cover
Contact Name
Anisa Arianingsih
Contact Email
-
Phone
+6285659247804
Journal Mail Official
sj@email.unikom.ac.id
Editorial Address
Jl. Dipati Ukur No.112-116, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40132
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang
ISSN : 23015519     EISSN : 23015527     DOI : https://doi.org/10.34010/js
Janaru Saja : Jurnal Program Studi Sastra Jepang is a journal published two times annually (May and November) by Japanese Department (Program Studi Sastra Jepang) Universitas Komputer Indonesia, Bandung. This journal consist of paper-based articles, fresh ideas about Japanese language, literature, culture and its teaching and learning, which have never been published before. Scientific articles dealing with Japanese Studies are particularly welcome.
Articles 87 Documents
Penggunaan Adverbia Ichiou Dalam Novel Seri Reikan Kentei Dan Kiokuya Dilihat Dari Sudut Pandang “Partisipan” Yudijanto, Tsaniatilwadai Anugrah
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 8 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v8i1.1742

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to find out the use of the ichiou adverb in the speech situations from participants with sociolinguistic approach. The method used in this research is descriptive method with qualitative analysis. Data sources are novels and questionnaires. The data collection of this study is choosing a sentence containing the ichiou adverb from six novels. Furthermore, these sentences were used as multiple-choice questionnaire containing the frequency of using ichiou adverb in some situations. As for some conclusions from the results of this research depend on the speech situation, social relations greatly influenced the use of the ichiou adverb only used for family, relatives or close friends. Keywords: Ichiou adverb, sociolinguistics, participant Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini yakni untuk mengetahui penggunaan adverbia ichiou dalam beberapa situasi percakapan ditinjau dari penggunanya dengan pendekatan sosiolinguistik. Metode yang digunakan merupakan metode analisis kualitatif. Sumber data yang digunakan berasal dari novel dan angket , sedangkan data dikumpulkan berdasarkan percakapan yang terdapat dalam novel seri Reikan Kentei dan Kiokuya. Beberapa hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan sosial memengaruhi penggunaan adverbia ichiou dalam suatu percakapan. Kata kunci: adverbia ichiou, sosiolinguistik, partisipan
Perancangan Aplikasi Yoku Aisatsu Berbasis Flash Aming, Alvin Mahebat Cangkar
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 7 No. 1 (2018): Mei (2018)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v7i1.2045

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan media Yoku Aisatsu. Media ini dibuat menggunakan Adobe flash CS3 untuk pembuatan aplikasi dan CorelDraw 2017 untuk pembuatan desain yang dibutuhkan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode ADDIE atau Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Pembuatan media ini terdapat beberapa langkah,. Membuat rancangan tampilan awal hingga menu about. media ini berisikan materi mengenai aisatsu yang berarti salam dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan perancangan aplikasi yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa perancangan aplikasi Yoku Aisatsu telah berhasil dilakukan. Kata Kunci : Yoku Aisatsu, Adobe Flash, CorelDraw, ADDIE, Aplikasi Abstract This study aims to determine the process of making Yoku Aisatsu's media. This media is created using Adobe Flash CS3 for making applications and CorelDraw 2017 for making the required design. The method in this study uses the ADDIE method or Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Making this media there are several steps ,. Make the initial display design to the about menu. This media contains material about Aisatsu which means greetings in Indonesian. Based on the application design that has been done, it can be concluded that the Yoku Aisatsu application design has been successfully carried out. Keywords : Yoku Aisatsu, Adobe Flash, CorelDraw, ADDIE, Application
Kecemasan Objektif Tokoh Honami Dalam Novel Seibo Narulita, Yosi
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 7 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v7i2.2047

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis kecemasan pada tokoh Honami dalam novel Seibo karya Akiyoshi Rikako dalam salah satu peristiwa yaitu kecemasan seorang ibu dalam melindungi anaknya dari Tateshina Hideki yaitu orang yang pernah melakukan tindakan asusila kepada anaknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deksriptif analisis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra yang dikaji dari teori kecemasan oleh Sigmund Freud. Sumber data yang digunakan adalah novel Seibo karya Akiyoshi Rikako (2015). Objek penelitian ini adalah 3 kutipan dalam bentuk dialog antar tokoh dan narasi cerita. Hasil penelitian ini adalah Honami mengalami bentuk kecemasan objektif Honami pada pengalaman sebelumnya sulit mempunyai seorang anak dan mengalami keguguran. Selain itu, Makoto anaknya menjadi korban tindakan asusila oleh temannya Tateshina Hideki. Hal tersebut membuat Honami menjadi cemas. Pesan moral yang terkait dengan tema novel ini adalah seorang ibu akan melakukan berbagai cara dalam melindungi anaknya. Kata Kunci : kecemasan, psikologi sastra, Sigmund Freud Abstract The purpose of this study was to determine the type of anxiety in Honami's character in Akiboshi Rikako's Seibo novel in one of the events, namely a mother's anxiety in protecting her child from Tateshina Hideki, a person who had committed immoral acts to her child. The method used in this research is descriptive analysis method using literary psychology approach which is studied from the anxiety theory by Sigmund Freud. The data source used is the novel Seibo by Akiyoshi Rikako (2015). The object of this study is 3 quotations in the form of dialogue between characters and narrative stories. The results of this study are that Honami experienced Honami's objective form of anxiety in her previous experience of having a child and having a miscarriage. In addition, his son Makoto was the victim of immoral acts by his friend Tateshina Hideki. This made Honami worried. The moral message associated with the theme of this novel is that a mother will do various ways to protect her child. Keywords : anxiety, psychology literature, Sigmund Freud
Resepsi Film Hachiko Monogatari Sebagai Sarana Hiburan Astuti, Rahayu Dwi
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 7 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v7i2.2048

