cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2018): December 2018" : 9 Documents clear
Pengaruh Perceraian Orang Tua Terhadap Akhlak Anak Yayu Zakiyah; Moch. Subekhan
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1304

Abstract

Abstrak. Dalam sebuah pernikahan sering kita jumpai tentang “putusnya perkawinan” yaitu merupakan istilah yang digunakan dalam Undang-Undang Perkawinan No.1 Tahun 1974 Bab VIII Pasal 38 untuk menjelaskan berakhirnya hubungan perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang selama ini hidup sebagai suami istri. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui penyebab terjadinya perceraian orang tua di Kelurahan Kabayan, (2) untuk mengetahui kondisi akhlak anak korban perceraian, serta (3) untuk mengetahui pengaruh akibat perceraian orang tua terhadap akhlak anak di Kelurahan Kabayan. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan logika untuk logika kualitatif dan pendekatan stastistika untuk data kuantitatif. Namun yang lebih dominan adalah kuantitatif, karena kualitatif hanya sebagai penunjang saja. penelitian ini menggunakan taraf signifikansi α = 0,05 (5%). Artinya, tingkat kepercayaan pengujiannya 95%. Berdasarkan data populasi berjumlah 300 anak yang orang tuanya bercerai sehingga yang menjadi sampelnya sebanyak 30 anak, 10% dari jumlah populasi. Berdasarkan perhitungan diperoleh t hitung sebesar 13,80 dan t tabel sebesar 2,37 dengan taraf signifikansi α = 0,05 dan derajat kebebesan 58. Harga t hitung lebih besar dari t tabel maka berdasarkan kriteria pengujian hipotesis Ho ditolak dan H1 diterima. Dari perhitungan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa pengaruh perceraian orang tua terhadap akhlak anak sebesar 76% dan sisanya sebesar 24% dipengaruhi oleh faktor lain.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mencegah Perilaku Juvenille Deliquency Iqbal Abdurrohman
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1308

Abstract

Abstrak. Dari hasil penelitian yang dilakukan di SMKN 2 Pandeglang ditemukan sesuatu yang menarik untuk diteliti, yaitu peran guru Pendidikan Agama Islam dalam usaha mencegah juvenile deliquency. Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) Mengetahui usaha-usaha yang telah diupayakan guru PAI untuk mengoptimalkan perannya dalam mencegah perilaku juvenile deliquency di SMKN 2 Pandeglang, 2) Mengetahui faktor-faktor yang menjadi pendukung dan penghambat guru pendidikan Agama Islam dalam upaya mencegah perilaku juvenile deliquency di SMKN 2 Pandeglang. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Pandeglang dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu triangulasi data. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa usaha guru PAI di SMKN 2 Pandeglang dalam upaya penekanan juvenile deliquency terbagi ke dalam dua pendekatan yaitu pendekatan preventif dan pendekatan kuratif. Pendekatan preventif dilakukan di dalam kelas, yaitu pemberian nasihat dan contoh yang baik pada siswa, menanamkan budaya literasi, serta hafalan al-Qur’an, kemudian pendekatan preventif di luar kelas, diantaranya mengadakan program pembinaan seperti jumtaq, spiritual question, dan salat duha bersama. Adapun pendekatan kuratif yaitu berupa pemberian hukuman skorsing pada siswa untuk menimbulkan efek jera. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa guru PAI memiliki peran aktif dalam penekanan juvenile deliquency, sebab guru PAI harus memberikan suri tauladan yang baik kepada siswa.
Hubungan Gaya Belajar dan Disiplin Belajar dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Nurkaman Nurkaman; Nana Surya Permana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1307

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar siswa yang masih rendah, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor. Hal ini diperkirakan akibat proses pembelajaran yang kurang memperhatikan karakteristik gaya belajar peserta didik, serta disiplin belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui hubungan gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, (2) mengetahui hubungan disiplin belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI, serta (3) mengetahui hubungan gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 369 siswa. Sampel yang digunakan sebesar 25% dari seluruh jumlah populasi, sehingga diperoleh 92 siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,828 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,624, dan koefisien determinasi 68,6%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,838 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,651, dan koefisien determinasi 70,2%; dan pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,698 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,373, dan koefisien determinasi 48,7%. Terdapat hubungan antara disiplin belajar dan hasil belajar pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,821 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,602, dan koefisien determinasi 67,4%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,794 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,534, dan koefisien determinasi 63,0%; serta pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,742 > rtabel= 0,202, koefisien korelasi parsial sebesar 0,498, dan koefisien determinasi 55,1%. Terdapat hubungan antara gaya belajar dan disiplin belajar secara bersama-sama dengan hasil belajar pada mata pelajaran PAI yaitu pada aspek kognitif dengan nilai rxy= 0,895 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi sebesar 80,1%; pada aspek afektif dengan nilai rxy= 0,887 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi 78,7%; serta pada aspek psikomotor dengan nilai rxy= 0,783 > rtabel= 0,202 dan koefisien determinasi 61,4%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik gaya belajar dan disiplin siswa maka semakin tinggi hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI.
Hubungan Persepsi Terhadap Pola Asuh Orang Tua Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa IAIN SMH Banten Yahdinil Firda Nadhiroh
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1306

