cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 258 Documents
KOMPETENSI INTI DAERAH BANGKALAN BERDASARKAN PEMETAAN INDUSTRI KREATIF DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERKRITERIA MAJEMUK Fitri Agustina; Nachnul Ansori; Tegar Prdana F.A
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 14 No 2 (2014)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v14i2.515

Abstract

Industri kreatif merupakan bentuk pemanfaatan kreatifitas, ketrampilan serta bakat individu dengan cara menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu (Sumotarto, 2010). Menurut Departemen Perdagangan Republik Indonesia dalam Pengembangan Industri Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif 2025 menelompokkan jenis industri kreatif menjadi empat belas sektor antara lain ; 1). Periklanan, 2) Arsitektur, 3) Pasara Barang Seni, 4) Kerajinan, 5) Desain, 6) Fesyen, 7) Video, Film dan Fotografi, 8) Permainan Interaktif, 9) Musik, 10) Seni Pertunjukan, 11) Penerbitan dan Percetakan, 12) Layanan Komputer dan Piranti Lunak, 13) Televisi dan Radio, 14) Riset dan Pengembangan. Pemilihan kompetensi inti daerah pada multi-variabel berupa produk domestik bruto (PDB), jumlah ketenagakerjaan, perdagangan internasional dan jumlah perusahaan berdasarkan pemetaan industri kreatif di Kabupaten Bangkalan adalah tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini. Aplikasi Multi Criteria Decision Making (MCDM) berupa integrasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dan metode perankingan Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE) digunakan untuk menentukan kompetensi inti daerah sebagai sektor yang diunggulkan. Hasil penelitian diperoleh kompetensi inti yang diunggulkan daerah di Kabupaten Bangkalan berupa subsektor kerajinan. Subsektor industri kreatif tersebut didapatkan dari hasil pemetaan industry kreatif yang ada antara lain berupa subsektor pasar seni dan barang antik, kerajinan, desain fasyen, video,film dan fotografi serta penerbitan dan percetakan.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BRAKE LINING PADA FORMULA NON-ASBASE DENGAN METODE STATISTICAL PROSES CONTROL (SPC) DAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) DI PT. XYZ SURABAYA Issa Dyah Utami
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 20 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.226 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v20i1.783

Abstract

XYZ adalah salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi komponen otomotif, produk yang dihasilkan yaitu Brake Lining dengan formula non-asbase diantaranya formula Lf-4, KN-356, NA-109F, NA-135, dan NA-146. Dalam menghadapi persaingan yang ada, PT. XYZ berusaha meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan dengan target reject sebesar 0,5% pada tahun 2018. Permasalahan manajemen quality control yang ada di PT. XYZ salah satunya pada area hot-press nomor 11 dan 12 tidak pernah bisa mencapai target produksi dan seringnya keterlambatan barang dari area pre-forming. Sehingga perlu adanya penanganan segera dengan melakukan analisis perbaikan kualitas guna menghasilkan produk yang sesuai spesifikasi dan dapat mencapai target produksi yang ditetapkan oleh perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitihan ini adalah Statistical Process Control (SPC) dan Root Cause Analysis (RCA). Hasil analisis check sheet dan diagram pareto dapat dilihat frekuensi defect paling banyak terjadi pada formula LF-4 model K-2252 dengan jumlah cacat sebanyak 69 produk pada bulan Agustus sampai September dengan presentase reject sebanyak 19%. Serta dari gambar control chart P data dalam keadaan tidak terkontrol. Hal ini terjadi karena faktor manusia, faktor metode, faktor mesin, dan faktor material.
DAMPAK PELEDAKAN (BLASTING) TERHADAP KESEHATAN KESELAMATAN KERJA DAN PEMUKIMAN PENDUDUK DI SEKITAR LOKASI PT. SAFHIRA GIFHA KOTA BANGUN-KUTAI KARTANEGARA Muhammad Busyairi; Ayu Oktaviani
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 10 No 2 (2011)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v10i2.382

