cover
Contact Name
Moebari, M.Kes
Contact Email
Moebari, M.Kes
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljpmkh2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Rakyat Mataram No 11.B
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
ISSN : 26547716     EISSN : 26564211     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) merupakan Jurnal yang memuat hasil kegiatan pengabdian masyarakat dibidang kesehatan. JPMKH mulai terbit pada Januari tahun 2019 dengan siklus 2 edisi pertahun. Jurnal ini memuat selain hasil kegiatan dosen internal Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta juga memuat hasil kegiatan dosen dari di Perguruan Tinggi Swasta Kesehatan lainya.
Articles 102 Documents
PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENULARAN COVID 19 DI TPQ MADIN BAITULLAH Muhammad Fatchur Rochim; Holilah Holilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 or Corona Virus Disease 2019 is a disease caused by a new type of virus found in Wuhan, China. Transmission of this virus is growing very rapidly throughout the world starting from God, to all over China, and spread very quickly throughout the world, not least in Indonesia. More and more impacts are happening because of Covid 19, one of which is the implementation of health protocols in public places, markets, and educational institutions. In order to standardize health protocols for educational institutions of worship, researchers make the TPQ Madin Baitullah a reference and source of analysis of the Application of Health Protocols in the educational institutions. This is on the grounds that the TPQ Madin Baitullah institution is still active in conducting face to face learning activities even though the location of the institution is in the Purabaya Bungurasih terminal environment. Researchers used qualitative research methods with data collection techniques through interviews and direct observation at the TPQ Madin Baitullah this was done because, with direct interviews, researchers were more easily obtained data.From the results of interviews and observations researchers concluded that there are 7 things that must be done by the TPQ Madin Baitullah management as an initial effort to Prevent Corona 19 Virus first., thoroughly cleaning the TPQ Madin Baitullah and spraying disinfectant liquid, providing a Handsanitaizer or washing place, and finally checking the temperature of the worshipers who will attend the prayers at the and finally shorten the time of worship activities at the TPQ Madin Baitullah.
PENGELOLAAN KOMORBID PADA PANDEMI COVID 19 DI DESA SUMUR JOMBLANGBOGO KECAMATAN BOJONG KABUPATEN PEKALONGAN Isrofah Isrofah; Ardiana Priharwanti; Irine Dwitasari Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : People with comorbidities during the COVID-19 pandemic are one of the groups that are very vulnerable to being exposed to the virus. The number of people with hypertension is very large in Indonesia, hypertension is one of the groups that are vulnerable to being infected with COVID-19. Several studies have stated that groups of patients with hypertension and cardiovascular disease have a tendency to experience serious illness and death when infected with COVID-19. Therefore, in the hypertensive patient group, the correct management strategy is needed to avoid COVID-19 infection. Objective : This community service program aims to provide health education about comorbid management, manufacture of CERDIK Hypertension modules and ANKOR Gymnastics. The purpose of implementing this program is for the public to know how to manage hypertension correctly so that they can avoid the adverse effects of covid 19 on comorbidities. As a result of the program in the form of improving the quality of services to the public and scientific publications Method: This activity was attended by 20 participants who had previously taken the Covid-19 screening test to ensure this activity was safe to do at the Sumurjomblangbogo Village Hall. In addition, blood pressure measurements were carried out before and after the intervention. Pretest and Posttest were conducted to measure participants' knowledge before and after being given education. Result : this community service, can increase the knowledge of the respondents who were originally mostly knowledgeable (70%) to very good (90%). Similar activities are needed to develop youth posyandu cadres to have health maintenance skills. Of course, it takes support and participation from residents and village officials.
