cover
Contact Name
Lativa Qurrotaini
Contact Email
qurrota29@umj.ac.id
Phone
+6285646497123
Journal Mail Official
holostika@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Pendidikann UMJ Jl. KH Ahmad Dahlan Cirendeu Ciputat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD
ISSN : 25796151     EISSN : 26148242     DOI : https://doi.org/10.24853
Core Subject : Education,
Holistika: Jurnal Ilmiah PGSD Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta sejak 2017 (versi cetak), dan mulai dionlinekan pada tahun 2018.
Articles 165 Documents
BUDAYA LITERSI BACA DAN TULIS SISWA DI SEKOLAH DASAR PADA KURIKULUM MERDEKA Asri Wiji Astuti; Heru Purnomo
Jurnal Holistika Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.7.2.101-112

Abstract

ABSTRAKKurikulum pendidikan di Indonesia banyak sekali mengalami methamorfose. Methamorfose dari kurikulum tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Saat ini, banyak SD sudah menggunakan Kurikulum Merdeka pada kelas I dan juga kelas IV. Penelitian ini dilakukan guna melihat sejauh mana budaya literasi baca dan tulis yang diberlakukan di SD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara terstruktur, teknik studi dokumentasi, dan teknik observasi participant. Pengumpulan datanya dilakukan dengan mengemukakan hasil wawancara terstuktur menggunakan instrument pedoman wawancara, teknik studi dokumentasi dan observasi untuk mengetahui data Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri Jambon. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dalam pelaksanaannya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sudah diterapkan dengan baik, meski terdapat beberapa kendala, seperti pada kelas satu masih ada yang belum lancar membaca dan di kelas empat yaitu kurang konsisten dikarenakan beberapa kegiatan lain di sekolah. Selain itu, belum sepenuhnya siswa mempunyai minat dalam membaca dan menulis. Ditemui juga kendala-kendala lain, seperti siswa lebih suka bermain, merasa bosan, adanya kebisingan atau gangguan dari luar, faktor lelah, dan adanya buku yang rusak.Kata kunci: kurikulum merdeka, budaya literasi, ilmu
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS III B DAN III C DI SDN X JAKARTA BARAT Kusumawardani, Siska
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.38-44

Abstract

This research only focuses on teacher pedagogical competence in teaching thematic for third grade III B and III C of SDN X West Jakarta. Pedagogic competence is an ability that must be mastered by teachers in carrying out their professional duties, namely in managing, implementing, and evaluating learning. The aims of this study were to: (1) describe the pedagogic competence of teachers in thematic learning for class III B and III C, (2) describe the inhibiting factors of teachers in implementing thematic learning for class III B and III C, and (3) describe the supporting factors for teachers in the implementation of thematic learning class III B and III C. The method used is qualitative research using a qualitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out by collecting data in the field, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data is carried out through credibility tests, namely source triangulation and member checking. The results of this study indicate that the pedagogical competence of class III B and III C teachers in the implementation of thematic learning in class as a whole is good. Teachers can understand the characteristics of students, are able to master learning theory and learning principles, teachers carry out curriculum development and educational learning activities, develop students' potential, and carry out assessments and evaluations. From the results, the percentage of teacher competency obtained is still categorized as low, namely 65%. Teachers need to improve the quality of their pedagogical competence in order to become professional teachers. Teachers are expected to be able to maintain and improve their pedagogical competencies so that thematic learning can run optimally.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS MIND MAPPING PADA MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN KELAS IV SEKOLAH DASAR Mei lani; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Patricia H.M Lubis
Jurnal Holistika Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.7.2.162-170