Abstract

Pertambangan merupakan sebuah kegiatan eksploitasi sumberdaya alam yang salah satunya berupa pembukaan lahan untuk mengambil potensi batubara yang terkandung di dalamnya. PT. Gunung Bayan Pratama Coal merupakan salah satu perusahaan penghasil batubara di Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Dalam kegiatan penambangannya untuk kegiatan peledakan (Blasting) yang dipercayakan kepada PT. Hareda Krida Utama sebagai kontraktor dengan sub kontraktornya PT. Safhira Gifha sebagai tim Blasting dan Drilling. PT. Safhira Gifha adalah sebuah perusahaan Jasa Pertambangan Umum yang bergerak dibidang Jasa Drilling dan Blasting Pada dasarnya peledakan dilakukan untuk mempermudah pencapaian target produksi batubara namun tidak mengganggu kesehatan dan keselamatan pekerja dan pemukiman masyarakat sekitar lokasi tambang. Metode Penelitian deskriftif kualitatif dengan pengambilan data melakukan pengukuran langsung dilapangan selama bulan Januari 2011 dan menggunakan data sekunder selama enam bulan terakhir (Juli 2010 s/d Desember 2010). Pengukuran dampak peledakan (Blasting) dengan parameter getaran dan kebisingan menggunakan alat seimograf atau blasmate . Objek dalam penelitian ini adalah kesehatan dan keselamatan pekerja dan pemukiman penduduk sekitar lokasi tambang. Hasil dari penelitian ini berdasarkan tingkat getaran tertinggi terjadi pada bulan januari 2011 yaitu 35,063 mm/s melebihi bakumutu berdasarkan KepMen LH No. 49 Tahun 1996 baku mutu tingkat getaran kejut berdasarkan jenis bangunan yaitu 10 mm/s dan akan berdampak langsung terhadap bangunan pemukiman masyarakat. Hasil pengukuran tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada bulan Juli 2010 yaitu 126,6 dB(A) melebihi bakumutu berdasarkan KepMen LH No. 48 Tahun1996 baku mutu tingkat kebisingan peledakan yaitu 70 dB(A) dan akan berdampak langsung terhadap kesehatan pekerja dan ketentraman lingkungan masyarakat sekitar lokasi tambang.
PENGARUH HUBUNGAN PEMAKAIAN BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) TERHADAP MAINTENANCE PADA HEAD TRUCK DI PT KUDA INTI SAMUDERA Darmadi Darmadi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i1.508

Abstract

Penilitian ini dilakukan di PT Kuda Inti Samudera Surabaya yaitu perusahaan yang bergerak dibidang perawatan alatberat, berada pada wilayah terbatas PT Terminal Petikemas Surabaya. Latar belakang dilaksanakan penelitian ini karena konsumsi bahan bakar minyak pada head truck yang mengalami peningkatan, sehingga dilakukan MAINTENANCE dengan analisa faktor-faktor yang mempengaruhi pemakaian bahanbakar minyak pada head truck. Langkah-langkah dalam penelitian ini yaitu:”Pengaruh Hubungan Pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Maintanance Pada Head Truck” dengan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi pemakaian bahan bakar minyak. Untuk mendapat kanfaktor-faktor tersebut digunakan metode interview dengan kepala bagian mekanik dan ditentu kanfaktor-faktor yang mempengaruhi pemakaian bahan bakar minyak adalah jumlah service, jam operasional dan beban. Kemudian pengumpulan data dilakukan dengan metode literature yaitu pengumpulan data berdasarkan arsip-arsip yang berhubungan dengan maintenance. Data yang digunakan untuk penelitian mulai Januari 2016 sampai dengan Mei 2017. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi untuk mengetahuihu bungan antara variabel tetap (y) yaitu bahan bakar minyak dengan variable tidak tetap yaitu jumlah service (x1), jam operasional (x2), dan beban (x3). Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor yang dominan mempengaruhi konsumsi pemakaian bahan bakar minyak pada head truck Volvo FM 340 adalah jam operasional (x2) dengan koefisien korelasi sebesar 0,9831 dan koefisien determinasi sebesar 96,64%. Pada tipe Volvo FM 380 faktor yang paling dominan yaitu jam operasional (x2) dengan koefisien korelasi sebesar 0,9971 dan koefisien determinasi sebesar 99,43%. Sedangkan pada tipe Volvo FM 370 faktor yang paling dominan yaitu beban (x3) dengan koefisien korelasi sebesar 0,9514 dan koefisien determinasi sebesar 90,53%.
IMPLEMENTASI MODEL ABC PADA RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE QFD DAN BENCHMARKING: CONTOH DESAIN Rini Oktavera
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 7 No 2 (2009)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v7i2.372

