cover
Contact Name
Ni Wayan Deswiniyanti
Contact Email
-
Phone
+6285237111633
Journal Mail Official
jmediasains@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Padangluwih, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
Jurnal Media Sains
ISSN : 25497413     EISSN : 26203847     DOI : -
Jurnal Media Sains merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura yang fokus pada ilmu sains dasar dan terapan (Biologi, Fisika, Kimia dan Bioteknologi). Artikel yang dipublikasikan bisa berupa hasil penelitian dasar atau terapan dari peneliti Indonesia yang terkait bidang ilmu sains dasar dan terapan. Jurnal Media Sains akan memuat artikel-ratikel yang membahas teori, penemuan dasar dan aplikasi ilmu yang terkait.
Articles 43 Documents
KOMPATIBILITAS PERSILANGAN SELF DAN INTERSPESIFIK ANGGREK Phalaenopsis pulcherrima (Lindl.) J. J. Smith Lestari, Ni Kadek Dwipayani; Deswiniyanti, Ni Wayan
Jurnal Media Sains Vol 1, No 1 (2017): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.804 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v1i1.193

Abstract

ABSTRAKKompatibilitas berbagai jenis anggrek terutama jenis-jenis anggrek asal Indonesia tidak banyak diketahui. Informasi tentang kompatibilitas suatu jenis anggrek sangat penting dikuasai untuk dapat memaksimalkan perolehan biji sebagai bahan perbanyakan. Phalaenopsis pulcherima merupakan anggrek asli Indonesia, maka dapat diperkirakan bahwa jenis ini tentu memiliki keunikan tersendiri dalam hal perilaku berbunga hingga berbuah juga. Pendekatan eksperimental sangat diperlukan untuk mengetahui kompatibilitas anggrek-anggrek endemik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompatibilitas persentase keberhasilan persilangan secara self dan interspesifik Phalaenopsis pulcherrima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan menggunakan satu faktor yaitu metode persilangan dengan dua taraf yaitu persilangan self dan persilanagn interspesifik antara P.pulcherima dengan P. amabilis sebanyak 6 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu persentase keberhasilan silangan, umur terbentuk buah, dan panjang buah Hasil menunjukkan persilangan self P. pulcherima dengan persentase keberhasilangan silangan sebesar 0%, persilangan interspesifik sebesar 100% dengan rata- rata hari terbentuk buah 5,1 hari dan panjang buah sebesar 6,7 cm.Kata Kunci : Kompatibilitas, P. pulcherima, P. amabilis, self, interpsesifik, persilangan.ABSTRACTCompatibility of different types of orchids, especially the types of orchids from Indonesia are not widely known. Information about the compatibility of a very important species of orchids can be controlled to maximize the seed as propagation material. Phalaenopsis pulcherima is native to Indonesia, it can be estimated that this type of course is unique in terms of the behavior of flowering to fruit well. The experimental approach is needed to determine the compatibility of orchids endemic to Indonesia. The purpose of this study was to determine the compatibility of the percentage of successful interspecific crosses by self and Phalaenopsis pulcherrima. The method used in this study is completely randomized design (CRD) using a factor which is the method of crossing with two levels self and interspecific crosses between P.pulcherima and P. amabilis with as many as six repetitions. Parameters observed that the percentage of success of crosses, age formed fruit, and fruit length. Results showed self crosses P. pulcherima with cruciferous success percentage of 0%, interspecific crosses of 100% with an average of 5,1 days today formed fruit and fruit length by 6,7 cm.Key words : Compatibility, P. pulcherima, P. amabilis, self, interpsesifik, cross polination
DAFTAR ISI, DAFTAR
Jurnal Media Sains Vol 2, No 1 (2018): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.748 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v2i1.361

Abstract

ISI
Ekstrak Rumput Laut Merah (Kappaphycus alvarezii) Mengurangi Peningkatan Berat Badan Dan Berat Lemak Abdominal Tikus (Rattus norvegicus) Wistar Jantan Yang Diberi Diet Tinggi Karbohidrat Dan Lemak Christiani, Niken
Jurnal Media Sains Vol 3, No 1 (2019): JURNAL MEDIA SAINS
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.564 KB) | DOI: 10.36002/jms 3.v3i1.695

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa pemberian ekstrak Kappaphycus alvarezii secara oral mengurangi peningkatan berat badan dan berat lemak abdominal pada tikus jantan yang diberi diet tinggi karbohidrat dan lemak. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan menggunakan Post-test only Control Group Design. Subjek penelitian adalah 36 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan, galur Wistar, sehat, umur 3-4 bulan berat badan 140-160 gram yang terbagi menjadi 2 (dua) kelompok masing-masing berjumlah 18 ekor tikus, yaitu kelompok kontrol yang diberikan diet tinggi karbohidrat dan lemak + akuades (P0), dan kelompok yang diberikan diet tinggi karbohidrat dan lemak + ekstrak rumput laut (P1) selama 77 hari. Variabel yang diamati adalah berat badan dan berat lemak abdominal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata berat badan sesudah 77 hari perlakuan pada kelompok P0 adalah 296,39?6,88 gram, pada kelompok P1 adalah 269,28?3,95 gram (p<0,05). Rerata berat lemak abdominal pada kelompok P0 adalah 5,85?0,29 gram, pada kelompok P1 adalah 4,68?0,23 gram (p<0,05). Simpulan: Pemberian ekstrak rumput laut Kappaphycus alvarezii secara oral dapat mengurangi peningkatan berat badan dan berat lemak abdominal tikus jantan yang diberi diet tinggi karbohidrat dan lemak.Kata kunci: ekstrak Kappaphycus alvarezii, obesitas, berat badan, lemak abdominal.ABSTRACTThe purpose of this study was to prove that the oral administration of Kappaphycus alvarezii extract reduce the body weight gain and abdominal fat on male Wistar rats with high-fat and high-carbohydrate diets. This study was a true experimental research with post-test only control group design. The subjects used were 36 rats (Rattus norvegicus), male, Wistar, healthy, aged 3-4 months, with weight of 140-160 grams, divided into 2 groups which were: 1) the control group (P0) with high-fat and high-carbohydrate + placebo, 2) the treatment group P1 given high-fat and high carbohydrate + seaweed extract for 77 days. The variables measured were body weight and abdominal fat weight. The results showed that the average body weight after 77 days of treatment of P0 group was 296.39?6,88 gram, and P1 group was 269.28?3.95 gram (p<0,05). The mean weight of abdominal fat on P0 group was 5.85 ? 0.29 grams, the group P1 was 4.68 ? 0.23 grams (p <0.05 ). Conclusion: Oral administration of Kappaphycus alvarezii extract reduced body weight gain and abdominal fat deposition on male Wistar rats with high-fat and high-carbohydrate diets.Keywords: Kappaphycus alvarezii extract, obesity, body weight, abdominal fat.