PENGENALAN DAN PENCEGAHAN PRE MENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 GODEAN YOGYAKARTA Masta Hutasoit; Yanita Trisetiyaningsih; Dwi Susanti; Dwi Yati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah reproduksi pada remaja masih membutuhkan perhatian yang besar. Ketika remaja putri mengalami menstruasi berarti remaja tersebut memasuki fase pubertas. Dimana ketika mengalami menstruasi ada kondisi tertentu yang menyebabkan masalah selama siklus menstruasi tersebut. Masalah tersebut seringkali terjadi sebelum menstruasi, dimana gejalanya payudara membengkak, puting susu nyeri, mudah tersinggung, kram perut, letih, sakit kepala, perut kembung, sembelit, dan timbul jerawat. Kondisi ini disebut premenstrual syndrome/PMS. PMS adalah kumpulan berbagai gejala fisik, psikologis, dan emosional yang berhubungan dengan adanya perubahan hormonal karena siklus menstruasi. PMS terjadi 70-90% pada wanita usia subur/WUS. Seringkali remaja tidak paham tentang apa yang terjadi selama siklus menstruasi tersebut. Sehingga perlu dilakukan pemberian informasi. dimana pemenuhan informasi yang tepat tentang permasalahan reproduksi belum sepenuhnya mereka dapatkan. Hal ini dapat dilihat dari masih rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi yaitu tentang masa subur. Pengabdian kesehatan yang akan kami lakukan adalah pemberian informasi tentang pengenalan dan pencegahan Pre Menstrual Syndrome pada remaja putri di SMA Negeri 1 Godean Yogyakarta. Media yang digunakan adalah poster dan penjelasan lewat media pembelajaran online (zoom). Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan skor dari 75,6 menjadi 85,5.
PENGGAGASAN GEMASTING (GERAKAN MASYARAKAT SADAR STUNTING BERBASIS PENDAYAGUNAAN POTENSI MASYARAKAT) DI ERA PANDEMI TAHUN 2021 DI JANTUR BANYUSARI Reni Mareta; Eni Sulistiyowati; Shinta Oktanti; Bagus Ari Dwi Prabowo; Yuyun Mayanti; Dewi Wulan Ndary
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Program Pengabdian Masyarakat Terpadu tentang pemberdayaan kader Posyandu dan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat berbasis lingkungan bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang stunting, pengentasan stunting, pencegahan, dan peningkatan gizi masyarakat dengan optimalisasi pengelolaan sumber daya masyarakat.Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun Jantur Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, tentang stunting dan pencegahannya. Kegiatan ini juga meningkatkan kemampuan dan kemauan masyarakat untuk mengelola sumber daya yang ada untuk meningkatkan gizi dalam rangka pencegahan dan pengentasan stunting.Kader posyandu nantinya akan menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan pengentasan stunting.Hasil dan kesimpulan: Metode pelaksanaan dari kegiatan pengabdian ini adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan dan demonstrasi pemanfaan sumber daya untuk meningkatkan gizi anak dan keluarga. Kesimpulan kegiatan ini kader posyandu menjadi penggerak dan motivator pengentasan dan pencegahan stunting, masyarakat meningkat pengetahuannya tentang stunting, kesadaran masyarakat juga meningkat dalam memberdayakan kemampuan dan kemauannya dalam pengentasan stunting.
