cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 242 Documents
Analisis Komparatif Nilai Manfaat Ekonomi Produk Aren (Arenga pinnata) pada Beberapa Kelompok Tani Hutan (KTH) di KPH Ajatappareng Sribianti, Irma; Muthmainnah, Muthmainnah; Hikmah, Hikmah; Molo, Hasanuddin; Mahmud, Sri Suhaeda
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.16648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat aren dan  menganalisis nilai manfaat ekonomi produk aren pada beberapa kelompok tani (KTH) di KPH Ajatappareng. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai dari bulan Desember 2022 sampai bulan Mei 2023. Tahap persiapan yang dilakukan menentukan lokasi penelitian yaitu di KUPS Aren yang berada pada wilayah kerja UPT KPH Ajatappareng Unit II Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh 10 Kelompok Tani Hutan (KTH) dan 2 Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) yang terbagi kedalam masing-masing Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Aren dengan jumlah total 60 orang responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa tumbuhan aren dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai penghasil  gula aren, gula semut, nira dan sapu lidi. Nilai manfaat ekonomi tumbuhan aren yang dimanfaatkan sebagai penghasil/produk gula aren sebesar Rp. 231.303.427/tahun, produk gula semut sebesar Rp.40.330.287/tahun, produk nira sebesar Rp.44.353.572/tahun dan produk sapu lidi sebesar Rp 4.320.000/tahun sehingga total nilai manfaat ekonomi produk aren sebesar Rp.320.307.286/tahun. Usaha produk aren yang telah dikelola oleh KTH layak untuk dikembangkan
Analisis Komponen Kimia Kayu Lontar (Borassus flabellifer Linn.) Asal Pulau Timor Sebagai Potensi Konstruksi Bangunan Davinsy, Rynaldo; Putri, Lora Septrianda; Adrin, Adrin; Kristinawanti, Ika; Aryani, Ni Kade Ayu Dewi; Manek, Luisa Moi; Purba, Mahardika Putra; Renoat, Emi; Rua Ora, Yudhistira Ardhyana Nugraha
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.22304

Abstract

Kayu lontar (Borassus flabellifer L.) merupakan salah satu jenis palma yang potensial dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi, kerajinan, maupun bioenergi, namun informasi mengenai karakteristik kimiawinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen kimia kayu lontar asal Pulau Timor secara kuantitatif. Sampel berupa serbuk kayu ukuran 40–60 mesh dari tiga bagian batang (pangkal, tengah, ujung) kemudian dicampurkan agar mewakili variasi sifat kayu sepanjang batang, kemudian dicampurkan untuk mendapatkan hasil yang lebih merata dan representatif. Pengujian yang dianalisis meliputi kadar air, holoselulosa, alfa selulosa, lignin, zat ekstraktif (air dingin, air panas, etanol-toluena, NaOH 1%), serta pH. Hasil penelitian menunjukkan kandungan kadar air 9,35%, lignin 23,91%, holoselulosa 79%, alfa selulosa 43,57%, serta pH 3,53. Kandungan ekstraktif relatif tinggi, yaitu etanol-toluena 17,62%, larut air panas 8,33%, larut air dingin 6,57%, dan larut NaOH 25,19%. Komposisi ini menunjukkan bahwa kayu lontar memiliki kadar polisakarida struktural yang tinggi serta ekstraktif non-polar dan polar yang berperan dalam meningkatkan ketahanan alami terhadap jamur dan rayap, namun pH asam dapat memengaruhi kestabilan dimensi serta interaksi dengan bahan perekat dan logam. Secara keseluruhan, kayu lontar berpotensi digunakan sebagai bahan bangunan, kerajinan, dan sumber bioenergi, dengan perlakuan pengawetan tambahan untuk meningkatkan durabilitasnya baik di interior maupun eksterior.
Mutu Kayu Gergajian Komersial di Toko Bangunan Kawasan Cibubur Berdasarkan Keragaan Fisik Kayunya Christiawan, Nikolaus Adven; Nugroho, Naresworo; Larasatie, Pipiet; Karlinasarie, Lina
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.19212

