cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020)" : 17 Documents clear
PRE-TREATMENT AND ENZYMATIC HYDROLYSIS OF BANANA (Musa acuminata x balbisiana) PSEUDOSTEM FOR ETHANOL PRODUCTION Galileo E. Araguirang; Arianne Joyce R. Arizala; Eden Beth B. Asilo; Jamie Louise S. Batalon; Erin B. Bello; James Paul T. Madigal; Jerice R. Monge; Nicole Angelique L. Sanchez; Francisco B Elegado
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.123 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.608

Abstract

Banana (M. acuminata x balbisiana) is an abundant lignocellulosic waste material in large plantations all over the Philippines, especially in Mindanao, which can be utilized as substrate in producing high-value products like ethanol. To compensate for the low yield based on total weight of substrate due to the high moisture content of banana pseudostem, there is the primary challenge to make the conversion of this lignocellulosic biomass into monomeric sugar and then into ethanol more efficiently in order to achieve yields that would make it cost-competitive. Hence, this study evaluated the effects of solid loading, incubation time and amount of enzyme on yield of reducing sugars in the enzymatic hydrolysis process and attempted to optimize the significant factors by Response Surface Methodology (RSM), specifically using Box-Behnken design. There was significant improvement on the reducing sugar yield of the pretreated banana pseudostem at 20 h incubation time, 15 g solid loading and 0.55 % enzyme concentration. Ethanol production was observed to be higher in the detoxified substrate although biomass was higher for the non-detoxified substrate. As to our knowledge, the present study is the first attempt to produce second generation ethanol using banana pseudostem waste as feedstock in the Philippines.
POTENSI BAHAN PANGAN TEPUNG BIJI DURIAN SETELAH MELALUI MASA PENYIMPANAN Oktavia Nurmawaty Sigiro; Sukmayani Sukmayani; Nur Habibah; Kiki Kristiandi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.436 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.623

Abstract

Biji durian merupakan limbah selain kulit dari buah durian. Pemanfaatan biji durian sudah mulai banyak dilakukan baik berupa tepung ataupun hingga olahan makanan namun penelitian terhadap daya simpan dan kandungan dari tepung biji tersebut belum dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penepungan, penyimpanan, dan kemudian pegujian terhadap tepung biji durian tersebut. Dari hasil pengujian diketahui bahwa kandungan tepung biji durian setelah dilakukan penyimpanan selama delapan bulan yaitu alkaloid yang tinggi, rendah kandungan terpenoid, kadar serat yang lebih tinggi dari tepung gandum, kadar air dan karbohidrat yang tinggi.
POTENTIAL OF LOSS OF ORGANIC FERTILIZER IN LOWLAND RICE FARMING IN KLUNGKUNG DISTRICT, BALI I Nengah Muliarta; Jhon Hardy Purba
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.487 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.567

Abstract

Rice straw is an abundant resource that was still seen as a waste in intensive rice cultivation. Rice straw is said to be a resource because it can be used as organic fertilizer (compost) and contains nutrients that were beneficial for crop growth and soil fertility. The fact in the field was still found that rice straw was wasted, one of which was burned. A study was conducted through a method of observation and survey involving rice paddy farmers in 3 sub-districts in the district of Klungkung, namely Banjarangkan, Klungkung and Dawan. The aim of the research was to know the production of rice straw waste and the potential of wasted organic fertilizer in intensive rice cultivation. Based on the results obtained the production of dried straw waste in each harvest about 10.21 tons/ha.  Farmers do not utilize rice straw as compost by reason, not knowing how to composting. There were 30.34% of farmers who burn straw because based on the knowledge gained burn is an easy way to restore rice straw to the ground. The impact of burning rice straw was around 5,887,086 - 7,888.7 tons of organic fertilizer wasted.
PEMANFAATAN LIMBAH CAIR IKAN TUNA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN PAKCHOY DENGAN WICK SYSTEM HYDROPONIK Mahrus Ali; Fauziatun Nisak; Yeni Ika Pratiwi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.504 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.616

Abstract

Limbah ikan di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal.  Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan limbah ikan dan belum adanya penerapan teknologi dalam pengelolaan limbah ikan menjadi kendala dalam pemanfaatan limbah ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik limbah ikan tuna terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya. Metode Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola menggunakan1 faktor yaitu Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Ikan Tuna (P) terdiri dari 5 level perlakuan, antara lain: P0 = 0  ml POC per liter air; P1 = 5  ml POC per liter air; P2 = 10  ml POC per liter air; P3 = 15  ml POC per liter air; P4 = 20  ml POC per liter air dan P5 = 25 ml POC per liter air.Percobaan ini diulang 3 kali dengan tiap-tiap perlakuan terdapat 5 tanaman sampel, sehingga diperoleh 75 perlakuan.Adapun parameter yang diamati antara lain :Panjang tanaman (cm),Jumlah daun,Panjang akar,  Berat segar tanaman (gram). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut : 1). Terdapat pengaruh signifikan dari konsentrasi POC limbah ikan tuna terhadap peningkatan pertumbuhan tanaman pakchoi pada variabel yang diteliti, meliputi : jumlah daun, panjang tanaman, panjang akar, berat basah per tanaman pada masa pertumbuhan tanaman pakchoi.  2).Nilai tertinggi dicapai oleh perlakuan P5 yaitu konsentrasi sebesar 25 ml POC limbah ikan tuna per liter air pada semua parameter pengamatan; namun secara statistik nilai optimal dicapai oleh perlakuan P4 (20 ml POC urine sapi per liter air) karena berbeda tidak nyata dengan perlakuan P5 pada semua variable yang diteliti, seperti jumlah daun, panjang akar, berat basah per tanaman karena dianggap lebih efektif dan efisien. 
JENIS DAN POPULASI BAKTERI ICE NUCLEATION ACTIVE PENYEBAB LUKA BEKU PADA DAUN JERUK KEPROK SOE DI DATARAN TINGGI MUTIS Hildegardis Missa; Anselmus Boy Baunsele
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.038 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.585