Abstract

Abstrak Objek material pada penelitian ini adalah film Hachiko Monogatari. Sedangkan objek formal pada penelitian ini adalah fungsi film Hachiko Monogatari. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi apa yang terdapat pada film Hachiko dari sudut pandang penonton yaitu mahasiswa Sastra Jepang UNIKOM. Oleh karena itu penulis menggunakan pendekatan resepsi sastra. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 responden. Kuesioner menggunakan pertanyaan tertutup untuk mendapatkan jawaban yang obyektif dari penonton dan penyebaran secara langsung kepada responden. Melalui penelitian ini dapat diketahui fungsi apa yang diperoleh penonton setelah menonton film Hachiko Monogatari. Fungsi yang didapatkan, yaitu membuat penonton merasakan imajinasi, ketegangan, ketakutan dan benturan emosinal lainnya seperti keharuan, kesedihan, dan kecintaan terhadap film Hachiko Monogatari. selain itu Sebagai makhluk sosial manusia harus lebih mengahargai sesama makhluk hidup dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Diharapkan untuk penelitian selanjutnya agar meneliti fungsi film sebagai media masa dan sebagai bahan pembelajaran. Kata Kunci : Resepsi Sastra, Film, Fungsi Abstract The material object in this study is the film Hachiko Monogatari. While the formal object in this study is the function of the film Hachiko Monogatari. Author conducting this research aims to find out what functions are contained in the film Hachiko from the viewpoint of the viewer was UNIKOM Japanese Literature students. Therefore the author uses literary reception approach.The method used for data collection by spreading questionnaire to 20 respondents. The questionnaire uses closed questions to get objective answers from the audience and dissemination directly to respondents. Through this research, it can be seen what functions are obtained by the audience after watching the film Hachiko Monogatari. The function that is obtained, which makes the audience feel the imagination, tension, fear and other emotional impacts such as novelty, sadness, and love of the film Hachiko Monogatari. apart from that as human social beings must respect their fellow creatures more and care more about the surrounding environment.It is hoped for further research to examine the function of film as a mass media and as learning material.
Dinamika Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Jisatsu Yotei Bi Karya Akiyoshi Rikako Lairabu, Teting
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 7 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v7i2.2051

Abstract

Abstract This study aims to explain death wish in the characterization of the main character. This research uses a descriptive analysis method with the psychology literature approach. The sources of data used were the novel Jisatsu Yotei Bi by Akiyoshi Rikako (2016) and the Indonesian translation of the novel, Scheduled Suicide Day (2017). The object of this research is a quotation in the form of narrative. The results of this study are the main character has a desire to die and it is shown by her always thinking about death and finding out in one website about ways to die that she thinks are comfortable and appropriate. Keywords: Personality Dynamics, Death Wish, Characterization, Psychology Literature.
Fungsi dan Makna Houkou ni Kansuru Mono sebagai Kata Tunjuk Dalam Bahasa Jepang (Kajian Pragmatik) Anjasmara, Bagas
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 6 No. 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v6i1.2144