Abstract

This research aims to produce a product in the form of mind mapping-based e-LKPD (electronic- Lembar Kerja Peserta Didik)  for grade IV elementary school science learning. There were problems found, namely that teachers did not have innovative teaching resources, still used conventional methods, and there were still students who had not reached the KKM scores that had been set by the school. This researcher and development uses the Research and Development method using the ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. The subjects in this research were class IV students at SDN 136 Palembang. Data collection instruments are in the form of questionnaires and documentation. Data analysis in this research is to obtain validity, practicality and effectiveness. This research and development produced an e-LKPD that was valid to use, with a score of 89% in the "Very Valid" category based on the results of one-to-one trials and small groups obtained a score of 89.2% in the "Very Practical" category. As well as the effectiveness value of the learning outcomes, the percentage obtained was 82.75%, so it can be concluded that the e-LKPD developed is valid, practical and effective for use as teaching material in learning.Keywords: e-LKPD, Mind Mapping, ADDIE
PENGGUNAAN WORDWALL UNTUK MENUMBUHKAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Septiana, Nyangfah Nisa; Prastowo, Andi; Frasandy, Rendy Nugraha
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.71-85

Abstract

Kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik sangat dibutuhkan di era perkembangan pengetahuan dan teknologi saat ini. Peserta didik dapat dikatakankakan berpikir tingkat tinggi ketika mereka mampu menyelesaikan soal yang disajikan pendidik dan juga mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadadapi dalam kehidupan sehari-hari dengan melibatkan proses berpikir secara kritis. Kemampuan berpikir tingkat tinggi terdiri dari indikator menganalisis, memancarkan dan mencipta. Upaya dalam meningkatkan kemampuan tersebut salah satunya melalui pengggunaan wordwall. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat bagaimana penggunaan wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengambilan data yang digunakan melalui wawancara dengan 6 orang responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis interaktif diantaranya: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wordwall dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik pada mata pelajaran bahasa Indonesia di madrasah ibtidaiyah yang terletak di kecamatan Ngaglik, kabupaten Sleman Yogyakarta. Implikasi penelitian ini terhadap lembaga pendidikan sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah agar ikut menggunakan wordwall untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Kata Kunci: Wordwall, Kemampuan Berpikir Tingat Tinggi, Bahasa Indonesia
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO ANIMASI 3D BERBASIS BLENDER PADA MATA PELAJARAN PPKN DI KELAS V amelia, childina rifka; Usman, Herlina; Wardhani, Prayuningtyas Angger
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.1-10

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan terkait pengembangan media video animasi 3D berbasis blender pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn). Latar belakang penelitian ini mencakup pendekatan pembelajaran yang inovatif dan menarik untuk meningkatkan minat belajar siswa dan meningkatkan pemahaman tentang pelajaran PPKn di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan survei untuk menentukan kebutuhan dan masukan guru dan siswa terkait penggunaan video pembelajaran animasi 3D. Selain itu, guru dan siswa diwawancarai secara langsung untuk mengetahui kebutuhan dan harapan terkait penggunaan media ini dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD (Research and Development) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate) terhadap kelas V sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan dalam pengembangan media video animasi 3D berbasis blender pada mata pelajaran PPKn. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan menyebar kuisieoner kepada guru dan siswa kelas V sekolah dasar. Berdasarkan hasil penemuan di lapangan didapatkan peserta didik merasa kesulitan dalam mata pelajaran PPKn tepatnya pada materi pembelajaran karakter. Maka dari itu, peserta didik membutuhkan sebuah media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan dalam proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengembangan media video animasi 3D berbasis blender dibutuhkan untuk menunjang pembelajaran siswa di kelas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan yang bermanfaat untuk merancang, mengembangkan, dan menerapkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan siswa.Kata kunci: Media video, Animasi 3D, Pembelajaran PPKn
ANALISIS PENERAPAN METODE YANBU’A DALAM PROGRAM TAHFIDZHUL QUR’AN DI SDUT BUMI KARTINI Soraya, Lulu' Afro'; Zumrotun, Erna
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.96-106

