cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 261 Documents
Dinamika Permudaan Alam dan Perannya dalam Rehabilitasi Hutan dan Lahan di Kawasan Ibu Kota Nusantara Rintan Nilaywaty; Marlon Ivanhoe Aipassa; Sukartiningsih Sukartiningsih; Sri Wahyuningsih; Ndan Imang; Rochadi Kristiningrum; Rosmini Rosmini
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v10i1.26044

Abstract

Dinamika permudaan alam merupakan indikator penting keberhasilan restorasi hutan karena mencerminkan kapasitas ekosistem untuk pulih secara mandiri. Penelitian ini mengkaji dinamika permudaan alam di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan mengevaluasi perannya terkait konsep pembangunan kota hutan. Analisis vegetasi dilakukan pada tiga periode pengamatan (2022-2024) menggunakan jalur transek sistematis pada tiga tipe lahan: eks-hutan tanaman industri, area terbuka terdegradasi, dan kawasan sekitar Persemaian Mentawir. Parameter yang dianalisis meliputi Indeks Nilai Penting (INP), frekuensi relatif  dan kerapatan individu (individu ha⁻¹). Hasil penelitian menunjukkan kerapatan permudaan alam awalnya rendah dan didominasi jenis pionir namun meningkat konsisten pada periode  berikutnya, mengindikasikan proses suksesi awal. Jenis- endemik Kalimantan seperti Shorea spp., Dryobalanops spp., dan Eusideroxylon zwageri (Ulin) mulai teridentifikasi, menandai transisi menuju hutan sekunder. Namun, kontribusi permudaan alam terhadap Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) belum optimal akibat tumpang tindih dengan kegiatan konstruksi, lemahnya koordinasi antarpemangku kepentingan, serta kurangnya integrasi perencanaan RHL dengan pengelolaan persemaian. Integrasi indikator kuantitatif permudaan alam kedalam perencanaan RHL sangat diperlukan untuk mempercepat pemulihan ekosistem dan mewujudkan konsep kota hutan berbasis hutan hujan tropis di IKN.