cover
Contact Name
Adiyana Adam
Contact Email
adiyanaadamm@gmail.com
Phone
+6281340137313
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Lumba-lumba, Kel. Dufa-dufa, Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama
ISSN : 19072740     EISSN : 26139367     DOI : -
AL-WARDAH Jurnal kajian Perempuan, gender dan Agama (ISSN: 1907-2740, E-ISSN: 2613-9367) adalah jurnal yang menerbitkan hasil kajian, penelitian, review tentang tema-tema perempuan gender dan agama. Diterbitkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Al-wardah menerima berbagai tulisan/artikel yang sesuai dengan aim and scope jurnal ini.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018" : 7 Documents clear
PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK USIA DINI PERSPEKTIF ISLAM HAMZAH HAMZAH
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.987 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.134

Abstract

Pendidikan akhlak kepada anak merupakan hal yang sangat penting dilakukan oleh orangtua. Pendidikan akhlak ini tidak bisa diabaikan oleh orangtua,  karena fungsi dan kedudukan orangtua tidak hanya memberikan aspek materi saja, tetapi harus memperhatikan dan mengarahkan perilaku anak-anaknya kepada yang baik sesuai ajaran Islam. melalui tahapan-tahapan, yaitu pengenalan akan penciptanya, berbuat baik kepada orangtua, mendirikan sholat, berkewajiban menyeruh kepaada kebaikan dan mencegah perbuatan mungkar, tidak  sombong pada sesame manusia.  Tahapan-tahapan ini dilakukan melalui keteladanan, pengajaran, motivasi, pembiasaan dan pemberian saanksi.  Hal ini dilakukan untuk melahirkan kehidupan yang bermoral, menjadikan hidup yang bermanfaat dan mengenal dan cinta kepada penciptanya dan sesama manusia.
PENINGKATKAN KESETARAAN GENDER DI UKRAINA (OLEH UN WOMEN) NOVIYANTI SOLEMAN; Rifki Elindawati
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.016 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.135

Abstract

Ukraine is one of the UN members which had ratified the convention of elimination discrimination against women during 1979. This is followed by the significant number of discrimination against women, because of political and economic instability. In addition, the situation has been getting worse due to crimea annexation and millitary crisis. Thus, UN Women as the part of UN agencies for advancing gender equality takes action to support in eradicating women discrimination in Ukraine. To asses those condition, this research aims to analyze efforts of UN Women towards the issue, based on theory of the role of international organization by Cliver Archer.
Gender dan Ekonomi (Analisa Terhadap Mitra Go-Jek Perempuan di Indonesia Tahun 2018) Darmawati H
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.174 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.130

Abstract

Abstrak Transportasi sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat milenial. Transportasi yang aman, nyaman, mudah, dan murah merupakan syarat utamanya. Sektor ini dengan cepat ditanggapi oleh seorang entrepreneur muda Indonesia yang dengan membangun kerajaan bisnis yang berbasis daring. Go-Jek Indonesia telah menjelma menjadi salah satu bisnis transportasi terkemuka di Indonesia. Mitranya tidak hanya laki-laki tetapi juga perempuan. Penelitian ini menggambarkan bagaimana perlakuan perusahaan terhadap mitra perempuannya dan apa respon masyarakat atas keikutsertaan perempuan dalam bidang yang didominasi kaum laki-laki. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan perlakuan perusahaan baik pada mitra perempuan ataupun lelaki, hanya saja stigma masyarakat tentang perempuan yang lemah dan kurang lincah di jalan merupakan alasan munculnya respon negative.
PEREMPUAN DALAM GERAKAN TERORISME DI INDONESIA Musdah Mulia
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.946 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.136

Abstract

Modus baru dalam aksi terorisme menjadikan perempuan sebagai pelaku. Kalau sebelumnya aksi-aksi teror berwajah maskulin dan menggunakan pendekatan patriarkal, belakangan aksi-aksi teror memanfaatkan perempuan sebagai pelaku dan dengan pendekatan feminin. Meskipun faktanya perempuan adalah pelaku, hakikinya mereka tetap korban.Tulisan ini mencoba menguak berbagai hal terkait keterlibatan perempuan Muslim dalam gerakan terorisme di Indonesia. Di antaranya, menggali latar-belakang kehidupan mereka, apa motif utama mereka terlibat dalam aksi-aksi terorisme, mengapa gerakan yang penuh kekerasan dan mematikan ini justru menarik bagi kelompok perempuan yang umumnya secara bias gender masih dipersepsikan sebagai kelompok rentan dan makhluk domestik.Sesuai kodratnya, perempuan lebih mudah direkrut menjadi agen perdamaian (agent of disengagement). Kalau mereka bisa direkrut menjadi teroris seharusnya lebih mudah mengajak mereka menjadi agen perdamaian. Karena secara alami perempuan diciptakan dengan sebuah rahim untuk merawat keberlangsungan kehidupan manusia.
KONTEKSTUALISASI KARAKTER ANAK MELALUI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Amran Eku
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.074 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.131

