cover
Contact Name
Ira Yuniati
Contact Email
-
Phone
+6285380062865
Journal Mail Official
lateralisasi@umb.ac.id
Editorial Address
Kampus I, Jl. Bali Po Box 118 Kota Bengkulu 38119
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Lateralisasi
ISSN : 2354936X     EISSN : 26144522     DOI : https://doi.org/10.36085
Core Subject : Education, Social,
Jurnal terbitan di bawah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pada jurnal ini membahas tentang Penelitian Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Daerah yang merupakan jurnal berbasis Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, beserta penelitian yang berkaitan dengan implementasi dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Articles 248 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS DIGITAL DALAM MEMBINA KARAKTER SISWA Syanurdin, Syanurdin -
Lateralisasi Vol 8, No 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.801

Abstract

AbstrakDi era digital menuntut guru untuk bermetamorfosis dari guru biasa menjadi  guru yang luar biasa. Guru yang bukan saja melek  teknologi, memiliki pengetahuan luas dan kecakapan/keterampilan  tinggi di bidang yang diajarkannya, melainkan juga memiliki kemampuan memilih  dan menggunakan metode atau strategi pembelajaran, sekaligus memerankan diri  sebagai model untuk menginspirasi siswa (Suwandi, 2013). Era ini dipercaya akan mengalami perubahan yang fundamental, tanpa terkecuali dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia.  Pembelajaran harus merujuk  pada 4 karakter belajar abad 21, yaitu: berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreatif dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi. Untuk itu dibutuhkan sosok guru yang terbuka, adaptik, dan akomodatif sekaligus  mampu menciptakan atmosfir  belajar yang menantang dalam membina karakter siswa.  Kata kunci: Pembelajaran bahasa berbasis digital dalam                    membina karakter siswa
KAJIAN STRUKTURAL-SEMIOTIK NOVEL ORANG MISKIN DILARANG SEKOLAH KARYA WIWID PRASETYO Manjato, Ajat -; Saputra, Ade Bayu
Lateralisasi Vol 8, No 1 (2020): Lateralisasi
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i1.829

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsian   wujud  unsur-unsur intrinsik dalam novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo dan hubungan antara tanda dan acuannya yang berupa ikon, indeks, simbol novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid  Prasetyo.   Penelitian ini menggunakan  metode  metode  deskriptif analisis, yang dilakukan dengan cara pendeskripsian fakta-fakta yang kemudian disusul dengan analisis. Langkah kerja yang dilakukan peneliti untuk menganalisis data berupa unsur-unsur pada struktur novel Orang Miskin Dilarang Sekolah karya Wiwid Prasetyo ini dengan memperhatikan  sistem  penandaan  yang  terdapat  pada  teks.  Dalam  proses   interpretasi struktur intrinsik penulis menggunakan instrumen pembantu berupa tabel. Sedangkan pengumpulan  data  mengenai  penandaan  dalam  novel  peneliti  menggunakan  instrumen berupa daftar cuplikan tanda semiotik dan tabel pembantu proses interpretasi penandaan. Hasil   penelitian   ini   menunjukkan   bahwa   novel    Orang   Miskin   Dilarang   Sekolah mempunyai  alur  maju  dengan  lima  tahapan penceritaan. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Faisal, sedangkan tokoh-tokoh tambahan adalah Pambudi, Pepeng, Yudi, Yok Bek, Pak Cokro, dan Mat Karmin. Cerita ini mengambil latar tempat di area Gedong Sapi, rumah mewah Yok Bek, rumah Pambudi, Yudi dan Pepeng, dan SD Kartini. Latar waktu dalam cerita ini terjadi saat musim layang-layang, siang hari. Sedangkan  waktu penceritaannya adalah kurang lebih selama 1 tahun tahun. Latar sosial dalam novel ini adalah kebiasaan anak-anak  Kampung  Genteng  ketika  musim  layang-layang,   dan  novel ini juga dilatari adanya bentuk perbedaan kelas sosial. Wujud penandaan semiotik yang  terdapat   dalam novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah  meliputi  tanda  ikon,  indeks,  dan  simbol.  Di antara tanda  tersebut  yang paling dominan  digunakan  adalah tanda simbol  yang terdiri dari (32) kutipan, tanda ikon terdiri dari (25) kutipan,  dan tanda indeks terdiri dari (17) kutipan.  Penggunaan  tanda  semiotik  ini  memiliki  peranan  penting  dalam  mendukung makna keseluruhan yang sudah tersirat melalui analisis unsur-unsur intrinsik. Kata kunci:  Kajian Struktural-Semiotik,  Novel  Orang  Miskin  Dilarang  Sekolah, Wiwid Prasetyo
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 78 KOTA BENGKULU TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Saryati, Upik -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1713