Abstract

Abstrak. Apa dan bagaimana individu belajar sebagian besar dipengaruhi oleh kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan. Beberapa kemampuan yang dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan baru adalah kemampuan individu belajar mengenai hal-hal yang nyata, keterampilanketrampilan, strategi-strategi kognitif, sikap, nilai-nilai, emosi, dan bagaimana ia merespons terhadap rangsang lingkungan. Apabila individu mampu menguasai tuntutan akademis hingga ia dewasa maka ia akan terbebas dari campur tangan masalah pribadi. Berdasarkan hal tersebut maka dirasakan perlu adanya penelitian tentang persepsi pola asuh orang tua terhadap penyesuaian diri mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui hubungan antara persepsi mahasiswa terhadap pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dengan penyesuaian diri mahasiswa IAIN SMH Banten Semester III, dan 2) Untuk mengetahui perbedaan dalam penyesuaian diri pada mahasiswa pria dan wanita. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan probability sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 180 responden. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi pola asuh orang tua terhadap penyesuaian diri mahasiswa IAIN SMH Banten. Hal ini terbukti dari hasil sebesar 0,309 dengan taraf signifikansi P=0,05. Tidak terdapat perbedaan penyesuaian diri antara mahasiswa laki-laki dan perempuan. Perbedaan tersebut terutama dalam hal kegiatan yang mereka ikuti dan dapat mereka selesaikan dengan baik (perkuliahan).
Pengaruh Keterampilan Penguatan Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Rika Nur Hibatul azizah; Luthfi Luthfi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1311

Abstract

Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui siswa mendapatkan penguatan pada mata pelajaran akidah akhlak, mengetahui motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlakdi kelas IX MTsN 1 Kota Serang, untuk mengetahui adakah pengaruh antara keterampilan penguatan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas IX MTsN 1 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, angket, dan studi pustaka. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah : berdasarkan hasil analisis korelasi dengan menggunakan product moment (rxy) diperoleh nilai korelasi sebesar 0,98. Hal ini menunjukkan bahwa antara keterampilan penguatan dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak di kelas IX MTsN 1 Kota Serang terdapat pengaruh yang sangat tinggi. Adapun besarnya pengaruh keterampilan penguatan terhadap motivasi belajar siswa sebesar 96,04% dan sisanya sebesar 3,96% dipengaruhi oleh faktor lain yang dapat diteliti kembali.
Penerapan Metode Ummi dalam Pembelajaran al-Qur’an Linda Rupita; Eneng Muslihah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1305

Abstract

Abstrak. Metode merupakan komponen pembelajaran yang sangat penting untuk dipahami oleh setiap pendidik. Oleh karena itu, keberhasilan belajar salah satunya bergantung kepada kemampuan pendidik dalam menerapkan metode tersebut. Penerapan metode yang tepat akan mempercepat perolehan hasil pada peserta didik. Sebaliknya, jika penerapan suatu metode tidak sesuai, hasil yang diperoleh peserta didik akan lambat tercapai. Metode Ummi merupakan metode mengenalkan cara membaca al-Qur’an dengan tartil. Dengan penggunaan metode Ummi dalam pembelajaran alQur’an, peserta didik akan semakin mudah dalam penguasaan tahsin dan hafalan al-Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan metode Ummi dalam pembelajaran al-Qur’an di SMP Islam Terpadu Widya Cendekia Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Adapun analisis data yang digunakan meliputi reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclution). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Ummi di kelas VII SMP Islam Terpadu Widya Cendekia Kota Serang dapat meningkat. Hal ini terbukti dengan hasil yang diperoleh, yaitu tahsin tilawah alQur’an, bacaan al-Qur’an yang tartil, dan siswa sudah hafal surat-surat pendek. Kata
Pengaruh Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CLT) Terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Nursely Sulistiyani; Saefudin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1310