Abstract

The Yanbu'a method is a method/thoriqoh (book) that teaches reading and writing and memorizing the Koran quickly, easily and precisely for children and adults. This type of research is qualitative research with the aim of describing in detail the process of implementing the yanbu'a method in the tahfidzul qur'an program at SDUT Bumi Kartini. Data collected through observation, interviews, surveys and documentation methods. The results of this research show 1. The use of the Yanbu'a method in the tahfidzhul Qur'an program at UT Bumi Kartini Elementary School. 2. Supporting and inhibiting factors in the tahfidzul Qur'an program at UT Bumi Kartini Elementary School, 3. What are the solutions to the obstacles to the Yanbu method? 'a at SDUT Bumi Kartini 4. What is the impact of implementing the Yanbu'a method on students at SDUT Bumi Kartini. In reality, the Tahfidzhul Qur'an program has a good influence on students, including students becoming a source of pride for their parents and children being more responsible with the task of adding and memorizing muroja'ah. Therefore, researchers want to provide insight into effective teaching methods in the tahfidzhul Qur'an program in elementary schools, which is an important part of religious and character education.Keywords: Yanbu’a Method, Tahfidzhul Qur’an, SDUT Bumi Kartini
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASISI ANDROID PADA PEMBELAJAR IPA KELAS V SEKOLAH DASAR windiari, wiwin
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.107-113

Abstract

Pengembangan media pembelajaran yang efektif sangat penting dalam proses pendidikan, terutama untuk mata pelajaran yang bersifat abstrak seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran interaktif berbasis Android untuk kelas V sekolah dasar pada materi sistem pernapasan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mendapatkan respon positif dari ahli materi dan media, serta dari peserta didik. Skor rata-rata System Usability Scale (SUS) sebesar 71 mengindikasikan bahwa media ini berada pada kategori "BAIK" dan layak digunakan dalam pembelajaran sehingga media pembelajaran interaktif berbasis Android efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran di sekolah dasar.  Kata Kunci : Media Pembelajaran Interaktif,Android,Ilmu Pengetahuan Alam,SekolahDasar,PengembanganMedia,ADDIEModel,System Usability Scale (SUS)
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA SEKOLAH DASAR Lina, Eva
Jurnal Holistika Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.2.88-98

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan penting untuk memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, dan mengambil keputusan berdasarkan bukti. Literasi sains merupakan komponen penting dalam menyongsong pembelajaran abad 21 dan SDG’s. Literasi sains tidak dapat dimunculkan dalam waktu yang singkat, perlu ada upaya untuk menumbuhkan melalui proses pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan literasi sains adalah pembelajaran berbasis masalah Problem Based Learning (PBL). PBL mendorong siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar, sehingga mereka lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran. Media pembelajaran yang menarik dan interaktif juga dapat membantu siswa memahami konsep sains dengan lebih mudah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Sampel penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN Borobudhur 1 dan SD Muhammadiyah Inovatif yang diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok control, Kedua SD tersebut diberi perlakuan PBL dengan media pembelajaran inovatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor literasi sains lebih tinggi pada kelompok eksperimen dibanding kelompok kontrol, hal ini dibuktikan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T Test dengan hasil signifikasi 0,000 0,05. Peningkatan literasi sains dipengaruhi oleh (1) Implementasi model PBL dengan kelengkapan sintaknya mampu mendorong siswa untuk beraktifitas dan mengobservasi materi dengan baik, sehingga informasi penting dapat dicerna siswa secara bermakna, (2) Penggunaan media inovatif yang melibatkan teknologi terkini yang berkaitan dengan sains dan familier di lingkungan siswa membantu siswa untuk berpikir secara rasional dan scientist untuk membangun konsep materi dari abstrak ke konkret.
PENGARUH METODE BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SDN MALEBER Oktavia, Shelma; Anwar, Agus Saeful
Jurnal Holistika Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.2.1-10