Abstract

Research on ice nucleation-active bacteria causes frost injury from tropic areas has not been widely publicized. The purpose of this study was to determine the population of Ice Nucleation-Active Bacteria on Soe tangerines leaves and the class of Ice Nucleation-Active bacteria based on Ice formation temperatures. The collecting of Soe tangerine leaves used the purpose sampling method. Leaves with frost blotches were collected from three stages at altitudes of 1500, 1800, and 2000 meters above sea level (m asl). Bacterial isolation was carried out by the spread plate method on Nutrien Agar 2,5 % glycerol (NAG)  media. Ice Nucleation activity was determined by the tube nucleation test method. Estimation of INA bacterial population was conducted by the multiple-tube nucleation test with Thomas series .3.3.3. The result showed that the highest INA bacterial population was 6.9x104 which was found in leaves samples collected from stations 1800 and 2000 m asl, and the lowest population i.e. 5,4x103 on leaf samples from station 1500 m asl. Based on the temperature of ice formation, it was known that INA bacteria that attack the Soe tangerines leaves Mutis plateau are the INA bacteria class B and C.
EFISIENSI TEKNIS RANTAI PASOK JAGUNG TINGKAT PETANI DAN PENGUMPUL DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) KECAMATAN BATANG KUIS, DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Sakral Hasby Puarada; Riris Nadia Syafrilia Gurning; Wahyuni Umami Harahap
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v3i2.629

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki sektor pertanian yang besar. dimana sektor pertanian tersebut terus berkembang pesat. Selain sektor pertanian yang besar, hasil pertanian yang sangat dikenal adalah tanaman pangan. Tanaman pangan merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat dalam pertanian Indonesia. Jenis tanaman yang dibudidayakan dalam tanaman pangan meliputi tanaman padi, jagung dan kedelai serta ubi kayu. Tanaman pangan jagung merupakan salah satu komoditas yang memiliki sumber vitamin dan mineral. Pengukuran efisiensi kinerja manajemen rantai pasok menjadi menjadi alternatif penyelesaian masalah yang sedang berjalan dalam Tanaman Jagung melalui pengukuran kinerja dan efisiensi Kinerja rantai pasok. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Batang Kuis merupakan salah satu Kecamatan yang menjalankan rantai pasok jagung. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kinerja rantai pasok dan tingkat efisiensi kinerja rantai pasok jagung dari petani dan pengumpul. Metode pengukuran kinerja menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) yang akan melihat hasil pengukuran berdasarkan indikator-indikator pengukuran. Kemudian untuk melihat dan membandingkan nilai efisiensi menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan membandingkan Desicions Making Unit (DMU) 1 dengan DMU lain yaitu pengumpul lain yang ada didalam objek penelitian. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dalam pengukuran kinerja petani mitra, didapatkan hasil bahwa ada tiga indikator dari pengukuran yang masih dikategorikan tidak baik (parity). Kemudian, dari hasil perbandingan efisiensi didapatkan bahwa ada 23 petani mitra yang  inefisien dikarenakan input yang dijalankan tidak maksimal sehingga output yang didapatkan belum efisien. Sementara itu, dalam perbandingan dan pengukuran efisiensi teknis kinerja antara pengumpul  rukun sena dan karya jagung didapatkan bahwa rukun sena lebih efisien dibandingkan dengan karya jagung. Artinya, input yang telah dijalankan sudah maksimal sehingga ouput yang didapatkan dikategorikan efisien.
PENGARUH BERBAGAI DOSIS POC HASIL FERMENTASI BIOGAS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KOPI ARABIKA (Coffea arabica (L.) Lini S 795) Makmur Makmur; Harli A. Karim
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.697 KB) | DOI: 10.37637/ab.v3i2.565

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pengembangan tanaman kopi adalah masalah pembibitan yang berkwalitas dan pemupukan di tingkat petani. Hal ini mendorong dilakukan penelitian pupuk organik cair. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aplikasi berbagai dosis pupuk organi cair terhadap Pertumbuhan bibit tanaman kopi.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari enam perlakuan pemberian pupuk organik cair (POC), yaitu 50 ml pupuk organik cair per liter air, 100 ml pupuk organik cair per liter air,150 ml pupuk organik cair  per liter air, 200 ml pupuk organik cair per liter air, 250 ml pupuk organic cair per liter air dan 300 ml pupuk organik cair per liter air. Setiap perlakuan diulang 5 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter tinggi tanaman dan jumlah daun berpengaruh sangat nyata pada taraf uji Duncan 0,05 dan 0,01 dan memberikan rata-rata hasil tertinggi pada perlakun 200 ml per liter air dengan nilai 39,6 cm terhadap tinggi tanaman, dan perlakuan 50 ml perliter air dengan nilai 39,8 helai terhadap jumlah daun pada pertumbuhan bibit tanaman kopi. Parameter diameter batang pada perlakuan  50 ml per liter air memberikan hasi tertinggi dengan nilai 3,96 mm bibit tanaman kopi.

Page 2 of 2 | Total Record : 17