PENATALAKSANAAN AKUPUNKTUR UNTUK GANGGUAN DEPRESI POSTPARTUM PADA WANITA Yelini Fan Hardi; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani; Siti Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Depresi merupakan masalah kesehatan jiwa utama karena depresi menurunkan produktivitas yang berdampak sangat buruk pada masyarakat. Pada wanita gangguan depresi terutama dialami saat hamil dan setelah melahirkan. Tujuan : mengetahuiefektifitas penetalaksanaan akupunktur pada gangguan depresi postpartum Metode : studi litelatur pustaka hasil penelitian Hasil : terapi akupunktur memiliki efek serupa dengan obat antidepresan dan efek samping minimal Saran : diperlukan penelitian lebih lanjut yang mengkaitkan pemilihan titik dengan metode rangsangan untuk meningkatkan efektivitas terapi akupunktur pada kasus depresi Kata kunci : postpartum, akupuntur, konselor, Traditional Chinese Medicine
EFEKTIVITAS TERAPI TUINA CHUZEN MEDITATIF, AKUPUNKTUR, DAN FOOD TERAPI DALAM PROSES PENYEMBUHAN PRE MENSTRUASI SINDROM (PMS) Yelini Fan Hardi; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani; Aini Maisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Premenstruasi sindrom merupakan suatu keadaan ketika sejumlah gejala fisik maupun mental terjadi secara rutin dan berhubungan dengan siklus menstruasi. Gejala biasanya timbul 7-10 hari sebelum menstruasi atau pada fase luteal dan menghilang ketika menstruasi dimulai (Tia, 2020) Tujuan : Mengetahui Efektivitas terapi tuina chuzen meditatif, akupunktur, dan food terapi dalam proses penyembuhan Pre menstruasi sindrom (PMS) Metode : Metode yang digunakan dalam bentuk praktik secara langsung atau demostrasi kepada pasien atau subjek Hasil : Proses penyembuhan pre menstruasi sindrom (PMS) menunjukkan, bahwa terapi akupunktur, tuina chuzen, dan food terapi sesuai dengan diagnosis TCM (Traditional Chinese Medicine) dapat membawa perbaikan signifikan terhadap kondisi klinis pada kasus pre menstruasi sindrom. Terapi tersebut dapat berdiri sendiri ataupun gabungan dari terapi akupunktur, tuina chuzen, dan food terapi. Saran : Untuk memastikan tingkat efektivitas terapi tersebut pada kasus pre menstruasi sindrom diperlukan penelitian lebih lanjut. Kata kunci : Pre menstruasi sindrom, akupuntur, tuina chuzhen, Traditional Chinese Medicine
PENATALAKSANAAN AKUPUNTUR, TUINA CHUZEN MEDITATIF KOMBINASI FOOD THERAPY TCM PADA RADANG PANGGUL Yelini Fan Hardi; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani; Aini Maisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Radang Panggul (PID: Pelvic Inflammatory Disease) adalah infeksi pada alat genital atas. Proses penyakitnya dapat meliputi endometrium, tubafalopi, ovarium, miometrium, parametria, dan peritonium panggul Terapi PID harus ditujukan untuk mencegah kerusakan tuba yang menyebabkan infertilitas dan kehamilan ektopik, serta pencegahan ektopik infeksi kronik. Tujuan : untuk mengetahui penatalaksanaan Penatalaksanaan akupuntur, tuina chuzen meditative Kombinasi food therapy TCM Metode : Metode yang digunakan dalam bentuk praktik secara langsung atau demostrasi kepada pasien atau subjek recara random dengan jumlah 70 wanita dibagi 2 kelompok akupuntur dan kelompok Fu Ke Qian Jin Pian Hasil : bahwa akupunktur dan herbal memberikan hasil positif yang signifikan bagi pasien dengan PID kronis. Obat herbal Cina, sebagai terapi mandiri, mencapai tingkat efektif total 77,5% dalam uji klinis mereka. Akupunktur, sebagai terapi mandiri, mencapai tingkat efektif total 75%. Protokol terapeutik yang menggabungkan akupunktur dan jamu Cina mencapai tingkat efektif total 92,5% Kata kunci : Pelvic Inflammatory Disease, akupuntur, tuina chuzhen, TCM