Abstract

AbstrakPenelitian tentang “Pelaksanaan Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran SD Negeri 78 Kota Bengkulu” bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik yang dilaksanakan pengawas dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian yang berusaha mengungkapkan, menemukan dan menggali informasi tentang Pelaksanaan Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di SD Negeri 78 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisa fenomena, peristiwa dan aktivitas sosial, sikap, persepsi dan pemikiran orang secara individual maupun kelompok. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan yaitu: Pertama, Perencanaan Pelaksanaan Supervisi Akademik yang dilaksanakan oleh Kepala sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di SD Negeri 78 Kota Bengkulu dilakukan melalui perencanaan dalam musyawarah/rapat tentang program kerja Kepala Sekolah yang kemudian menghasilkan program kerja Kepala Sekolah dan dituangkan di dalam program tahunan serta diimplementasikan dalam program semester dan dilaksanakan di wilayah kerja Kepala Sekolah. Kedua, Pelaksanaan Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di SD Negeri 78 Kota Bengkulu yang dilaksanakan oleh Kepala Sekolah meliputi pemantauan, pembinaan, dan penilaian terhadap guru SD Negeri 78. Ketiga, Evaluasi Pelaksanaan Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran di SD Negeri 78 Kota Bengkulu yang dilaksanakan oleh Pengawas dan Kepala Sekolah sebagai kolaboraor bertujuan untuk melihat hasil kemampuan guru dalam proses Pembelajaran.
PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHAFAL DI DESA KUTOREJO KABUPATEN KEPAHIANG Zakaria, Jelita -; Paulina, Yanti -
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1248

Abstract

AbstrakBahasa merupakan alat komunikasi yang penting bagi setiap orang. Melalui penguasaan kosa kata seseorang atau anak dapat mengembangkan interaksi dengan orang lain. Penguasaan kosakata Bahasa Indonesia yang dimiliki anak TK Bustanul Athafal Desa Kutorejo rendah dibanding dengan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia di sekolah TK lainnya. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui lebih dalam mengenai penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak di sekolah Taman Kanak-kanak Bustanul Athafal Desa Kutorejo tersebut. Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimana penguasaan kosakata bahasa Indonesia anak usia 4-6 tahun di  Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athafal Desa Kutorejo Kabupaten Kepahiang. Tujuan peneitian mendeskripsikan penguasaan kosakata Bahasa Indonesia anak 4-6 tahun yang sedang belajar dan berinteraksi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik mengolah data yaitu dengan cara editing, coding/pengkodean, tabulasi dan menghitung presentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukan  kosakata bahasa Indonesia  yang dikuasai oleh anak usia 4-6 tahun di TK Asisiah Bustanul Athfal Desa Koto Rejo Kabupaten Kepahiyang adalah: 1) Berdasarkan klarifikasi kosa kata,  kata benda lebih dominan, disusul dengan kata sifat, kata kerja, kata keterangan, kata bilangan, kata ganti, kata seru, kata depan, kata hubung, dan kata sandang tidak ditemukan dalam penelitian ini. 2) Berdasarkan umur, penguasaan kosakata anak umur 6 tahun lebih banyak daripada anak usia 5 dan 4 tahun. 3) Berdasarkan jenis kelamin, anak perempuan lebih banyak menguasai kosakata daripada anak laki-laki. 4) Berdasarkan pekerjaan orang tua, terlihat pada hasil penelitian bahwa anak yang orang tuanya bekerja sebagai guru berbeda penguasaan kosakatanya dengan anak yang orang tuanya bekerja sebagai petani, pedagang dan buruh. 5) Berdasarkan sosial ekonomi, terlihat bahwa anak yang memiliki sosial ekonomi bagus  penguasaan kosakatanya lebih  tinggi, sebaliknya anak yang memiliki sosial ekonomi kurang bagus penguasaan kosakatany  rendah.Kata Kunci: Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak
ISOLASI DAN KARANTINA DI MASA PANDEMI COVID-19 DALAM DUA CERPEN MAJALAH SUARA MUHAMMADIYAH elyusra, elyusra -; Utami, Ega -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1807

