Articles
203 Documents
DAMPAK GREEN MARKETING DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK THE BODY SHOP
Noormalita Primandaru
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan ekonomi dan teknologi juga turut mengubah pola konsumsi masyarakat, semakin tinggi pendapatan suatu negara maka kegiatan ekonomi akan semakin beragam dan dinamis sehingga konsumsi masyarakat akan bertambah pula, apabila konsumsi masyarakat semakin meningkat maka berdampak pada ketidakstabilan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari green brand, green trust dan green advertising terhadap keputusan pembelian produk The Body Shop. Penelitian ini menggunakan data primer dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Alat perhitungan statistik yang digunakan yaitu SPSS versi IBM 25. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan 138 responden yang dibagi dalam lima kategori pelajar, mahasiswa, karyawan, pegawai negeri, wiraswasta di Yogyakarta dan menggunakan produk The Body Shop. Hasil pada penelitian ini adalah green brand berpengaruh pada keputusan pembelian The Body Shop, green trust berpengaruh pada keputusan pembelian The Body Shop dan green advertising berpengaruh pada keputusan pembelian The Body Shop.
PENGARUH LEARNING CULTURE TERHADAP LEARNING AGILITY: APAKAH BERDAMPAK LANGSUNG ATAUKAH TIDAK?
Nopriadi Saputra;
Engkos Achmad Kuncoro;
Sasmoko
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perubahan yang terus menerus dan disruptif menuntut orang-orang dalam organisasi untuk menjadi adaptif dengan cepat. Ketangkasan belajar (learning agility) merupakan isu strategis dalam pengelolaan sumber daya manusia. Artikel ini mengulas secara mendalam mengenai pengaruh budaya belajar (learning culture) terhadap ketangkasan belajar. Apakah budaya belajar berdampak langsung ataukah tidak langsung terhadap ketangkasan belajar? Artikel ini berdasarkan pada riset empiris yang melibatkan 107 direktur dan manajemen senior dari perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia. Data yang didapatkan diolah menggunakan pendekatan Structural Equation Modelling berbasis Partial Least Square (PLS SEM) dan aplikasi SmartPLS versi 3.0. Hasil analisis menjelaskan bahwa budaya perusahaan berpengaruh tidak langsung terhadap ketangkasan belajar. Budaya belajar merupakan anteseden dari keterlekatan kerja (work engagement) dan keterlekatan kerja tersebut merupakan prediktor dari ketangkasan belajar. Dengan demikian, keterlekatan kerja memainkan peranan sebagai mediator dalam pengaruh budaya belajar terhadap ketangkasan belajar. Untuk menghasilkan orang-orang yang tangkas dalam belajar menghadapi perubahan, orang-orang di dalam perusahaan harus diarahkan untuk memiliki keterlekatan kerja yang baik dan diekspos dengan budaya belajar secara intensif dalam kurun waktu tertentu.
PENGARUH WHISTLEBLOWING TERHADAP PENCEGAHAN KECURANGAN DALAM PENGELOLAAN BOS DENGAN VARIABEL INTERVENING KOMPONEN STUKTUR PENGENDALIAN INTERNAL
Farida Maria Dewi;
Sri Trisnaningsih
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini untuk menguji secara empiris, membuktikan serta menganalisis pengaruh whistleblowing terhadap pencegahan kecurangan, whistleblowing terhadap komponen struktur pengendalian internal, komponen struktur pengendalian internal terhadap pencegahan kecurangan dan juga pengaruh whistleblowing terhadap pencegahan kecurangan dengan komponen stuktur pengendalian internal sebagai variabel intervening pada institusi pendidikan SMA dan SMK Negeri di Lamongan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dalam bentuk persepsi dari responden. Kuisioner digunakan sebagai instrumen penelitian untuk mengetahui apakah pengaruh hubungan variabel sehingga mendapatkan informasi spesifik mengenai whistleblowing (X), komponen struktur pengendalian internal (Z) terhadap pencegahan kecurangan (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Lamongan yang menerima dana BOS sejumlah 19 Sekolah. Untuk menentukan besarnya sampel pada penelitian ini menggunakan rumus dari Slovin, dan didapatkan jumlah sampel sebesar 90 data. Penelitian ini menggunakan software SmartPLS 3.0 untuk menguji hubungan antar variabel. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Whistleblowing memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Pencegahan Kecurangan, Whistleblowing memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Komponen Stuktur Pengendalian Internal, Komponen Stuktur Pengendalian Internal memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Pencegahan Kecurangan, Komponen Stuktur Pengendalian Internal tidak terbukti sebagai variabel Intervening dalam hubungan antara Pengaruh Komponen Stuktur terhadap Pencegahan Kecurangan.