PENATALAKSANAAN AKUPUNKTUR, TUINA CHUZHEN MEDITATIF DAN FOOD THERAPY TCM PADA GANGGUAN KESEHATAN WANITA MIOMA UTERI Yelini Fan Hardi; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani; Andi Prapta Mulya; Yusti Ariyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Mioma ini termasuk jenis tumor jinak yang tumbuh lambat dan membutuhkan waktu 3-5 tahun untuk teraba secara klinis. (St.Husnayeni, 2021). Ada beberapa faktor epidemiologis terkait dengan risiko mioma uteri, meliputi usia, ras, indeks massa tubuh (BMI), keturunan, factor reproduksi, hormon seks, obesitas, gaya hidup (diet, konsumsi kafein dan alkohol, merokok, aktivitas fisik dan stres), dampak lingkungan dan lainnya seperti hipertensi dan infeksi. Tujuan : Penatalaksanaan Akupunktur, Tuina Chuzhen Meditatif dan Food Therapy TCM pada Gangguan Kesehatan Wanita Mioma Uteri Metode : Metode yang digunakan dalam bentuk praktik secara langsung atau demostrasi kepada pasien atau subjek Hasil : Pengobatan tradisional, khususnya menggunakan Traditional Chinese Medicine (TCM) dengan metode akupunktur, tuina chuzhen dan food therapy (termasuk herbal di dalamnya) dapat diharapkan memberi hasil optimal tanpa (minim) efek samping, baik dalam pencegahan maupun pengobatannya. Saran : pencegahan mioma dan memberikan pendekatan baru untuk pengobatan mioma non-bedah, termasuk dengan melibatkan metode pengobatan tradisional di dalamnya. Kata kunci : Mioma Uteri, akupuntur, tuina chuzhen, Traditional Chinese Medicine
TERAPI AKUPUNTUR, TUINA CHUZEN, FOOD TERAPY BERBASIS TCM PADA KASUS DISMENORE Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani; Alfian Alfian; Yelini Fan Hardi; Siti Nurkhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Dysmenorhea adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selam haid. Rasa nyeri timbul bersamaan dengan permulaan haid dan berlangsung beberapa jam dan beberapa hari sehingga mencapai puncak nyeri dysmenorhea pada bagian perut wanita selama siklus haid berlangsung. Pengobatan Traditional Chinese Medicine (TCM) dapat menjadi pilihan yang lebih aman dan efektif dalam pencegahan dan pengobatan dysmenorrhea. Dengan metode akupunktur, tuina chuzhen dan food therapy atau herbal dapat membantu meredakan gejala Tujuan : untuk mengetahui manfaat terapi akupuntur, tuina chuzen, food terapy berbasis TCM pada kasus dismenore Metode : Metode yang digunakan dalam bentuk praktik secara langsung atau demostrasi kepada pasien atau subjekHasil: dymenorhea normalnya tidak akan mengalami dysmenorhea primer karena umumnya terjadi 6 hingga 12 bulan pertama setelah menstruasi.Jika terjadi dysmenorhea primer maka dapat menjadi indikasi adanya kelainan baik kelaian anatomi seperti ukuran uterus maupun keadaan patologis seperti adanya myoma,kista, dan endometriosis. Kata kunci : dismenore, akupuntur, tuina chuzhen, Traditional Chinese Medicine
EFEKTIVITAS TERAPI TUINA CHUZHEN MEDITATIF, AKUPUNTUR DAN FOOD TERAPI PADA METRORARGIA Yelini Fan Hardi; Yusti Ariyani; Frisca Desma Ayu Kusuma Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Karya Husada (JPMKH)
Publisher : LPPM Politeknik Kesehatan Karya Husada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Maternal mortality (MMR) and child mortality (AKA) are strongly correlated with the health of women's reproductive organs. (Manuaba, 2009). Due to the effect on various parts of life and how it affects the State's ability to provide health services to the community, reproductive health issues become a problem that affects everyone, not just the person who is affected. (Manuaba, 2009). Objective: Understanding the Impact of Tuina Chuzhen Food Therapy, Acupuncture, and Meditation on Metrorageia Method : This study applies the Metroragia demonstration technique. Result : According to TCM, illness is viewed as an imbalance of energy that needs to be corrected in order to be treated. Keywords : Metroragia, akupuntur, tuina chuzhen, Traditional Chinese Medicine

Page 8 of 11 | Total Record : 102