cover
Contact Name
Basiron
Contact Email
-
Phone
+6285800057724
Journal Mail Official
jadimas765@gmail.com
Editorial Address
Kantor Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : -     EISSN : 26139103     DOI : https://dx.doi.org/10.29100/j-adimas
J-Adimas; Pengabdian Kepada Masyarakat menerbitkan karya ilmiah seputar Pengabdian Kepada Masyarakat. J-Adimas mendukung analisis kegiatan yang berkaitan dengan hilirisasi dari hasil penelitian menjadi segala sesuatu yang berdayaguna secara langsung kepada masyarakat sesuai kaidah pengabdian kepada masyarakat. J-Adimas ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal.
Articles 305 Documents
Pendampingan Penerapan Manajemen Dasar Untuk Mencapai Kemajuan Usaha Pada Koinfeksi Prima Uniform Botoran Tulungagung MARIA AGATHA
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v5i2.626

Abstract

Bimbingan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru-Guru SMP Negeri 1 Tulungagung YATNO YATNO
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v1i1.318

Abstract

Secara umum, hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini adalah cukup baik dan reponsif, artinyaterdapat pemahaman para guru tentang profesinya, terutama dalam hal pemahaman penulisan/ pembuatan/pelaksanaan PTK. Para guru SMP Negeri 25 Purworejo sangat tertarik untuk meningkatkan profesinya. Pernyataan inididukung oleh antusiasnya para guru dalam mengikuti dan mengajukan pertanyaan selama pelaksanaan kegiatanpengabdian pada masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, para guru mempunyai kehendak untuk melakukanpenelitian dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran. Di samping itu, para guru sudah dapat memahamiPeraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 16 Tahun 2009 tentangPengembangan Keprofesian Berlanjut (PKB) sebagai bekal untuk meningkatkan diri. Dalam pelaksanaan kegiatanpengabdian pada masyarakat ini tidak terlepas dari faktor-faktor pendukung dan penghambat keterlaksanaan kegiatan.Faktor yang mendukung keterlaksanaan kegiatan ini adalah semangat para guru yang sangat tinggi dalam mengikutikegiatan dan juga semangat pengabdian tim dalam memberikan materi pelatihan. Terlepas dari faktor pendukungtersebut, terdapat faktor penghambat yang dapat dijadikan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian padamasyarakat di periode yang akan datang yaitu faktor waktu yang sangat terbatas.kendala ini dapat diatasi denganpenggunaan alokasi waktu yang efisien dan efektif.Kata Kunci: Penelitian Tindakan kelas
Peningkatan Kesadaran Keselamatan Berkendara Bagi Pengemudi Ojek Online di Surabaya Martika Dini Syaputri; Dian Ety Mayasari
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i2.2353

Abstract

Tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia cukup tinggi. Pengemudi ojek online sebagai salah satu pengguna jalan raya perlu diberikan edukasi terkait dengan pentingnya menerapkan keselamatan dalam berkendara. Dalam Peraturan Menteri Perhubungan maupun Kode Etik telah mengatur mengenai hal-hal yang harus dilakukan oleh pengemudi ojek online (mitra) diantaranya adalah 5K yang terdiri dari Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan, Keterjangkauan dan Keteraturan. Namun pada kenyataannya masih banyak mitra yang belum sepenuhnya menerapkan hal tersebut. Hal ini dibuktikan bahwa dalam setiap harinya selalu ada mitra yang mendapatkan sanksi baik berupa akun yang di non aktifkan sementara hingga pemutusan hubungan kemitraan. Oleh karenanya, perlu adanya edukasi secara langsung untuk mensosialisasikan 5K tersebut. Diharapkan dengan adanya sosialisasi atau penyuluhan tingkat mitra yang mendapatkan sanksi dari penyedia jasa layanan transportasi online semakin rendah begitu pula dengan tingkat kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian mitra dalam berkendara.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA INOVATIF PADA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN KEDUNGWARU TULUNGAGUNG Fajar Hendro Utomo
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v3i2.304

Abstract

Penjabaran dari UU No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, mendasarkan pada profesionalisme guru, yaitustandar kompetensi yang harus dikuasai seorang pendidik (guru). Dijelaskan, standar kompetensi yang harus dimiliki gurumencakup empat jenis kompetensi yaitu: kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Kompetensi pedagogikadalah kemampuan mengelola pembelajaran yang meliputi pemahaman peserta didik, perancangan dan pelaksanaanpembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yangdimilikinya. Melihat kenyataan yang diuraikan di atas, tampaknya perlu dilakukan suatu kegiatan yang mampu meningkatkanpemahaman dan keterampilan para guru dalam mengembangkan profesionalismenya, khususnya dalam pengembanganmedia pembelajaran inovatif.Kata Kunci: media pembelajaran, inovatif
Pelatihan Pembuatan Kemasan (Packaging) Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Olahan Kue Kacang Emping Melinjo MUHAMMAD ANASRULLOH; Basiron Basiron
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v5i1.631