Abstract

Penggunaan kayu sebagai bahan material bangunan masih menjadi pilihan untuk berbagai keperluan termasuk untuk komponen bangunan. Kawasan Cibubur menjadi contoh daerah yang sangat pesat perkembangan wilayahnya karena dinggap menjaadi daerah penyangga beberapa kota besar dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengevaluasi kualitas kayu gergajian komersial yang dijual di pasaran melalui toko bangunan yang ada. Sampel penelitian berjumlah 1,050 sampel kayu dari berbagai bentuk dan ukuran sortimen berupa balok, papan, kaso, dan reng yang diperoleh dari 36 toko bangunan. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian visual dari 10 sampel untuk semua sortimen yang tersedia di toko bangunan. Penilaian jenis cacat berupa mata kayu, miring serat, dan cacat badan lain seperti retak dan pecah, serta cacat bentuk akibat proses pengeringan. Hasil penelitian menunjukkan cacat utama yang paling paling banyak dijumpai adalah cacat mata kayu. Sebagian besar sortimen yang dijual di kawasan Cibubur masih termasuk ke dalam mutu A. Penilaian terhadap strength ratio menunjukkan bahwa mayoritas sampel sortimen yang dijual di Kawasan Cibubur memiliki strength ratio yang tinggi masuk pada rentang 100-76%.
Formulasi Strategi Bisnis Gula Aren Berbasis Marketing Mix (11P) Menuju Target SDGs Economic Growth di KTH Buttu Puang Ariesty Fachrysa Halik, Rizky; Pratiwi, Rini
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.22105

Abstract

Kelompok Tan Hutan (KTH) Buttu Puang, Desa Mirring, Kabupaten Polewali Mandar merupakan KTH yang mengelola Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa gula aren. Meskipun produksinya masih menggabungkan metode  tradisional dan menggunakan peralatan canggih, gula aren telah muncul sebagai komoditas utama. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi bisnis yang perlu diterapkan pada usaha garen ini dengan mengacu pada 11P Marketing Mix sebagai alternative strategi untuk mengembangkan usaha gula aren secara berkelanjutan. Pengumpulan data yang berkaitan dengan penelitian dilakukan dengan teknik tinjauan pustaka, observasi lapangan, dan wawancara mendalam untuk memperoleh data atau informasi yang relevan dengan topic penelitian. Analisis deskriptif kualitatif dipilih sebagai metode analisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa elemen dari 11P telah diterapkan, tetapi belum optimal. Aspek kemasan ramah lingkungan, janji merek (terutama untuk produk gula aren), efektivitas promosi, dan perluasan kemitraan perlu ditingkatkan. Dengan memperkuat unsur-unsur tersebut, gula aren dari KTH Buttu Puang memiliki potensi besar untuk menjadi produk lokal unggul yang berdaya saing di pasar nasional dan internasional.
Strategi Pengembangan Usaha Kerajinan Anyaman Rotan di Kecamatan Long Apari Kabupaten Mahakam Ulu Carolina, Veronica; Rujehan, Rujehan; Kristiningrum, Rochadi; Purwanti, Emi; Matius, Paulus; Imang, Ndan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.15974

Abstract

Usaha kerajinan anyaman rotan yang ada di Kecamatan Long Apari memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena memberikan manfaat ekonomi dan menjadi bagian dari budaya Suku Dayak Aoheng itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan anyaman rotan di Kecamatan Long Apari. Penelitian di laksanakan selama 3 bulan mulai dari Mei s.d Juli 2023 di Kecamatan Long Apari. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, diskusi kelompok terfokus dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Total responden dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Berdasarkan analisa SWOT posisi usaha kerajinan anyaman rotan berada pada kuadran ketiga yang menunjukkan situasi usaha ini memiliki peluang yang besar, tetapi juga menghadapi beberapa kendala/kelemahan internal. Fokus strategi pada situasi ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal sehingga dapat mempergunakan, mengoptimalkan ataupun merebut peluang yang lebih baik (support a turn around oriented strategy) antara lain meningkatkan kuantitas produksi dan menyediakan stok produk, mengikuti pelatihan dan pembinaan yang diadakan pemerintah dalam rangka peningkatan kapasitas SDM pengrajin rotan, membangun kerjasama dengan pemerintah dan stakeholder untuk menjadikan  produk rotan sebagai souvenir, menginisiasi pemerintah untuk membuat sentra kerajinan atau pos penjualan produk kerajinan rotan di Ibukota Kecamatan atau Kabupaten Mahakam Ulu
Identification of Amphibian Species in the Durin Serugun Village Forest, Sibolangit, North Sumatra Tambunan, Muhammad Iqbal H.; Haq, Muhammad Daffa; Muammar, Muammar; Hardiansyah, Dadang; Ritonga, Yusran Efendi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.22120

