah stasiun dalan lintasan perakitan adalah 4 stasiun. Dari hasil yang di dapat metode bobot posisi memiliki hasil perhitungan yang lebih baik dibandingkan dengan metode pendekatan wilayah serta metode pembebanan berurut. Hasil untuk efisiensi dengan menggunakan metode bobot posisi bisa mencapai 100%. Untuk hasil dengan menggunakan metode pendekatan wilayah sama dengan metode pembebanan berurut yaitu 99,6%. Apabila perusahaan menghendaki untuk efektifitas yang tinggi, maka hasil dari metode bobot posisilah yang tepat untuk di terapkan perusahaan ini, hasil efisiensi untuk tiap stasiunnya dari metode bobot posisi adalah: stasiun ke-1 adalah 100%, stasiun ke-2 adalah 100%, stasiun ke-3 adalah 100%, dan untuk stasiun ke-4 juga 100%. Untuk waktu operasi tiap atasiunnya adalah 239 menit.
Penentuan Interval Penggantian Komponen Pada Motor Listrik Untuk Meminimalkan Resiko Downtime di PT. Wilmar Nabati Indonesia Guritno Catur Pamungkas
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 15 No 1 (2014)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.615 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v15i1.533

Abstract

The Failure of production machines in PT. Wilmar Nabati Indonesia can make serious problem, because it can stop process production and increase breakdown time while waiting machines repaired by technician. Company doesn’t want this problem, because it can effect on planning and controlling production and decrease the achievement of production target. So target of production can’t be full filled.Based on the analitic and intrepetation on this paper, we can take a conclusion from this research, the conclusion are the higest failure frequency in component of electrical motoric machine is in a bearings component. Optimalized interval time is 17 days and downtime value is 0,01946, based on calculation of age replacement model with minimation of downtime crirteria. In that interval, we can know that failure probability of component is 0,02888 and reliability of component is 0,7054 ≈ 0,7: based on the calculation also we can know that failure rate is 0,040016
APLIKASI METODE LEAN UNTUK MENDETEKSI DAN MEREDUKSI PEMBOROSAN PADA SISTEM PRODUKSI INSTALASI PENJERNIHAN AIR MINUM NGAGEL III (STUDI KASUS PDAM KOTA SURABAYA) I.G.A Sri Deviyanti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v11i1.391

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) adalah salah satu perusahaan daerah dengan kegiatan pokok melayani dan menyediakan air bersih kepada masyarakat melalui sistim perpipaan. Perusahaan Daerah Air Minum kota Surabaya merupakan perusahaan pemerintah yang mempunyai tanggung jawab terhadap pengelolaan air untuk dikonsumsi masyarakat Surabaya. Agar masyarakat dapat menikmati air bersih yang terjamin kualitas dan kuantitasnya Perusahaan Daerah Air Minum harus meningkatkan performansinya dan salah satu caranya adalah dengan melakukan effisiensi yaitu dengan mengurangi aktivitas non value added yang sebenarnya merupakan pemborosan. Metode Lean merupakan sebuah filosofi yang mencoba untuk mengeliminir segala bentuk pemborosan yang terjadi dalam aliran nilai. Penelitian diawali dengan memahami karakteristik system secara umum dan menggambarkan Big Picture Mapping. Selanjutnya mengaplikasikan waste workshop untuk mengidentifikasikan waste yang terjadi dengan menggunakan tool yang terpilih. Proses pemilihan tool ini dengan menggunakan metode Value Stream Analysis Tool untuk mendapatkan tool mana yang tepat dalam proses mapping tool yang terpilih adalah process activity mapping. Pemborosan yang terjadi selanjutnya di analisa untuk mencari akar penyebab pemborosan. Bentuk rekomendasi yang diberikan dalam penelitian ini ditujukan untuk mereduksi akar penyebab pemborosan tersebut.
APLIKASI QCC DAN SEVENTOOLS PADA PT. PUTERA RACKINDO SEJAHTERA UNIT 3 GRESIK DALAM UPAYA MENGURANGI DEFECT Moch. Agus
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v13i2.651