Abstract

Karakter merupakan potensi dasar manusia dalam kehidupan, siswa memiliki potensi untuk berbuat , bertindak, oleh karena itu setiap manusia memiliki watak, tabiat, akhlak dan kepribadian, yang secara otomatis melekat pada diri individu,  terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebijakan  yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. kebijakan terdiri atas sejumlah nilai, moral, dan norma, seperti jujur, berani bertindak, dapat dipercaya dan hormat kepada orang lain. Pendidikan karakter perlu dikembangkan  dalam pembelajaran oleh karena nilai ini berlaku universal,  nilai-nilai ini bersumber dari agama, Pancasila dan budaya. Nilai-nilai pendidikan karakter perlu dijabarkan sehingga diperoleh pengertian secara kontekstual, karena berguna sebagai batasan atau tolak ukur ketercapaian pelaksanan nilai-nilai pendidikan karakter di sekolah. Adapun  nilai-nilai pendidikan karakter meliputi Religius, jujur, disiplin dan kreatif toleransi dan demokratis, semangat kebangsaan, cinta Tanah air, Menghargai , bersahabat, cinta damai, dan  peduli lingkungan, dalam konteks akhlakul karimah, karakter dipahami dalam bentuk nilai-nilai akhlak yang mengarah siswa terhadap nilai keagamaan yang meliputi husnudzhan,  Qanaah, ihlas, sabar, istiqamah, istiqamah dan berdoa.
PERILAKU PROSOSIAL ANAK USIA 5-6 TAHUN TERHADAP ANAK DOWN SYNDROME DI PAUD TAMAN BELIA CANDI SEMARANG TAHUN AJARAN 2016/2017 Anita Chandra Dewi; Erny Sofianni
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.728 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.132

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku prososial  anak usia 5-6 tahun terhadap anak down syndrome di PAUD Taman Belia Candi Semarang Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas, guru, anak usia 5-6 tahun, dan orang tua. Hasil analisis penelitian kualitatif deskriptif dapat disimpulkan bahwa perilaku prososial anak usia 5-6 tahun telah sesuai dengan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA), perilaku anak down syndrome sudah mengalami kemajuan jika dibandingkan dengan pertama kali masuk di sekolah, serta perilaku prososial anak usia 5-6 tahun terhadap anak down syndrome sudah sangat terlihat dan akan dijadikan suatu kebiasaan sehingga anak down syndrome tidak lagi memerlukan pendampingan khusus melainkan hanya membutuhkan bantuan dari teman-temannya.
IMPLEMENTASI PEREMPUAN TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Rina Hizriyani
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama AL-WARDAH, Vol 12 No.1 Tahun 2018
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.718 KB) | DOI: 10.46339/al-wardah.v12i1.133

Abstract

Seorang Perempuan adalah ibu yang berperan besar dalam pembentukan watak, karakter dan kepribadian anak-anaknya. Ia adalah sekolah pertama dan utama sebelum anak mengenyam pendidikan di sekolah manapun.Namun tidak sedikit ibu yang beranggapan, ketika anak sudah masuk sekolah maka sekolahlah yang bertanggung jawab atas pendidikannya. Padahal peran ibu tidak bisa tergantikan oleh siapapun. Ibu memiliki peran lebih dari sekolah yakni membangun kecerdasan emosional anak bahkan membangun kecerdasan spiritual anak.Peran wanita selalu menjadi bahasan menarik, termasuk di dunia pendidikan. Dalam Islam, seorang wanita memiliki kiprah yang sama dengan laki-laki dalam hal pendidikan. Setiap muslim maupun muslimah mempunyai kewajiban yang sama dalam mencari ilmu dan membekali dirinya dengan berbagai macam ilmu yang dibutuhkan dalam kehidupan. Dalam sebuah hadits Rosulullah bersabda, yang atinya “ Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Adi dan Baihaqi). Rosulullah telah memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan muslimah. Beliau menyisihkan waktu khusus untuk mendidik dan menjawab pertanyaan mereka, para muslimah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7