Abstract

Durin Serugun Village Forest, Sibolangit District, North Sumatra is a customary and conservation forest. Located in Deli Serdang Regency and is the headwaters of important rivers in Medan. This area contains a wealth of flora and fauna diversity such as amphibians that have never been published. A study was conducted in April 2025 with a Visual Counter Survey (VES) combined with exploration to obtain data on amphibian species in two habitats; terrestrial (including arboreal and fossorial) and aquatic. The results of the study obtained 15 species of amphibians from 5 families; Bufonidae (4 species), Megophrydae (1 species), Ranidae (4 species), Digroclossidae (5 species), Rhacophoridae (1 species). Three of them are endemic to Sumatra; Chalcorana parvaccola, Sumatrana crassiovis and Rhacophorus catamitus. The report on amphibians in this location is expected to be an important reason for all related parties to take firm and serious steps in protecting and preserving the area and in more in-depth exploration the area has the potential to reveal the existence of amphibian species due to the lack of data in this potential location.
Evaluasi Penerapan Standar Keselamatan Kebakaran pada Industri Pengolahan Kayu di Kalimantan Timur: Tinjauan Implementasi dan Implikasi Kebijakan Rinaldi, Syamsu Eka; Widuri, Septina Asih
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.19842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat penerapan standar keselamatan kebakaran di industri pengolahan kayu lama di Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-evaluatif melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis dokumen. Tiga industri dijadikan sampel utama, masing-masing dinilai berdasarkan 15 parameter teknis mengacu pada Standar Nasional Indonesia dan pedoman KLHK. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan bervariasi dari sedang hingga sangat tinggi. Faktor utama yang memengaruhi rendahnya penerapan standar modern adalah keterbatasan finansial dan usia perusahaan. Meskipun aspek seperti jalur evakuasi dan keberadaan APAR umumnya sudah terpenuhi, masih terdapat kelemahan dalam sistem dokumentasi, pelatihan, dan audit internal. Studi ini menyoroti perlunya kebijakan insentif dan pembinaan teknis adaptif untuk mendukung transformasi keselamatan kebakaran di sektor industri yang telah lama beroperasi. Temuan ini menjadi pijakan awal dalam merumuskan strategi keselamatan yang lebih responsif terhadap tantangan industri di Kalimantan Timur
Pengaruh Lama Pengadukan Media Menggunakan Mixer Terhadap Distribusi Pupuk dan Pertumbuhan Tinggi Semai di Nursery Yuslinawari, Yuslinawari; Samosir, Aquilla Garry Andrean; Andayani, Surodjo Taat
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.19284