Abstract

Abstrak Pronomina penunjuk atau kata tunjuk dalam penggunaan bahasa Jepang dalam menunjukkan arahvbahasa Jepang disebut dengan houkou ni kansuru mono. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mnegetahui bagaimana penggunaan dan makna dari kata tunjuk arah dalam drama yang berjudul nobunaga concerto live action. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Hasil dari penelitian ini menemukan kata tunjuk kochira dan dochira, apabila dilihat dari makna nya kata tunjuk tersebut tertuju kepada orang untuk menunjukkan arah secara sopan. Kesimpulan dari penelitian ini kata kochira menunjukkan arah oleh pembicara lawannya dan dochira juga dapat digunakan untuk menanyakan arah oleh lawan bicara kepada pembicara. Kata Kunci : demonstratif, pragmatik, shiji daimeishi. Abstract Demonstrative pronouns in the use of Japanese in referring to Japanese directions are called houkou ni kansuru mono. The purpose of this study is to find out how the use and meaning of pointing words in the drama titled Nobunaga Concerto Live Action. The method used in this research is descriptive. The results of this study found the words kochira and dochira, when viewed from the meaning of the words they were directed at people to show directions politely. The conclusion from this study, the word Kochira shows the direction of the speaker by his opponent and dochira can also be used to ask the interlocutors for directions to the speaker. Keywords : demonstrative, pragmatic, shiji daimeishi.
Kecemasan Yang Dialami Tokoh Noboru Terao Ketika Menghadapi Hubungan Jarak Jauh Dalam Novel Hoshi No Koe Karya Waku Oba Fadhil, Muhammad
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 6 No. 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v6i1.2145

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini meneliti kecemasan yang dialami tokoh Noboru Terao dalam novel Hoshi no Koe. Novel tersebut menceritakan tentang sepasang kekasih yang terpisah antara bumi dan luar angkasa. Kedua tokoh utama terpaksa harus menjalani hubungan jarak jauh. Dalam menjalani hubungan jarak jauh kedua tokoh mengalami berbagai macam kecemasan. Dari cerita novel tersebut, penulis tertarik untuk meneliti kecemasan yang dialami tokoh dalam menghadapi hubungan jarak jauh pada novel tersebut. Tokoh utama dalam novel ini ada dua yaitu Noboru Terao dan Mikako Nagamine, namun pada penelitian ini peneliti akan meneliti kecemasan yang dialami tokoh Noboru Terao saja. Penelitian ini akan menggunakan teori kecemasan yang ditemukan oleh Freud. Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif analisis. Objek penelitiannya merupakan kutipan-kutipan yang berkaitan dengan kecemasan yang dialami Noboru Terao ketika menjalani hubungan jarak jauh. Karena kecemasan merupakan bidang psikologi, penelitian ini akan menggunakan pendekatan psikologi sastra. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam novel Hoshi no Koe teraplikasikan teori kecemasan melewati tokoh. Kata Kunci : kecemasan, psikologi sastra, hoshi no koe ABSTRACT This research examines the anxiety of the character Noboru Terao in the novel Hoshi no Koe. The Novel tells the story of a separate pair of lovers between the earth and outer space. The two main characters are forced to undergo long-distance relationships. In undergoing a long-distance relationship, both figures experience various kinds of anxiety. From the novel's story, the author is interested in researching the anxiety experienced by the figure in facing a long-distance relationship to the novel. The main characters in the novel are both Noboru Terao and Mikako Nagamine, but in this research researchers will examine the anxiety experienced by the Noboru Terao figure. This study will use the anxiety theory discovered by Freud. This research will use a descriptive method of analysis. The object of the research is a collection related to the anxiety that Noboru Terao experienced when undergoing a long-distance relationship. Because anxiety is a field of psychology, this study will use a literary psychology approach. From this research can be concluded that in the novel Hoshi No Koe applied the theory of anxiety through the figure. Keyword : anxiety, psychology literature, hoshi no koe
Kepribadian Tokoh Haruki Shiga Dalam Novel Kimi No Suizou Wo Tabetai Karya Sumino Yoru Firdaus, Muhammad Dena
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 6 No. 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v6i1.2146