Abstract

ABSTRAKDua cerita pendek atau cerpen yang dimuat dalam majalah Suara Muhammadiyah dapat diidentifikasi sebagai cerpen yang mengangkat masalah Covid-19 berkenaan dengan isolasi dan karantina. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang tepat dan mendalam tentang aspek-aspek pelaksanaan isolasi dan karantina sebagai fenomena kemasyarakatan yang direpresentasikan dalam cerpen “Suara Sirene” karya Ulfatin Ch dan cerpen “Karantina” karya Papi Sadewa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang dioptimalkan dengan metode hermeneotik dan deskriptif-analisis. Data yang dikumpulkan dari teks cerpen yang berupa kata-kata ditafsirkan berdasarkan konsep isolasi dan karantina di masa pandemi Covid-19, kemudian dideskripsikan dan dianalisis. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam kedua cerpen yang dikaji dengan paradigma sosiologi sastra diperoleh fakta-fakta berupa: melakukan isolasi dan karantina setelah melakukan perjalanan, tempat isolasi mandiri di rumah sendiri dan karantina di rumah yang disediakan pihak desa memiliki fasilitas yang minim, waktu isolasi selama empat belas hari dan karantina selama beberapa hari, isolasi dan karantina dilaksanakan sesuai alur, derajat gejala Covid-19 adalah pada klasifikasi tanpa gejala dan gejala ringan, warga membatasi interaksi sosial selama isolasi dan karantina, dan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang membantu warga untuk menjalani isolasi dan karantina menunjukkan kinerja yang baik. Kata kunci: cerpen, fakta kemasyarakatan, isolasi, karantina, sosiologi sastra
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik) Hakim, Man -; Syanurdin, Syanurdin -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1720

Abstract

Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif  MKWU Bahasa    Indonesia ragam teknik  dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut: (a) pembelajaran menulis komunikatif  dikembangkan dalam kegiatan  menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, (b)  pembelajaran bermakna diimplementasikan ke dalam tugas-tugas materi ajar yang otentik, baik dilaksanakan secara mandiri maupun  kelompok, (c)  pembelajaran menulis dikembangkan  dengan pemberian informasi yang memadai, penyajian model teks, dan ada latihan/tugas, (d) kegiatan dan tugas  dalam materi ajar  dikembangkan dengan   menggunakan bahan  yang otentik, dan (e) pemilihan teks dan tugas-tugas mempertimbangkan perspektif  karaktristik psikologis mahasiswa di perguruan tinggi.  Dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip di atas, maka pengembangan pembelajaran menulis komunikatif MKWU Bahasa Indonesia ragam teknik akan memenuhi: (a) ketepatan aspek  domain kognitif, afektif, dan psikomotor, (b) kesesuaian dengan tingkat psikologis mahasiswa, (c) kesesuaian dengan standar mutu rambu-rambu mata kuliah wajib umum Bahasa Indonesia, (d) keefesienan biaya (cost) untuk kebutuhan bahan ajar sesuai dengan hasil belajar mahasiswa.      2. Cara merancang pembelajaran menulis komunikatif MKWU Bahasa Indonesia ragam teknik berindentifikasi sebagai berikut: (a) memberikan nilai-nilai perjuangan yang positif pada mahasiswa untuk mencintai  bahasa Indonesia, (b) dalam pembelajaran   menulis mahasiswa harus  banyak  diberikan latihan menulis, dan  (c) topik-topik  pembelajaran menulis yang diperlukan lebih berorientasi pada   menulis karya ilmiah.                Berdasarkan rancang bangun pembelajaran menulis komunikatif di atas, maka silabus materi ajar menulis disusun berdasarkan  pada analisis pembelajaran  dengan mengelompokkan  kompetensi dasar, indikator, materi pokok yang memiliki keterkaitan erat ke dalam satu unit pembelajaran. Tipe silabus yang dikembangkan berbasis-tugas dan berdasarkan  kompetensi komunikatif. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, maka pembelajaran menulis komunikatif MKWU Bahasa Indonesia ragam teknik akan memenuhi:  a) kebutuhan mahasiswa, (b) kebutuhan dosen, dan (c) kebutuhan perguruan tinggi.3. Mengevaluasi/memvalidasi pembelajaran menulis komunikatif MKWU Bahasa Indonesia ragam teknik melalui: (a) penilaian kelayakan pembelajaran menulis oleh pakar (uji tahap pertama), untuk melihat substansi isi, sistematika, bahasa, metodologi penyajian, dan evaluasi       pembelajaran bahasa, (b) uji keterbacaan teks model materi ajar  menulis (uji tahap kedua), untuk melihat tingkat kesukaran dan tingkat kemudahan teks materi ajar sesuai dengan kebutuhan psikologis mahasiswa, dan (c)   uji kelayakan model materi ajar menulis sesuai dengan operasional di lapangan (uji tahap ketiga), untuk melihat perbedaan pembelajaran menulis komunikatif yang  dikembangkan dengan model yang ada sekarang.                         Dengan menganalisis hasil kesimpulan di atas, maka temuan dalam penelitian ini menghasilkan suatu produk pembelajaran menulis komunikatif Bahasa Indonesia yang layak sebagai mata kuliah wajib umum (MKWU).  Hasil penelitian menyimpulkan bahwa produk pembelajaran menulis komunikatif Bahasa Indonesia ragam teknik ini efektif untuk diimplementasikan di Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 13 KOTA BENGKULU St. Asiyah, St. Asiyah -; Paulina, Yanti -; Lestari, Tiara Rescha
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1244