Abstract

Pemenuhan semai dalam pengusahaan hutan tanaman mengarah pada metode otomatisasi. Tahapan otomatisasi banyak dilakukan di nursery. Salah satunya adalah penggunakan mesin pengaduk (mixer) media dan pupuk. Diperlukan penelitian untuk mengetahui pengaruh durasi pengadukan media dengan mixer terhadap distribusi pupuk dan pertumbuhan tinggi tanaman. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor perlakuan yaitu lama pengadukan 3, 5, 7 dan 9 menit. Parameter distribusi pupuk dianalisis menggunakan enam ulangan yang mewakili setiap media diaduk. Analisis lanjut ialah mengukur pertambahan tinggi Acacia crassicarpa. Hasil penelitian menunjukkan media 3;5;7 dan 9 menit menghasilkan distribusi pupuk berurutan 6,9; 12,7; 15,25 dan 9,8 butir. Analisis varian menunjukkan lama pengadukan dengan mixer berpengaruh nyata terhadap distribusi pupuk setiap tube. Dilanjutkan hasil DMRT bahwa lama 3 menit nyata berbeda dibanding lainnya. Namun tidak berbeda nyata antara 5 dan 7 menit. Hasil pertumbuhan tinggi A. Crassicarpa tidak dipengaruhi nyata dari perbedaan lama waktu pengadukan. Pertumbuhan A. Crassicarpa  tertinggi pada media 7 menit sedangkan 9 menit memiliki distribusi pupuk pada rentang 6 sampai 11 butir, sesuai dengan kebutuhan produksi. Kesimpulan penelitian adalah lama pengadukan media berpengaruh terhadap distribusi pupuk, tetapi tidak memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan tinggi A. Crassicarpa.
Model Estimasi Volume Tegakan Eucalyptus Urophylla di Hutan Lindung Lelogama, Nusa Tenggara Timur Pathibang, Meilyn Renny; Matatula, Jeriels; Almulqu, Aah Ahmad; Adrin, Adrin; Ora, Yudhistira; Ari, Maria Patrisia; Nufus, Mitha Rabiyatul; Kusumawardhani, Dina Tiara
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.22377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung potensi tegakan, mengembangkan model estimasi volume tegakan ampupu, dan menghitung potensi tegakan berdasarkan model terbaik. Model estimasi volume tegakan ampupu (Eucalyptus urophylla S.T. Blake) di kawasan Hutan Lindung Lelogama disusun berdasarkan 130 pohon contoh, 70 pohon sebagai pohon model, dan 60 pohon sebagai validasi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi tegakan ampupu di Hutan Lindung Lelogama berkisar antara 41.133,28 m³ – 42.123,58 m³ dengan rata-rata volume per Ha = 269,02 m³. Model terbaik dalam pemodelan dipilih berdasarkan koefisien determinasi maksimum (R²), bias terkecil (SEE), dan validasi model berdasarkan simpangan baku (SR), simpangan agregat (SA), akar kuadrat rata-rata simpangan baku dan bias (e). Berdasarkan model terbaik untuk estimasi volume ampupu adalah V=5,81D1,678T-0,032, dengan nilai R2 = 81,5%, SEE= 0,123, SR= 0,214%, SA=-0,267%, RMSE=-0,205 dan e=-0,183. Estimasi volume tegakan yang dihitung berdasarkan model terbaik (V=5,81D1,678T-0,032) berkisar antara 47.109,49 m³ - 48.190,96 m³ dengan volume rata-rata per hektar sebesar 307,94 m³.
Kondisi Sosial Ekonomi Petani Agroforestri di Hulu Daerah Aliran Sungai Sekampung Putri, Tasya Nabila; Qurniati, Rommy; Firdasari, Firdasari; Yuwono, Slamet Budi
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v9i2.19689

Abstract

Desa Air Bakoman berada di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Sekampung yang mayoritas warga bekerja sebagai petani. Bagian hulu berperan dalam penyerapan air dan meminimalisir erosi tanah sehingga diperlukan pola tanam dengan pohon sebagai komponen penyusunnya yang dapat dikombinasikan dengan tanaman lain atau dikenal dengan agroforestri. Untuk mendorong penerapan agroforestri diperlukan penelitian yang bertujuan menganalisis kondisi sosial dan ekonomi petani yang menerapkan pola agroforestri di DAS Sekampung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober-November 2024 di Desa Air Bakoman, Tanggamus, Provinsi Lampung. Responden dalam penelitian ini adalah petani agroforestri yang berjumlah 50 orang dan ditentukan berdasarkan formula Cochran dengan error 6%. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan indikator aspek sosial dan ekonomi. Sebagian besar petani sudah mengikuti organisasi sosial namun baru sebagian petani yang memanfaatkan akses penyuluhan dan pernah mengikuti pelatihan. Hubungan antar petani sangat erat, jika ada masalah petani memilih untuk meminta bantuan kepada sesama petani. Rata-rata pendapatan petani dari tanaman sebesar Rp 23 juta/ha/tahun dan rata-rata pendapatan petani dari ternak sebesar Rp 3 juta/tahun. Petani mengandalkan sumber pendapatan dari hasil produksi pertanian seperti kopi¸ cengkeh¸ padi¸ jagung¸ lada¸ aren¸ dan lainnya dengan satu saluran pasar dan masih tergantung dengan input eksternal. Petani belum mengasuransikan hasil pertaniannya.