Abstract

Penting bagi siswa untuk belajar bagaimana berpikir kreatif di kelas. Namun belum adanya penggunaan metode pembelajaran yang efektif menjadi salah satu penyebab mengapa skill berpikir kreatif masih kategori renda di sekolah dasar saat ini. Karena brainstorming mendorong pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan produktif, maka brainstorming merupakan strategi pengganti untuk meningkatkan kapasitas berpikir kreatif siswa. Tujuan penelitian ini yaitu guna mengetahui bagaimana pengaruh pendekatan brainstorming terhadap kapasitas berpikir kreatif siswa yang mengikuti kelas sains di SD Negeri Maleber khususnya kelas IV IPA. Pendekatan kuantitatif dengan analisis data uji Independent Sample T-test dan desain penelitian quasi eksperimen dengan Nonequivalent Control Group dalam penelitiannya. 42 siswa kelas IV SD Negeri Maleber dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk dijadikan sampel penelitian ini. Uji Independent Sample T-test digunakan untuk menguji hasil tes essay terkait keterampilan berpikir kreatif. Ha diterima karena temuan pengujian membuktikan nilai signifikan (2-tailed) 0,05. Dengan demikian, temuan menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran brainstorming.
PENGGUNAAN MEDIA PAPAN PENJUMLAHAN BERSUSUN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS II SDN PONDOK CABE ILIR 01 Kusumawati, Nur Indah
Jurnal Holistika Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.2.%p

Abstract

ABSTRACTThis research aims to determine that the use of layered addition boards can improve the learning outcomes in Mathematics for second-grade students on the topic of multi-digit addition involving tens and hundreds. The method used in this research is Classroom Action Research. (PTK). Using the Kemmis McTaggart model, which consists of four stages: (1) Planning, where the action plan begins with the teaching materials, lesson plans that include teaching methods/techniques, as well as observation/evaluation techniques and instruments that are carefully prepared in the planning stage; (2) Action, which is the implementation of all the plans that have been made; (3) Observation, at this stage data about the implementation of the actions from the plans that have been made and their impact on the learning process and outcomes are collected using the developed observation instruments; (4) Reflection, at this stage, the data/input obtained during the observation will be processed. (observasi). With a research subject of 32 students. The instruments used include observation and a test on the ability to perform stacked addition calculations. The results of this study indicate the ability to perform sequential addition among the second-grade students of SDN Pondok Cabe Ilir 01 in Cycle I, with an average score of 61.25. Out of 32 students, only 10 students achieved mastery, resulting in a percentage of 31%. In Cycle II, there was an increase, with an average score of 84.64; out of 32 students, 27 students achieved mastery, leading to a percentage of 84%. It can be concluded that the use of sequential addition boards can enhance the understanding of the concept of sequential addition in tens and hundreds among the second-grade students of SDN Pondok Cabe Ilir 01.. Keywords: Learning Media, Addition BoardABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa penggunaan media papan penjumlahan bersusun dapat meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik kelas II dengan materi penjumlahan bersusun puluhan dan ratusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan menggunakan model Kemmis McTaggart yang terdiri dari 4 tahap, yaitu: (1) Perancanaan (planning), rencana tindakan dimulai dari materi/bahan ajar, rencana pelajaran yang mencakup metode/Teknik mengajar, serta Teknik dan instrument observasi/evaluasi dipersiapkan dengan matang pada tahap perencanaan; (2) Tindakan (acting), merupakan implementasi (pelaksanaan) dari semua rencana yang telah dibuat; (3) Pengamatan (observing), pada tahap ini data-data tentang pelaksanaan Tindakan dari rencana yang sudah dibuat serta dampaknya terhadap proses dan hasil pembelajaran dikumpulkan dengan alat bantu instrument pengamatan yang telah dikembangkan; (4) Refleksi (reflecting), pada tahap ini akan memproses data/masukan yang diperoleh pada saat melakukan pengamatan (observasi). Dengan subyek penelitian sebanyak 32 peserta didik. instrument yang digunakan meliputi observasi dan soal tes kemampuan berhitung penjumlahan bersusun. Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan berhitung penjumlahan berususun peserta didik kelas II A SDN Pondok Cabe Ilir 01 pada siklus I dengan hasil rata-rata 61,25, dari 32 peserta didik hanya 10 peserta didik yang tuntas dengan persentase 31%. Pada siklus II mengalami kenaikan dengan rata-rata 84,64, dari 32 peserta didik terdapat 27 peserta didik yang tuntas dengan persentase 84%. Dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan media papan penjumlahan bersusun dapat meningkatkan pemahaman konsep penjumlahan berususn puluhan dan ratusan peserta didik Kelas II A SDN Pondok Cabe Ilir 01. Kata kunci: Media Pembelajaran, Papan Penjumlahan Bersusun