Abstract

Abstrak Teks eksposisi merupakan teks yang mengungkapkan pikiran, perasaan atau pendapat penulis untuk diketahui orang lain. Teks eksposisi berusaha menjelaskan suatu prosedur atau proses, memberikan definisi, menerangkan, menjelaskan, menafsirkan gagasan, menerangkan bagan atau tabel, dan mengulas sesuatu. Rumusan masalah di dalam penelitian ini adalah : Bagaimanakah kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu ? Tujuan penelitian ini adalah: untuk mendeskripsikan kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu.. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat : Sebagai masukan bagi guru bahasa Indonesia, yaitu memperbaiki pembelajaran mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif.  Subjek penelitian ini siswa kelas VIII B SMP 13 Bengkulu jumlahnya 30 siswa. Teknik Pengumpulan Data menggunakan Teks. Hasil penelitian ini dengan Rata-rata aspek pernyataan pendapat (tesis) siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor 72.5 %. Rata-rata kemampuan aspek argumen-arumen siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor 76 %.  Karena jawaban test pada siswa dalam aspek argumen-argumen menunjukkan kurang terorganisasi (Argumen-argumen), tetapi ide utama ternyatakan; pendukung terbatas; logis, tetapi tidak  lengkap. Rata-rata kemampuan penegasan ulang pendapat siswa kelas VIII B di SMP Negeri 13 Kota Bengkulu Presentase skor  75.2 %. Karena jawaban test pada siswa dalam aspek penegasan ulang pendapat menunjukkan pemanfaatan kata cukup canggih, pilihan kata dan ungkapan sesekali kurang tepat tetapi tidak mengganggu. Rata-rata kemampuan mengidentifikasi teks eksposisi siswa kelas VIII  B SMP Negeri 13 Kota Bengkulu adalah Nilai rata-rata presentase 74.58 %.Kata Kunci : Kemampuan, Teks Eksposisi
KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA TULIS PADA ARTIKEL JURNAL SPEKTRUM INDUSTRI DAN KAITANNYA DENGAN PERKULIAHAN PENYUNTINGAN Putri, Rachma; M, Pd., Sudaryanto
Lateralisasi Vol 8, No 2 (2020): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v8i2.1075

Abstract

(1) Deskripsi bentuk kesalahan berbahasa Indonesia tulis meliputi ejaan, diksi, dan morfologi pada artikel jurnal Spektrum Industri Vol. 17. No.  1 (2) Deskripsi bentuk keterkaitan analisis kesalahan berbahasa Indonesia tulis pada artikel jurnal Spektrum Industri Vol. 17 No. 1 dengan perkuliahan Penyuntingan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) PADA SISWA KELAS III-B SD NEGERI 19 KOTA BENGKULU Sukmawati, Sukmawati -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1750