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepribadian sebelum dan setelah mengalami perubahan pada tokoh utama Haruki Shiga dalam novel Kimi No Suizou Wo Tabetai karya Sumino Yoru. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode deskriptif analisis pada tokoh dengan pendekatan psikologi sastra. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori tentang penokohan dan plot dengan cara menggunakan metode penokohan yaitu metode langsung (telling) dan metode tidak langsung (showing) untuk mengidentifikasi kepribadian sebelum dan setelah perubahan tokoh utama Haruki Shiga dalam novel Kimi No Suizou Wo Tabetai karya Sumino Yoru. Data yang menjadi objek penelitian berupa kutipan-kutipan penokohan pada Haruki yang menggambarkan kepribadian tokoh Haruki sebelum mengalami perubahan kepribadian dan setelah mengalami perubahan kepribadian. Hasil dari kepribadian tokoh utama Haruki sebelum mengalami perubahan kepribadian yaitu adanya sifat yang tertutup, acuh tak acuh dan pemalu. Sedangkan hasil dari kepribadian tokoh utama Haruki setelah mengalami perubahan yaitu lebih peduli dan lebih membuka diri. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dalam meneliti kepribadian sebelum dan setelah perubahan tokoh utama dapat menggunakan metode penokohan supaya mendapatkan hasil secara langsung yang dilihat dari sifat tokoh utama dan plot dalam cerita. Kata Kunci : Novel, Metode langsung dan tidak langsung Abstract This study aims to determine the personality before and after experiencing a change in the main character Haruki Shiga in the novel Kimi No Suizou Wo Tabetai by Sumino Yoru. The research method used by the author is a descriptive method of analysis of figures with a literary psychology approach. The theory used in this research is the theory of characterizations and plots by using the characterization method, namely the direct method (telling) and the indirect method (showing) to identify the personality before and after the change of the main character Haruki Shiga in Kimi's No Suizou Wo Tabetai novel by Sumino Yoru The data are the object of research in the form of characterizations in Haruki characterizations that describe the personality of Haruki's character before experiencing changes in personality and after experiencing changes in personality. The results of the personality of the main character Haruki before experiencing personality changes are the nature of being closed, indifferent and shy . While the results of the personality of the main character Haruki after undergoing change are more caring and more open. The conclusion of this research is in examining the personality before and after the change of the main character can use the characterization method in order to get results directly as seen from the character's main character and plot in the story. Keywords : Novel, telling method and showing method
Bentuk Pengurangan Plot Dalam Ekranisasi Dari Anime ke Live Action Assassination Classroom Negarawati, Amelia Larasita
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 6 No. 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v6i1.2147

Abstract

Abstrak Penelitian ini meneliti tentang bentuk pengurangan ekranisasi dari teori Eneste pada plot dari cerita adaptasi anime Assassination Classroom ke live action Assassination Classroom. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural dan metode deskriptif analisis. Teknik validitas data menggunakan teknik triangulasi dengan teori. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, teknik mencatat, dan studi pustaka. Hasil penelitian yang menunjukkan bahwa adanya bentuk pengurangan ekranisasi, yaitu terdapat 16 plot yang mengalami pengurangan. Teknik yang digunakan untuk menghilangkan 16 plot adalah teknik eliminasi. Plot-plot yang berkurang bertujuan untuk meningkatkan plausibilitas atau kelogisan fabula di dalam live action. Selain itu, hal itu dilakukan karena durasi dari masing-masing dua live action, yaitu 1 jam 49 menit dan 1 jam 50 menit Kata Kunci : Ekranisasi, Pengurangan, Plot, Anime, Live Action Abstract This research discusses the form of ecranization from Eneste's theory to the plot of the anime adaptation story Assassination Classroom to live action Assassination Classroom. This research uses a structural approach and descriptive analysis method. The data validity technique uses triangulation techniques with theory. Data collection is carried out through listening techniques, collection techniques, and literature study. The results of the study showed that there were forms of ecranization, which were 16 approved plots. The technique used to eliminate 16 plots is the elimination technique. Plots that reduce priority to increase great plausibility or logic in direct action. In addition, this was done because the duration of each of the two live actions, namely 1 hour 49 minutes and 1 hour 50 minutes Keywords : Ecranization, Reduction, Plot, Anime, Live Action
Penokohan Tokoh Utama Anime Sakurasou No Pet Na Kanojo Zenit, Avisena Rifdah
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 6 No. 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v6i1.2148

Abstract

Abstrak Penelitin ini bertujuan untuk meneliti karakterisasi tokoh-tokoh dalam anime Sakurasou No Pet Na Kanojo karya Hajime Kamoshida. Menggunakan metode struktural dan teori karakterisasi. Sumber data yang digunakan merupakan kutipan yang menunjukkan karakter setiap tokoh dari 24 episode anime tersebut. Hasil dari penelitian ini berupa penjelasan karakterisasi dari setiap tokoh yang diteliti menggunakan metode-metode karakteriasi menurut ahli. Penjelasan karakter-karakter yang dimiliki setiap tokoh yang diteliti menggumanakn metode karakterisai secara langsung maupun tidak langsung. Melalui penelitian ini pun dapat disimpulkan bahwa amanat sebagai unsur intrinsik karya sastra dapat dimuat dalam karakter tokoh fiksi dan menjadikan karya sastra sebagai sarana pendidikan dan hiburan. Kata Kunci : karakterisasi, anime, struktural, tokoh, sastra Abstract This study aimed to examine the characterization of characters in the Sakurasou No Pet Na Kanojo anime by Hajime Kamoshida. Using structural methods and characterization theory. The data source used is a quote that shows the character of each character from the 24 episodes of the anime. The result of this study in the form of an explanation of the characterization of each character studied using characterization methods according to expert. Explanation of the characters possessed by each character examined using the characterization method directly or indirectly. Through this research it can be concluded that the mandate as an intrinsic element of literary works can be contained in the characters of fictional characters and make literaty works as a means of education and entertainment. Keywords : characterization, anime, structural, character, literary