Abstract

This research applied quality function deployment method and benchmarking to find outcustomer needs (a hospital) in term of problems relating with ABC based-costinformation system (ABC system) in a hospital. QFD and benchmarking approach wasused to yield an ABC model based on technical response which is identified from VOC(voice of customer) analysis. Collected information is not only for determining accurateproduct cost but it is also useful for operational strategic related with processimprovement, product design and performance measurement.First step is to identify customer needs (a hospital) toward activity based informationsystem (ABC system). Next step is to determine customer needs’ priorities based on thecollected questionnaire. Best activity is found after constructing matrix of a technicalresponse from a hospital against customer needs. Further step is to do competitor’sbenchmarking analysis to obtain hospital condition against its competitor. Thisinformation will be useful for making an improvement plan toward its own currentactivity based-information system.Analysis result shows that customer needs toward ABC model is detail cost informationper patient for administration item. Meanwhile, technical response considered byhospital to have high sensitivity toward ABC model is labor cost, special treatment cost,material cost (medicines), laboratory services, material cost for treatment
PERENCANAAN STRATEGI PEMASARAN PERHIASAN IMITASI DENGAN METODE ANALISIS SWOT DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus : UD. AQILA) Moh. Rizki Affanddy
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 18 No 1 (2017)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v18i1.577

Abstract

UD. AQILA merupakan industri kecil yang bergerak di bidang pembuatan perhiasan imitasi yang berada di desa Giri kecamatan kebomas gresik. Pembuatan perhiasan imitasi ini merupakan usaha turun-temurun, strategi yang diterapkan UD. AQILA untuk pemasaran produknya sudah bagus, akan tetapi pada awal tahun 2016 tepatnya dibulan januari-juni, UD. AQILA mengalami penurunan penjualan produknya, hal tersebut dapat disebabkan oleh munculnya beberapa pesaing diprodusen yang sama, untuk itu perusahaan dituntut untuk merencanakan strategi-strategi pemasaran yang lebih baik lagi.Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pemasaran sesuai dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan. Analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal dapat dijadikan acuan utama untuk melakukan perbaikan strategi pemasaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT . Didalam analisis SWOT terdapat beberapa matrik yaitu matrik IFE & EFE, digunakan untuk mencari bobot skor, Matrik I-E, digunakan untuk mencari divisi sel perusahaan, dan Matrik SWOT untuk memformulasikan alternatif strategi. Penentuan bobot prioritas menggunakan AHP dengan bantuan Expert Choice 11. Untuk menggetahui alternatif strategi yang dihasilkan dari matrik SWOT.Dari Penelitian yang dihasilkan, diperoleh bobot skor matrik IFE sebesar 2,269 sedangkan pada matrik EFE diperoleh bobot skor sebesar 2,266. Dari bobot skor yang telah diperoleh, perusahaan bisa melaksanakan strategi mempertahankan dan memelihara. Dari formulasi matrik SWOT didapatkan empat alternatif strategi yang akan ditentukan bobot prioritas menggunakan AHP. dari hasil running Expert Choice 11, strategi SO mendapat bobot tertinggi dengan skor 0,400, perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada. strategi SO diantaranya menjaga hubungan baik dengan tenaga kerja, pemasok, buyers dan distributor dan memanfaatkan teknologi sebagai alat promosi guna memperluas pasar. Strategi SO diharapkan bisa meningkatkan penjualan perhiasan imitasi di UD. AQILA.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI OUTPUT PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN FUNGSI PRODUKSI COBBDOUGLAS DI. PT GARUDAFOOD - GRESIK S a r t i n S a r t i n
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 9 No 1 (2010)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.984 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v9i1.469