Abstract

Kualitas merupakan faktor kunci yang membawa keberhasilan dalam bisnis, pertumbuhan dan peningkatan posisi bersaing. Kualitas menjadi faktor dasar keputusan konsumen dalam menentukan produk dan jasa yang diinginkan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan dijumpai terjadinya produk defect yang melebihi batas toleransi yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 5% untuk masing - masing produk sehingga mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Hasil dan analisa yang dilakukan diketahui defect terbesar periode November – Desember 2011, secara prosentase yaitu pada sheet screat 41,14 %, Vinil tajam 17,75 %, vinil glueline 7,59 %m Vinil tidak lengket 7,38 %, Vinil screat 5,47 %, Vinil gilap 5,06 %, Sheet kotor 4,85 %, Sheet gilap 4,77 %, Vinil pecah 3,48 %, dan vinil gupil sebesar 2,49 %. Dan setelah di lakukan perbaikan terhadap faktor penyebab terbesar dihasilkan penurunan pada defect terbesar yaitu sheet screat sebesar 5,32%.
PERENCANAAN PENJADUALAN KANTOR GEDUNG PT GRESIK JASATAMA DENGAN METODE FUZZY LOGIC APPLICATION FOR SCHEDULING Arif Miftakul Huda
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 17 No 1 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.778 KB)

Abstract

CV. Mukti Jaya Abadi adalah perusahaan dibidang General Contraktor and Suplier, selama ini perusahaan dalam menjadualkan proyek didasari oleh analisa kepala proyek dan estimator proyek, hasilnya terdapat ketidakpastian terhadap waktu penyeleseian proyek.Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan yang tepat untuk menentukan waktu proyek,dalam hal ini metode fuzzy mampu memberikan penyelesaian yang baik untuk hal-hal yang bersifat tidak pasti. Fuzzy Logic Aplication for Scheduling (FLASH) merupakan metode yang tepat untuk mengakomodasi ketidak pastian. FLASH tidak mensyaratkan data statistic tetapi hanya pengamatan secara kualitatif.Hasil akhir yang diperoleh menunjukan proyek dapat diseleseikan kisaran 119 hari sampai 221 hari dengan waktu paling mungkin 163 hari dengan nilai defuzzyfikasi 170 hari.
PERANCANGAN ALAT BANTU FASILITAS KERJA OPERATOR LAS DENGAN PRINSIP ERGONOMI DAN KONSEP VALUE ENGINEERING Ahmad Irwanto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.922 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v16i2.558

Abstract

Industri Pompa Air merupakan salah satu industri yang sedang berkembang di Indonesia. Pada UD. SumberAnyar, aktivitas pengelasan dilakukan terhadap benda kerja las yaitu berupa kipas sirip (baling-baling) denganmenggunakan mesin las listrik. Setiap operator melakukan aktivitas pengelasan dengan fasilitas bantu yang adasejajar dengan lantai, sehingga mengharuskan operator cenderung menghasilkan posisi duduk jongkok,punggung membungkuk, mengabaikan prinsip-prinsip kerja ergonomis, yang mengakibatkan ketidaknyamanankerja(kelelahan). Keadaan ini beresiko menimbulkan kelelahan dan cidera kerja. Penelitian ini diawali denganmengidentifikasi fasilitas kerja pengelasan, posisi postur tubuh pekerja, ketidaknyamanan operator mengenaikeluhan dan harapan operator untuk sikap kerja melalui analisis kuesioner nordic body map dan wawancara,yang kemudian hasilnya diterjemahkan menjadi konsep perancangan alat bantu pengelasan, yaitu berupa mejadudukan benda kerja kipas sirip. Tahapan kedua adalah memunculkan alternatif- alternatif alat bantu. Tahapanketiga adalah melakukan analisis terhadap alternatif- alternatif alat bantu yang muncul. Tahapan keempatdilakukan analisa biaya dan perhitungan value dengan menggunakan nilai performansi diperoleh dari hasiltahapan ketiga. Dan tahapan kelima akan dipersentasikan alternatif terbaik yang terpilih dengan nilai (value) tertinggi yaitu 1,16 , serta akan disajikan laporan lengkap hasil evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain alat bantu pengelasan dan memperbaiki postur pekerja operator saat melakukan aktivitas pengelasan melalui konsep Value Engineering(VE), dengan penerapan prinsip ergonomi terutama dalam hal penentuan dimensi ukuran-ukurannya yang akan mengaplikasikan data anhtropometri yang relevan. Perancangan alat bantu ini dapat dinyatakan bahwa terdapat perbaikan postur kerja operator pada saat melakukan aktivitas pengelasan, sehingga operator berada dalam kondisi yang aman.

Page 6 of 26 | Total Record : 258