FACTORS AFFECTING ONLINE PURCHASE INTENTION: THE CASE OF INDONESIA’S E-COMMERCE
Aldi Wirawan;
Camelia Nanie Sriyati Phaing;
Erwin Darmo Panjaitan;
Mas Arief, Taufan Irvansyah
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pemasaran merupakan kegiatan yang harus dilakukan oleh perusahaan dalam mempertahankan keberlangsungan bisnisnya. Banyak strategi yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya agar dapat dikenali dan diyakini dapat memenuhi kebutuhan konsumennya. Dalam menentukan strategi pemasaran tentunya perusahaan harus mengetahui terlebih dahulu faktor apa yang paling mempengaruhi dalam keputusan pembelian konsumen. Ketika perusahaan sudah mengetahui faktor yang paling mempengaruhi keputusan pembelian maka hal tersebut akan memudahkan perusahaan untuk menentukan strategi pemasaran. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi niat pembelian online khususnya yang terjadi pada e-commerce di Indonesia. Penelitian ini fokus pada tujuh faktor pengaruh pembelian yaitu kepercayaan, kompetensi bisnis, referensi grup, persepsi risiko, kemudahan dan kenyamanan, kesadaran kontrol perilaku dan promosi. Data diperoleh dari 274 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling melalui kuesioner yang didistribusikan melalui media sosial dengan menggunakan Google Form. Data hasil kuesioner dianalisis menggunakan metode regresi menunjukkan bahwa pengaruh faktor yang mempengaruhi sesuai dengan urutan yang paling mempengaruhi adalah promosi, kompetensi bisnis, kemudahan dan kenyamanan, referensi kelompok, dan kepercayaan.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN QSPM (STUDI KASUS: RESTORAN RAMEN ABOY)
Najma Atikah;
Nadya Novandriani Karina Moeliono
Jurnal Mebis Vol. 6 No. 1 (2021): Juli 2021
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Restoran Ramen Aboy merupakan usaha bisnis keluarga yang berada di Kota Cimahi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor internal dan faktor eksternal pada Restoran Ramen Aboy untuk melakukan pengembangan strategi pemasaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode SWOT dan Matriks Evaluasi Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Berdasarkan analisis SWOT dibentuk matriks IFAS dan EFAS dengan memperoleh skor sebesar 3,339 dan 3,198 menunjukkan restoran berada di kuadran 1 pada matriks IE, kemudian matriks SWOT memperoleh enam alternatif strategi yang akan diperhitungkan menggunakan matriks QSPM sebagai keputusan perumusan strategi pemasaran yang tepat. Sehingga diperoleh prioritas strategi berdasarkan analisis yaitu meningkatkan fasilitas serta membuat promosi produk yang menarik untuk mempengaruhi loyalitas konsumen dengan total STAS sebesar 6,773.