Abstract

PEMBERDAYAAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI KECAMATAN KEDUNGWARU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK YANG KREATIF Hikmah Eva Trisnantari
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v2i1.295

Abstract

Pemberdayaan ini dilaksanakan dalam rangka untuk membantu sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing sekolah agar lebih diminati oleh masyarakat. PAUD Tunas Bangsa di desa Plosokandang merupakan pendidikan pra-sekolah yang mendapat dukungan dari masyarakat dan pemerintahan desa. PUD ini harus dikembangkan dengan baik agar mampu berkembang sesuai dengan tuntutan dan harapan masyarakat untuk membekali nilai-nilai karakter bangsa pada peserta didik mulai dari usia pra-sekolah. Pemberdayaan dilaksanakan dengan mengadakan pelatihan dan pendampingan kepada sekolah agar mampu tumbuh dan berkembang dengan baik. Pendampingan dilaksanakan secara terus-menerus dan berkelanjutan agar dapat membantu PAUD Tunas Bangsa lebih maju dan berdaya saing. Sistem pembelajaran dilaksanakan dengan konsep enjoy learning agar anak merasa nyaman, tidak takut, tidak terbebani sesuai dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak.   Sistem nilai dirumuskan oleh sekolah untuk diajarkan, dibiasakan, dan dibudayakan di sekolah  maupun di rumah. Pembelajaran dan pembiasaan di rumah dapat dilaksanakan dengan baik, karena bekerja sama dengan orang tua untuk selalu membiasakan anak untuk berperilaku baik sesuai dengan karakter bangsa yang telah diajarkan di sekolah. Dengan adanya sinergi tanggung jawab pendidikan antara sekolah dan masyarakat mulai dari pendidikan di usia dini ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter bagsa anak.
PEMBUATAN MEDIA BELAJAR KREATIF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI BAGI MGMP BAHASA INGGRIS SMP DI TULUNGAGUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR ANAK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Yepi Sedya Purwananti
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v3i1.309

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru SMP di Tulungagung dalam membuat mediabelajar yang kreatif. Materi pelatihan ini meliputi workshop dan praktik dalam membuat media belajar yangkreatif Bahasa Inggris. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2014. Pelatihan dilaksanakandengan metode ceramah, pemberian tugas dan bimbingan. Kemudian para peserta dituntut untuk bisa membuatmedia belajar yang kreatif pada akhir pelatihan, selanjutnya dikoreksi dan diberi skor serta mendapatkan sertif-ikat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Guru pada SMP di Tulungagung masih perlu meningkatkan kemampu-an mereka dalam membuat media belajar yang kreatif ajar. Pelatihan mempunyai efektivitas dan efisiensi yangtinggi karena para guru Bahasa Inggris dituntut untuk mampu membuat media belajar yang kreatif.Kata Kunci: Media, Minat Belajar,Bahasa Inggris
Pelatihan Pengembangan Blended Learning Melalui Model Flipped Classroom : Model Pembelajaran Alternatif di New Normal Era Hartia Novianti; Rukminingsih Rukminingsih
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i2.2081