Abstract

Dalam persaingan yang semakin tajam, maka setiap perusahaan harus selalu berusaha untuk meningkatkan efisiensinya. Semakin tinggi efisiensinya akan dapat memperbesar kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan operasi perusahaan, baik dikaitkan dengan penjualan maupun modal yang digunakan untuk menghasilkan keuntungan tersebut Masing-masing industri banyak melakukan efisiensi untuk menjamin kelangsungan proses produksi. Hal ini tentu berakibat terhadap produktivitas industri tersebut dalam mensupplay produksi di pasar Meningkat pesatnya persaingan di dunia industri, mengakibatkan perusahaan senantiasa berada di bawah tekanan yangsangat besar untuk menemukan cara untuk mengoptimalkan segala sumber daya yang dimilikinya. Output produksii harus benar-benar sesuai dengan penjualan yang diperkirakan. Sehingga harus di definisikan faktor-faktor yang mempengaruhi output produksi. Di dalam peneltian ini akan di gunakan pendekatan fungsi produksi cobb-douglas untuk menganalisa faktor-faktor nlai output produksi. Untuk mengetahu Faktor-faktor apa sajakah yang berpengaruh dominan terhadap nilai output produksi. Faktor-faktor produksi yang diteliti adalah nilai tenaga kerja (Labor), nilai bahan baku (Material), dan nilai energi. Sesuai dengan metode Cobb-Douglas bahwa variabel yang diteliti hanyalah 3 (tiga) variabel saja. Dari hasil analisis yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa faktor-faktor produksi Coklat Karamel PT. Garudafood yaitu Nilai tenaga kerja, Nilai bahan baku, dan Nilai energi berpengaruh secaraserempak, dan sedangkan secara Parsial faktor-faktor produksi (nilai tenaga kerja, nilai bahan baku, dan nilai energi) juga berpengaruh terhadap produksi Coklat Karamel PT. Garudafood. Untuk faktor produksi yang paling dominan adalah nilai energi dengan nilai koefisien sebesar 1,906841
ANALISIS FUNGSI COBB-DOUGLAS GUNA MENINGKATKAN EFISIENSI PENGGUNAAN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Ni Luh Putu Hariastuti
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 8 No 2 (2010)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v8i2.374

Abstract

Permintaan konsumen yang bersifat fluktuatif, mendorong perusahaan untuk bisa menentukan secara tepat kuantitas tenaga kerja optimal dalam mencapai target produksi sesuai dengan permintaan pasar. Hal ini bertujuan agar tercipta efisiensi penggunaan tenaga kerja sebagai suatu upaya didalam menghadapi persaingan pasar global yang kompetitif. Melalui fungsi produksi Cobb-Douglas akan dapat diketahui apakah dengan adanya perubahan terhadap penambahan atau pengurangan tenaga kerja berdampak pada produktivitas tenaga kerja., serta melalui fungsi produksi masing-masing produk dapat pula diketahui urutan prioritas produksinya sesuai dengan kondisi skala output produk itu sendiri.Dari hasil analisis, perusahaan Ispat Indo dapat menetapkan kuantitas tenaga kerja optimal untuk tahun 2007 sampai dengan 2009 masing-masing sebesar 76257, 70271, dan 72610 jam kerja, sehingga dapatdiketahui kelebihan tenaga kerja yang terpakai adalah sebesar 1993, 5581, dan 2878 jam kerja. Selain itu adanya penambahan tenaga kerja akan menurunkan produktivitas tenaga kerja masing-masing sebesar 0,779%; 0,0019%; dan 0,532%, serta pengurangan tenaga kerja sampai kondisi optimal dapat meningkatkan produktivitas tenaga kerja sebesar 2,14%; 7,89%; dan 3,1%. Mengenai urutan prioritas produksi, disesuaikan dengan kondisi skala output setiap produk, dimana hasil analisis menunjukkan bahwa urutan tersebut bebas untuk ketiga produk, yaitu produk Wire Rods, Billet saja dan Billet Rollable Mix karena berada sama- sama dalam kondisi skala output meningkat
IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN KAPASITAS PRODUKSI PUPUK NPK DI PLANT 3 PADA PT. SENTANA ADIDAYA PRATAMA GRESIK Andri Pristianto
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 15 No 2 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v15i2.542