Abstract

Abstrak. Pembelajaran adalah suatu usaha untuk membuat peserta didik belajar atau suatu kegiatan untuk membelajarkan peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Dalam proses pembelajaran tidak selamanya aktivitas pembelajaran berjalan dengan lancar, banyak masalah yang timbul pada siswa ketika pembelajaran berlangsung. seperti kesulitan dalam memahami dan menyerap pelajaran dengan baik. Hal ini guru menjadi peran penting dalam proses pembelajaran agar siswa mencapai prestasi belajar dengan baik, jika peserta didik belum menguasai kompetensi yang diharapkan, maka guru harus mengetahui siapa saja peserta didik yang gagal menguasai kompetensi, materi yang dianggap sulit, dimana letak kesulitannya, kemudian mencari alternatif pemecahan yaitu dengan pembelajaran Contextual Teaching and Learningagar siswa beminat dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak, mengetahui minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak Curug Kab.Tangerang dan mengetahui tingkat pengaruh pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Al-Husna Curug Kab.Tangerang. Dan manfaat penelitian ini adalah: Bagi Pengguna, Bagi Lembaga, Bagi Peneliti dan Bagi Pengembangan Ilmu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, angket. Hal ini menunjukan bahwa antara Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan minat belajar siswa terdapat korelasi yang tinggi/baik. Adapun kontribusi Metode Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa sebesar 56,25% Meode pengaruh Pembelajaran Contextual Teaching and Learning terhadap minat belajar siswa. sedangkan sisanya sebesar 43,75% dipengaruhi oleh faktor lain yang dapat diteliti kembali. Simpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: minat belajar siswa dari pelaksanaan metode Contextual Teaching and Learning pada mata pelajaran Aqidah Akhlak cukup tinggi pula karena dari rata-rata jawaban tes yang diberikan menunjukan hasil yang cukup baik.
Dimensi Keilmuan Ushul Fiqh Bustomi Ibrohim
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1313

Abstract

Abstrak. Sebagai suatu perangkat metode berpikir rasional, Ushul Fiqh tidak murni dibangun berlandaskan logika, melainkan juga didasarkan pada wahyu seperti yang tersirat dalam dalil-dalil kulli ajaran agama. Para juris Islam tidak mengadopsi logika formal begitu saja dalam merumuskan kaidah-kaidah Ushul Fiqh. Sebaliknya, mereka melakukan adaptasi dan perubahan menjadi sebuah logika baru yang mencakup seluruh esensi nilai-nilai agama. Perpaduan wahyu dan logika tersebut membuat Ushul Fiqh survive dan tidak mudah lekang oleh zaman, bahkan menarik perhatian untuk terus dikaji dimensi keilmuannya. Secara epistemologis, Ushul Fiqh merupakan teori ilmu yang memfokuskan pada kerja penggalian hukum berdasar dalil-dalilnya. Ilmu Ushul Fiqh bukan lahir di rumah yang kosong, melainkan hadir sesuai tantangan dan kebutuhan hukum yang mengemuka. Ilmu Ushul Fiqh dibangun untuk merumuskan kaidah-kaidah istinbath sehingga mampu melahirkan preskripsi hukum sesuai tingkat perubahan dan perkembangan masyarakat.
Pengaruh Metode Sorogan Terhadap Kemampuan Membaca Kitab Turats Santri Kulsum Kulsum; Rd Hidayautullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v5i2.1309

Abstract

Abstrak. Dalam dunia pendidikan, metode memiliki peran yang sangat penting, karena penggunaan metode merupakan salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan suatu proses belajar mengajar. Di Pondok Pesantren Al-Hasanah, metode yang diterapkan adalah metode sorogan, yaitu sebuah metode belajar dimana para santri maju per individu atau santri maju satu per satu untuk membaca dan menguraikan isi kitab yang ia sodorkan langsung di hadapan seorang kyai atau badalnya. Namun pada kenyataannya, masih banyak santri yang belum lancar dalam membaca kitab turats meskipun sudah lama menyantri. Dengan menggunakan metode sorogan dapat membantu kyai atau ustaz dalam melaksanakan proses belajar mengajar, khususnya dalam mengajarkan kitab turats. Kyai atau ustaz dengan mudah dapat mengetahui kemampuan para santri dalam membaca kitab turats, karena seorang kyai atau ustaz terjun langsung untuk mengajar sekaligus mengontrol para santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan metode sorogan di Pondok Pesantren Al-Hasanah, serta untuk mengetahui pengaruh metode sorogan terhadap kemampuan membaca kitab turats santri di Pondok Pesantren Al-Hasanah. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hasanah Panimbang, dengan jumlah populasi 40 santri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan analisis data berupa analisis Product Moment. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, angket, dan tes membaca. Berdasarkan hasil analisis korelasi, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang kuat atau tinggi antara metode sorogan terhadap kemampuan membaca kitab turats santri. Adapun kontribusi dipengaruhi oleh metode sorogan terhadap kemampuan membaca kitab turats santri 40,96%, sedangkan sisanya sebesar 59,04% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang memerlukan penelitian lebih lanjut.

Page 1 of 1 | Total Record : 9