Abstract

ABSTRAKBlended-flipped classroom merupakan penerapan model blended learning yang dilaksanakan dengan model flipped classroom. Pengertian blended learning adalah mengombinasikan antara pembelajaran tatap muka ( face to face ) dan daring /online  learning dengan memanfaatkan teknologi. Pembelajaran yang menggunakan model  flipped classroom, aktivitas belajarnya dibalik, bahan ajar dan konsep tidak disampaikan oleh pendidik di ruang kelas, namun materi disiapkan oleh pendidik  kemudian dibagikan kepada peserta didik. Namun  belum maksimal dalam menentukan perencanaan model pembelajaran yang sesuia dengan kondisi pembelajarann new normal era. Namun, permasalahan yang  terjadi  saat  ini  adalah  minimnya  pengetahuan  guru  dalam mengembangkan blended  learning contohnya  adalah model flipped classroom dan media   daring   lainnya.Berdasarkan permasalahan diatas program  pengabdian  masyarakat  STKIP PGRI Jombang ini  bertujuan  memberikan  pelatihan pengembangan  blended  learning melalui  penerapan model flipped classroom bagi  guru SDN Tanjunggunung. Peserta pengabdian adalah guru-guru SDN Tanjunggunung  berjumlah 14 orang guru. .  Metode  pelaksanaan  pengabdian akan  dilakukan  dengan lima   tahap.  Tahap (1) persiapan awal (survei tempat dan penginstalan tablet), tahap (2) pembuatan worksheet pelatihan blended learning  melalui flipped classroom , (3) Pelaksanaan Kegiatan (Pemberian materi blended learning  melalui flipped classroom), (4)  Praktik (pelaksanaan blended learning  melalui flipped classroom) dan (5) Output (pengembangan blended learning melalui model flipped classroom) yang akan didesiminasikan pada jurnal nasional.Kata Kunci: Pengembaangan Blended Learning, Flipped classroom, New Normal Era
PENERAPAN ENJOY LEARNING FOR CHILD (PEMBELAJARAN MENYENANGKAN UNTUK ANAK USIA PRA-SEKOLAH) DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KABUPATEN TRENGGALEK Willy Anugerah Gumilang
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v2i1.300

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkaSDan pemahaman dan kemampuan guru SD Tulungagung khususnya pada pengajaran bahasa Inggris. Materi pelatihan ini meliputi: Pembelajaran Bahasa Inggris di SD, Pembelajaran melalui Lagu dan Cerita, Pembelajaran melalui Crafting, Pembelajaran melalui Permainan, Pembelajaran Performance. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 11 September 2013- 13 September 2013 dengan diikuti 20 peserta. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah,diskusi, pemberian tugas dan bimbingan. Kemudian para peserta dituntut untuk melakukan performance dan membuat RPP dari masing – masing pembelajaran, selanjutnya diberikan feedback. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Guru SD Tulungagung masih membutuhkan pelatihan semacam ini untuk meningkaSDan kemampuan mereka dalam pengajaran bahasa inggris. Pelatihan mempunyai efektivitas dan efisiensi yang tinggi karena para guru dituntut untuk memahami pengajaran Bahasa Inggris untuk penerepan sehari hari.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Laporan Keuangan Kepada Pengusaha UMKM di Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung Nanis Hairunisya; Hari Subiyantoro
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v5i2.627

Abstract

ABSTRAK Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan membuat laporan keuangan kepada pengusaha UMKM di Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung. Metode pelaksanaan pelatihan dan pendampingan ini terutama menggunakan metode kegiatan action research. Tim pelaksana melakukan kegiatan pemberian materi sambil melakukan analisis untuk pemecahan masalah yang dihadapi. Metode pemberi materi dilakukan dengan ceramah, tanya jawab interkatif, demonstrasi dan penyelesaian kasus. Berdasar tanya jawab pada saat awal kegiatan terungkap bahwa kendala yang dihadapi dari mayoritas peserta pelatihan adalah keterbatasan modal, peralatan dan masalah pemasaran. Berdasar dari identifikasi awal ini maka pemberian pengetahuan dan ketrampilan tentang cara membuat laporan keuangan sangatlah tepat, karena dengan ketrampilan membuat laporan keuangan ini peserta diharap bisa membuat laporan keuangan perusahaannya, sehingga pengusaha bisa memperoleh dana pinjaman dari bank. Antusiame peserta untuk mengatasi kendala usahanya  sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya yang bertanya mengenai materi yang disampaikan. Melalui contoh-contoh transaksi yang sederhana, yang memang dialami oleh pengusaha dalam kegiatan usahanya, mereka mulai paham bagaimana mencatat dan membuat laporan keuangannya agar pihak perbank an yakin bahwa usaha mereka layak untuk didanai. Antusiasme terutama ditunjukkan oleh pengusaha-pengusaha muda yang masih baru menggeluti dunia usahanya. Ada beberapa harapan yang disampaikan oleh para peserta untuk melanjutkan kegiatan ini dengan materi pemasaran. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya waktu untuk penyampaian materi, karena kegiatan ini digabung dengan pemberian materi tentang perijinan. Pendampingan dilakukan secara individu dan terpisah dari kegiatan pelatihan ini dan dilakukan setelah beberapa hari dari kegiatan pelatihan ini. Pendampingan dilakukan pada kelompok pengusaha jamur dan kelompok pengusaha makanan. Kata Kunci: Pendampingan, Laporan Keuangan, Pengusaha UMKM