ANALISA PENGARUH IKLAN, CASHBACK DAN USER FRIENDLY TERHADAP IMPULSE BUYING KONSUMEN DOMPET ELEKTRONIK OVO DI SURAKARTA
Oryza Rully Adhiyani;
Aris Indriyanti
Jurnal Mebis Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Meningkatnya penggunaan uang digital atau yang kerap disebut e-money dalam 5 tahun terakhir membuka kesempatan bagi perusahaan untuk memasarkan produknya lebih luas. Pertumbuhan sebesar 361% sampai maret 2018. Salah satu dompet elektronik yang pertumbuhannya meningkat adalah OVO di bawah naungan PT Visionet Internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh faktor iklan, cashback serta kemudahan penggunaan (user friendly) dompet elektronik terhadap impulse buying konsumen dompet elektronik OVO di Surakarta. Bentuk analisa statistik yang digunakan adalah uji Validitas dan realibilitas, uji asumsi klasik serta analisa regresi berganda meliputi uji T dan uji F. Populasi dalam penelitian ini konsumen pengguna aktif OVO dengan memperhatikan kelompok usia, yaitu usia kelahiran 1965 – 2010 yang berdomisili di 5 kecamatan di Surakarta. Jumlah sample yang diambil sebanyak 200 sample. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini perusahaan dompet elektronik OVO dalam kegiatan marketingnya dapat memberikan penekanan pada 3 variabel yang terbukti berpengaruh terhadap impulse buying yaitu iklan, cashback, user friendly untuk melakukan penetrasi pasar. Di antara 3 variabel bebas tersebut, variable bebas user friendly merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap variabel terikat impulse buying.
ANALISIS KUALITAS PRODUK PADA PT. SUNGAI BUDI
Anik Yuliati
Jurnal Mebis Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan biaya kualitas dan pengaruhnya dalam upaya perbaikan kualitas pada PT. Sungai Budi, seberapa efektif pelaksanaan pembiayaan kualitas yang dapat di lihat dari kualitas suatu produk yang dihasilkan dalam proses produksi. Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh dari laporan biaya kualitas dan laporan penjualan selama empat tahun dari PT.Sungai Budi di Malang. Variabel bebas yang digunakan adalah biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal sedangkan variabel terikatnya adalah kualitas produk dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis regresi linier berganda menyimpulkan bahwa biaya pencegahan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk, biaya penilaian secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk, biaya kegagalan internal secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk dan biaya kegagalan eksternal secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk, sehingga hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kualitas produk, tidak teruji kebenarannya karena hanya variabel biaya kegagalan internal yang secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk.
PENGARUH PRODUCT INVOLVEMENT DAN PRODUCT KNOWLEDGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN HONDA MOBILIO
Ibnu Auf Ubaidi;
Reminta Lumban Batu
Jurnal Mebis Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan seperti motor dan mobil dijadikan sebagai alat moblitas masyarakat dalam berpindah dari suatu daerah ke daerah lainya. Honda mobilio menjadi salah satu mobil jenis low MPV yang sangat laris di pasar Indonesia, akan tetapi penjualan honda mobilio di Indonesia terus mengalami penurunan, dimana pada tahun 2019 penjualan honda mobilio hanya mencapai 16.886 unit dari 42.932 unit di tahun 2015. Pengetahuan produk merupakan petunjuk bagi konsumen untuk dipertimbangkan ketika mengevaluasi produk dan keterlibatan produk dapat mendorong konsumen dalam mengambil keputusan akhir yaitu keputusan pembelian kerena konsumen memiliki kesesuaian atau relevansi antara produk dan diri pribadi kosumen Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Product Involvement dan Product Knowledge terhadap Keputusan Pembelian Konsumen. Lokasi penelitian dilakukan di kota Bekasi. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota Honda Mobilio Community Indonesia Bekasi Raya. Ukuran sampel adalah 145 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Metode analisis yang dipergunakan adalah Model Persamaan Struktural dengan pengolahan data menggunakan program Lisrel 8.0. Hasil penelitian ini menujukan bahwa terdapat pengaruh secara signifikan antara Product Involvement terhadap keputusan pembelian konsumen dan terdapat pengaruh secara signifikan antara Product Knowledge terhadap Keputusan pembelian. Adanya hubungan antara Product Involvement terhadap keputusan pembelian konsumen melalui Product Knowledge, serta memiliki pengaruh secara simultan antara Product Involvement dan Product Knowledge terhadap keputusan pembelian konsumen.