Abstract

AbstrakAdapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar matematika dengan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) pada siswa kelas III-B SDN 19 Kota Bengkulu. Dalam Penelitian inim peneliti menggunakan metode Classroom Action Research. Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc.Taggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua  siklus.   Setiap   siklus   terdapat   kegiatan   perencanaan,   pelaksanaan   dan observasi, serta refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-B SDN 19 Kota Bengkulu yang berjumlah 26 siswa, terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik observasi dan tes. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru, observasi siswa, dan tes tertulis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif  kuantitatif  dan  deskriptif  kualitatif.  Data  yang   dianalisis   secara deskriptif kuantitatif adalah prestasi belajar, sedangkan data yang dianalisis secara deskriptif kualitatif adalah hasil observasi.Hasil yang didapat dari penelitian menunjukkan bahwa dengan digunakannya pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan  prestasi  belajar  matematika  siswa.  Peningkatan  prestasi  belajar siswa tersebut dapat dilihat dari nilai yang diperoleh siswa sebelum dan sesudah dilakukan tindakan. Sebelum dilakukan tindakan, ada 6siswa atau 23 % dari seluruh siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Setelah dilakukan tindakan dengan pendekatan PMR Siklus I, hasil tes di siklus I ada 13 siswa atau 50 % dari seluruh siswa   yang   mendapat   nilai   ≥   65.   Setelah   dilakukan   perbaikan   dengan mengevaluasi penerapan pendekatan PMR, dengan cara menyederhanakan LKS dan memperbaiki langkah penerapan PMR, terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, ditandai ada 19 siswa atau 73 % dari seluruh siswa yang mendapat nilai ≥ 65. Nilai rata-rata hasil post test meningkat, pada siklus I yaitu 63,35 sedangkan pada siklus II yaitu 73,81.Kata Kunci: prestasi belajar penjumlahan dan pengurangan pecahan, pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR)
KEMAMPUAN MEMBACA CEPAT DENGAN TEKNIK SCANNING MAHASISWA SEMESTER II PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU paulina, yanti -; Handayani, Dinda Rike; Zakaria, Jelita -
Lateralisasi Vol 9, No 1 (2021): LATERALISASI
Publisher : Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v9i1.1714

Abstract

AbstrakMasalah penelitian ini adalah bagaimanakah Kemampuan Membaca Cepat Mahasiswa Semester II Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan Teknik Scanning. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pendeskripsian kemampuan membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning. Metode yang digunakan adalah metode metode deskriftip kuantitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah teknik tes. Teknik analisis data adalah (1) Menghitung kecepatan membaca, (2) Menghitung presentase pemahaman isi bacaan, (3) Menghitung rata rata kemampuan membaca. Hasil penelitian ini adalah (1) kecepatan membaca mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning  adalah 6 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori kurang,  21 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori cukup, dan 38 orang mahasiswa masuk ke dalam kategori Baik. Secara keseluruhan jumlah kecepatan membaca adalah 200 kpm masuk ke dalam kategori baik., (2) Kemampuan pemahaman mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning dalam memperoleh isi bacaan yang telah dihitung dan dimasukkan ke dalam rumus persentase pemahaman isi bacaan, diperoleh hasil sebanyak 5 orang  mahasiswa dapat menjawab dengan benar 10 soal dari 10 soal dengn persentase 100%. Selanjutnya 25 orang mahasiswa dapat menjawab dengan benar  soal dengan persentase 80%. Berikutnya adalah sebanyak 18 orang mahasiswa dapat menjawab 3 soal dengan persentase 60%. Kemudian sebanyak  12 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 40%, dan yang terakhir sebanyak  5 orang mahasiswa dapat menjawab  soal dengan persentase 20%. Maka persentase pemahaman mahasiswa secara keseluruhan yaitu 63% masuk ke dalam kategori cukup, (3) Kemampuan rata-rata membaca cepat mahasiswa semester 2 program studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Bengkulu dengan teknik scanning adalah 64,2% masuk dalam kategori cukup. Diharapkan hasil penelitian dijadikan bahan informasi dan masukan bagi pembaca guna memperluas pengetahuan dan kemampuan  nahasiswa  tentang  membaca  scanning  untuk menemukan informasi secara cepat.

Page 4 of 25 | Total Record : 248