Abstract

PT. Sentana Adidaya Pratama Gresik (PT.SAPG) perusahaan memproduksi pupuk NPK. PT. SAPG berusaha untuk mengoperasikan secara efektivitas dan efesiensi dalam pengolahan pupuk NPK. Hasil brainstorming dengan pihak manajemen produk pupuk NPK merupakan produk yang paling banyak mengalami kegagalan proses. Hasil kuisioner diperoleh waste kritis antara lain defect, excessing transportation dan waiting yang dapat menghambat kelancaran proses produksi. Penelitihan ini berupaya mengidentifikasi waste yang berpengaruh terhadap kualitas dan kapasitas produk pupuk NPK, penyebabnya dan memberikan implementasi penerapan metode perbaikan kualitas dan kapasitas di PT. SAPG.Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan Lean Manufacturing dengan pemahaman kondisi perusahaan digambarkan dalam Value Stream Mapping. Pemborosan diidentifikasi dengan kuisioner seven waste, lalu dilakukan pemetaan secara detail dengan VALSAT.Dari hasil penyebaran kuisioner, didapatkan jenis pemborosan yang terjadi rata – rata adalah Defect (4,0), Waiting (2,5), Transportation (1,9). Skor rata – rata hasil kuisioner tersebut dikonversikan kedalam matriks VALSAT, didapatkan mapping tools yang dominan yaitu Process activity mapping (95,6), Supply chain response matrix (43,0), Quality filter mapping (39,5). Rata – rata kualitas nutrient pupuk NPK (69,25%), kapasitas produksi (659,23 MT) dan size produk 2 – 5 mm (90%). Hasil yang di dapat setelah implementasi lean manufacturing. Nutrient pupuk NPK menjadi (72%) atau naik (2,75%), kapasitas produksi (701,87 MT) atau naik (6,47%), dan size produk (92%) atau naik (2%).
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENERIMAAN MAHASISWA BARU PADA UNIVERSITAS “WR. SUPRATMAN” SURABAYA Suwito Widodo; Dedy Kunhadi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 12 No 2 (2012)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v12i2.396

Abstract

Penerimaan mahasiswa baru Universitas WR. Supratman Surabaya masih menggunakan cara manual dan melalui proses yang memakan waktu. Hal ini terkadang masih terdapat kekurangan-kekurangan, seperti sering terjadinya duplikasi data, keterlambatan laporan, dll. Oleh karena itu, perlu Perancangan Sistem Informasi Manajemen penerimaan mahasiswa baru Universitas WR. Supratman Surabaya yang berguna meningkatkan mutu pelayanan dan pengolahan data yang lebih baik serta memiliki keakuratan yang lebih tinggi. Penelitian ini menggambarkan prosedur Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru pada Universitas WR. Supratman Surabaya, kemudian menentukan file-file database sampai atribut-atribut yang diperlukan pada sistem tersebut. Kemudian membuat suatu program pengolahan datadengan mempergunakan bahasa Visual Foxpro 6.0 sebagai fasilitas penunjang Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru pada Universitas WR. Supratman Surabaya.

Page 7 of 26 | Total Record : 258