PENGARUH RELATIONSHIP MARKETING, SUASANA KAFE, DAN KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MOKKA COFFEE ENDE
Maria Helena Carolinda Dua Mea;
Yulius Laga
Jurnal Mebis Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Pengaruh Relationship Marketing, Suasana Kafe, Dan Kepuasan Pengunjung Terhadap Loyalitas Pelanggan Mokka Coffee Ende dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang yang ditentukan berdasarkan kondisi pelanggan yang pernah berkunjung atau dengan metode Accidental Sampling. Data dianalisis menggunakan Smart PLS 3.0 untuk menguji validitas dan reliabilitas, besarnya outer loading dan nilai VIF. Selanjutnya dilakukakan bootsraping data untuk melihat pengaruh pada path Coeficients Analisisnya dan nilai R-square. Variabel dependen pada penelitian ini adalah loyalitas pelanggan, sedangkan variabel independennya terdiri dari relationship marketing, suasana kafe dan kepuasan pengunjung. Hasil analisis data menunjukan bahwa pengujian hipotesis yang dilakukan terhadap loyalitas pelanggan memiliki pengaruh yang tidak terlalu besar dari variabel relationship marketing, suasana kafe, dan kepuasan pengunjung. Pengaruhnya hanya 41 persen sedangkan 59 persen dipengaruhi oleh variabel yang lain yang tidak diteliti. Pengaruh masing-masing variabel, termasuk variabel relationship marketing sebesar 54,3 persen terhadap loyalitas pelanggan. Suasana kafe memiliki pengaruh 37,1 persen. Sedangkan kepuasan pengunjung memiliki pengaruh negative sebesar 13,9 persen terhadap loyalitas pelanggan di Mokka Coffee.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE ABC, EOQ, DAN ROP PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT AL-IRSYAD SURABAYA
Juli Prastyorini
Jurnal Mebis Vol. 5 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Jurnal Mebis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kebutuhan masyarakat saat ini semakin tinggi terhadap jasa pelayanan kesehatan. Salah satunya adalah unit Instalasi Farmasi. Dimana unit farmasi memberikan pelayanan kebutuhan obat pasien dan bertanggung jawab terhadap ketersediaan obat di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan cara pendekatan kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini untuk mengendalikan persediaan obat dengan jumlah yang cukup pada waktu dibutuhkan dan dengan biaya serendah-rendahnya. Berdasarkan analisis perhitungan mengunakan metode ABC ditemukan obat yang termasuk kategori A sebanyak 60 jenis obat (14,5%) dengan jumlah investasi 70,2% dari total pemakaian obat serta nilai investasi sebesar Rp. 882.491.602, kategori B sebanyak 116 jenis obat (28,3%) dengan jumlah investasi 20,3% dari total pemakaian obat serta nilai investasi sebesar Rp. 254.186.353, dan kategori C sebanyak 235 jenis obat (57,5%) dengan jumlah investasi 9,5% dari total pemakaian obat serta nilai investasi sebesar Rp. 119.488.153. Dan juga berdasarkan analisis perhitungan persediaan didapatkan gambaran untuk 60 jenis obat yang termasuk kategori A bahwa jumlah pemesanan optimum yaitu dengan metode EOQ bervariasi mulai dari 14,2-6637,7 untuk setiap jenis obat. Jumlah persediaan pengamanan bervariasi mulai dari 3,7-1924 untuk setiap jenis obat. Serta titik pemesanan kembali yaitu dengan metode ROP bervariasi mulai dari 6-3339 untuk setiap jenis obat.